Skip to main content

Berbagai penghargaan terhadap Bunda Teresa

Biografi. Bunda Teresa adalah biarawati yang mengabdi pada kemanusiaan seumur hidupnya. Ia menegaskan diri sebagai sosok yang berjuang untuk kemanusiaan. Kehidupannya sebagai biarawati tidak membuatnya tenang ketika melihat kemiskinan di sekitarnya melanda.

Hati nuraninya telah menggerakkan dirinya ke arah perjuangan kemanusiaan tiada henti. Tekad, keteguhan hati, keyakinan untuk memberikan harapan serta optimisme bagi mereka yang putus asa dan menderita terus menyala di hatinya.

Cita-cita luhur Bunda Teresa untuk kemanusiaan tidak pernah surut oleh waktu. Kegigihannya yang tidak pernah mengharapkan imbalan dari siapapun selain hanya mengabdi, ternyata memberikan percikan oase bagi masyarakat untuk berjuang demi kemanusiaan. Secara bersama-sama masyarakat membantu perjuangannya untuk menolong masyarakat miskin dan menderita.

Berbagai penghargaan terhadap Bunda Teresa
Atas jasa-jasanya itulah Bunda Teresa diberikan penghargaan oleh pemerintah India, Padmasari, tepatnya pada tahun 1963. Penghargaan ini diberikan kepadanya secara internasional.

Selain itu, berkat jiwa sosial kemanusiaan yang ia sebarkan ke seluruh dunia, ia mendapatkan penghargaan dari berbagai kalangan. Yaitu :
1. Pada tahun 1972, ia menerima Pandit Nehru Prize dari pemerintah India.
2. Pada tahun 1973 ia menerima Templeton Prize dari Pangeran Edinburg.
3. Tahun 1979 ia menerima John XXII International Prize for Peace dari Paus Paulus VI, serta penghargaan Good Samaritan di Boston.
4. Pada tahun 1979 pula ia menerima hadiah Nobel Perdamaian.

Kehadiran Bunda Teresa seolah menjadi obat luka bagi kemanusiaan. Perjuangannya telah menginspirasi dunia untuk melawan kemiskinan dan berjuang demi kemanusiaan. Ia telah memberikan inspirasi bahwa menjadi manusia tidaklah harus menepi dari keramaian hanya untuk berdoa, sementara kehidupan sekitar masih banyak yang harus dibenahi.

VCita-citanya yang mulia untuk kemanusiaan akan terus hidup di hati setiap insan. Ia telah menyadarkan manusia agar memiliki kesadaran hidup untuk berbagi, menyantuni, dan menanggung beban orang lain tanpa memperhatikan imbalan dari siapapun.

Popular posts from this blog

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya - Seperti telah kita ketahui bahwa pulau Jawa merupakan pulau yang lebih padat penduduknya daripada pulau-pulau lain di Indonesia. Selain itu, Pulau Jawa Dwipa bisa dikatakan sebagai pusat sejarah peradaban sejak zaman kerajaan, sebagai contoh zaman Kerajaan Majapahit.
Pulau Jawa sampai saat admin menuliskan ini dibagi dalam 4 provinsi, yaitu Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Provinsi Jawa Timur. Masing-masing provinsi membawahi kabupaten dan kota administratif.
Pulau Jawa merupakan pulau yang subur makmur dengan batas-batasnya sebagai berikut: sebelah barat: Selat SundaSebelah timur: Selat Balisebelah utara: Laut Jawasebelah selatan: Samudera Indonesia/Samudera Hindia
Gambar Peta Pulau Jawa Mengacu pada judul di atas, kali ini sejarah negara akan melampirkan Peta Pulau Jawa yang meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Karena wilayahnya memanjang dari barat ke timur peta tersebut ukurannya …

Sebab umum dan sebab khusus Perang Diponegoro

Sejarah Nasional.Perang Diponegoro berlangsung selama lima tahun yaitu dari tahun 1825 hingga tahun 1830. Hal ini secara gamblang telah di bahas pada artikel Perang Diponegoro terjadi tahun 1825-1830. Untuk kali ini Sejarah Nasional dan Dunia akan membahas secara lebih spesifik tentang penyebab terjadinya perang tersebut.
Sebab terjadinya Perang Diponegoro dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebab umum dan sebab khusus. Berikut pembahasannya.
Sebab umum Rakyat dibelit oleh berbagai bentuk pajak dan pungutan yang menjadi beban turun-temurun.Pihak keraton Jogjakarta tidak berdaya menghadapi campur tangan politik pemerintah kolonial.Kalangan keraton hidup mewah dan tidak mempedulikan penderitaan rakyat.
Sebab khusus Pangeran Diponegoro tersingkir dari elite kekuasaan, karena menolak berkompromi dengan pemerintah kolonial. Pangeran Diponegoro memilih mengasingkan diri ke Tegalrejo untuk memusatkan perhatian pada kehidupan keagamaan.Pemerintah kolonial melakukan provokasi dengan membuat jalan yan…

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie

Turunnya Soeharto dari jabatan kepresidenan pada tanggal 21 Mei 1998 menjadi awal lahirnya era Reformasi di Indonesia. Perkembangan politik ketika itu ditandai dengan pergantian presiden di Indonesia. Seperti telah di bahas pada Kronologi reformasi indonesia tahun 1998, bahwa Segera setelah Soeharto mengundurkan diri, Mahkamah Agung mengambil sumpah Baharuddin Jusuf Habibie sebagai presiden.

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie berlangsung dari tanggal 21 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999. Pengangkatan Habibie sebagai presiden ini memunculkan kontroversi di masyarakat. Pihak yang pro menganggap pengangkatan Habibie sudah konstitusional, sedangkan pihak yang kontra menganggap bahwa Habibie sebagai kelanjutan dari era Soeharto dan pengangkatannya dianggap tidak konstitusional.

Pengambilan sumpah beliau sebagai presiden dilakukan di Credential Room, Istana Merdeka. Dalam pidato yang pertama setelah pengangkatannya, B.J. Habibie menyampaikan hal-hal sebagai berikut : Mohon dukungan dari …