Sejarah Negara

Website History

Menu

Tentang negara Afrika Tengah

November 17, 2016 | Negara

Sesuai namanya, negara Afrika Tengah adalah sebuah negara yang terletak di benua Afrika bagian tengah, tentunya berada disebelah utara Afrika Selatan. Wilayah ini dikenal dengan Republik Afrika Tengah yang pada zamannya pernah menjadi koloni Prancis, yang dalam sejarah dicatat bernama Ubangi-Shari, dan merdeka pada tahun 1960.

Namun, seperti Indonesia sendiri, sebuah negara setelah merdeka biasanya mengalami berbagai gejolak dalam proses perbaikan, baik dalam pemerintahan, politik, perekonomian dan lain-lain. Seperti pada tahun 1993 terjadi pemerintahan militer yang selalu silih berganti. Kudeta militer juga pernah terjadi pada tahun 2003.

Hal-hal yang perlu diketahui tentang negara Afrika Tengah adalah sebagai berikut:

  • Semboyan/Moto: Unité, Dignité, Travail (Persatuan, Kehormatan, Pekerjaan)
  • Lagu kebangsaan: La Renaissance
  • Ibu kota: Bangui
  • Bahasa resmi: Sango dan Perancis
  • Merdeka, dari Perancis: 13 Agustus 1960
  • Pendirian Kekaisaran Afrika Tengah: 4 Desember 1976
  • Kembali ke sistem Republik: 21 September 1979
  • Pemerintahan: Pemerintahan sementara
  • Presiden (2016): Faustin-Archange Touadéra
  • Perdana Menteri (2016): Simplice Sarandji
  • Legislatif: Assemblée nationale (dibekukan)
  • Luas: Total 622.984 km2
  • Penduduk, perkiraan 2014: 4.900.000, dengan kepadatan: 7,42/km2
  • Mata uang: Franc CFA Afrika Tengah (FCFA) (XAF)
  • Zona waktu: Waktu Afrika Barat (WAT) (UTC+1)
  • Lajur kemudi: kanan
  • Kode ISO: 3166 CF
  • Ranah Internet: .cf
  • Kode telepon: +236

Kilas sejarah

Seperti telah disinggung di atas, semula Afrika Tengah merupakan negara koloni Perancis yang akhirnya merdeka pada tahun 1960. Presiden pertama yang memimpin negara ini adalah David Dacko yang memerintah dengan diktator.

Tahun 1966 Jean Bedel (sepupu Dacko) berhasil menggulingkan pemerintahan David Dacko. Kemudian Jean Bedel mendirikan kerajaan militan sendiri. Tahun 1976 Jean Bokassa menobatkan dirinya sebagai maharaja. Ternyata Bedel tidak beda dengan Dacko, iapun memerintah dengan diktator. Hak-hak asasi manusia kerap kali dilanggarnya.

Berbeda dengan Dacko, Bedel seorang yang anti Prancis, hal ini memicu pemerintah Perancis bergabung dengan Dacko dan menggulingkan kekuasaan Bedel. Tahun 1979 Dacko dan Prancis berhasil menghancurkan kekuasaannya, Afrika Tengah pun kembali ke tangan Dacko.

Pemberontakan lain juga terjadi tahun 1981, yang dengan ini akhirnya pemerintahan demokrasi mampu memegang tampuk pemerintahan pada pada tahun 1993. Tetapi, gejolak republik di Afrika bagian tengah ini belum selesai, kudeta pun terjadi kembali pada tahun 2003, yang mengantarkan François Bozizé berkuasa di negara tersebut.

Keadaan geografi

Pada dasarnya, alam yang datar merupakan sebagian besar keadaan alam Afrika Tengah. Di belahan selatan negara ini banyak terdapat anak Sungai Kongo, di sebelah barat terdapat Sungai, di wilayah timur Sungai Nil membatasi wilayah tersebut.

Afrika Tengah merupakan wilayah yang masih alami, dimana 75% merupakan hutan yang beraneka ragam, terutama di bagian selatan Afrika Tengah. Secara umum negara ini beriklim tropis, di mana sering terjadi angin harmattan terutama di bagian utara. Angin ini membawa sangat panas dan kering yang membawa debu tidak sehat.

Peta Afrika Tengah

Berdasarkan sumber dari google map, peta Republik Afrika Tengah tampak seperti gambar di bawah ini:

Peta negara Republik Afrika Tengah

Peta negara Republik Afrika Tengah (sumber: google.map)

Bendera Afrika Tengah

Bendera negara Afrika Tengah memiliki lima warna, yaitu: biru, putih, hijau, kuning, dan merah. Di mana bagain paling atas berwarna biru dengan gambar bintang lima di sebelah kanan, disusul warna putih, hijau, dan kuning. Sedangkan warna merah membelah bendera di bagian tengah secara vertikal. Lebih jelas silahkan lihat gambar bendera Afrika Tengah di bawah ini:

Bendera negara Afrika Tengah

Bendera negara Republik Afrika Tengah

Lambang negara

Seperti negara lainnya, Afrika Tengah juga memiliki lambang yang khas. Namun, uniknya lambang tersebut memiliki banyak gambar warna-warni, seperti gambar matahari, kepala gajah, pohon, bintang, telunjuk dan dua dua bendera yang berkibar di kedua sampingnya. Tak ketinggalan dua pita berada di bagian atas dan bawah pada lambang tersebut. Lihat gambar di bawah ini

Lambang negara Republik Afrika Tengah

Pembagian wilayah

Negara Afrika Tengah memiliki 14 prefektur, mungkin jika di Indonesia sejajar dengan provinsi. Berikut nama prefektur beserta ibukotanya:

  1. Bamingui-Bangoran, ibukota: Ndele
  2. Basse-Kotto, ibukota: Mobaye
  3. Haute-Kotto, ibukota: Bria
  4. Haut-Mbomou, ibukota: Obo
  5. Kémo, ibukota: Sibut
  6. Lobaye, ibukota: Mbalki
  7. Mambere-Kadel, ibukota: Berberati
  8. Mbomou, ibukota: Bangassou
  9. Nana-Mambere, ibukota: Bouar
  10. Ombella-M’Poko, ibukota: Bimbo
  11. Ouaka, ibukota: Bambari
  12. Ouham, ibukota: Bossangoa
  13. Ouham-Pende, ibukota: Bozoum
  14. Vakaga, ibukota: Birao

Terdapat dua lagi zona ekonomi atau economic prefectures, yaitu:

  1. Nana-Grebizi (Kaga Bandoro)
  2. Sangha-Mbaere (Nola)

Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai negara Afrika Tengah atau Republik Afrika Tengah, semoga menjadi tambahan pengetahuan sejarah.

Related For Tentang negara Afrika Tengah