Skip to main content

Arti lambang ASEAN dan penjelasannya

Lambang negara ASEAN atau Lambang ASEAN menggambarkan seikat batang padi yang berjumlah sesuai dengan jumlah anggotanya. Arti lambang ASEAN ini menggambarkan solidaritas dan kesepakatan ASEAN serta keterikatannya untuk bekerja sama bagi aspirasi da kemakmuran rakyatnya (lihat artikel Terbentuknya ASEAN dan tujuannya). arti lambang ASEAN tersebut juga menggambarkan kesetiaan ASEAN pada perdamaian dan stabilitas kawasan dalam hubungannya dengan dunia pada umumnya.

Arti lambang ASEAN
Lambang atau logo ASEAN tergambar seperti berikut:
Dari gambar arti lambang ASEAN di atas dapat dijelaskan sebagai berikut:
  1. Batang padi : Cokelat, melambangkan kekuatan dan stabilitas.
  2. Tulisan ASEAN dan lingkaran : Biru, melambangkan persahabatan,
  3. Dasar : Kuning, menggambarkan kemakmuran.

Lambang ASEAN dan penjelasannya
Lambang ASEAN


Dari penjelasan arti lambang ASEAN tersebut dapat disimpulkan bahwa negara-negara ASEAN memiliki tujuan yang mulia untuk seluruh anggotanya.

Update : selain logo ASEAN berwarna di atas, mungkin untuk kepentingan tertentu dibutuhkan dalam warna hitam putih saja. Untuk itu, di bawah ini saya sertakan gambar logo ASEAN hitam putih (black and white).

logo asean hitam putih (black and white)
ASEAN logo black and white
Kilas sejarah
Mengapa dalam lambang ASEAN ada gambar padi? Karena padi melambangkan bahan pangan yang mayoritas merupakan makanan pokok masyarakat negara di Asia Tenggara dan tanaman padi mungkin adalah tanaman terpenting bagi masyarakat Asia Tenggara. Padi merupakan lambang kemakmuran, karena jika pangan tercukupi maka secara otomatis masyarakat suatu negara akan akan hidup sejahtera.

Tentunya hal ini merupakan impian semua negara, begitu pula Bapak pendiri ASEAN yang memimpikan negara-negara di kawasan Asia Tenggara menjadi wilayah yang makmur dan damai.

Gambar padi terikat yang ada pada lambang ASEAN baru merupakan lambang persatuan. Sebelumnya, lambang ASEAN lama terdiri dari 6 batang padi, yang mencerminkan 5 negara pendiri ASEAN, yaitu: Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand.

Setelah kelima negara tersebut, 5 negara lain yang ada di kawasan Asia Tenggara pun satu demi satu bergabung, yaitu: Brunei (8 Januari 1984), Vietnam (28 Juli 1995), Laos dan Birma (Myanmar) (23 Juli 1997), dan terakhir Kamboja meskipun negara ini pernah menunda keanggotaannya

Sampai saat ini, anggota negara ASEAN ada 10, yaitu: Brunei Darussalam, Filipina, Indonesia, Kamboja, Laos, MalaysiaMyanmar, Singapura, Thailand, Vietnam.

No Negara Ibu Kota
1 Brunei Darussalam Bandar Seri Begawan
2 Filipina Manila
3 IndonesiaJakarta
4 Kamboja Phnom Phen
5 Laos Vientiane
6 Malaysia Kuala Lumpur
7 Myanmar Naypyidaw
8 Singapura Singapura
9 ThailandBangkok
10 Vietnam Hanoi

Itulah penjelasan mengenai arti lambang ASEAN, semoga berguna bagi anda pengunjung setia blog Sejarah Nasional dan Dunia

Popular posts from this blog

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya - Seperti telah kita ketahui bahwa pulau Jawa merupakan pulau yang lebih padat penduduknya daripada pulau-pulau lain di Indonesia. Selain itu, Pulau Jawa Dwipa bisa dikatakan sebagai pusat sejarah peradaban sejak zaman kerajaan, sebagai contoh zaman Kerajaan Majapahit.
Pulau Jawa sampai saat admin menuliskan ini dibagi dalam 4 provinsi, yaitu Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Provinsi Jawa Timur. Masing-masing provinsi membawahi kabupaten dan kota administratif.
Pulau Jawa merupakan pulau yang subur makmur dengan batas-batasnya sebagai berikut: sebelah barat: Selat SundaSebelah timur: Selat Balisebelah utara: Laut Jawasebelah selatan: Samudera Indonesia/Samudera Hindia
Gambar Peta Pulau Jawa Mengacu pada judul di atas, kali ini sejarah negara akan melampirkan Peta Pulau Jawa yang meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Karena wilayahnya memanjang dari barat ke timur peta tersebut ukurannya …

Sebab umum dan sebab khusus Perang Diponegoro

Sejarah Nasional.Perang Diponegoro berlangsung selama lima tahun yaitu dari tahun 1825 hingga tahun 1830. Hal ini secara gamblang telah di bahas pada artikel Perang Diponegoro terjadi tahun 1825-1830. Untuk kali ini Sejarah Nasional dan Dunia akan membahas secara lebih spesifik tentang penyebab terjadinya perang tersebut.
Sebab terjadinya Perang Diponegoro dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebab umum dan sebab khusus. Berikut pembahasannya.
Sebab umum Rakyat dibelit oleh berbagai bentuk pajak dan pungutan yang menjadi beban turun-temurun.Pihak keraton Jogjakarta tidak berdaya menghadapi campur tangan politik pemerintah kolonial.Kalangan keraton hidup mewah dan tidak mempedulikan penderitaan rakyat.
Sebab khusus Pangeran Diponegoro tersingkir dari elite kekuasaan, karena menolak berkompromi dengan pemerintah kolonial. Pangeran Diponegoro memilih mengasingkan diri ke Tegalrejo untuk memusatkan perhatian pada kehidupan keagamaan.Pemerintah kolonial melakukan provokasi dengan membuat jalan yan…

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie

Turunnya Soeharto dari jabatan kepresidenan pada tanggal 21 Mei 1998 menjadi awal lahirnya era Reformasi di Indonesia. Perkembangan politik ketika itu ditandai dengan pergantian presiden di Indonesia. Seperti telah di bahas pada Kronologi reformasi indonesia tahun 1998, bahwa Segera setelah Soeharto mengundurkan diri, Mahkamah Agung mengambil sumpah Baharuddin Jusuf Habibie sebagai presiden.

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie berlangsung dari tanggal 21 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999. Pengangkatan Habibie sebagai presiden ini memunculkan kontroversi di masyarakat. Pihak yang pro menganggap pengangkatan Habibie sudah konstitusional, sedangkan pihak yang kontra menganggap bahwa Habibie sebagai kelanjutan dari era Soeharto dan pengangkatannya dianggap tidak konstitusional.

Pengambilan sumpah beliau sebagai presiden dilakukan di Credential Room, Istana Merdeka. Dalam pidato yang pertama setelah pengangkatannya, B.J. Habibie menyampaikan hal-hal sebagai berikut : Mohon dukungan dari …