Konsep dan pengertian sejarah menurut Louis Gottschalk

Dalam bahasa Arab, sejarah sama dengan tarikh, dan dalam bahasa Inggris history, Sejarah adalah cabang ilmu pengetahuan yang berkenaan dengan kronologi berbagai peristiwa atau kejadian. Pengertian demikian juga diungkapkan oleh Abd. Ar-Rahman As-Sakhawi, yang mengatakan bahwa sejarah adalah seni yang berkaitan dengan serangkaian anekdot yang berbentuk kronologi peristiwa. Secara teknis formula, Nisar Ahmad Faruqi menjelaskan formula yang digunakan sarjana Barat bahwa sejarah terdiri dari kata man + time + space = history.

Dalam buku berjudul Understanding History: a Primer of Historical Method karya sejarawan Louis Gottschalk menjelaskan tentang pengertian sejarah. Kata history berasal dari kata benda Yunani 'istoria' yang berarti ilmu.

Dalam penggunaannya Aris Toteles, istoria berarti suatu penjelasan sistematis mengenai seperangkat gejala alam, baik susunan kronologi yang merupakan faktor atau tidak di dalam penjelasan. Penggunaan tersebut meskipun jarang, namun masih tetap hidup di dalam bahasa Inggris di dalam sebutan natural history.

Konsep dan pengertian sejarah menurut Louis Gottschalk
Louis Gottschalk
Namun, dalam perkembangannya, kata latin yang sama artinya scientia, lebih sering dipergunakan untuk menyebutkan penjelasan sistematis nonkronologis mengenai gejala alam; sedangkan kata istoria biasanya dipergunakan bagi penjelasan mengenai gejala-gejala (terutama hal ihwal manusia) dalam urutan kronologis. Adapun menurut definisi yang umum, kata history kini berarti masa lampau umat manusia.

Secara ringkas, menurut Gottschalk, pengertian sejarah tidak lebih dari sebuah rekaman peristiwa masa lampau manusia dengan segala sisinya.

Sementara itu, Ibn Khaldun (t.th ; 4), berpandangan bahwa sejarah tidak hanya dipahami sebagai suatu rekaman peristiwa  masa lampau, namun juga penalaran kritis untuk menemukan kebenaran suatu peristiwa pada masa lampau.

Dengan demikian, unsur penting alam sejarah adalah adanya peristiwa, adanya batasan waktu, yaitu masa lampau, adanya perilaku, yaitu manusia, dan daya tarik kritis dari penelitian sejarah. Baca juga : Pengertian sejarah subyektif dan obyektif

Related Posts

Previous
Next Post »

0 komentar