Grenada wilayah terbentuk oleh gunung berapi

”Grenada yang manis adalah suatu tempat yang molek”, begitu antara lain lirik sebuah lagu yang berirama Kalipso dan memang, semakin banyak wisatawan dan penduduk sendiri yang membenarkan bahwa negeri ini adalah suatu tempat yang molek. Pantai yang berpasir putih, riam yang mengalir deras, lembah yang menghijau, serta rona bunga tropisnya yang ceria adalah sebagian dari pesona pulau itu.

Grenada menyebut dirinya sendiri ”pulau rempah-rempah”. Menurut tutur para pelaut di zaman baheula, negeri ini dapat ditemukan berkat adanya bau harum buah pala dari pulau itu yang sayup-sayup terbawa angin ke tengah laut.

Geografi dan Ekonomi Grenada

Grenada terletak di batas bagian timur Laut Karibia di sebelah utara Amerika Selatan. Juga merupakan negeri yang terletak di sebelah paling selatan di antara gugusan Kepulauan Windward di Hindia Barat.

Negeri itu mencakup pulau utama Grenada yang luas wilayahnya 311 km2 dan pulau kecil Carriacou, Martinique Kecil, dan beberapa pulau kecil lainnya di gugus kepulauan Grenadine yang terletak di sebelah timurlaut pulau utama.

Kunjungi di google map

Grenada terbentuk oleh gunung berapi. Pulau itu sebagian besar terdiri atas suatu kambi pegunungan yang berhutan lebat yang membentang dari utara ke selatan dan mencapai ketinggian 840 m di Gunung St. Catherine.

Jauh tinggi di pegunungan itu terletak Grand Etang, yakni sebuah danau yang terbentuk di dalam bekas kepundan gunung berapi yang sudah mati. Cuaca dingin tidak dikenal di Grenada. Yang ada hanyalah dua musim-yaitu musim penghujan dan musim kemarau. Suhu rata-ratanya adalah 27° C dan jarang terjadi kelembapan yang tidak menyenangkan.

St. George yang berpenduduk 30.000 jiwa itu adalah kota Grenada dan satu-satunya kota yang cukup besar. Kota itu mempunyai pelabuhan yang terlindung dan megah serta dikelilingi perbukitan yang menghijau yang sarat dengan jajaran rumah yang beratap cerah.

Negara ini merupakan satu-satunya pulau di Hindia Barat yang menghasilkan buah pala dan bunga pala, yakni rempah-rempah yang sangat penting artinya bagi perekonomian pulau itu. Pisang dan cokelat juga merupakan

Penduduk Grenada

Penduduk pribumi Grenada adalah orang Indian Karibia yang musnah selama berlangsungnya kolonisasi atas pulau itu. Sekarang ini mayoritas penduduknya berdarah Afrika, yaitu keturunan budak yang dibawa masuk ke pulau itu pada abad ke-18 dan ke-19.

Sebagian besar penduduknya beragama Katolik Roma meskipun terdapat pula gereja Protestan di seluruh negeri itu. Bahasa resmi negeri ini adalah bahasa Inggris yang diperkaya dengan berbagai ungkapan yang lazim digunakan di Hindia Barat. Suatu dialek bahasa Prancis masih dipergunakan pula di beberapa daerah tertentu.

Sejarah dan Pemerintahan Grenada

Grenada ditemukan oleh Christopher Columbus dalam pelayarannya yang ketiga pada tahun 1498, tetapi baru lebih dari 100 tahun kemudian upaya untuk mendirikan permukiman di pulau itu dilakukan oleh sekelompok orang Inggris.

Orang Indian Karibia yang bengis itu berhasil mendepak keluar semua calon pemukim sehingga baru pada tahun 1650 sebuah koloni berhasil didirikan oleh orang Prancis. Pulau itu berpindah tangan beberapa kali. Pada tahun 1783 akhirnya wilayah ini diserahkan kepada Inggris.

Negara ini memperoleh hak untuk berpemerintahan sendiri pada tahun 1967, sedangkan Inggris masih tetap bertanggung jawab atas segi pertahanan dan masalah luar negeri, dan selanjutnya memperoleh kemerdekaan penuh pada tahun 1974.

Perdana menterinya yang pertama adalah Eric Gairy. Gairy digulingkan dalam suatu kudeta pada tahun 1979 dan terbentuklah pemerintahan berhaluan Marxisme di bawah pimpinan Maurice Bishop.

Bishop membubarkan parlemen dan menjanjikan sebuah konstitusi baru yang akan menjadikan Grenada sebuah negara sosialis. Dia mulai menerima bantuan pembangunan dari Kuba dan berbagai negeri komunis lainnya.

Pada tahun 1983, Bishop ditahan dan kemudian dihukum mati dalam suatu kudeta militer yang berakhir setelah pasukan Amerika Serikat mendarat di pulau itu. Dalam pemilihan umum yang diselenggarakan pada tahun 1984, sebagian besar kursi dalam badan legislatif dimenangkan oleh Partai Nasional Baru. Pemimpinnya, yaitu Herbert A. Blaize, menjadi perdana menteri.

Diulas oleh KANTOR PENERANGAN PARIWISATA GRENADA
Editor: Sejarah Negara Com