POLRI kirim pasukan ke Afrika Tengah untuk menjaga perdamaian dunia

  • Whatsapp

Sejarah-negara.com, Jakarta – Jumat, 4 September 2020 bertempat di lapangan Gudang Hankam Bandara Internasional Soekarno Hatta Tangerang, Banten, dilaksanakannya apel Pemberangkatan Kontingen Satuan Tugas Garuda Bhayangkara II FPU 12 UNAMID dan FPU 2 MINUSCA, yang dipimpin langsung oleh Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri Irjen Pol. Drs. Johni Asadoma, M.Hum dihadiri Kepala Biro Misi Internasional Divhubinter Polri Brigjen Pol. Krishna Murti, S.I.K., M.Si dan pejabat utama Mabes Polri.

Pemberangkatan dibagi menjadi 2 chalk, Chalk 1 berangkat pada hari jumat tanggal 4 September 2020 pukul 22.00 WIB menggunakan Pesawat Boeing 767-300 milik UNITED NATIONS (PBB) yang bertolak dari bandara International Soekarno Hatta menuju Bandara Bangui Afrika Tengah dan Bandara El Fasher di Sudan, Afrika. Chalk 2 direncanakan akan berangkat pada tanggal 27 September 2020.

Bacaan Lainnya

Pelepasan  pasukan ke Afrika Tengah

Kadivhubinter Polri IRJEN POL. Johni Asadoma, M.Hum dalam amanatnya menegaskan bahwa anggota Polri yang akan melaksanakan tugas pada misi PBB untuk tetap menjaga nama baik Negara Kesatuan Republik Indonesia di mata internasional Seperti apa yang diucapkan Para Kasatgas FPU pada waktu Upacara Pelepasan Di Mabes Polri Lalu.

Keberangkatan pasukan ke Afrika Tengah

Usai menerima amanat langsung dari Kadihubinter, kedua kontingen pasukan perdamaian dunia tersebut melaksanakan “Tradisi Mencium Bumi” ini merupakan Simbol kecintaan dan kebanggaan mereka pada tanah Air Indonesia yang sesaat lagi akan mereka tinggalkan untuk bertugas membawa nama baik bangsa di dunia Internasional.

Biro Misi Internasional merupakan satuan kerja di bawah struktur Divisi Hubungan Internasional Polri yang membawahi Bagian Perdamaian dan Kemanusiaan atau Bagdamkeman, yang bertugas menyelenggarakan misi pemeliharaan perdamaian dan misi kemanusiaan non-konflik dalam wadah internasional PBB telah berhasil memberangkatkan ribuan personel Polri dalam penugasan sebagai Formed Police Unit (FPU) pada misi UNAMID di Sudan sejak 2008 dan MINUSCA di Republik Afrika Tengah sejak 2019.

Pos terkait