Sejarah dan Fakta-Fakta di Balik Kisah Tenggelam Kapal Titanic

Sejarah dan Fakta-Fakta di Balik Kisah Tenggelam Kapal Titanic - Kapal Titanic merupakan kapal penumpang milik White Star Line, dibangun di galangan kapal Harland and Wolff di Belfast, Irlandia Utara, didesain untuk menyaingi kapal Lusitania dan Mauretania milik Cunard Line.

Titanic, bersama kapal saudara kembarnya Olympic dibuat untuk menjadi kapal paling mewah dan terbesar yang pernah dibuat. Dan dibalik kisah tenggelamnya kapal titanic, ternyata terdapat fakta-fakta dibalik kisah tenggelamnya kapal titanic yang di ulas oleh Yahoo Network Contributor sebagai berikut:

Kumpulan sejarah kapal titanic
Gambar ilustrasi tenggelamnya kapal Titanic

  • Dua anak yang diculik lolos dari kapal dan selamat setelah naik sekoci. Ayah mereka, Michel Navratil, telah mengambil mereka dalam sengketa hak asuh dan memesan tiket di Titanic dengan nama samaran, menurut Biography.com. Mereka dikembalikan ke ibu mereka setelah bencana dan sang ayah diketahui tewas.
  • Doc Owen dan Kid Harry Homer, dua penjudi laki-laki, berpakaian sebagai perempuan untuk mendapatkan akses ke sekoci.
  • Seorang wanita penumpang kapal sekoci menderita patah tulang rusuk setelah pria berdarah Jerman-Amerika yang berbadan besar, Dr. Henry William Frauenthal, jatuh menimpanya, tulis Book of Odds.
  • Empat kasus opium ditemukan di atas kapal. Pemilik opium tidak pernah teridentifikasi, tetapi opium itu diduga milik John Jacob Astor yang keluarganya menjalankan bisnis penjualan opium.
  • 65 sampel parfum dibuat di atas kapal oleh Adolphe Saalfeld, pembuat parfum dari Manchester, Inggris. Enam puluh tiga sampel telah ditemukan.
  • Dalam satu sekoci, setengah lusin perempuan mengancam akan bunuh diri ketika mereka menyadari Titanic tenggelam. Dari 705 orang yang selamat, delapan orang belakangan bunuh diri, Book of Odds mencatat. Salah satunya, Annie Robinson, seorang pramugari di kapal. Dia melompat dari kapal dan tenggelam.
  • Pada sekoci ke-8, Countess Rothes mengambil kemudi. Para penumpang sekoci yang melakukan voting memutuskan untuk tidak kembali untuk mencoba menyelamatkan orang lain.
  • Anjing perwira pertama, Rigel, berenang selama tiga jam mencari tuannya. Rigel akhirnya membantu mengingatkan Carpathia untuk ke sekoci penuh korban yang melayang di bawah haluannya dan berisiko tertabrak.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

.Iklan Bawah Artikel