Skip to main content

Sekilas tentang Gedung PBB di Jenewa negara Swis

Kota Jenewa di negara Swis identik dengan industri arloji yang tersohor di dunia. Kemasyhuran yang lain adalah sebagai kota internasional dan kota sidang. Disebut demikian karena Gedung PBB berdiri megah di Kota Jenewa, selain yang di Wina-Austria dan New York-Amerika Serikat.

Kompleks Gedung PBB di Jenewa merupakan salah satu obyek wisata yang terkenal dan menarik. Para pengunjung boleh masuk ke semua tempat, hanya saja masuknya harus antri dan melalui pos pemeriksaan yang ketat di pintu masuk halaman. Di kompleks yang luas dengan rumput menghijau dan pohon-pohon yang rindang juga terdapat patung-patung monumental.

Di dalam gedung banyak dihiasai karya seni yang bernilai tinggi, baik berupa lukisan, grafis, maupun patung. Yang menarik lagi, ada beberapa toko yang menjual berbagai barang cenderamata dari berbagai negara anggota PBB, seperti bendera, kaus, emblem, buku-buku tentang PBB, sticker, bolpoint/pena, kartu pos, bahkan prangko khusus PBB.

Gedung PBB di Jenewa negara Swis
Gedung PBB di Jenewa negara Swis
Foto kenampakan alam pegunungan negara Swis
Foto kenampakan alam pegunungan negara Swis
Di sana juga disediakan kafetaria dengan berbagai jenis menu dan ruang istirahat yang biasa digunakan diplomat melakukan pendekatan di luar sidang. Tentu saja anda juga dapat menikmati makanan sambil beristirahat.

Di bagian lain terdapat ruang sidang dengan peralatan serba elektronik, seperti alat pendengar menurut bahasa negara yang dipilih. Bahasa yang dipilih adalah bahasa resmi PBB.

Di ruang sidang juga disediakan tempat bagi para pengunjung yang ingin mengikuti jalannya sidang. Anda boleh naik ke mimbar yang biasa digunakan tokoh berpidato. Tetapi ini hanya bisa dilakukan jika ada sidang.

Baca juga: Badan-badan khusus PBB

Popular posts from this blog

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya - Seperti telah kita ketahui bahwa pulau Jawa merupakan pulau yang lebih padat penduduknya daripada pulau-pulau lain di Indonesia. Selain itu, Pulau Jawa Dwipa bisa dikatakan sebagai pusat sejarah peradaban sejak zaman kerajaan, sebagai contoh zaman Kerajaan Majapahit.
Pulau Jawa sampai saat admin menuliskan ini dibagi dalam 4 provinsi, yaitu Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Provinsi Jawa Timur. Masing-masing provinsi membawahi kabupaten dan kota administratif.
Pulau Jawa merupakan pulau yang subur makmur dengan batas-batasnya sebagai berikut: sebelah barat: Selat SundaSebelah timur: Selat Balisebelah utara: Laut Jawasebelah selatan: Samudera Indonesia/Samudera Hindia
Gambar Peta Pulau Jawa Mengacu pada judul di atas, kali ini sejarah negara akan melampirkan Peta Pulau Jawa yang meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Karena wilayahnya memanjang dari barat ke timur peta tersebut ukurannya …

Sebab umum dan sebab khusus Perang Diponegoro

Sejarah Nasional.Perang Diponegoro berlangsung selama lima tahun yaitu dari tahun 1825 hingga tahun 1830. Hal ini secara gamblang telah di bahas pada artikel Perang Diponegoro terjadi tahun 1825-1830. Untuk kali ini Sejarah Nasional dan Dunia akan membahas secara lebih spesifik tentang penyebab terjadinya perang tersebut.
Sebab terjadinya Perang Diponegoro dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebab umum dan sebab khusus. Berikut pembahasannya.
Sebab umum Rakyat dibelit oleh berbagai bentuk pajak dan pungutan yang menjadi beban turun-temurun.Pihak keraton Jogjakarta tidak berdaya menghadapi campur tangan politik pemerintah kolonial.Kalangan keraton hidup mewah dan tidak mempedulikan penderitaan rakyat.
Sebab khusus Pangeran Diponegoro tersingkir dari elite kekuasaan, karena menolak berkompromi dengan pemerintah kolonial. Pangeran Diponegoro memilih mengasingkan diri ke Tegalrejo untuk memusatkan perhatian pada kehidupan keagamaan.Pemerintah kolonial melakukan provokasi dengan membuat jalan yan…

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie

Turunnya Soeharto dari jabatan kepresidenan pada tanggal 21 Mei 1998 menjadi awal lahirnya era Reformasi di Indonesia. Perkembangan politik ketika itu ditandai dengan pergantian presiden di Indonesia. Seperti telah di bahas pada Kronologi reformasi indonesia tahun 1998, bahwa Segera setelah Soeharto mengundurkan diri, Mahkamah Agung mengambil sumpah Baharuddin Jusuf Habibie sebagai presiden.

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie berlangsung dari tanggal 21 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999. Pengangkatan Habibie sebagai presiden ini memunculkan kontroversi di masyarakat. Pihak yang pro menganggap pengangkatan Habibie sudah konstitusional, sedangkan pihak yang kontra menganggap bahwa Habibie sebagai kelanjutan dari era Soeharto dan pengangkatannya dianggap tidak konstitusional.

Pengambilan sumpah beliau sebagai presiden dilakukan di Credential Room, Istana Merdeka. Dalam pidato yang pertama setelah pengangkatannya, B.J. Habibie menyampaikan hal-hal sebagai berikut : Mohon dukungan dari …