Skip to main content

2 periode Revolusi Kuba

Kuba merupakan negara pulau yang terletak di Teluk Meksiko, Laut Karibia. Oleh karena letak Kuba yang strategis, maka pada masa Perang Dingin tidak lepas dari incaran perluasan pengaruh dan ideologi Amerika Serikat dan Uni Soviet. Kuba merupakan negara republik komunis pertama yang berada di belahan bumi Barat. Letak Kuba yang dekat dengan Amerika Serikat menjadi ancaman serius bagi AS.

Perjalanan sejarah politik Kuba diwarnai dengan pemerintahan yang diktatorial yang saling menjatuhkan melalui proses kudeta. Revolusi Kuba merupakan perubahan mendasar dalam sistem pemerintahan yang berpengaruh pada seluruh aspek kehidupan di Kuba.

Revolusi Kuba terjadi dua periode, yaitu masa pemerintahan Fulgencia Batista dan Fidel Castro. Jalannya Revolusi Kuba adalah sebagai berikut :

Masa pemerintahan Fulgencia Batista
Revolusi Kuba pada masa pemerintahan ini ditandai dengan pergantian kepemimpinan dari Gerrardo Machado digantikan oleh Fulgencia Batista. Latar belakang penggulingan Gerrardo dari kursi pemerintahan adalah kekecewaan rakyat Kuba terhadap pemerintahan yang dijalankannya dengan diktator dan korup.

Akhirnya pemerintahan Machado ditumbangkan oleh kekuatan militer pimpinan Fulgencia Batista. Ia berkuasa di Kuba pada tahun 1940-1944. Pada masa pemerintahannya situasi dan kondisi Kuba tidak jauh berbeda dengan masa sebelumnya. Batista membangun benteng kekuasaan melalui tangan-tangan polisi dan tentara yang setiap saat dapat membungkam surat-surat kabar, memenjarakan dan menyiksa wartawan, mengancam politikus saingannya serta mengasingkannya di Miami.

Kepemimpinan Batista yang diktator pernah berakhir pada tahun 1944 dengan terpilihnya Carlos Prio secara demokratis dalam pemilihan umum. Namun, Batista dapat berkuasa lagi dari tahun 1952 sampai 1958. Pada pemerintahan Batista yang kedua ini mengalami banyak perlawanan dari rakyat dan gerilyawan revolusioner.

Ada dua kelompok gerilyawan yang menentang Batista. Kelompok pertama bernama The Second Front yang dipimpin oleh Eloy Guierez yang berpusat di Pegunungan Escambray. Kelompok yang kedua adalah kelompok yang mendorong terjadinya Revolusi Kuba, yaitu kelompok revolusioner pimpinan Fidel Castro.

Popular posts from this blog

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya - Seperti telah kita ketahui bahwa pulau Jawa merupakan pulau yang lebih padat penduduknya daripada pulau-pulau lain di Indonesia. Selain itu, Pulau Jawa Dwipa bisa dikatakan sebagai pusat sejarah peradaban sejak zaman kerajaan, sebagai contoh zaman Kerajaan Majapahit.
Pulau Jawa sampai saat admin menuliskan ini dibagi dalam 4 provinsi, yaitu Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Provinsi Jawa Timur. Masing-masing provinsi membawahi kabupaten dan kota administratif.
Pulau Jawa merupakan pulau yang subur makmur dengan batas-batasnya sebagai berikut: sebelah barat: Selat SundaSebelah timur: Selat Balisebelah utara: Laut Jawasebelah selatan: Samudera Indonesia/Samudera Hindia
Gambar Peta Pulau Jawa Mengacu pada judul di atas, kali ini sejarah negara akan melampirkan Peta Pulau Jawa yang meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Karena wilayahnya memanjang dari barat ke timur peta tersebut ukurannya …

Sebab umum dan sebab khusus Perang Diponegoro

Sejarah Nasional.Perang Diponegoro berlangsung selama lima tahun yaitu dari tahun 1825 hingga tahun 1830. Hal ini secara gamblang telah di bahas pada artikel Perang Diponegoro terjadi tahun 1825-1830. Untuk kali ini Sejarah Nasional dan Dunia akan membahas secara lebih spesifik tentang penyebab terjadinya perang tersebut.
Sebab terjadinya Perang Diponegoro dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebab umum dan sebab khusus. Berikut pembahasannya.
Sebab umum Rakyat dibelit oleh berbagai bentuk pajak dan pungutan yang menjadi beban turun-temurun.Pihak keraton Jogjakarta tidak berdaya menghadapi campur tangan politik pemerintah kolonial.Kalangan keraton hidup mewah dan tidak mempedulikan penderitaan rakyat.
Sebab khusus Pangeran Diponegoro tersingkir dari elite kekuasaan, karena menolak berkompromi dengan pemerintah kolonial. Pangeran Diponegoro memilih mengasingkan diri ke Tegalrejo untuk memusatkan perhatian pada kehidupan keagamaan.Pemerintah kolonial melakukan provokasi dengan membuat jalan yan…

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie

Turunnya Soeharto dari jabatan kepresidenan pada tanggal 21 Mei 1998 menjadi awal lahirnya era Reformasi di Indonesia. Perkembangan politik ketika itu ditandai dengan pergantian presiden di Indonesia. Seperti telah di bahas pada Kronologi reformasi indonesia tahun 1998, bahwa Segera setelah Soeharto mengundurkan diri, Mahkamah Agung mengambil sumpah Baharuddin Jusuf Habibie sebagai presiden.

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie berlangsung dari tanggal 21 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999. Pengangkatan Habibie sebagai presiden ini memunculkan kontroversi di masyarakat. Pihak yang pro menganggap pengangkatan Habibie sudah konstitusional, sedangkan pihak yang kontra menganggap bahwa Habibie sebagai kelanjutan dari era Soeharto dan pengangkatannya dianggap tidak konstitusional.

Pengambilan sumpah beliau sebagai presiden dilakukan di Credential Room, Istana Merdeka. Dalam pidato yang pertama setelah pengangkatannya, B.J. Habibie menyampaikan hal-hal sebagai berikut : Mohon dukungan dari …