Mengapa Atlantis tenggelam?

shares

Mengapa Atlantis tenggelam? - Artikel ini adalah kelanjutan dari Kapan benua Atlantis tenggelam? Jadi, jika anda menemukan artikel sejarah ini, silahkan baca kembali artikel sebelumnya. Anggaplah Solon kebingungan dengan angka 900 dan 9.000, dan Plato mengutip apa adanya. Anggaplah juga Atlantis tenggelam pada tahun 1500 SM, bukan 9600 SM. Tentunya bisa dikira-kira, bencana apa yang terjadi sekitar tahun tersebut? Lalu di belahan dunia mana bencana itu melanda?

Jika tahun 1500 SM itu benar, keberadaan benua itu layak dipercaya. Sebab jika kota Kerajaan Atlantis tenggelam, dan ternyata kota tersebut tidak jauh dari Pulau Kreta (disebut jantung peradaban bangsa Minoa) seperti yang diperkirakan para ahli sejarah, dan tahun 1500 SM dianggap sebagai masa kehancurannya, maka dugaan ini mungkin benar.

Asal tahu saja, Kerajaan Minoa yang pernah konflik dengan bangsa Mycenaea itu hancur kurang lebih tahun 1500 SM.

Foto Ignatius Donelly Penulis Novel AS
Ignatius Donelly, seorang penulis-novelis dan anggota kongress Amerika Serikat, peneliti serius Atlantis, yang bukunya terjual laris.
Yang lebih meyakinkan lagi, bangsa Minoa-Kreta pernah mengadakan kontak dengan bangsa Athena dan Mesir. Seperti diketahui, bahwa nama-nama negara tersebut masuk dalam catatan sejarah dunia, lengkap dengan peradabannya.

Hancurnya peradaban Minoa tercatat kira-kira 900 tahun sebelum Solon menerima cerita tentang Atlantis dari seorang agamawan Mesir, bukan 9.000 tahun seperti ditulis Plato sebagai tahun tenggelamnya benua Atlantis.

Soal P. Kreta, bangsa Mesir menyebutnya Keftiu, itu nama sebuah bangsa yang pernah mengadakan hubungan dagang dan politis dengan Mesir. Dulu orang Mesir menyebut Keftiu sebagai pulau yang terletak di "Barat Jauh", dan merupakan jalan menuju pulau lain, yakni yang digambarkan Plato sebagai benua Atlantis.

Apakah bencana dahsyat iu terjadi di sekitar wilayah tersebut? Apakah bencana itu terjadi pada sekitar tahun 1500 SM?

Jawabannya adalah catatan sejarah itu sendiri: ledakan gunung berapi dahsyat memang pernah terjadi di Pulau Santorin. Pulau tersebut hanya berjarak 96 km utara Pulau Kreta.

Related Posts