Skip to main content

3 tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia yang patut kita catat jasanya

Setelah kita membahas secara sekilas tokoh-tokoh pejuang era kemerdekaan Republik Indonesia, untuk kali ini akan sedikit kita ulas 3 nama tokoh pada era yang sama. yaitu Sukarni, Laksamana Tadashi Meida, dan Mr. Ahmad Subarjo. Ketiga nama tersebut tidak pernah terlepas dengan perjuangan bangsa Indonesia dalam rangka merebut kemerdekaannya. Nama-nama beliau telah tertulis di benak kita semua.

Dengan mengingat perjuangan dari beliau-beliau di masa masyarakat Indonesia dijajah bangsa Barat, paling tidak kita tahu betapa sengsaranya mereka zaman dahulu. Mampukah kita yang telah hidup serba enak di zaman ini meneruskan perjuangan mereka?

Berikut sekilas tentang 3 tokoh tersebut :
1. Sukarni

Foto Sukarni
Sukarni

Ia bersama tokoh pemuda lain membawa Bung Karno dan Bung Hatta ke Rengasdengklok. Sukarni juga mengusulkan Bung Karno dan Bung Hatta yang menandatangani teks proklamasi atas nama bangsa Indonesia.

Selengkapnya bisa di baca pada artikel sejarah : Peristiwa penculikan Soekarno-Hatta di Rengasdengklok dan Persiapan sekitar Proklamasi kemerdekaan Indonesia

2. Laksamana Tadashi Meida
Laksamana Tadashi Meida adalah seorang tentara Angkatan Laut Jepang. Ia melanggar perintah Sekutu yang melarang para pemimpin Indonesia mempersiapkan kemerdekaan Indonesia sendiri. Ia ditangkap Sekutu dan ditahan selama 1 tahun karena dianggap membantu perjuangan bangsa Indonesia. Setelah dibebaskan ia kembali ke Jepang pada tahun 1947.

Foto Laksamana Tadashi Meida
Laksamana Tadashi Meida

3. Mr. Ahmad Subarjo
Ahmad Subarjo lahir di Teluk Jambe dekat Karawang, Jawa Barat pada tanggal 23 Maret 1896. Beliau meninggal dunia di Jakarta pada bulan Desember 1978.

Foto Mr. Ahmad Subarjo
Mr. Ahmad Subarjo

Ahmad Subarjo mengawali pendidikannya di ELS, Jakarta. ELS adalah sekolah dasar zaman Belanda, Kemudian ia melanjutkan pendidikannuya ke HBS (sekolah lanjutan zaman Belanda), Jakarta. Kemudian melanjutkan lagi ke sekolah jurusan hukum di Belanda dan lulus pada tahun 1933.

Pada masa peristiwa Rengasdengklok, Mr. Ahmad Subarjo berperan dalam melakukan perundingan dengan tokoh pemuda yang membawa Bung Karno dan Bung Hatta ke Rengasdengklok. Ia berhasil meyakinkan para tokoh pemuda bahwa proklamasi kemerdekaan akan dilakukan secepatnya dengan syarat Bung Karno dan Bung Hatta kembali ke Jakarta.

Mr. Ahmad Subarjo adalah kepala Biro Riset Angkatan Laut Jepang yang dipimpin oleh Laksamana Tadashi Meida. Karena kedekatannya dengan Mr. Ahmad Subarjo maka rumah Laksamana Tadashi Meida dapat digunakan untuk menyusun teks proklamasi, sehingga luput dari perhatian pasukan Jepang yang ada di Jakarta. Itulah mengapa sebabnya mengapa Laksamana Tadashi Meida seorang Jepang berjasa terhadap kemerdekaan Indonesia.

Demikian 3 tokoh pejuang masa kemerdekaan yang memiliki peranan penting dalam rangka memerdekakan Republik Indonesia tercinta.

Popular posts from this blog

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya - Seperti telah kita ketahui bahwa pulau Jawa merupakan pulau yang lebih padat penduduknya daripada pulau-pulau lain di Indonesia. Selain itu, Pulau Jawa Dwipa bisa dikatakan sebagai pusat sejarah peradaban sejak zaman kerajaan, sebagai contoh zaman Kerajaan Majapahit.
Pulau Jawa sampai saat admin menuliskan ini dibagi dalam 4 provinsi, yaitu Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Provinsi Jawa Timur. Masing-masing provinsi membawahi kabupaten dan kota administratif.
Pulau Jawa merupakan pulau yang subur makmur dengan batas-batasnya sebagai berikut: sebelah barat: Selat SundaSebelah timur: Selat Balisebelah utara: Laut Jawasebelah selatan: Samudera Indonesia/Samudera Hindia
Gambar Peta Pulau Jawa Mengacu pada judul di atas, kali ini sejarah negara akan melampirkan Peta Pulau Jawa yang meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Karena wilayahnya memanjang dari barat ke timur peta tersebut ukurannya …

Sebab umum dan sebab khusus Perang Diponegoro

Sejarah Nasional.Perang Diponegoro berlangsung selama lima tahun yaitu dari tahun 1825 hingga tahun 1830. Hal ini secara gamblang telah di bahas pada artikel Perang Diponegoro terjadi tahun 1825-1830. Untuk kali ini Sejarah Nasional dan Dunia akan membahas secara lebih spesifik tentang penyebab terjadinya perang tersebut.
Sebab terjadinya Perang Diponegoro dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebab umum dan sebab khusus. Berikut pembahasannya.
Sebab umum Rakyat dibelit oleh berbagai bentuk pajak dan pungutan yang menjadi beban turun-temurun.Pihak keraton Jogjakarta tidak berdaya menghadapi campur tangan politik pemerintah kolonial.Kalangan keraton hidup mewah dan tidak mempedulikan penderitaan rakyat.
Sebab khusus Pangeran Diponegoro tersingkir dari elite kekuasaan, karena menolak berkompromi dengan pemerintah kolonial. Pangeran Diponegoro memilih mengasingkan diri ke Tegalrejo untuk memusatkan perhatian pada kehidupan keagamaan.Pemerintah kolonial melakukan provokasi dengan membuat jalan yan…

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie

Turunnya Soeharto dari jabatan kepresidenan pada tanggal 21 Mei 1998 menjadi awal lahirnya era Reformasi di Indonesia. Perkembangan politik ketika itu ditandai dengan pergantian presiden di Indonesia. Seperti telah di bahas pada Kronologi reformasi indonesia tahun 1998, bahwa Segera setelah Soeharto mengundurkan diri, Mahkamah Agung mengambil sumpah Baharuddin Jusuf Habibie sebagai presiden.

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie berlangsung dari tanggal 21 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999. Pengangkatan Habibie sebagai presiden ini memunculkan kontroversi di masyarakat. Pihak yang pro menganggap pengangkatan Habibie sudah konstitusional, sedangkan pihak yang kontra menganggap bahwa Habibie sebagai kelanjutan dari era Soeharto dan pengangkatannya dianggap tidak konstitusional.

Pengambilan sumpah beliau sebagai presiden dilakukan di Credential Room, Istana Merdeka. Dalam pidato yang pertama setelah pengangkatannya, B.J. Habibie menyampaikan hal-hal sebagai berikut : Mohon dukungan dari …