Skip to main content

Wilayah perairan di Indonesia meliputi sungai, danau, laut dan teluk

Setelah sebelumnya kita membahas tentang wilayah daratan Indonesia, selanjutnya kita akan membahas tentang wilayah perairan yang ada di Indonesia. Perairan merupakan bagian dari permukaan bumi yang menempati wilayah yang luas dan digenangi oleh air. Wilayah perairan terdiri atas laut, samudra, sungai, danau, rawa, selat, dan teluk.

1. Sungai
Sungai adalah aliran air yang besar yang berada di wilayah daratan. Di Indonesia banyak terdapat sungai. Sungai terpanjang di Indonesia adalah Sungai Kapuas Besar yang berada di Kalimantan Barat yang panjangnya mencapai 1.010 km. Sungai yang cukup panjang lainnya adalah Sungai Memberamo dengan panjang 670 km, terletak di Pulau Papua, dan Sungai Batanghari sepanjang 673 km terletak di Jambi.

Sungai Kapuas di Kalimantan Barat
Sungai Kapuas di Kalimantan Barat
2. Danau
Danau merupakan genangan air yang sangat luas yang dikelilingi oleh daratan. Danau terdiri atas danau alam dan danau buatan. Danau alam adalah danau yang terjadi secara alamiah, biasanya terjadi karena perubahan alam. Misalnya : Danau Toba di Sumatra utara yang merupakan danau terluas di Indonesia dengan luas kurang lebih 1.773 km persegi. Danau besar lainnya adalah Danau Limboto di Sulawesi Utara, Danau Towuti, di Sulawesi Selatan, dan danau Maninjau di Sumatra Barat.

Danau Toba di Sumatra utara
Danau Toba di Sumatra utara
Sedangkan danau buatan disebut juga waduk. Misalnya : Waduk Karangkates di Jawa Timur, Waduk Jatiluhur di Jawa Barat, Waduk Asahan di Sumatra Utara, Waduk Gajahmungkur di Wonogiri Jawa Tengah dan lain-lain.

3. Laut
Laut merupakan kumpulan air asin yang menggenangi sebagian besar permukaan bumi dan memisahkan daratan menjadi beberapa pulau dan benua. Di Indonesia banyak terdapat laut yang memisahkan pulau besar dan kecil. Contohnya Laut Jawa, Laut Arafuru, Laut Banda dan lain-lain.

4. Teluk
Teluk adalah bagian laut yang menjorok ke daratan. Teluk merupakan laut yang pantainya melengkung hampir mengitari perairan laut. Beberapa teluk di Indonesia adalah Teluk Lampung yang ramai oleh kapal laut yang akan berlabuh, Teluk Balikpapan, Teluk Bone, teluk Cendrawasih, Teluk Tomini dan lain-lain.

Popular posts from this blog

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya - Seperti telah kita ketahui bahwa pulau Jawa merupakan pulau yang lebih padat penduduknya daripada pulau-pulau lain di Indonesia. Selain itu, Pulau Jawa Dwipa bisa dikatakan sebagai pusat sejarah peradaban sejak zaman kerajaan, sebagai contoh zaman Kerajaan Majapahit.
Pulau Jawa sampai saat admin menuliskan ini dibagi dalam 4 provinsi, yaitu Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Provinsi Jawa Timur. Masing-masing provinsi membawahi kabupaten dan kota administratif.
Pulau Jawa merupakan pulau yang subur makmur dengan batas-batasnya sebagai berikut: sebelah barat: Selat SundaSebelah timur: Selat Balisebelah utara: Laut Jawasebelah selatan: Samudera Indonesia/Samudera Hindia
Gambar Peta Pulau Jawa Mengacu pada judul di atas, kali ini sejarah negara akan melampirkan Peta Pulau Jawa yang meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Karena wilayahnya memanjang dari barat ke timur peta tersebut ukurannya …

Sebab umum dan sebab khusus Perang Diponegoro

Sejarah Nasional.Perang Diponegoro berlangsung selama lima tahun yaitu dari tahun 1825 hingga tahun 1830. Hal ini secara gamblang telah di bahas pada artikel Perang Diponegoro terjadi tahun 1825-1830. Untuk kali ini Sejarah Nasional dan Dunia akan membahas secara lebih spesifik tentang penyebab terjadinya perang tersebut.
Sebab terjadinya Perang Diponegoro dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebab umum dan sebab khusus. Berikut pembahasannya.
Sebab umum Rakyat dibelit oleh berbagai bentuk pajak dan pungutan yang menjadi beban turun-temurun.Pihak keraton Jogjakarta tidak berdaya menghadapi campur tangan politik pemerintah kolonial.Kalangan keraton hidup mewah dan tidak mempedulikan penderitaan rakyat.
Sebab khusus Pangeran Diponegoro tersingkir dari elite kekuasaan, karena menolak berkompromi dengan pemerintah kolonial. Pangeran Diponegoro memilih mengasingkan diri ke Tegalrejo untuk memusatkan perhatian pada kehidupan keagamaan.Pemerintah kolonial melakukan provokasi dengan membuat jalan yan…

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie

Turunnya Soeharto dari jabatan kepresidenan pada tanggal 21 Mei 1998 menjadi awal lahirnya era Reformasi di Indonesia. Perkembangan politik ketika itu ditandai dengan pergantian presiden di Indonesia. Seperti telah di bahas pada Kronologi reformasi indonesia tahun 1998, bahwa Segera setelah Soeharto mengundurkan diri, Mahkamah Agung mengambil sumpah Baharuddin Jusuf Habibie sebagai presiden.

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie berlangsung dari tanggal 21 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999. Pengangkatan Habibie sebagai presiden ini memunculkan kontroversi di masyarakat. Pihak yang pro menganggap pengangkatan Habibie sudah konstitusional, sedangkan pihak yang kontra menganggap bahwa Habibie sebagai kelanjutan dari era Soeharto dan pengangkatannya dianggap tidak konstitusional.

Pengambilan sumpah beliau sebagai presiden dilakukan di Credential Room, Istana Merdeka. Dalam pidato yang pertama setelah pengangkatannya, B.J. Habibie menyampaikan hal-hal sebagai berikut : Mohon dukungan dari …