Sejarah Negara

Website History

Menu

Teori liquidity preference motif memegang uang

Agustus 23, 2014 | Modern

Teori liquidity preference motif memegang uang – Apabila nilai mata uang dalam negeri kita hubungkan dengan nilai mata uang asing maka akan timbul masalah kurs uang (perbandingan nilai uang dalam negeri (Rp) terhadap nilai mata uang asing.

Kurs uang ini sering juga disebut kurs valuta. Sebagai contoh untuk saat ini 1 dollar Amerika Serikat adalah beli Rp 11.568,00 dan jual Rp 11.732,00. Kurs mata uang selengkapnya silahkan lihat Teori liquidity preference motif memegang uang – . Lihat dibagian bawa terdapat kalkulator Kurs yang bisa digunakan dengan mudah.

Motif memegang uang

Setiap orang memegang uang didasari oleh alasan tertentu. Menurut Meynard Keynes dalam teorinya liquidity preference, ada 3 alasan orang menyimpan kekayaan dalam bentuk uang, yaitu :

1. Motif melakukan transaksi (transaction motive)

Motif ini didasarkan pada sifat manusia yang selalu melakukan transaksi untuk memenuhi kebutuhan.

2. Motif berjaga-jaga (precauntionary motive)

Kebutuhan manusia ada yang pemenuhannya bersifat mendesak dan ada yang dapat ditunda. Dalam hal ini penyimpanan uang didasari oleh alasan untuk berjaga-jaga dalam memenuhi kebutuhan yang bersifat mendesak.

3. Motif spekulasi (spekulative motive)

Motif ini dilakukan oleh seorang/badan usaha untuk mendapatkan keuntungan dari kegiatan transaksi pada situasi tertentu.

Misalnya : membeli barang-barang pada saat harganya rendah dan menjual kembali pada saat harga tinggi.

Baca juga hal-hal yang berkaitan dengan uang berikut :

Related For Teori liquidity preference motif memegang uang