Skip to main content

Biografi singkat Robert Mundell

Robert Mundel lahir di Kingstone, Ontario pada tanggal 24 Oktober 1932. Mundel adalah seorang ekonom yang berhasil mendapatkan penghargaan Nobel Ekonomi atas jasanya dalam bidang moneter. Ia menikah dengan Valerie. Dari pernikahan tersebut ia dianugerahi seorang anak laki-laki bernama Nicholas. Ia dikabarkan pernah menikah sebelumnya dan memiliki 3 orang anak.

Mundel menempuh pendidikan di University of British Columbia, Vancouver. Ia juga menempuh pendidikan di MIT, Amerika Serikat, dan London School of Economics, serta menyelesaikan semua strata akademiknya.

Pada tahun 1956 ia mendapatkan gelar doktor dari Massachusetts Intitute of Technology dengan disertasinya tentang pergerakan modal internasional.

Biografi singkat Robert Mundel
Setelah mendapatkan gelar doktor di MIT, Mundel mengajar di Stanford University dan beberapa universitas lain. Ia merupakan profesor di Paul H. Nitze School of Advanced International Studies, Johns Hopkins University. Ia juga menjadi profesor ekonomi di Columbia University sejak tahun 1974.

Mundel sangat berjasa dalam analisis ekonominya tentang konsep peredaran mata uang dan keikutsertaannya dalam mengembangkan mata uang Euro. Ia dikenal sebagai perintis sebuah gerakan yang melibatkan para pakar ekonomi, yang disebut supply side economics. Teori lain juga ia ciptakan bersama rekannya, Marcus Fleming yang kemudian dikenal dengan model Mundel-Fleming.

Robert Mundel bekerja sama dengan Fleming untuk meneliti nilai tukar rata-rata. Teori mereka menemukan indikasi bahwa tidak mungkin bagi pemerintah untuk memiliki otonomi domestik, kestabilan harga, dan arus modal yang bebas.

Model tersebut mengarah kepada kebijakan pemerintah untuk mempertimbangkan Euro sebagai salah satu mata uang yang berlaku di pasar dunia.

Popular posts from this blog

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya - Seperti telah kita ketahui bahwa pulau Jawa merupakan pulau yang lebih padat penduduknya daripada pulau-pulau lain di Indonesia. Selain itu, Pulau Jawa Dwipa bisa dikatakan sebagai pusat sejarah peradaban sejak zaman kerajaan, sebagai contoh zaman Kerajaan Majapahit.
Pulau Jawa sampai saat admin menuliskan ini dibagi dalam 4 provinsi, yaitu Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Provinsi Jawa Timur. Masing-masing provinsi membawahi kabupaten dan kota administratif.
Pulau Jawa merupakan pulau yang subur makmur dengan batas-batasnya sebagai berikut: sebelah barat: Selat SundaSebelah timur: Selat Balisebelah utara: Laut Jawasebelah selatan: Samudera Indonesia/Samudera Hindia
Gambar Peta Pulau Jawa Mengacu pada judul di atas, kali ini sejarah negara akan melampirkan Peta Pulau Jawa yang meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Karena wilayahnya memanjang dari barat ke timur peta tersebut ukurannya …

Sebab umum dan sebab khusus Perang Diponegoro

Sejarah Nasional.Perang Diponegoro berlangsung selama lima tahun yaitu dari tahun 1825 hingga tahun 1830. Hal ini secara gamblang telah di bahas pada artikel Perang Diponegoro terjadi tahun 1825-1830. Untuk kali ini Sejarah Nasional dan Dunia akan membahas secara lebih spesifik tentang penyebab terjadinya perang tersebut.
Sebab terjadinya Perang Diponegoro dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebab umum dan sebab khusus. Berikut pembahasannya.
Sebab umum Rakyat dibelit oleh berbagai bentuk pajak dan pungutan yang menjadi beban turun-temurun.Pihak keraton Jogjakarta tidak berdaya menghadapi campur tangan politik pemerintah kolonial.Kalangan keraton hidup mewah dan tidak mempedulikan penderitaan rakyat.
Sebab khusus Pangeran Diponegoro tersingkir dari elite kekuasaan, karena menolak berkompromi dengan pemerintah kolonial. Pangeran Diponegoro memilih mengasingkan diri ke Tegalrejo untuk memusatkan perhatian pada kehidupan keagamaan.Pemerintah kolonial melakukan provokasi dengan membuat jalan yan…

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie

Turunnya Soeharto dari jabatan kepresidenan pada tanggal 21 Mei 1998 menjadi awal lahirnya era Reformasi di Indonesia. Perkembangan politik ketika itu ditandai dengan pergantian presiden di Indonesia. Seperti telah di bahas pada Kronologi reformasi indonesia tahun 1998, bahwa Segera setelah Soeharto mengundurkan diri, Mahkamah Agung mengambil sumpah Baharuddin Jusuf Habibie sebagai presiden.

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie berlangsung dari tanggal 21 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999. Pengangkatan Habibie sebagai presiden ini memunculkan kontroversi di masyarakat. Pihak yang pro menganggap pengangkatan Habibie sudah konstitusional, sedangkan pihak yang kontra menganggap bahwa Habibie sebagai kelanjutan dari era Soeharto dan pengangkatannya dianggap tidak konstitusional.

Pengambilan sumpah beliau sebagai presiden dilakukan di Credential Room, Istana Merdeka. Dalam pidato yang pertama setelah pengangkatannya, B.J. Habibie menyampaikan hal-hal sebagai berikut : Mohon dukungan dari …