Skip to main content

Sekilas mengenai Atlantis oleh Plato

Lebih dari 9.000 tahun SM, seluruh Afrika, bagian barat Mesir, dan Eropa, dari Spanyol hingga Italia, ada dalam genggaman kekuasaan suatu bangsa adidaya, yaitu bangsa Atalantis. Paling tidak, itu adalah kesimpulan beberapa buku yang khusus membahas tentang sejarah Atlantis.

Betulkan benua atlantis pernah ada, atau hanya cerita rekaan? Jika ada, di mana letaknya dalam peta bumi? Mengapa atlantis tenggelam? Adakah sisa peradaban bangsa Atlantis dan reruntuhan kejayaannya?

Filsuf Yunani, Plato (427 - 348 SM), dalam bukunya Critias, menguraikan secara rinci mengenai sebuah benua yang pernah ada dan ia namakan Atlantis. Critias merupakan salah satu dari trilogi buku Plato, Hermocrates dan Timaeus. Perkataan Atlantis dan cerita di dalamnya keluar dari mulut Critias. Plato menuliskan deskripsi hasil percakapan segi empat antara Critias, Timaeus, Hermocrates, dan Socrates.

Deskripsi rinci benua Atlantis berasal dari penjelasan Critias pertanyaan Hermocrates tentang agama dan cara berdoa para dewa-dewi. Baik, akan aku kemukakan argumen yang pernah diceritakan Solon kepada mendiang kakekku, "kata Critias. Solon (meninggal pada 558 SM) konon memperoleh dokumen dan informasi lengkap tentang Atlantis dari seorang agamawan Mesir. Solon berkawan dekat dengan kakek Critias.

Foto Patung Poseidon Leluhur bangsa Atlantis
Patung Poseidon Leluhur bangsa Atlantis

Cerita tenggelamnya Atlantis
Mendiang kakek Critias atas keterangan Solon selanjutnya bercerita, pada 9.000 tahun SM terjadi perang hebat antara orang-orang yang bermukim di suatu tempat bernama Pilar Heracles (sekarang Selat Gibraltar) dan orang-orang di luar Pilar Heracles.

"Perang yang saya gambarkan paling dahsyat yang pernah terjadi antara bangsa Athena (Yunani) dengan bangsa Atlantis," kata Critias menirukan ucapan kakeknya. Pulau atau benua Atlantis digambarkan lebih besar daripada Asia dan Libia. Bangsa Atlantis konon mengancam pula bangsa-bangsa yang mendiami Benua Asia dan Eropa.

Lihat: Peta Asia

Atas ucapan Critias tersebut, Plato mencatat, "Karena sifat barbar dan naluri menyerangnya yang merusak martabat manusia, maka dewa menghukum Atlantis beserta isinya dengan cara menenggelamkannya ke dasar lautan." Critias menggambarkan, selama  peperangan itu gempa dahsyat disertai banjir sehari semalam mengguncang Atlantis dan tenggelam akibat gelombang pasang, lalu senyap tanpa bekas.

Syurga yang hilang
Atlantis digambarkan sebagai pulau yang subur, cantik, produktif, memiliki dataran rendah yang luas, gunung yang tidak terlalu tinggi dengan hutan-hutan lebat. Secara politis Atlantis berbentuk federasi yang terdiri atas 10 negara bagian. Masing-masing diperintah oleh seorang raja, semuanya anak hasil perkawinan Posedon dengan Cleito. Siapakah pasutri yang berputra sepuluh dan semuanya kembar ini?

Poseidon adalah dewa laut paling berkuasa di seantero lautan, atau dikenal sebagai Dewa Neptunus. Poseidon jatuh cinta kepada seorang dara ayu dari Atlantis. Bagaimana Poseidon kasmaran digambarkan Plato secara rinci. Lewat penuturan Critias, Plato menjelaskan, di pulau tersebut terdapat dataran yang amat luas, berdinding sebuah gunung yang tidak terlalu tinggi tetapi indah.

Di gunung itulah hidup pasangan Evenor dan Leucipe, yang melahirkan dara cantik bernama Cleito. Kecantikannya sangar mashyur sampai dewa pun terpesona. Sayang, ia harus kehilangan orang tuanya sebelum dipersunting Dewa Poseidon.

Dari perkawinan itu lahir 5 pasang anak kembar. Tatkala mereka dewasa, Poseidon membagi wilayahnya menjadi 10 negara bagian, masing-masing diperintah oleh ke-10 putranya. Anak tertua bernama Atlas, dan wilayah yang diberikan kepada mereka disebut Atlantis.

Atlas adalah raja diraja pemimpin seluruh negara federal. Secara berkala ia mengadakan pertemuan di ibukota, rutin menghadiri ritual keagamaan berupa pengurbanan sapi. Patut dicatat, bahwa bangsa Atlantis memiliki hukum tertulis yang sempurna.

Di bidang teknologi? Simaklah perincian sebuah bangunan yang berdiri megah di Kota Metropolis, sampai ukuran air mancur yang memuncratkan air panas dan dingin. Juga diameter tiga buah kanal yang melingkar. Kanal pelabuhan berlapis tiga itu mengelilingi istana utama, pura peribadatan, dan konon juga kuburan Poseidon.

Ketiga bangunan itu dikepung oleh benteng yang kokoh. Masing-masing pelabuhan yang terpisah oleh kanal-kanal it dapat dilalui ratusan kapal besar. Kanal dipisahkan oleh daratan yang dipakai untuk berbagai kegiatan seperti balapan kuda dan olahraga lainnya.

Pembangunan pura dimaksudkan untuk mengenang jasa Poseidon dan Cleito leluhur bangsa Atlantis. Disebutkan, atap pura suci terbuat dar gading gajah, dindingnya bersepuh emas dan perak. Di dalam pura ada patung besar dari emas, menggambarkan Poseidon naik kereta emas yang ditarik enam kuda terbang.

Secara sosial, bangsa Atlantis lebih menekankan fasilitas dan kepentingan umum. Terbukti dengan dibangunnya taman dan pemandian umum. Digambarkan pula taman dengan tanaman bunga beraneka ragam, pancuran air panas dan dingin, tempat mandi raja, tempat mandi wanita, bahkan tempat mandi kuda beserta ternak lainnya.

Bangsa Atlantis juga mengenal kerajinan dan keterampilan mengolah berbagi jenis logam, dari perunggu, perak, hingga emas. Arsitektur juga terbukti canggih dengan pusat kerajaan berbentuk bundar, dikelilingi 3 pelabuhan yang terbelah oleh 4 kanal tersebut.

Jangan berhenti di sini, baca kisah lanjutannya di : Kapan benua Atlantis tenggelam?

Popular posts from this blog

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya - Seperti telah kita ketahui bahwa pulau Jawa merupakan pulau yang lebih padat penduduknya daripada pulau-pulau lain di Indonesia. Selain itu, Pulau Jawa Dwipa bisa dikatakan sebagai pusat sejarah peradaban sejak zaman kerajaan, sebagai contoh zaman Kerajaan Majapahit.
Pulau Jawa sampai saat admin menuliskan ini dibagi dalam 4 provinsi, yaitu Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Provinsi Jawa Timur. Masing-masing provinsi membawahi kabupaten dan kota administratif.
Pulau Jawa merupakan pulau yang subur makmur dengan batas-batasnya sebagai berikut: sebelah barat: Selat SundaSebelah timur: Selat Balisebelah utara: Laut Jawasebelah selatan: Samudera Indonesia/Samudera Hindia
Gambar Peta Pulau Jawa Mengacu pada judul di atas, kali ini sejarah negara akan melampirkan Peta Pulau Jawa yang meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Karena wilayahnya memanjang dari barat ke timur peta tersebut ukurannya …

Sebab umum dan sebab khusus Perang Diponegoro

Sejarah Nasional.Perang Diponegoro berlangsung selama lima tahun yaitu dari tahun 1825 hingga tahun 1830. Hal ini secara gamblang telah di bahas pada artikel Perang Diponegoro terjadi tahun 1825-1830. Untuk kali ini Sejarah Nasional dan Dunia akan membahas secara lebih spesifik tentang penyebab terjadinya perang tersebut.
Sebab terjadinya Perang Diponegoro dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebab umum dan sebab khusus. Berikut pembahasannya.
Sebab umum Rakyat dibelit oleh berbagai bentuk pajak dan pungutan yang menjadi beban turun-temurun.Pihak keraton Jogjakarta tidak berdaya menghadapi campur tangan politik pemerintah kolonial.Kalangan keraton hidup mewah dan tidak mempedulikan penderitaan rakyat.
Sebab khusus Pangeran Diponegoro tersingkir dari elite kekuasaan, karena menolak berkompromi dengan pemerintah kolonial. Pangeran Diponegoro memilih mengasingkan diri ke Tegalrejo untuk memusatkan perhatian pada kehidupan keagamaan.Pemerintah kolonial melakukan provokasi dengan membuat jalan yan…

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie

Turunnya Soeharto dari jabatan kepresidenan pada tanggal 21 Mei 1998 menjadi awal lahirnya era Reformasi di Indonesia. Perkembangan politik ketika itu ditandai dengan pergantian presiden di Indonesia. Seperti telah di bahas pada Kronologi reformasi indonesia tahun 1998, bahwa Segera setelah Soeharto mengundurkan diri, Mahkamah Agung mengambil sumpah Baharuddin Jusuf Habibie sebagai presiden.

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie berlangsung dari tanggal 21 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999. Pengangkatan Habibie sebagai presiden ini memunculkan kontroversi di masyarakat. Pihak yang pro menganggap pengangkatan Habibie sudah konstitusional, sedangkan pihak yang kontra menganggap bahwa Habibie sebagai kelanjutan dari era Soeharto dan pengangkatannya dianggap tidak konstitusional.

Pengambilan sumpah beliau sebagai presiden dilakukan di Credential Room, Istana Merdeka. Dalam pidato yang pertama setelah pengangkatannya, B.J. Habibie menyampaikan hal-hal sebagai berikut : Mohon dukungan dari …