Skip to main content

Peta Sumatra Selatan lengkap dengan nama kabupaten dan kota

Peta Sumatra Selatan lengkap - Seperti telah tercermin pada namanya, Sumatera Selatan merupakan provinsi yang terletak Pulau Sumatera bagian selatan yang beribukota di Palembang. Provinsi yang dalam catatan sejarah merupakan pusat Kerajaan Sriwijaya ini adalah tempat yang kaya akan sumber daya alam, sumber migas dan batubara.

Provinsi Sumatera Selatan pernah populer dengan sebutan "Bumi Sriwijaya" pada zaman merupakan sebuah kerajaan yang terkenal dengan kerajaan maritim terbesar Nusantara, dan Kerajaan Sriwijaya negara kesatuan pertama di Indonesia atau Nusantara kala itu.

Provinsi tempat ditemukannya Prasasti Kedukan Bukit ini juga memiliki banyak tempat wisata menarik seperti Danau Ranau, Danau Kemaro dan lain-lain. Tak ketinggalan provinsi tersebut juga memiliki makanan khas seperti pempek, pindang patin dll.

Peta Provinsi Sumatra Selatan
Bisa di lihat pada peta di bahaw ini, bahwa Provinsi Sumatra Selatan memiliki banyak Sungai, salah satu yang terkenal adalah Sungai Musi. Adapun batas-batas Sumatra Selatan adalah sebagai berikut :
- Sebelah utara berbatasan dengan Provinsi Jambi
- Sebelah timur berbatasan dengan Selat Bangka
- Sebelah selatan berbatasan dengan Provinsi Lampung
- Sebelah barat berbatasan dengan Provinsi Bengkulu

Dalam gambar peta tersebut ibu kota Palembang terletak agak ke timur mendekati Selat Bangka. Tampak pula terdapat dua buah gunung, yaitu Gunung Dempo dan Gunung Bepagut.

Gambar Peta Sumatra Selatan lengkap
Peta Sumatra Selatan lengkap

Nama kabupaten dan kota di Provinsi Sumatra Selatan
Sampai admin menuliskan ini, provinsi Sumatra Selatan di bagi dalam 13 kabupaten dan 4 kota administratif. Di dalam peta tersebut sebenarnya telah disertakan tempat nama-nama kabupaten dan kota, namun untuk membantu anda agar lebih cepat mencatatnya di sini kami sertakan pula 13 nama kabupaten dan 4 kota lengkap dengan ibukotanya, berikut selengkapnya:

13 nama kabupaten di Sumatra Selatan
1. Banyuasin, ibukota : Pangkalan Balai
2. Empat Lawang, ibukota : Tebing Tinggi
3. Lahat, ibukota : Lahat
4. Muara Enim, ibukota : Muara Enim
5. Musi Banyuasin, ibukota : Sekayu
6. Musi Rawas , ibukota : Muara Beliti
7. Musi Rawas Utara, ibukota : Rupit
8. Ogan Ilir, ibukota : Indralaya
9. Ogan Komering Ilir, ibukota : Kota Kayu Agung
10. Ogan Komering Ulu , ibukota : Baturaja
11. Ogan Komering Ulu Selatan, ibukota : Muaradua
12. Penukal Abab Lematang Ilir, ibukota : Talang Ubi
13. Ogan Komering Ulu Timur, ibukota : Martapura

4 nama kota di Sumatra Selatan
1. Kota Lubuklinggau, ibukota : Lubuklinggau
2. Kota Pagar Alam, ibukota : Pagar Alam
3. Kota Palembang, ibukota : Palembang
4. Kota Prabumulih, ibukota : Prabumulih

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai Provinsi Sumatra Selatan, kunjungi website resminya di : www.sumselprov.go.id

Baca juga: Baca juga: Peta Sumatra Lengkap 10 Provinsi

Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai Peta Sumatra Selatan lengkap dengan nama kabupaten dan kota, semoga menjadi catatan. Mungkin saja suatu saat nanti terjadi pemekaran pada provinsi ini, sehingga bisa kita ketahui bagaimana sejarah sebelumnya.

Popular posts from this blog

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya - Seperti telah kita ketahui bahwa pulau Jawa merupakan pulau yang lebih padat penduduknya daripada pulau-pulau lain di Indonesia. Selain itu, Pulau Jawa Dwipa bisa dikatakan sebagai pusat sejarah peradaban sejak zaman kerajaan, sebagai contoh zaman Kerajaan Majapahit.
Pulau Jawa sampai saat admin menuliskan ini dibagi dalam 4 provinsi, yaitu Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Provinsi Jawa Timur. Masing-masing provinsi membawahi kabupaten dan kota administratif.
Pulau Jawa merupakan pulau yang subur makmur dengan batas-batasnya sebagai berikut: sebelah barat: Selat SundaSebelah timur: Selat Balisebelah utara: Laut Jawasebelah selatan: Samudera Indonesia/Samudera Hindia
Gambar Peta Pulau Jawa Mengacu pada judul di atas, kali ini sejarah negara akan melampirkan Peta Pulau Jawa yang meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Karena wilayahnya memanjang dari barat ke timur peta tersebut ukurannya …

Sebab umum dan sebab khusus Perang Diponegoro

Sejarah Nasional.Perang Diponegoro berlangsung selama lima tahun yaitu dari tahun 1825 hingga tahun 1830. Hal ini secara gamblang telah di bahas pada artikel Perang Diponegoro terjadi tahun 1825-1830. Untuk kali ini Sejarah Nasional dan Dunia akan membahas secara lebih spesifik tentang penyebab terjadinya perang tersebut.
Sebab terjadinya Perang Diponegoro dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebab umum dan sebab khusus. Berikut pembahasannya.
Sebab umum Rakyat dibelit oleh berbagai bentuk pajak dan pungutan yang menjadi beban turun-temurun.Pihak keraton Jogjakarta tidak berdaya menghadapi campur tangan politik pemerintah kolonial.Kalangan keraton hidup mewah dan tidak mempedulikan penderitaan rakyat.
Sebab khusus Pangeran Diponegoro tersingkir dari elite kekuasaan, karena menolak berkompromi dengan pemerintah kolonial. Pangeran Diponegoro memilih mengasingkan diri ke Tegalrejo untuk memusatkan perhatian pada kehidupan keagamaan.Pemerintah kolonial melakukan provokasi dengan membuat jalan yan…

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie

Turunnya Soeharto dari jabatan kepresidenan pada tanggal 21 Mei 1998 menjadi awal lahirnya era Reformasi di Indonesia. Perkembangan politik ketika itu ditandai dengan pergantian presiden di Indonesia. Seperti telah di bahas pada Kronologi reformasi indonesia tahun 1998, bahwa Segera setelah Soeharto mengundurkan diri, Mahkamah Agung mengambil sumpah Baharuddin Jusuf Habibie sebagai presiden.

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie berlangsung dari tanggal 21 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999. Pengangkatan Habibie sebagai presiden ini memunculkan kontroversi di masyarakat. Pihak yang pro menganggap pengangkatan Habibie sudah konstitusional, sedangkan pihak yang kontra menganggap bahwa Habibie sebagai kelanjutan dari era Soeharto dan pengangkatannya dianggap tidak konstitusional.

Pengambilan sumpah beliau sebagai presiden dilakukan di Credential Room, Istana Merdeka. Dalam pidato yang pertama setelah pengangkatannya, B.J. Habibie menyampaikan hal-hal sebagai berikut : Mohon dukungan dari …