Skip to main content

5 kiprah Ir Soekarno dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia

Setelah Indonesia merdeka, ternyata tidak semulus yang diharapkan. Belanda maupun negara-negara Barat belum sudi mengakui kedaulatan dan kemerdekaan bangsa Indonesia yang telah di proklamirkan pada tanggal 17 Agustus 1945.

Baca selengkapnya di artikel : Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan pengakuannya. Pada masa tersebut ada beberapa tokoh yang getol untuk mempertahankan kedaulatan da kemerdekaan Rapublik Indonesia, salah satunya adalah Ir Soekarno yang saat itu telah menjabat sebagai Presiden RI pertama.

Perjuangan dan Ir. Soekarno dalam mempertahankan kemerdekaan RI antara lain sebagai berikut :
1. Tanggal 19 September 1945 Presiden Soekarno memberi perintah kepada rakyat agar meninggalkan lapangan Ikada, Jakarta. Jika tidak menuruti perintah tersebut maka situasi akan berbahaya, yakni terjadi baku tembak antara para pemuda dan tentara Jepang. Bagaimana sejarah dari kisah ini silahkan baca di artikel : Perjuangan melawan Inggris mempertahankan kemerdekaan RI

5 kiprah Ir Soekarno dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia

2. Tanggal 29 Oktober 1945, Presiden Soekarno menenangkan rakyat Surabaya yang sedang bertempur melawan Sekutu. Beliau mengingatkan rakyat Surabaya untuk menghentikan tembak-menembak. Kisah pertempuran yang tidak seimbang dan banyak membawa korban ini bisa di baca pada artikel : Pertempuran Surabaya dijadikan hari pahlawan

3. Tanggal 19 Desember 1948, ketika terjadi Agresi Militer Belanda II, Presiden Soekarno bersama beberapa pemimpin Indonesia lainnya diasingkan ke Bangka. Sebelum ditangkap, beliau sempat memimpin rapat kabinet dengan hasil memberi mandat kepada Menteri Kemakmuran yang dijabat oleh Mr. Syarifudin Prawiranegara untuk membentuk Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI). Kisah ini bisa di baca pada artikel : Yogyakarta ibu kota perjuangan gerilya

4. Tanggal 25 Pebruari 1949, utusan Belanda Dr. Koets menemui Presiden Soekarno yang waktu itu masih dalam penjara untuk mengadakan perundingan KMB. Presiden mengajukan syarat yang pada prinsipnya pengembalian kedaulatan RIS secara mudah tanpa syarat dan pihak PBB harus menuntaskan tanpa ada yang menghalangi. Akhirnya, persyaratan tersebut dipertimbangkan lagi dalam Dewan Keamanan PBB. Hasilnya, pemerintah Republik Indonesia kembali ke Yogyakarta.

5. Tanggal 9 Desember 1961, Soekarno mengumandangkan Trikora (Tiga Komando Rakyat) dalam usaha membebaskan Irian Barat dari kekuasaan Belanda dan menjadi satu wilayah dengan Indonesia. Selengkapnya tentang Trikora silahkan baca di artikel : Pembebasan Irian Barat

Itulah kiprah Ir Soekarno dalam mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan Indonesia. Tokoh yang patut kita contoh, meski keluar masuk penjara beliau masih mampu memikirkan kemerdekaan rakyatnya.

Jika dari penjelasan di atas ada yang kurang jelas, atau mencari artikel yang berhubungan silahkan anda cari di kotak pencarian yang tersedia.

Popular posts from this blog

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya - Seperti telah kita ketahui bahwa pulau Jawa merupakan pulau yang lebih padat penduduknya daripada pulau-pulau lain di Indonesia. Selain itu, Pulau Jawa Dwipa bisa dikatakan sebagai pusat sejarah peradaban sejak zaman kerajaan, sebagai contoh zaman Kerajaan Majapahit.
Pulau Jawa sampai saat admin menuliskan ini dibagi dalam 4 provinsi, yaitu Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Provinsi Jawa Timur. Masing-masing provinsi membawahi kabupaten dan kota administratif.
Pulau Jawa merupakan pulau yang subur makmur dengan batas-batasnya sebagai berikut: sebelah barat: Selat SundaSebelah timur: Selat Balisebelah utara: Laut Jawasebelah selatan: Samudera Indonesia/Samudera Hindia
Gambar Peta Pulau Jawa Mengacu pada judul di atas, kali ini sejarah negara akan melampirkan Peta Pulau Jawa yang meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Karena wilayahnya memanjang dari barat ke timur peta tersebut ukurannya …

Sebab umum dan sebab khusus Perang Diponegoro

Sejarah Nasional.Perang Diponegoro berlangsung selama lima tahun yaitu dari tahun 1825 hingga tahun 1830. Hal ini secara gamblang telah di bahas pada artikel Perang Diponegoro terjadi tahun 1825-1830. Untuk kali ini Sejarah Nasional dan Dunia akan membahas secara lebih spesifik tentang penyebab terjadinya perang tersebut.
Sebab terjadinya Perang Diponegoro dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebab umum dan sebab khusus. Berikut pembahasannya.
Sebab umum Rakyat dibelit oleh berbagai bentuk pajak dan pungutan yang menjadi beban turun-temurun.Pihak keraton Jogjakarta tidak berdaya menghadapi campur tangan politik pemerintah kolonial.Kalangan keraton hidup mewah dan tidak mempedulikan penderitaan rakyat.
Sebab khusus Pangeran Diponegoro tersingkir dari elite kekuasaan, karena menolak berkompromi dengan pemerintah kolonial. Pangeran Diponegoro memilih mengasingkan diri ke Tegalrejo untuk memusatkan perhatian pada kehidupan keagamaan.Pemerintah kolonial melakukan provokasi dengan membuat jalan yan…

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie

Turunnya Soeharto dari jabatan kepresidenan pada tanggal 21 Mei 1998 menjadi awal lahirnya era Reformasi di Indonesia. Perkembangan politik ketika itu ditandai dengan pergantian presiden di Indonesia. Seperti telah di bahas pada Kronologi reformasi indonesia tahun 1998, bahwa Segera setelah Soeharto mengundurkan diri, Mahkamah Agung mengambil sumpah Baharuddin Jusuf Habibie sebagai presiden.

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie berlangsung dari tanggal 21 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999. Pengangkatan Habibie sebagai presiden ini memunculkan kontroversi di masyarakat. Pihak yang pro menganggap pengangkatan Habibie sudah konstitusional, sedangkan pihak yang kontra menganggap bahwa Habibie sebagai kelanjutan dari era Soeharto dan pengangkatannya dianggap tidak konstitusional.

Pengambilan sumpah beliau sebagai presiden dilakukan di Credential Room, Istana Merdeka. Dalam pidato yang pertama setelah pengangkatannya, B.J. Habibie menyampaikan hal-hal sebagai berikut : Mohon dukungan dari …