May 2, 2013

Organisasi negara-negara non-Blok

Perkembangan setelah berakhirnya Perang Dunia 2 di dunia ini lahir dua blok. Blok Barat yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan Blok Timur sebagai Blok Sosialis-Komunis dipimpin oleh Uni Sovyet. Dua blok ini merupakan 2 kekuatan raksasa dunia yang saling bersaing. Hal ini telah menyebabkan adanya berbagai ketegangan dunia yang dikenal sebagai perang dingin.

Melihat perkembangan seperti itu, maka negara-negara yang sedang berkembang yang tidak mask dalam salah satu blok perlu mengurus diri sendiri. Dibentuklah suatu organisasi yang mengurus kerja sama dan persatuan di antara negara-negara yang sedang berkembang itu. Organisasi ini lazim disebut dengan Organisasi non-Blok. Lahirnya organisasi non-Blok ini sekaligus sebagai usaha untuk meredakan ketegangan dunia yang disebabkan persaingan Blok Barat dan Blok Timur.

Untuk menyatakan kehendak dan memperkokoh rasa persatuan di antara negara-negara non-Blok itu, diadakan KTT. Pemrakarsa dari KTT non-Blok ini adalah Presiden Tito dari Yugoslavia dan Presiden Gamal Abdul Nasser dari Mesir. Indonesia yang menganut politik bebas aktif mendukung sepenuhnya ide KTT ini.

Artikel Terkait

Tiada yang paling membahagiakan selain berbagi.