Sejarah Negara

Website History

Menu

Munculnya Dwifungsi ABRI

September 20, 2014 | Catatan

Munculnya Dwifungsi ABRI – Pada awalnya, munculnya dwifungsi ABRI merupakan konsep yang diajukan oleh Jenderal A.H. Nasution pada tanggal 11 November 1958. A.H. Nasution dalam pidatonya berjudul “Jalan Tengah” menyatakan bahwa tentara juga merupakan kekuatan sosial politik yang berperan di dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Munculnya Dwifungsi ABRI

Pada masa Orde Reformasi, posisi militer tidak mendapatkan tempat yang cukup baik. Adanya peristiwa penembakan empat mahasiswa Trisakti pada tanggal 12 Mei 1998 menyulut sikap antipati masyarakat akan eksistensi militer kala itu, bahkan salah satu isi agenda reformasi adalah menuntut penghapusan dwifungsi ABRI.

Menanggapi hal tersebut B.J. Habibie menerapkan berbagai kebijakan, seperti memisahkan kepolisian Republik Indonesia dari tubuh ABRI. Kebijakan ini mulai diterapkan tanggal 5 Mei 1999. Angkatan Laut, Angkatan Darat dan Angkatan Udara di bawah ABRI, sedangkan ABRI dirubah menjadi TNI.

Pembenahan dwifungsi ABRI dalam pemerintahan dilaksanakan dengan mereduksi keberadaan ABRI di dalam DPR dari 75 kursi menjadi 38 kursi. Dengan demikian, pelaksanaan doktrin dwifungsi ABRI dalam tubuh pemerintahan dapat dieliminasi secara bertahap.

Baca juga : Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie

Demikian Munculnya Dwifungsi ABRI, semoga menjadi ingatan kita.

Related For Munculnya Dwifungsi ABRI

Recent Post

Negara Antigua dan Barbuda adalah…
Tabel medali olimpiade Rio 2016…
Negara Angola adalah sebuah negara…
Tentang negara Andorra – Andorra…

Kategori