Sejarah Negara

Website History

Menu

3 penyebab utama Perang Dingin

September 24, 2014 | Pbb

3 penyebab utama Perang Dingin – Perang Dingin atau yang sering disebut “Perang Urat Syaraf” adalah perang dalam bentuk ketegangan sebagai perwujudan dari konflik-konflik kepentingan, supremasi, perbedaan ideologi, dan lain sebagainya antara blok Barat yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan Blok Timur yang dipimpin Uni Soviet.

Perang dingin terjadi antara tahun 1947 sampai 1991. Istilah Perang Dingin dikenalkan pada tahun 1947 oleh Bernard Baruch dan Walter Lippman dari Amerika Serikat untuk menggambarkan hubungan yang terjadi di antara Amerika dan Soviet.

Selengkapnya silahkan baca di artikel Latar belakang perang dingin

Adapun secara ringkas hal-hal yang menyebabkan terjadinya perang dingin ada 3, yaitu :

1. Munculnya Amerika Serikat sebagai negara pemenang di pihak Sekutu (Inggris, Prancis, dan Amerika Serikat). Amerika Serikat berperan besar dalam membantu negara-negara Eropa Barat untuk memperbaiki kehidupan perekonomiannya.

2. Munculnya Rusia (Uni Soviet) sebagai negara besar dan berperan membebaskan Eropa bagian Timur dari tangan Jerman dan membangun perekonomian negara-negara di Eropa Timur. Uni Soviet meluaskan pengaruhnya dengan mensponsori terjadinya perebutan kekuasaan di berbagai negara Eropa Timur seperti Bulgaria, Albania, Hungaria, Rumania, Polandia, dan Cekoslowakia, sehingga negara-negara tersebut masuk dalam pemerintahan komunis Uni Soviet.

3. Munculnya negara-negara yang baru merdeka setelah Perang Dunia II di luar wilayah Eropa.

Baca selengkapnya di artikel Lahirnya 9 negara baru setelah perang dunia 2.

Dampaknya muncul 2 kelompok negara di dunia yaitu negara-negara maju dengan negara-negara berkembang, yang memberikan pengaruh bagi perkembangan politik dan ekonomi dunia.

Baca juga artikel mengenai perang dingin di bawah ini :

Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai sejarah 3 penyebab utama Perang Dingin, semoga menjadi catatan sejarah dunia internasional.

Related For 3 penyebab utama Perang Dingin