Skip to main content

Keruntuhan Kerajaan Majapahit

Keruntuhan Kerajaan Majapahit - Seperti yang telah kita ketahui sebagai manusia, bahwa tak ada yang abadi di dunia ini, semua akan kembali. Betapapun kuatnya, betapapun hebatnya kerajaan maka akan mengalami masa kemunduran yang akhirnya hancur. Dari yang ada menjadi tidak ada, dari yang timbul menjadi tenggelam.

Begitu pula kerajaan Majapahit yang terkenal dengan luas kekuasaannya yang melebihi nusantara, dengan masa puncak kejayaan ketika di bawah pemerintahan Hayam Wuruk dan Mahapatihnya Gajah Mada. Di antara abad ke 14-15, Kerajaan Majapahit mengalami kemunduran yang akhirnya mengalami keruntuhan.

Keruntuhan Kerajaan Majapahit disebabkan hal-hal sebagai berikut :
  1. Wafatnya Hayam Wuruk tahun 1389 dan Gajah Mada tahun 1364, dan tidak adanya tokoh pengganti yang cakap dan berwibawa.
  2. Terjadinya Perang Paregrek tahun 1401 - 1406 yang terjadi antara Bhre Wirabhumi dengan Wikramawardhana telah melemahkan Majapahit.
  3. Negara-negara bawahan Majapahit banyak yang berusaha melepaskan diri.
  4. Agama Islam mulai berkembang di kawasan pesisir pantai utara Pulau Jawa, sehingga banyak masyarakat yang kemudian mengikuti para penguasa Islam.

Silsilah Hayam Wuruk
Di sini Sejarah Negara menyertakan pula silsilah raja Hayam Wuruk yang berhasil membawa Majapahit gemilang mencapi puncak kejayaannya.

Tulisan Silsilah raja Hayam Wuruk
Silsilah raja Hayam Wuruk

Demikianlah kebesaran Majapahit yang akhirnya mengalami kehancuran pula.

Popular posts from this blog

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya - Seperti telah kita ketahui bahwa pulau Jawa merupakan pulau yang lebih padat penduduknya daripada pulau-pulau lain di Indonesia. Selain itu, Pulau Jawa Dwipa bisa dikatakan sebagai pusat sejarah peradaban sejak zaman kerajaan, sebagai contoh zaman Kerajaan Majapahit.
Pulau Jawa sampai saat admin menuliskan ini dibagi dalam 4 provinsi, yaitu Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Provinsi Jawa Timur. Masing-masing provinsi membawahi kabupaten dan kota administratif.
Pulau Jawa merupakan pulau yang subur makmur dengan batas-batasnya sebagai berikut: sebelah barat: Selat SundaSebelah timur: Selat Balisebelah utara: Laut Jawasebelah selatan: Samudera Indonesia/Samudera Hindia
Gambar Peta Pulau Jawa Mengacu pada judul di atas, kali ini sejarah negara akan melampirkan Peta Pulau Jawa yang meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Karena wilayahnya memanjang dari barat ke timur peta tersebut ukurannya …

Sebab umum dan sebab khusus Perang Diponegoro

Sejarah Nasional.Perang Diponegoro berlangsung selama lima tahun yaitu dari tahun 1825 hingga tahun 1830. Hal ini secara gamblang telah di bahas pada artikel Perang Diponegoro terjadi tahun 1825-1830. Untuk kali ini Sejarah Nasional dan Dunia akan membahas secara lebih spesifik tentang penyebab terjadinya perang tersebut.
Sebab terjadinya Perang Diponegoro dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebab umum dan sebab khusus. Berikut pembahasannya.
Sebab umum Rakyat dibelit oleh berbagai bentuk pajak dan pungutan yang menjadi beban turun-temurun.Pihak keraton Jogjakarta tidak berdaya menghadapi campur tangan politik pemerintah kolonial.Kalangan keraton hidup mewah dan tidak mempedulikan penderitaan rakyat.
Sebab khusus Pangeran Diponegoro tersingkir dari elite kekuasaan, karena menolak berkompromi dengan pemerintah kolonial. Pangeran Diponegoro memilih mengasingkan diri ke Tegalrejo untuk memusatkan perhatian pada kehidupan keagamaan.Pemerintah kolonial melakukan provokasi dengan membuat jalan yan…

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie

Turunnya Soeharto dari jabatan kepresidenan pada tanggal 21 Mei 1998 menjadi awal lahirnya era Reformasi di Indonesia. Perkembangan politik ketika itu ditandai dengan pergantian presiden di Indonesia. Seperti telah di bahas pada Kronologi reformasi indonesia tahun 1998, bahwa Segera setelah Soeharto mengundurkan diri, Mahkamah Agung mengambil sumpah Baharuddin Jusuf Habibie sebagai presiden.

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie berlangsung dari tanggal 21 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999. Pengangkatan Habibie sebagai presiden ini memunculkan kontroversi di masyarakat. Pihak yang pro menganggap pengangkatan Habibie sudah konstitusional, sedangkan pihak yang kontra menganggap bahwa Habibie sebagai kelanjutan dari era Soeharto dan pengangkatannya dianggap tidak konstitusional.

Pengambilan sumpah beliau sebagai presiden dilakukan di Credential Room, Istana Merdeka. Dalam pidato yang pertama setelah pengangkatannya, B.J. Habibie menyampaikan hal-hal sebagai berikut : Mohon dukungan dari …