Iklim Republik Rakyat Cina

Iklim Republik Rakyat Cina

Cina selatan mengalami iklim muson, sedangkan Cina utara khususnya bagian barat mengalami iklim kontinental. Pada musim dingin, benua Asia diliputi oleh udara dingin dari kutub, sehingga umumnya angin bertiup dari daratan. Sebaliknya, pada musim panas, daratan mengalami tekanan rendah dan laut mengalami tekanan udara tinggi, sehingga angin bertiup dari laut.

Musim panas membawa curah hujan ke bagian tenggara. Curah hujan berkisar dari 50 mm di gurun barat laut hingga 3000 mm di tenggara. Pegunungan Qinling (Tsing Shan) menyebabkan curah hujan di uatara pegunungan tersebut rendah.

Pegunungan ini membagi wilayah Cina atas dua bagian yang kurang labih sama dan membatasi zona lembah dari zona lainnya. Zona yang agak lembab  yang mencakup dataran Cina utara, dataran Cona timur laut, dan Plato Tibet-Qinghai (Xizang-Tsinghai) bagian tenggara mendapat curah hujan sekitar 500 mm pertahun.

Di zona yang agak kering yang mencakup Plato Mongolia Dalam, Plato Loss, dan Plato Tibet-Qinghai, curah hujan turun menjadi sekitar 300 mm pertahun. Dan di zona kering yakni daerah Xinjiang Uygur (Sinkiang), bagian barat Plato Tibet-Qinhai, curah hujan tidak lebih dari 250 mm pertahun.

Lebih dari 80% hujan di negeri Cina turun antara bulan Mei dan Oktober. Zona yang agak kering dan agak lembab mengalami hujan terutama pada bulan Juli dan Agustus. Akibat besarnya angka naik-turunnya curah hujan setiap tahun mencapai 30 % di antara Sungai Huang dan Sungai Yangtse, negara ini sering dilanda bencana kekeringan dan banjir.

Suhu udara berkisar dari yang panas di ujung selatan sampai ke yang dingin di ujung timur. Biasanya bulan terpanas adalah bulan Juli, yang mengalami suhu rata-rata lebih dari20 derajat c dengan suhu di Quangzhou (di selatan) hanya sekitar 5 derajat c lebih tinggi dari pada suhu di Harbin di timur laut.

Tetapi pada musim dingin perbedaan suhu ini bisa naik sampai lebih dari 33 derajat c; Cina timur laut, barat laut, dan Mongolia. Dalam mengalami musim dingin yang keras, sementara bagian yang paling selatan mengalami iklim lunak.

Negara Cina sangat luas. Karena itu perbedaan masing-masing daerah dari laut disamping perbedaan ketinggian menyebabkan musim di daerah-daerah tersebut sangat berbeda. Daerah tenggara mengalami musim panas yang panjang dan hangat serta musim dingin yang singkat dan lembut. Sedangkan daerah timur laut dan Plato Tibet-Qinhai mengalami musim panas yang singkat dan musim dingin yang panjang.

Selanjutnya: Flora dan Fauna Negara Cina
Sejarah Fisiografi Republik Rakyat Cina

Sejarah Fisiografi Republik Rakyat Cina

Republik Rakyat Cina atau RRC terletak di Asia Timur dengan ibu kotanya di Peking atau sekarang Beijing. Sebelah utara berbatasan dengan Republik Rakyat Mongolia dan Uni Soviet (Rusia), sebelah barat berbatasan dengan Pakistan dan India, sebelah selatan berbatasan dengan Asia Tenggara, sebelah timur berbatasan dengan Korea, dan Jepang.

Luas wilayah RRC 9.572.000 km2, dengan jumlah penduduk pada tahun 1989 sudah mencapai 1.069.628.000. Dengan kepadatan 112/km2. Agama penduduk Cina: tidak beragama 59,2%,, kepercayaan tradisional Cina 20,1%, ateis 12%, lain-lain 0,1%. Bahasa Cina Mandarin, dan satuan mata uang yang digunakan Yuan (Y).

Pegunungan Qinling yang membujur dari tenggara ke barat laut dan merupakan lanjutan Pegunungan Kunlun membagi Cina menjadi bagian utara dan bagian selatan dan dalam daerah aliran sungai-sungai besar, yaitu: Sungai Huang (Sungai Kuning) yang panjangnya mencapai 4.667 km dan Sungai Yatse yang panjangnya mencapai 5.800 km.

Bagian timur Cina utara (Manchuria) sebagian besar terdiri dari lembah Sungai Songhua yang dikelilingi oleh Pegunungan Xingan Besar, Pegunungan Xiao Hinggan Ling dan Pegunungan Sichote-Alin.

Lembah Sungau Huang yang padat penduduknya hanya terpotong perbukitan di Semenanjung Shangdong. Sungai Huang terkenal karena sering menimbulkan banjir. Bagian barat laut yang berbatasan dengan Mongolia sebagian besar merupakan padang pasir (bagian dari Gurun Ordos dan Gobi).

Debu tanah liat halus (loss) dari Gurun Gobi menutupi daerah tenggara Shansi, Shensi dan Kansu yang juga merupakan tanah loss yang subur. Deretan pegunungan yang merupakan bagian dari Pegunungan Qilian membatasi daerah ini di bagian selatan.

Cina Selatan merupakan yang sangat rumit (komplikasi), dan sebagai bagian utamanya dapat disebut daerah aliran Sungai Yangtse, daerah Pegunungan Cina Selatan, Plato Yunnan dan Plato Kweichow, daerah lembah Szechwan dengan pegunungan tertinggi dan puncak tertinggi Gunung Gongga (7.590 m) di sebelah barat, dengan Sungai Salween, Sungai Mekong, Sungai Yangtse, dan Sungai Yalung.

Di Cina timur banyak terdapat danau, antara lain Danau Poyang (2.800 km2) dan Danau Dongting (4.800 km2). Di Cina barat danau-danau merupakan tempat pengaliran air asin (Danau Lop Nor).

Selanjutnya: Iklim Republik Rakyat Cina

Sejarah Iklim Negara Bangladesh

Bangladesh berada di daerah subtropis di bagian selatan Pegunungan Himalaya, dan mengalami tiga musim utama. Musim dingin (Desember - Maret) relatif tidak berubah. Angin timur laut membuat siang hari hangat dan kering, sedang malam hari dingin dengan kabut yang tebal di atas aliran air. Bahkan pada bulan Januari suhu rata-rata jarang turun sampai di bawah 15 derajat C.

Keadaan berubah pada akhir bulan Maret, dan dari bulan April hingga Juni badai Norwester menyebabkan hujan turun sangat lebat. Badai ini terjadi jika terjadi lekukan gelombang besar pada arus jet barat, yang berlokasi di selatan Pegunungan Himalaya pada ketinggian 9.000 - 12.000 m lebih, dan bersamaan dengan itu udara bertekanan rendah yang bergerak dari timur berada di atas Teluk Benggala.

Hujan seringkali datang persis sebelum angin membalik yang biasanya berkaitan dengan mulainya musim hujan.

Proses terjadinya musim hujan sangat kompleks. Pada permulaan bulan Juni, arus jet barat beralih ke utara Pegunungan Himalaya dan Plato Tibet. Lekukan gelombang udara semi permanen yang sebelumnya berada di atas Teluk Benggala terbagi menjadi dua, satu berpusat di Pamir dan satu lagi di Szechwan (Sichuan). Bersamaan dengan itu angin barat equator semakin kuat dan bersama angin siklon membawa banyak hujan.

Iklim di seluruh Bangladesh hampir serupa, dengan perbedaan kecil di bagian timur dan bagian tenggara tanah tinggi. Hampir sepanjang tahun kelembapan udara sangat tinggi (lebih dari 75%), dan perbedaan antara suhu tertinggi dan terendah pertahun ataupun perhari sangat kecil.

Suhu tertinggi pada musim panas jarang lebih dari 36 derajat C, sedang suhu terendah di daerah perbukitan pun pada umumnya tetap di atas 10 derajat C.

Makin ke barat, curah hujan makin rendah, tetapi distrik yang paling barat pun yakni Distrik Rajshahi dan Kushtia menerima lebih dari 1500 mm pertahun. Hanya di daerah paling timur laur dan paling tenggara curah hujan melebihi 3000 mm pertahun.

Hujan kebanyakn turun antara bulan April dan November, dan pada musim hujan makin lama makin sering terjadi hujan badai dengan angin siklon.

Dataran rendah delta sering terancam bencana banjir. Delta di sebelah utara Teluk Benggala terus terkena banjir, bukan hanya akibat sungai yang meluap, melainkan juga akibat ombak yang dapat mencapai ketinggian 3 m.

Di daerah rawa Sundarbans yang jarang penduduknya, kerusakan yang diakibatkan oleh banjir ini tidak begitu parah, tetapi pulau-pulau yang berpenduduk sangat padat di muara Sungai Gangga biasanya menderita banyak kerusakan.

Gambar Kenampakan alam pegunungan Bangladesh

Flora dan Fauna Bangladesh

Kurang lebih 16% daratan Bangladesh tertutup hutan yang banyak ditumbuhi tumbuhan komersial. Daerah timur laut (Sylhet dan Chittagong) memiliki bukit-bukit yang tertutup hutan bambu dan rotan. Bagian tengah (Dacca dan Mymensingh) memiliki banyak tumbuhan rawa. Sedangkan di bagian selatan (Khulna dan Barisal) terdapat hutan bakau.

Negara Bangladesh kaya akan binatang liar. Di daerah pegunungan Chittagong misalnya, dapat ditemukan gajah hidup berkelompok sampai ratusan ekor. Kerbau liar juga dapat ditemukan. Terdapat pula rusa, harimau, beruang, serigala, dan monyet.

Sejarah Penduduk Bangladesh

Dengan penduduk sebanyak 112.757.000 (1989) dan luas 143.998 km2, Bangladesh termasuk negara paling padat di dunia. Dalam 1km2 terdapat rata-rata 783 jiwa. Wilayah yang paling padat ialah Mymensingh, Dacca, Comilla, dan Barisal, di bagian timur: Jessore, Kushtia, dan Dinajpur, di bagian barat.

Tingkat pertumbuhan penduduk hampir tidak menunjukkan tanda-tanda penurunan. Pada tahun 1881 ketika Bangladesh masih di bawah India, jumlah penduduk baru 25 juta. Tahun 1931 pertumbuhan penduduk agak melambat, saat itu tercatat 36 juta jiwa. Tetapi dalam periode belakangan laju pertumbuhan penduduk cepat meningkat.

Walaupun terdapat perbedaan agama di Bangladesh yaitu antara muslim dan Hindu, persamaan kultural masih cukup nyata, terutama antara penduduk Islam di Benggala dan Islam di Pakistan.

Bidang pendidikan masih memprihatinkan, tetapi di Dacca sudah terdapat beberapa perguruan tinggi, demikian juga di Chittagong, Mymensingh, dan Rajshahi. 

Baca referensi lain: Tentang negara Bangladesh

Fisiografi Negara Bangladesh

Bangladesh adalah salah satu negara di Asia Selatan, semula merupakan bagian dari negara Pakistan dan disebut Pakistan Timur. Di bagian barat, utara, dan timur ini berbatasan dengan India, di bagian tenggara berbatasan dengan Myanmar, di bagian selatan dengan Teluk Banggala. Negara ini memiki luas wilayah 143.998 km2.

Agama yang dianut penduduk Bangladesh adalah Islam 86%, Hindu 12%, Budha 0,6%, Kristen 0,3%, lain-lain 0,4%. Bahasa Benggali, ibu kota Bangladesh adalah Dacca, sedangkan mata uang yang digunakan adalah Taka (Tk).

Gambar Delta Sungai Gangga yang unik

Fisiografi Bangladesh

Wilayah Bangladesh merupakan bagian dari Dataran Sungai Gangga dan merupakan perluasan dari dataran aluvium yang terbentuk oleh tiga sungai besar, yaitu: Sungai Gangga, Sungai Jamuna (Brahmaputra), dan Sungai Megna. Sungai Gangga dan Jamuna bertemu menjadi Sungai Padma.

Di bagian timur, tanah aluvium mencapai ketebalan lebih dari 1.800 m dan membentuk dataran yang sangat luas. Hanya di bagian tenggara khususnya di perbukitan Chittagong dan bagian timur laut sekitar Sylhet dataran itu terpotong oleh bukit-bukit yang mencapai ketinggian lebih dari 1.200 m. Perbukitan ini terjadi karena pelipatan sekitar 11-20 juta tahun yang lalu.

Tanahnya terutama terdiri dari tanah aluvium, tetapi mengandung berbagai unsur yang sangat penting untuk pertanian. Kebanyakan tanah rendah mengandung tanah aluvium tua maupun muda. Tanah aluvium yang lebih tua umumnya lebih berat dan lebih liat daripada tanah aluvium yang lebih muda dan berpasir yang terdapat di tempi sungai-sungai besar, khususnya di bagian tengah dan timur Bangladesh.

Hampir seluruh tanah aluvium itu memiliki kandungan nitrogen yang rendah, karena air sungai telah mengikis bahan mineralnya, dan menyebabkan tanah kehilangan humus.

Peranan sungai sangat menonjol di Bangladesh. Endapan lumpur tebal yang hanyut akibat banjir setiap tahun pada Sungai Gangga, Sungai Jamuna, dan Sungai Megna, terus menyuburkan tanah. Dalam 200 tahun terakhir sistem sungai telah bergeser menjadi progresif di bagian timur aliran anak-anak Sungai Gangga.

Sedangkan bagian barat negeri ini sekarang menjadi terpotong-potong oleh sungai-sungai yang berkelok-kelok dan danau-danau kering (Bhils), dan endapan lumpur pada aliran sungai makin tebal.

Referensi lain mengenai Bangladesh baca: Tentang negara Bangladesh

Sejarah Negara Bangladesh

Sejarah negara Bangladesh bermula dari tahun 200-an Sebelum Masehi, ketika negarai ini dikuasai Kekaisaran Maurya yang runtuh sekitar tahun 185 SM. Dan sejarah selanjutnya adalah sejarah pemerintahan raja-raja setempat, masuknya pengaruh Budha pada pertengahan abad ke-8 dan masuknya pengaruh Islam pada tahun 1200-an.

Sementara Kekaisaran Moghol melemah pada tahun 1700-an, maskapai dagang Inggris semakin berpengaruh dan akhirnya menakhlukkan Benggali yang mencakup wilayah Bangladesh sekarang pada tahun 1757.

Pemberontakan yang terjadi memaksa Inggris mengambil alih kekuasaan atas Benggali. Pada tahun 1947 India merdeka dan Benggali dibagi atas Benggali Barat untuk India dan Benggali Timur untuk Pakistan.

Ketidakpuasan rakyat Benggali Timur atau Pakistan Timur terhadap pemerintahan Pakistan menimbulkan perang saudara.

Pada tanggal 26 Maret 1971 Pakistan Timur dinyatakan sebagai negara merdeka Bangladesh, tetapi hal ini ditentang oleh pemerintah pusat.

Akibatnya, berkat bantuan India, gerilyawan Pakistan Timur berhasil memaksa tentara pemerintah menyerah pada tanggal 16 Desember 1971.

Di mana letak negara Bangladesh? Berikut peta negara Bangladesh:

Gambar Peta Negara Bangladesh

Bendera Negara Bangladesh
Bendera negara Bangladesh bisa dikatakan sederhana, hanya menggunakan background warna hijau tua dan di tengahnya terdapat lingkaran di tengahnya berwarna merah. Seperti tampak pada gambar di bawah ini:
Gambar Bendera negara Bangladesh

Lambang Negara Bangladesh
Lambang Bangladesh didominasi dengan warna kuning seperti tampak pada gambar di bawah ini:
Gambar Lambang Negara Bangladesh

Pemerintahan Negara Bangladesh

Bangladesh adalah sebuah republik dengan seorang presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan. Presiden dipilih oleh rakyat untuk masa bakti 5 tahun. Parlemen terdiri dari 300 anggota dengan masa bakti 5 tahun.

Di negeri ini terdapat puluhan partai politik, yang terbesar pada waktu itu adalah Partai Jatiya pimpinan Ershad, yang dalam pemilu 1988 memenangkan 83% dari seluruh kursi parlemen.

Baca referensi lain: Tentang negara Bangladesh

Selanjutnya baca: Fisiografi Negara Bangladesh

Sejarah Negara Bahrein

Sejarah Negara Bahrein - Menurut para ahli, negara Bahrein atau Bahrain ini didiami manusia sejak zaman prasejarah, dan memang disebut-sebut dalam berbagai catatan sejarah dari zaman Kerajaan Persia, Yunani, dan Romawi.

Dimasuki agama Islam pada abad ke-7, selama berabad-abad Bahrein dikuasai bangsa-bangsa asing, seperti Portugis tahun 1521, Persia tahun 1602, Khalifah Arab tahun 1783, dan Inggris sejak tahun 1861, sampai Inggris menarik diri pada tahun 1971.

Baru pada tahun 1972 Bahrein merdeka penuh di bawah Sheikh Isa Ibn Salman Al Khalifah, dan selanjutnya menjadi anggota Liga Arab dan PBB.

Gambar Masjid di negara Bahrein

Sejarah Ekonomi Negara Bahrein

Perekonomian Bahrein tergantung pada penjualan hasil pengolahan minyak bumi, terutama dari pabrik penyulingan minyak mentah di Pulau Sitrah. Meskipun ada sumber minyak bumi di negara ini, hasilnya tidak begitu besar.

Pada awal tahun 1980, misalnya hasil minyak bumi hanya tercatat 3.100.000 ton dari Jabal dan ad-Dhukan.

Kegiatan ekonomi terpenting di Bahrein selain usaha perbankan ialah bidang industri, diantaranya industri aluminium dan industri tradisional seperti pembuatan perahu dan kapal.

Dengan demikian, boleh dikatakan bahwa Bahrein sebagai salah satu pusat perdagangan di wilayah Timur Tengah. Dengan kegiatan ekonomi yang cukup besar, Bahrein mencatat penghasilan perkapita (GNP per kapita) sebesar US$ 9.290 pada tahun 1985.

Jaringan lalu lintas darat satu-satunya di negara ini adalah jalan raya sepanjang kira-kira 155 km (100% diberi lapisan keras). Sebuah bandar udara di Pulau al-Muharraq menghubungkan Bahrein dengan negara-negara Timur Tengah dan negara-negara lain.

Sejarah Penduduk dan Pemerintahan Negara Bahrein

Negara Bahrein boleh dikatakan sebagai negara kosmopolitan, karena penduduknya banyak pendatang asing, diantaranya dari negara-negara Arab lain, Eropa, Amerika, dan Asia. Umumnya mereka bekerja di berbagai perusahaan minyak dan industri minyak.

Penduduk Bahrein kebanyakan menganut agama Islam Sunni. Pada tahun 1981, komposisi penganut agama di negarai Bahrein tercatat: Islam 85%, Kristen 7,3%, dan lain-lain 7,7%.

Di Bahrein sudah ada lebih dari 100 lembaga pendidikan. Pada tahun 1985 tercatat sebaganyak 49.000 lebih anak sekolah dasar, 32.000 lebih pelajar menengah, dan 3.000 lebih mahasiswa sekolah tinggi, termasuk sekolah perminyakan (Gulf Institute of Higher Technical Studies).

Perumahan dan sarana pengangkutan mendapat subsidi dari pemerintah.
Gambar Pemandangan sore hari di Negara Bahrein

Sejarah Pemerintahan Bahrein

Bahrein adalah sebuah negara monarki dengan emir sebagai kepala negara yang dibantu oleh sejumlah menteri yang memimpin departemen.

Dengan undang-undang tahun 1973 emir membentuk satu Majelis Nasional yang terdiri dari para anggota kabinet dan 30 anggota yang dipilih. Tetapi, sejak tahun 1975 majelis tersebut dibubarkan, sedangkan ketentuan undang-undang untuk itu ditangguhkan.

Fisiografi Negara Bahrein

Fisiografi Negara Bahrein - Bahrein adalah sebuah negara monarki di Teluk Persia, terdiri dari sebuah pulau besar dan sejumlah pulau kecil. Semua pulau ini terletak di antara Semenanjung Qatar dan Arab Saudi. Negara Bahrein memiliki luas 692 km2 dengan kepadatan penduduk 483.000 pada tahun 1989. Agama yang dianut oleh masyarakat negara Bahrein antara lain: Islam (85%), Kristen (7,3%), lain-lain (7,7%).

Pulau terbesar di Bahrein adalah Pulau Bahrein, yang berukuran 46x18 km. Dan bagian paling tinggi di pulau ini adalah Jabal ad Dhukan, hanya 135 m di atas permukaan air laut. Pulau-pulau lain lebih kecil, di antaranya Al Muharraq, Sitrah, dan Umm Nasan.

Umumnya, wilayah Bahrein diliputi gurun pasir, kecuali pulau-pulau kecil yang hanya terdiri dari batu dan tak berpenghuni. Di dataran bagian selatan dan bagian barat terdapat rawa-rawa berpasir.

Curah hujan di negeri ini sangat bervariasi dan sangat rendah, hanya berkisar dari 36 mm hingga 110 mm pertahun. Hujan turun terutama selama musim dingin. Penguapan sangat tinggi pada musim panas (Mei - Oktober) sebagai akibat tingginya suhu udara (lebih dari 38 derajat Celcius). Kendati demikian, Bahrein kaya akan sumber air bawah tanah, terutama di daerah pantai utara Pulau Bahrein.

Di bawah ini adalah Peta Negara Bahrein Lengkap

Gambar Peta Negara Bahrein Lengkap

Sedangkan bendera Bahrein bisa anda lihat pada artikel sebelumnya di: Bahrain flag

Di Bahrein terdapat ratusan spesies tanaman gurun, tumbuh di bagian-bagian yang kering. Tetapi binatang liar yang bertahan hidup di negara ini hanya terbatas pada jenis binatang gurun seperti gazele, kelinci, dan tikus gurun.

Sekilas Sejarah Negara Arab Saudi

Sejarah Negara Arab Saudi - Sejarah orang Arab sering dihubungkan dengan Bani Qahthan dan Bani Adnaniyah. Bani Qahthan menjadi penduduk di Yaman dan mendirikan antara lain Kerajaan Saba kira-kira abad 8 Sebelum Masehi. Bani Adnaniyah tinggal di Hedjaz, Nejd, dan Tihama. Dari Bani Adnaniyah terpencar beberapa kabilah, diantaranya Bani Kinanah. Dari Bani Kinanah diturunkan kabilah Quraisy.

Nabi besar Muhammad saw ialah keturunan Quraisy, lahir di Mekah pada tahun 570. Setelah diangkat menjadi Rasulullah, beliau mendapat perlawanan dari orang Quraisy. Akhirnya dengan petunjuk Allah beliau berhijrah ke Madinah pada tahun 622 Masehi.

Hal ini pernah kami ulas di sejarah Islam: Cerita kisah Nabi Muhamad SAW

Gambar Kabah tempat suci di Mekah

Di Madinah, Nabi besar Muhammad saw membangun umat Islam menjadi masyarakat yang maju. Sepeninggal beliau, kedudukan sebagai pemimpin negara digantikan oleh khalifah. Dalam masa kekhalifahan Ali bin Abi Thalib, ibu kota dipindahkan dari Madinah ke Kuffah di Mesopotamia.

Kejadian penting setelah ibu kota pindah dari Madinah, ialah lahirnya gerakan Wahabi yang dibangun oleh Muhammad ibnu Abdul Wahab pada tahun 1703 - 1792, seorang amir dari Dariya. Kaum Wahabi berusaha mengembangkan gerakan tersebut dan menguasai bagian tengah dan timur Semenanjung Arab.

Dalam tahun 1802, Mekah jatuh ke tangan kaum Wahabi. Abdul Aziz ibnu Saud (1880-1953) menduduki kembali kota Riyadh tahun 1902, Nejd tahun 1906, dan bagian timur Arab menjelang perang Dunia.

Setelah Perang Dunia I bagian barat diserang dan direbut dari kekuasaan Syarif Hussein. Kerajaan arab Saudi diumumkan pada tahun 1932.

Tahun 1932 itu juga Nejd, Hedjaz, dan tanah lainnya milik Ibnu Saud di Semenanjung Arab disatukan dengan Arab Saudi. Raja Ibnu Saud adalah juga pemimpin rohani (imam) aliran Wahabi dan pelindung tempat suci Mekah dan Madinah.

Demikian Sekilas Sejarah Negara Arab Saudi, semoga menuai manfaat.

Sistem Pemerintahan dan Perekonomian Arab Saudi

Sistem Pemerintahan dan Perekonomian Arab Saudi - Raja di Arab Saudi memegang fungsi legislatif, eksekutif, dan yudikatif. Ia juga memiliki hak istimewa untuk membentuk dan membubarkan Dewan Menteri, dan calon anggota dewan harus bersumpah setia kepadanya sebelum diangkat. Kendati Dewan Menteri sebenarnya bertanggung jawab atas masalah pemerintahan, badan ini juga menjadi badan legislatif.

Pergantian raja tidak terjadi dengan sendirinya. Putra mahkota ditunjuk oleh keluarga raja dengan dukungan para ulama dan Dewan Menteri. Dewan Menteri juga bertugas mengawasi pemerintahan daerah.

Kerajaan di bagi atas empat belas daerah pemerintahan distrik. Di tiap daerah ditempatkan pejabat dari pusat, yang memberi laporan secara langsung kepada Dewan Menteri. Para Gubernur bertanggung jawab atas masalah keuangan, kesehatan, pendidikan dan pertanian.

Dalam bidang pengadilan, banding terakhir diajukan kepada raja, dan raja berkuasa memberikan grasi.

Gambar Tambang minyak Arab Saudi

Perekonomian Arab Saudi

Penopang perekonomian utama Arab Saudi adalah sumber alam. Sumber alam terpenting Arab Saudi adalah minyak. Ladang minyak negeri ini diperkirakan mengandung sekitar seperempat dari persediaan minyak dunia. Ladang minyak tersebut terletak di bagian timur dan di Teluk Persia.

Berkat pertambangan minyak, ekonomi Arab Saudi berkembang pesat. Sekitar sepertiga (32%) dari pendapatan nasional diperoleh dari pertambangan, kendati hanya 6 persen tenaga kerja yang dapat diserap sektor ini.

Di luar industri minyak, tidak ada banyak industri di Arab Saudi. Barang industri utama dari negeri ini adalah semen, metanol, pupuk, dan bahan pangan. Pemerintah berusaha mengembangkan industri baru, sekalipun industri minyak telah berkembang begitu pesat. Untuk itu pemerintah mendatangkan banyak tenag ahli, terutama dari Amerika Serikat dan negara-negara Eropa.

Hasil pertanian di Arab Saudi sangat terbatas, tanaman utama di sini adalah kurma. Sebagian besar tanah pertanian di oase-oase ditanami kurma, tanaman serba guna, bijinya dan tampuk bunganya digunakan untuk makanan ternak, seratnya untuk tali dan tikar, daun dengan tangkainya untuk kayu bakar, dan batangnya untuk bahan bangunan. Berbagai hasil pertanian lain, diantaranya gandum, padi, jagung, dan sorgum tidak dapat mencukupi kehidupan dalam negeri.

Akibat terbatasnya hasil pertanian Arab Saudi, negeri ini harus mengimpor banyak bahan pangan, terutama untuk memenuhi kebutuhan penduduk kota. Memang pemerintah terus berusaha untuk mengembangkan sektor pertanian, antara lain dengan menyediakan tempat menetap bagi suku-suku pengembara, memperluas daerah pertanian dan meningkatkan teknik pertanian.

Namun, hingga kini, dari sekitar 15% tanah yang dapat dibudidayakan baru sekitar 3% yang ditanami. Hal ini disebabkan oleh kesulitan irigasi. Sebagian besar dari tanah pertanian tersebut diairi dengan air sumur atau air yang didatangkan dari tempat lain. Dan pertanian dengan cara tradisional masih banyak dilakukan penduduk.

Kurangnya sumber air juga menyebabkan terbatasnya hasil peternakan. Ternak utama di Arab Saudi adalah unta, yang masih banyak digunakan sebagai sarana transportasi digurun selain berfungsi sebagai sumber daging, susu, dan kulit. Biri-biri dan kambing juga banyak diternakkan di negara ini.

Barang ekspor satu-satunya dari Arab Saudi adalah minyak, sebagian besar diekspor ke Jepang, amerika Serikat, dan negara-negara Eropa Barat. Sedangkan barang-barang impor antara lain: mesin, bahan pangan, tembak*u, peralatan transportasi dan tekstil, didatangkan terutama dari Amerika Serikat, Jepang dan Jerman Barat.

Sebagian besar minyak ekspor dikirim ke luar negeri lewat pelabuhan Ras Tannurah di Teluk Persia. Hubungan udara dalam negeri dilayani oleh sebuah maskapai penerbangan milik pemerintah. Di Dhahran, Jiddah, dan Riyadh terdapat bandara internasional.

Baca juga:

Demikian Sistem Pemerintahan dan Perekonomian Arab Saudi, semoga menjadi tambahan pengetahuan.

Contact Me

Name

Email *

Message *