Skip to main content

Daftar KTT Non Blok I sampai XV

Jika pada artikel KTT non-Blok lanjutan telah dibahas tentang KTT Non Blok sampai 6 kali, pada artikel sejarah ini akan dibahas mengenai Konferensi Tingkat Tinggi yang sama namun sampai pada yang ke XV. Selengkapnya sebagai berikut :

Negara anggota : 117 negara
Negara pemantau : 14 negara
Organisasi pemantau : PBB, Uni Afrika Selatan dan Liga Arab.

1. KTT I
Dilaksanakan tanggal 1 sampai dengan 6 Desember 1961, di Beograd, Yugoslavia.
Hasil :
  • Gerakan Non Blok bukan organisasi pembentuk blok sendiri.
  • Gerakan Non Blok wadah perjuangan yang tidak bersifat pasif.
  • Gerakan Non Blok mendukung setiap usaha menentang imperialisme, kolonialisme, neokolonialisme, rasialisme, apartheid, serta zionisme (penjajahan dalam segala bentuk).

Foto KTT Non Blok I sampai XV

2. KTT II
Dilaksanakan tanggal 5 - 10 Oktober 1964, di Kairo, Mesir.
Hasil : demokrasi, hubungan internasional, kerjasama budaya.

3. KTT III
Dilaksanakan tanggal 10 Oktober 1970, di Lusaka, Zambia.
Hasil : kerja sama ekonomi dunia ke-3 (negara berkembang).

4. KTT IV
Dilaksanakan tanggal 5 - 9 September 1973, di Aljir, Aljazair.
Hasil : kerja sama ekonomi negara berkembang dan negara maju, serta mengatasi ketegangan politik di Timur Tengah dan Afrika.

5. KTT V
Dilaksanakan tanggal 16 - 19 September 1976, di Kolombo, Srilangka.
Hasil : bahaya perang nuklir, memperkokoh persatuan, masalah Timor Timur (usulan Angola, dulu jajahan Portugis).

6. KTT VI
Dilaksanakan tanggal 3 - 9 September 1979, Havana, Kuba.
Hasil : adanya perbedaan pandangan dalam Gerakan Non Blok, yaitu antara golongan Radikal (Kuba, Aljazair, Vietnam) dengan golongan moderat (Indonesia, Yugoslavia, India, Srilangka) tentang masalah serangan RRC ke Vietnam, perang saudara Kamboja, persetujuan Camp David (Mesir - Israel).

7. KTT VII
Dilaksanakan tanggal,...... September 1982, di New Delhi, India.
Hasil : adanya perbedaan pendapat dalam GNB, bahwa ternyata Kuba pro Uni Soviet, sehingga ketua GNB mengancam mengeluarkan Kuba dari anggota GNB.

8. KTT VIII
Dilaksanakan tanggal 1 - 6 September 1986, di Harare, Zimbabwe.
Hasil : setelah meredanya Perang Dingin Amerika Serikat, Uni Soviet lebih menekankan pada masalah sosial - ekonomi.

9. KTT IX
Dilaksanakan tanggal 4 - 7 September 1989, Beograd, Yugoslavia.
Hasil : kurang membawa hasil bermanfaat karena perpecahan dalam negeri negeri Federasi, Yugoslavia.

10. KTT X
Dilaksanakan tanggal 1 - 7 September 1992, Jakarta, Indonesia.
Hasil : penyelesaian Hutang Negara Berkembang.
Adanya Deklarasi : Jakarta Message (Pesan Jakarta).

11. KTT XI
Dilaksanakan tanggal 18 - 20 Oktober 1995, di Cartagena de Indieas, Kolombia.
Hasil : upaya rekonstrukturisasi Dewan Keamanan PBB.

12. KTT XII
Dilaksanakan tanggal 2 - 3 Desember 1999, di Durban, Afrika Selatan.
Hasil : perjuangan demokrasi bagi pengakuan negara dunia ke-3.
Kebijakan hubungan internasional Indonesia.

13. KTT XIII
Dilaksanakan tanggal 20 - 25 Pebruari 2003, di Kuala Lumpur, Malaysia.
Hasil :
- Menerima aonggota baru Timor Leste, Saint Vincent, Grendinis, sehingga berjumlah 116 negara
- Menentang terjadinya perang AS - Inggris terhadap Irak.

14. KTT IV
Dilaksanakan tanggal 11 - 16 September 2006, di Havana, Kuba.
Hasil :
- menyelamatkan dunia dari bahaya terorisme internasional.
- memperjuangkan kepentingan bersama di segala bidang.
- pemanfaatan teknologi tinggi untuk peningkatan kesejahteraan rakyat di masing-masing negara.
- serukan pembahasan soal nuklir Iran.

15. KTT XV
Dilaksanakan tanggal 11 - 16 Juli 2009, di Sharm El-Sheikh, Mesir.
Hasil :
- perhatian pada krisis ekonomi dan moneter global.
- perlunya komunitas internasional kembali pada komitmen pada prinsip Piagam PBB.
- peningkatan kerja sama antar negara maju dan berkembang.

Popular posts from this blog

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya - Seperti telah kita ketahui bahwa pulau Jawa merupakan pulau yang lebih padat penduduknya daripada pulau-pulau lain di Indonesia. Selain itu, Pulau Jawa Dwipa bisa dikatakan sebagai pusat sejarah peradaban sejak zaman kerajaan, sebagai contoh zaman Kerajaan Majapahit.
Pulau Jawa sampai saat admin menuliskan ini dibagi dalam 4 provinsi, yaitu Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Provinsi Jawa Timur. Masing-masing provinsi membawahi kabupaten dan kota administratif.
Pulau Jawa merupakan pulau yang subur makmur dengan batas-batasnya sebagai berikut: sebelah barat: Selat SundaSebelah timur: Selat Balisebelah utara: Laut Jawasebelah selatan: Samudera Indonesia/Samudera Hindia
Gambar Peta Pulau Jawa Mengacu pada judul di atas, kali ini sejarah negara akan melampirkan Peta Pulau Jawa yang meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Karena wilayahnya memanjang dari barat ke timur peta tersebut ukurannya …

Sebab umum dan sebab khusus Perang Diponegoro

Sejarah Nasional.Perang Diponegoro berlangsung selama lima tahun yaitu dari tahun 1825 hingga tahun 1830. Hal ini secara gamblang telah di bahas pada artikel Perang Diponegoro terjadi tahun 1825-1830. Untuk kali ini Sejarah Nasional dan Dunia akan membahas secara lebih spesifik tentang penyebab terjadinya perang tersebut.
Sebab terjadinya Perang Diponegoro dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebab umum dan sebab khusus. Berikut pembahasannya.
Sebab umum Rakyat dibelit oleh berbagai bentuk pajak dan pungutan yang menjadi beban turun-temurun.Pihak keraton Jogjakarta tidak berdaya menghadapi campur tangan politik pemerintah kolonial.Kalangan keraton hidup mewah dan tidak mempedulikan penderitaan rakyat.
Sebab khusus Pangeran Diponegoro tersingkir dari elite kekuasaan, karena menolak berkompromi dengan pemerintah kolonial. Pangeran Diponegoro memilih mengasingkan diri ke Tegalrejo untuk memusatkan perhatian pada kehidupan keagamaan.Pemerintah kolonial melakukan provokasi dengan membuat jalan yan…

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie

Turunnya Soeharto dari jabatan kepresidenan pada tanggal 21 Mei 1998 menjadi awal lahirnya era Reformasi di Indonesia. Perkembangan politik ketika itu ditandai dengan pergantian presiden di Indonesia. Seperti telah di bahas pada Kronologi reformasi indonesia tahun 1998, bahwa Segera setelah Soeharto mengundurkan diri, Mahkamah Agung mengambil sumpah Baharuddin Jusuf Habibie sebagai presiden.

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie berlangsung dari tanggal 21 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999. Pengangkatan Habibie sebagai presiden ini memunculkan kontroversi di masyarakat. Pihak yang pro menganggap pengangkatan Habibie sudah konstitusional, sedangkan pihak yang kontra menganggap bahwa Habibie sebagai kelanjutan dari era Soeharto dan pengangkatannya dianggap tidak konstitusional.

Pengambilan sumpah beliau sebagai presiden dilakukan di Credential Room, Istana Merdeka. Dalam pidato yang pertama setelah pengangkatannya, B.J. Habibie menyampaikan hal-hal sebagai berikut : Mohon dukungan dari …