Skip to main content

Bentuk kerja sama ekonomi antarnegara

Menurut jumlah negara yang mengadakan, kerja sama ekonomi dibedakan menjadi 3, yaitu sebagai berikut :
1. Kerja sama ekonomi bilateral, adalah bentuk kerja sama ekonomi antara dua negara.
2. Kerja sama ekonomi regional, adalah merupakan suatu bentuk kerja sama ekonomi yang dilakukan oleh beberapa negara yang berada pada satu kawasan atau daerah yang saling berdekatan. Misalnya ASEAN, MEE, dan sebagainya.
3. Kerja sama ekonomi Internasional, merupakan suatu bentuk kerja sama ekonomi yang terdiri dari beberapa negara di dunia.

Penanaman modal asing (PMA)
Sampai sekarang Indonesia tengah melaksanakan pembangunan ekonomi. Banyak sekali potensi seperti kekayaan alam dan jumlah penduduk yang perlu dimanfaatkan untuk memajukan perekonomian nasional. Oleh karena itu, untuk menggali dan memanfaatkan semua potensi yang ada pemerintah memperbolehkan negara asing menanamkan modalnya ke Indonesia.

Agar negara lain tertarik untuk menanamkan modalnya ke Indonesia, pemerintah memberikan berbagai kemudahan atau fasilitas. Misalnya penyederhanaan prosedur perizinan, keringanan pabean, jaminan pemasaran produk, dan keringanan pajak sampai batas waktu tertentu.

Keuntungan Penanaman Modal Asing adalah sebagai berikut :
  1. Negara akan mendapatkan pajak dari perusahaan asing yang menanamkan modalnya di Indonesia.
  2. Dengan masuknya modal ke Indonesia, maka kegiatan ekonomi di Indonesia akan meningkat. Akhirnya lapangan pekerjaan pun semakin luas.
  3. Negara kita dapat menimba ilmu pengetahuan, bahkan bisa alih teknologi dari negara-negara yang menanamkan modalnya di Indonesia.
  4. Untuk produk-produk yang dibuat di dalam negeri (dengan penanaman modal asing) harganya akan lebih murah jika dibandingkan dengan diproduksi di luar negeri.
  5. Negara kita dapat mengurangi impor untuk barang yang produksinya diperbanyak di dalam negeri dengan penanaman modal asing, sehingga devisa kita dapat dihemat.

Bantuan kredit luar negeri
Pada umumnya negara yang sedang berkembang mendapat bantuan kredit dari negara-negara maju untuk mempercepat pembangunan dan pertumbuhan ekonominya. Negara-negara maju yang memberikan pinjaman disebut kreditor, sedangkan yang mendapatkan bantuan pinjaman disebut debitor.

Ada 3 jenis pinjaman luar negeri, yaitu sebagai berikut :
  1. Pinjaman jangka pendek, yaitu pinjaman yang pelunasannya kurang dari satu tahun.
  2. Pinjaman jangka menengah, yaitu pinjaman yang pelunasannya antara satu sampai lima tahun.
  3. Pinjaman jangka panjang, yaitu pinjaman yang pelunasannya lebih dari lima tahun.
Syarat kredit luar negeri adalah sebagai berikut :
1 Pinjaman itu tidak mengikat dari segi ekonomi maupun politik.
2.Pinjaman tersebut bukan pinjaman jangka pendek.
Pinjaman ini dikaitkan dengan kemampuan pelunasan negara kita. Artinya diusahakan agar hasil-hasil dari pinjaman tersebut dapat untuk mencicil utangnya. Jika pinjaman tersebut dalam jangka pendek, maka pinjaman tersebut belum sempat menghasilkan sampai waktu pelunasannya tiba.
3. Tingkat bunganya harus rendah
Indonesia tidak bersedia menerima pinjaman dari luar negeri yang tingkat bunganya tinggi, karena semua kebijakan ekonomi internasional kita selalu diabdikan kepada kepentingan pembangunan ekonomi dalam negeri.

Kerjasama kelompok produsen
Agar harga produk tertentu tidak begitu saja diombang-ambingkan oleh pembeli di pasar internasional, para produsen produk tersebut bisa melakukan kerjasama untuk memperkuat posisi mereka. Kerja sama seperti ini disebut kartel.

Oleh karena itu, timbullah kelompok negara produsen produk tertentu. Misalnya adanya kelompok negara penghasil karet, kopi, teh, dan negara penghasil minyak. Pada intinya, mereka membentuk kelompok untuk melindungi posisi pasar mereka.

Kerjasama kelompok produsen ini dapat terjadi dalam beberapa bentuk, yaitu sebagai berikut :
1. Para produsen mengatur agen penjual tunggal yang membeli semua produk mereka dengan harga yang disepakati. Mereka juga sepakat mengatur pemasaran produk secara terkoordinasi.

2. Para produsen melakukan perjanjian menentukan harga jual yang sama. Akibatnya persaingan persaingan produk mereka bukan dalam hal harga, melainkan lebih dalam hal diferensiasi produk (misalnya, kemasan dan rasa yang beraneka ragam).

3. Para produsen sepakat membatasi jumlah produksi termasuk pemakaian sistem kuota.

Baca juga:

Popular posts from this blog

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya - Seperti telah kita ketahui bahwa pulau Jawa merupakan pulau yang lebih padat penduduknya daripada pulau-pulau lain di Indonesia. Selain itu, Pulau Jawa Dwipa bisa dikatakan sebagai pusat sejarah peradaban sejak zaman kerajaan, sebagai contoh zaman Kerajaan Majapahit.
Pulau Jawa sampai saat admin menuliskan ini dibagi dalam 4 provinsi, yaitu Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Provinsi Jawa Timur. Masing-masing provinsi membawahi kabupaten dan kota administratif.
Pulau Jawa merupakan pulau yang subur makmur dengan batas-batasnya sebagai berikut: sebelah barat: Selat SundaSebelah timur: Selat Balisebelah utara: Laut Jawasebelah selatan: Samudera Indonesia/Samudera Hindia
Gambar Peta Pulau Jawa Mengacu pada judul di atas, kali ini sejarah negara akan melampirkan Peta Pulau Jawa yang meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Karena wilayahnya memanjang dari barat ke timur peta tersebut ukurannya …

Sebab umum dan sebab khusus Perang Diponegoro

Sejarah Nasional.Perang Diponegoro berlangsung selama lima tahun yaitu dari tahun 1825 hingga tahun 1830. Hal ini secara gamblang telah di bahas pada artikel Perang Diponegoro terjadi tahun 1825-1830. Untuk kali ini Sejarah Nasional dan Dunia akan membahas secara lebih spesifik tentang penyebab terjadinya perang tersebut.
Sebab terjadinya Perang Diponegoro dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebab umum dan sebab khusus. Berikut pembahasannya.
Sebab umum Rakyat dibelit oleh berbagai bentuk pajak dan pungutan yang menjadi beban turun-temurun.Pihak keraton Jogjakarta tidak berdaya menghadapi campur tangan politik pemerintah kolonial.Kalangan keraton hidup mewah dan tidak mempedulikan penderitaan rakyat.
Sebab khusus Pangeran Diponegoro tersingkir dari elite kekuasaan, karena menolak berkompromi dengan pemerintah kolonial. Pangeran Diponegoro memilih mengasingkan diri ke Tegalrejo untuk memusatkan perhatian pada kehidupan keagamaan.Pemerintah kolonial melakukan provokasi dengan membuat jalan yan…

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie

Turunnya Soeharto dari jabatan kepresidenan pada tanggal 21 Mei 1998 menjadi awal lahirnya era Reformasi di Indonesia. Perkembangan politik ketika itu ditandai dengan pergantian presiden di Indonesia. Seperti telah di bahas pada Kronologi reformasi indonesia tahun 1998, bahwa Segera setelah Soeharto mengundurkan diri, Mahkamah Agung mengambil sumpah Baharuddin Jusuf Habibie sebagai presiden.

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie berlangsung dari tanggal 21 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999. Pengangkatan Habibie sebagai presiden ini memunculkan kontroversi di masyarakat. Pihak yang pro menganggap pengangkatan Habibie sudah konstitusional, sedangkan pihak yang kontra menganggap bahwa Habibie sebagai kelanjutan dari era Soeharto dan pengangkatannya dianggap tidak konstitusional.

Pengambilan sumpah beliau sebagai presiden dilakukan di Credential Room, Istana Merdeka. Dalam pidato yang pertama setelah pengangkatannya, B.J. Habibie menyampaikan hal-hal sebagai berikut : Mohon dukungan dari …