Sejarah Negara

Website History

Menu

2 isi Perjanjian Saragosa antara Spanyol dan Portugis

Januari 20, 2015 | Dunia, Negara

2 isi Perjanjian Saragosa antara Spanyol dan Portugis – Setelah bangsa Portugis di Indonesia pada tahun 1511 (selengkapnya baca di artikel sejarah Kapan Portugis datang ke Indonesia?), ternyata diikuti oleh bangsa Barat lainnya yaitu bangsa Spanyol.

Dalam catatan sejarah Indonesia, pada tanggal 7 April 1521 penjelajahan samudra bangsa Spanyol yang dipimpin oleh Magellan sampai di Pulau Cebu, Filipina. Rombongan Magellan diterima baik oleh Raja Cebu. Mengapa bangsa Spanyol diterima baik oleh Raja Cebu? Alasannya karena Cebu saat itu sedang bermusuhan dengan Mactan.

Akhirnya Raja Cebu dan Magellan menjalin persekutuan untuk melawan Mactan. Persekutuan tersebut mengakibatkan Magellan terbunuh dalam perang melawan Mactan. Lalu bagaimana nasib ekspedisi bangsa Spanyol selanjutnya? Ekspedisi bangsa Spanyol selanjutnya dipimpin oleh Juan Sebastian del Cano.

Bagaimana perjalanan penjelajahan samudra Magellan? Silahkan baca selengkapnya di artikel sejarah Cerita penjelajahan samudra Magellan-Cano dari Spanyol

2 isi Perjanjian Saragosa antara Spanyol dan Portugis

2 isi Perjanjian Saragosa antara Spanyol dan Portugis

Kedatangan bangsa Spanyol di Maluku bagi bangsa Portugis merupakan pelanggaran atas hak monopoli, yang mengakibatkan persaingan antara Portugis dan Spanyol. Untuk menghindari perang besar diantara keduanya akhirnya pada tanggal 22 April 1529 disepakati Perjanjian Saragosa. Isi Perjanjian Saragosa ada 2, yaitu sebagai berikut :

1. Spanyol harus meninggalkan Maluku dan memusatkan kegiatan di Filipina.

2. Portugis tetap melakukan aktivitas perdagangan di Maluku.

Dari isi perjanjian Saragosa di atas dapat disimpulkan bahwa bangsa Spanyol diusir secara halus dari Maluku oleh bangsa Portugis.

Demikian sekilas pembahasan tentang 2 isi Perjanjian Saragosa antara Spanyol dan Portugis, semoga menambah catatan sejarah kita.

Related For 2 isi Perjanjian Saragosa antara Spanyol dan Portugis