Skip to main content

Peta Sumatra Utara lengkap dengan 25 nama kabupaten dan 8 kota

Peta Sumatra Utara lengkap dengan 25 nama kabupaten 8 kota - Seperti namanya, Provinsi Sumatra Utara merupakan sebuah provinsi yang terletak di Pulau Sumatra bagian utara berbatasan dengan Provinsi Aceh, yang beribukota Medan. Di provinsi ini juga memendam catatan sejarah Indonesia, mulai dari zaman kerajaan sampai zaman kemerdekaan Republik Indonesia.

Di Sumatra Utara terdapat danau terluas bukan saja di Indonesia, tetapi danau terluas se-Asia Tenggara. Sumatra Utara memiliki lagu khas daerah, seperti : Butet, Dago Inang Sare, Lisoi, Meriam Tomong, dan Rambadia.

Di dalam peta Sumatra Utara terdapat beberapa gunung, seperti Gunung Sibayak, Gunung Sinabung, Gunung Sihabahu, Gunung Tanpolo-nanjing, dan Gunung Sarik Merapi.

Peta Sumatra Utara
Bagi anda yang sedang mencari bagaimana penampakan Peta Sumatra Utara berikut kami lampirkan gambar atau peta provinsi tersebut. Untuk melihat lebih jelas, silahkan klik gambar peta maka anda akan melihat peta dalam ukuran penuh.

Peta Sumatra Utara
Peta Sumatra Utara lengkap dengan 25 nama kabupaten dan 8 kota

Pada peta Sumatra Utara di atas tampak bahwa provinsi tersebut di sisi barat dan timur berbatasan langsung dengan laut. Di sebelah barat dengan Samudera Indonesia dan sebelah timur dengan Selat Malaka. Bagian utara berbatasan dengan Provinsi Aceh dan sebelah selatan dengan Provinsi Sumatra Barat.

25 nama kabupaten dan 8 kota di Provinsi Sumatra Utara
Karena wilayahnya yang cukup luas, hingga admin menuliskan ini Sumatra Utara dibagi dalam 25 kabupaten dan 8 kota. Jika dengan peta mungkin saja anda bisa membaca dan melihat letak masing-masing kota dan kabupaten, namun rasanya kurang praktis, karena anda harus menulisnya sendiri satu-persatu.

Untuk itu, bersama peta Sumatra ini kami lampirkan daftar nama kabupaten dan kota yang ada di provinsi tersebut lengkap dengan nama ibukotanya seperti di bawah ini :

25 nama kabupaten di Provinsi Sumatra Utara (Sumut)
  1. Kabupaten Asahan, ibukota : Kisaran
  2. Kabupaten Batubara, ibukota : Limapuluh  OK
  3. Kabupaten Dairi, ibukota :  Sidikalang
  4. Kabupaten Deli Serdang, ibukota : Lubuk Pakam
  5. Kabupaten Humbang Hasundutan, ibukota : Dolok Sanggul
  6. Kabupaten Karo, ibukota : Kabanjahe
  7. Kabupaten Labuhanbatu, ibukota : Rantau Prapat
  8. Kabupaten Labuhanbatu Selatan , ibukota : Kota Pinang
  9. Kabupaten Labuhanbatu Utara, ibukota : Aek Kanopan
  10. Kabupaten Langkat, ibukota : Stabat
  11. Kabupaten Mandailing Natal, ibukota : Panyabungan
  12. Kabupaten Nias , ibukota : Gunung Sitoli
  13. Kabupaten Nias Barat, ibukota : Lahomi
  14. Kabupaten Nias Selatan, ibukota : Teluk Dalam
  15. Kabupaten Nias Utara, ibukota : Lotu
  16. Kabupaten Padang Lawas , ibukota : Sibuhuan
  17. Kabupaten Padang Lawas Utara, ibukota : Gunung Tua
  18. Kabupaten Pakpak Bharat , ibukota : Salak
  19. Kabupaten Samosir, ibukota : Pangururan
  20. Kabupaten Serdang Bedagai, ibukota : Sei Rampah
  21. Kabupaten Simalungun, ibukota : Raya
  22. Kabupaten Tapanuli Selatan, ibukota : Sipirok
  23. Kabupaten Tapanuli Tengah, ibukota : Pandan
  24. Kabupaten Tapanuli Utara, ibukota : Tarutung
  25. Kabupaten Toba Samosir, ibukota : Balige

8 nama kota di Provinsi Sumatra Utara (Sumut)
  1. Kota Binjai
  2. Kota Gunungsitoli
  3. Kota Medan
  4. Kota Padangsidempuan
  5. Kota Pematangsiantar
  6. Kota Sibolga
  7. Kota Tanjungbalai
  8. Kota Tebing Tinggi

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai Provinsi Sumatra Utara kunjungi situs resminya di : www.sumutprov.go.id

Baca juga peta provinsi lainnya di Pulau Sumatra, yaitu  :

Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai Peta Sumatra Utara lengkap dengan 25 nama kabupaten dan 8 kota. Untuk saat ini mungkin daftar kabupaten dan kota ini belum begitu bermanfaat, namun dihari mendatang mungkin saja terjadi pemekaran kota. Sehingga bisa saja jumlahnya berubah. Inilah yang bisa kita catat mungkin saja penting untuk sejarah bagi anak cucu kita mendatang.

Baca juga: Pakaian Adat Sumatera Utara dan Penjelasannya Lengkap Gambar

Popular posts from this blog

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya - Seperti telah kita ketahui bahwa pulau Jawa merupakan pulau yang lebih padat penduduknya daripada pulau-pulau lain di Indonesia. Selain itu, Pulau Jawa Dwipa bisa dikatakan sebagai pusat sejarah peradaban sejak zaman kerajaan, sebagai contoh zaman Kerajaan Majapahit.
Pulau Jawa sampai saat admin menuliskan ini dibagi dalam 4 provinsi, yaitu Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Provinsi Jawa Timur. Masing-masing provinsi membawahi kabupaten dan kota administratif.
Pulau Jawa merupakan pulau yang subur makmur dengan batas-batasnya sebagai berikut: sebelah barat: Selat SundaSebelah timur: Selat Balisebelah utara: Laut Jawasebelah selatan: Samudera Indonesia/Samudera Hindia
Gambar Peta Pulau Jawa Mengacu pada judul di atas, kali ini sejarah negara akan melampirkan Peta Pulau Jawa yang meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Karena wilayahnya memanjang dari barat ke timur peta tersebut ukurannya …

Sebab umum dan sebab khusus Perang Diponegoro

Sejarah Nasional.Perang Diponegoro berlangsung selama lima tahun yaitu dari tahun 1825 hingga tahun 1830. Hal ini secara gamblang telah di bahas pada artikel Perang Diponegoro terjadi tahun 1825-1830. Untuk kali ini Sejarah Nasional dan Dunia akan membahas secara lebih spesifik tentang penyebab terjadinya perang tersebut.
Sebab terjadinya Perang Diponegoro dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebab umum dan sebab khusus. Berikut pembahasannya.
Sebab umum Rakyat dibelit oleh berbagai bentuk pajak dan pungutan yang menjadi beban turun-temurun.Pihak keraton Jogjakarta tidak berdaya menghadapi campur tangan politik pemerintah kolonial.Kalangan keraton hidup mewah dan tidak mempedulikan penderitaan rakyat.
Sebab khusus Pangeran Diponegoro tersingkir dari elite kekuasaan, karena menolak berkompromi dengan pemerintah kolonial. Pangeran Diponegoro memilih mengasingkan diri ke Tegalrejo untuk memusatkan perhatian pada kehidupan keagamaan.Pemerintah kolonial melakukan provokasi dengan membuat jalan yan…

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie

Turunnya Soeharto dari jabatan kepresidenan pada tanggal 21 Mei 1998 menjadi awal lahirnya era Reformasi di Indonesia. Perkembangan politik ketika itu ditandai dengan pergantian presiden di Indonesia. Seperti telah di bahas pada Kronologi reformasi indonesia tahun 1998, bahwa Segera setelah Soeharto mengundurkan diri, Mahkamah Agung mengambil sumpah Baharuddin Jusuf Habibie sebagai presiden.

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie berlangsung dari tanggal 21 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999. Pengangkatan Habibie sebagai presiden ini memunculkan kontroversi di masyarakat. Pihak yang pro menganggap pengangkatan Habibie sudah konstitusional, sedangkan pihak yang kontra menganggap bahwa Habibie sebagai kelanjutan dari era Soeharto dan pengangkatannya dianggap tidak konstitusional.

Pengambilan sumpah beliau sebagai presiden dilakukan di Credential Room, Istana Merdeka. Dalam pidato yang pertama setelah pengangkatannya, B.J. Habibie menyampaikan hal-hal sebagai berikut : Mohon dukungan dari …