Skip to main content

Peta Aceh Lengkap dengan nama Kabupaten dan Kota

Peta Aceh lengkap dengan nama provinsi dan kota - Aceh merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di ujung utara Pulau Sumatra. Provinsi yang disebut sebagai Serambi Mekah ini memiliki peran penting dalam catatan sejarah Indonesia, mulai prasejarah, zaman kerajaan, zaman perjuangan melawan bangsa Barat hingga Indonesia merdeka.

Pada zaman kerajaan, Aceh merupakan sebuah kerajaan yang besar dan kuat. Karena letaknya yang strategis perdagangan di sana telah maju pada zamannya. Pedagang dari bangsa Barat maupun bangsa Barat banyak melakukan transaksi perdagangan di Aceh. Sehingga percampuran kebudayaan Islam maupun Barat terjadi. Aceh juga tak luput dari perannya pada Proses masuknya Islam ke Indonesia.

Lebih jauh mengenai Aceh pada zaman kerajaan silahkan baca artikel sejarah : Kerajaan Islam Aceh

Kembali ke pokok bahasan Peta Aceh, jika dilihat dari petanya wilayah Aceh tidak begitu luas jika dibanding dengan deretan provinsi yang ada di Pulau Sumatera. Semakin ke utara wilayahnya semakin sempit. Ibu kota provinsi Aceh bernama Banda Aceh yang letaknya di ujung utara.

Gambar Peta Aceh lengkap dengan nama provinsi dan kota
Gambar Peta Aceh lengkap dengan nama provinsi dan kota
Batas Provinsi Aceh
Wilayah Aceh bagian utara dan timur berbatasan langsung dengan Selat Malaka, bagian selatan dengan Provinsi Sumatra Utara dan bagian barat dengan Samudera Indonesia.

Dari peta Aceh di atas dapat kita lihat betapa wilayah provinsi Aceh tidak begitu besar, bahkan cenderung kecil. Namun, provinsi ini merupakan alam makmur yang menyimpan catatan sejarah Islam yang sangat besar.

Hingga admin menuliskan artikel Peta Aceh ini, provinsi tersebut dibagi dalam wilayah 18 kabupaten dan 5 kota. Bagi anda yang ingin mengetahui nama kabupaten dan kota yang ada di Aceh, berikut kami lampirkan daftarnya beserta ibu kota masing-masing kabupaten dan kota.

Daftar Kabupaten di Aceh
1. Aceh Barat, Ibu Kota : Meulaboh
2. Aceh Barat Daya, Ibu Kota : Blangpidie
3. Aceh Besar, Ibu Kota : Kota Jantho
4. Aceh Jaya, Ibu Kota : Calang
5. Aceh Selatan, Ibu Kota : Tapak Tuan
6. Aceh Singkil, Ibu Kota : Singkil
7. Aceh Tamiang, Ibu Kota : Karang Baru
8. Aceh Tengah, Ibu Kota : Takengon
9. Aceh Tenggara, Ibu Kota : Kutacane
10. Aceh Timur, Ibu Kota : Idi Rayeuk
11. Aceh Utara, Ibu Kota : Lhoksukon
12. Bener Meriah, Ibu Kota : Simpang Tiga Redelong
13. Bireuen, Ibu Kota : Bireuen
14. Gayo Lues, Ibu Kota : Blang Kejeren
15. Nagan Raya, Ibu Kota : Suka Makmue
16. Pidie, Ibu Kota : Sigli
17. Pidie Jaya, Ibu Kota : Meureudu
18. Simeulue, Ibu Kota : Sinabang

Daftar kota di Aceh
1. Kota Banda Aceh, Ibu Kota : Banda Aceh
2. Kota Langsa, Ibu Kota : Langsa
3. Kota Lhokseumawe, Ibu Kota : Lhokseumawe
4. Kota Sabang, Ibu Kota : Sabang
5. Kota Subulussalam, Ibu Kota : Subulussalam

Selengkapnya mengenai Provinsi Aceh silahkan lihat di situs resmi pemerintah Aceh yang beralamat di : acehprov.go.id

Baca juga : Perlawanan Aceh terhadap Portugis

Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai Peta Aceh lengkap dengan nama provinsi dan kota, semoga menjadikan manfaat untuk lebih mengenal Provinsi Aceh.

Baca juga: Pakaian Adat Aceh Lengkap Nama, Gambar Motif, dan Penjelasannya

Popular posts from this blog

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya - Seperti telah kita ketahui bahwa pulau Jawa merupakan pulau yang lebih padat penduduknya daripada pulau-pulau lain di Indonesia. Selain itu, Pulau Jawa Dwipa bisa dikatakan sebagai pusat sejarah peradaban sejak zaman kerajaan, sebagai contoh zaman Kerajaan Majapahit.
Pulau Jawa sampai saat admin menuliskan ini dibagi dalam 4 provinsi, yaitu Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Provinsi Jawa Timur. Masing-masing provinsi membawahi kabupaten dan kota administratif.
Pulau Jawa merupakan pulau yang subur makmur dengan batas-batasnya sebagai berikut: sebelah barat: Selat SundaSebelah timur: Selat Balisebelah utara: Laut Jawasebelah selatan: Samudera Indonesia/Samudera Hindia
Gambar Peta Pulau Jawa Mengacu pada judul di atas, kali ini sejarah negara akan melampirkan Peta Pulau Jawa yang meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Karena wilayahnya memanjang dari barat ke timur peta tersebut ukurannya …

Sebab umum dan sebab khusus Perang Diponegoro

Sejarah Nasional.Perang Diponegoro berlangsung selama lima tahun yaitu dari tahun 1825 hingga tahun 1830. Hal ini secara gamblang telah di bahas pada artikel Perang Diponegoro terjadi tahun 1825-1830. Untuk kali ini Sejarah Nasional dan Dunia akan membahas secara lebih spesifik tentang penyebab terjadinya perang tersebut.
Sebab terjadinya Perang Diponegoro dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebab umum dan sebab khusus. Berikut pembahasannya.
Sebab umum Rakyat dibelit oleh berbagai bentuk pajak dan pungutan yang menjadi beban turun-temurun.Pihak keraton Jogjakarta tidak berdaya menghadapi campur tangan politik pemerintah kolonial.Kalangan keraton hidup mewah dan tidak mempedulikan penderitaan rakyat.
Sebab khusus Pangeran Diponegoro tersingkir dari elite kekuasaan, karena menolak berkompromi dengan pemerintah kolonial. Pangeran Diponegoro memilih mengasingkan diri ke Tegalrejo untuk memusatkan perhatian pada kehidupan keagamaan.Pemerintah kolonial melakukan provokasi dengan membuat jalan yan…

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie

Turunnya Soeharto dari jabatan kepresidenan pada tanggal 21 Mei 1998 menjadi awal lahirnya era Reformasi di Indonesia. Perkembangan politik ketika itu ditandai dengan pergantian presiden di Indonesia. Seperti telah di bahas pada Kronologi reformasi indonesia tahun 1998, bahwa Segera setelah Soeharto mengundurkan diri, Mahkamah Agung mengambil sumpah Baharuddin Jusuf Habibie sebagai presiden.

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie berlangsung dari tanggal 21 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999. Pengangkatan Habibie sebagai presiden ini memunculkan kontroversi di masyarakat. Pihak yang pro menganggap pengangkatan Habibie sudah konstitusional, sedangkan pihak yang kontra menganggap bahwa Habibie sebagai kelanjutan dari era Soeharto dan pengangkatannya dianggap tidak konstitusional.

Pengambilan sumpah beliau sebagai presiden dilakukan di Credential Room, Istana Merdeka. Dalam pidato yang pertama setelah pengangkatannya, B.J. Habibie menyampaikan hal-hal sebagai berikut : Mohon dukungan dari …