Skip to main content

Peta Kalimantan Barat lengkap 12 kabupaten dan 6 kota

Peta Kalimantan Barat lengkap 12 kabupaten dan 6 kota - Sesuai dengan namanya, Kalimantan Barat merupakan salah satu dari 34 provinsi yang terletak di Pulau Kalimantan bagian barat yang memiliki ibu kota Provinsi bernama Pontianak. Adapun luas wilayah provinsi ini kurang lebih 146.807 km persegi atau sekitar 7,53% dari luas seluruh Indonesia). Kalimantan Barat tercatat sebagai provinsi terluas ke-4 setelah Provinsi Papua, Provinsi Kalimantan Timur dan Provinsi Kalimantan Tengah.

Julukan bagi provinsi Kalimantan Barat adalah Seribu Sungai. Mengapa dijuluki Seribu Sungai? Karena Kalbar memiliki ratusan sungai besar maupun kecil.

Provinsi Kalimantan Barat berbatasan langsung dengan Malaysia, tepatnya negara bagian Sarawak. Provinsi Kalbar mempunyai puluhan pulau besar maupun kecil, meskipun di beberapa pulau belum ada yang menghuni.

Menurut catatan sensus penduduk Indonesia tahun 2004, jumlah penduduk di Kalimantan Barat sudah mencapai 4.073.304 jiwa atau sekitar 1,85% dari keseluruhan penduduk di Indonesia.

Menurut sejarah kakawin Nagarakretagama tahun 1365, Kalimantan Barat merupakan salah satu wilayah taklukan Kerajaan Majapahit, sebuah kerajaan kuno terbesar di Indonesia yang telah berhasil menyatukan nusantara sebagai satu kesatuan.

Peta Kalimantan Barat
Seperti judul di atas, pada artikel ini Sejarah Negara akan menyertakan gambar peta Provinsi Kalimantan Barat. Berikut gambar peta Kalimantan Barat atau yang sering disingkat Kalbar :

Gambar Peta Kalimantan Barat
Gambar Peta Kalimantan Barat lengkap 12 kabupaten dan 6 kota

Dari peta Kalimantan Barat di atas dapat kita lihat aliran sungai yang da, batas kabupaten dan kota, maupun pulau-pulau yang ada di wilayah provinsi ini. Jika anda ingin melihat gambar peta Kalbar dalam resolusi tinggi silahkan klik gambar peta tersebut.

12 kabupaten dan 6 kota di Kalimantan Barat
Provinsi Kalimantan sampai saat ini wilayahnya dibagi menjadi 12 kabupaten dan 6 kota. Adapun nama kabupaten dan kota tersebut adalah seperti di bawah ini :
  1. Kabupaten Bengkayang, Ibu Kota : Bengkayang
  2. Kabupaten Kapuas Hulu, Ibu Kota : Putussibau
  3. Kabupaten Kayong Utara, Ibu Kota : Sukadana
  4. Kabupaten Ketapang, Ibu Kota : Tumbang Titi
  5. Kabupaten Kubu Raya, Ibu Kota : Sungai Raya
  6. Kabupaten Landak, Ibu Kota : Ngabang
  7. Kabupaten Melawi, Ibu Kota : Nanga Pinoh
  8. Kabupaten Mempawah, Ibu Kota : Sungai Kunyit
  9. Kabupaten Sambas, Ibu Kota : Pemangkat
  10. Kabupaten Sanggau, Ibu Kota : Sanggau
  11. Kabupaten Sekadau, Ibu Kota : Sekadau
  12. Kabupaten Sintang, Ibu Kota : Sintang
  13. Kota Ketapang
  14. Kota Mempawah
  15. Kota Pontianak
  16. Kota Sambas
  17. Kota Sintang
  18. Kota Singkawang

Lebih jauh mengenai Kalimantan Barat silahkan kunjungi situs resminya di www.kalbarprov.go.id
Baca juga :
Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai peta Provinsi Kalimantan Barat, semoga menjadi catatan sejarah Indonesia.

Popular posts from this blog

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya - Seperti telah kita ketahui bahwa pulau Jawa merupakan pulau yang lebih padat penduduknya daripada pulau-pulau lain di Indonesia. Selain itu, Pulau Jawa Dwipa bisa dikatakan sebagai pusat sejarah peradaban sejak zaman kerajaan, sebagai contoh zaman Kerajaan Majapahit.
Pulau Jawa sampai saat admin menuliskan ini dibagi dalam 4 provinsi, yaitu Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Provinsi Jawa Timur. Masing-masing provinsi membawahi kabupaten dan kota administratif.
Pulau Jawa merupakan pulau yang subur makmur dengan batas-batasnya sebagai berikut: sebelah barat: Selat SundaSebelah timur: Selat Balisebelah utara: Laut Jawasebelah selatan: Samudera Indonesia/Samudera Hindia
Gambar Peta Pulau Jawa Mengacu pada judul di atas, kali ini sejarah negara akan melampirkan Peta Pulau Jawa yang meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Karena wilayahnya memanjang dari barat ke timur peta tersebut ukurannya …

Sebab umum dan sebab khusus Perang Diponegoro

Sejarah Nasional.Perang Diponegoro berlangsung selama lima tahun yaitu dari tahun 1825 hingga tahun 1830. Hal ini secara gamblang telah di bahas pada artikel Perang Diponegoro terjadi tahun 1825-1830. Untuk kali ini Sejarah Nasional dan Dunia akan membahas secara lebih spesifik tentang penyebab terjadinya perang tersebut.
Sebab terjadinya Perang Diponegoro dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebab umum dan sebab khusus. Berikut pembahasannya.
Sebab umum Rakyat dibelit oleh berbagai bentuk pajak dan pungutan yang menjadi beban turun-temurun.Pihak keraton Jogjakarta tidak berdaya menghadapi campur tangan politik pemerintah kolonial.Kalangan keraton hidup mewah dan tidak mempedulikan penderitaan rakyat.
Sebab khusus Pangeran Diponegoro tersingkir dari elite kekuasaan, karena menolak berkompromi dengan pemerintah kolonial. Pangeran Diponegoro memilih mengasingkan diri ke Tegalrejo untuk memusatkan perhatian pada kehidupan keagamaan.Pemerintah kolonial melakukan provokasi dengan membuat jalan yan…

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie

Turunnya Soeharto dari jabatan kepresidenan pada tanggal 21 Mei 1998 menjadi awal lahirnya era Reformasi di Indonesia. Perkembangan politik ketika itu ditandai dengan pergantian presiden di Indonesia. Seperti telah di bahas pada Kronologi reformasi indonesia tahun 1998, bahwa Segera setelah Soeharto mengundurkan diri, Mahkamah Agung mengambil sumpah Baharuddin Jusuf Habibie sebagai presiden.

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie berlangsung dari tanggal 21 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999. Pengangkatan Habibie sebagai presiden ini memunculkan kontroversi di masyarakat. Pihak yang pro menganggap pengangkatan Habibie sudah konstitusional, sedangkan pihak yang kontra menganggap bahwa Habibie sebagai kelanjutan dari era Soeharto dan pengangkatannya dianggap tidak konstitusional.

Pengambilan sumpah beliau sebagai presiden dilakukan di Credential Room, Istana Merdeka. Dalam pidato yang pertama setelah pengangkatannya, B.J. Habibie menyampaikan hal-hal sebagai berikut : Mohon dukungan dari …