Skip to main content

American Project

Venkatesh is pushing the thesis that the lives of the residents in the projects have been too pessimistically portrayed by other authorities, and that for long periods of time they, in fact, managed to get along pretty well, through various informal and often criminal survival mechanisms they developed.

That is, as I say, his thesis. I am reminded of a story of a man who fell out the 40th story window of an office building. Mid way down, with his eyes, firmly closed, he imagined himself flying. "So far, so good," he said.

This author records comparable delusions, and the state of free-fall that of necessity must end. He thinks he is recording something better than that.

American Project Book

Venkatesh has done a superb job of describing the interrelationships between tenants, and the relationship between tenants and management, as well as chronicling the changes in these relationships since Robert Taylor was constructed in the early 60s. Anyone who wants to move beyond the headlines, and finds out more about the strengths and weaknesses of life in a public housing development should read this book.

That said, the author's background and training as a sociologist come through loud and clear and ultimately limits his book. While Venkatesh does a good job of detailing the social relationships among the players, he virtually ignores the larger political issues.

Why was management so inept as to be virtually non-existent? Why did the drug/crime culture take hold, and how did the gangs transform themselves into multi-state corporate enterprises? Most importantly, given that CHA is now in the process of demolishing virtually everyone of the buildings which form Robert Taylor Homes, how do we avoid creating the same problems in the next generation of public housing.

Excellent bibliography, by the way. A very good place to dig for resources for anyone wanting to study the history of the Chicago Housing Authority since 1960.

"American Project" started out with the best of intentions, but along the way, the author became a little repetitive. He should've explored the lives of the tenants a bit more. I think that would've made their situation a bit more understandable for the unaware. But, I give the author credit for trying to explain the lives, situations and forces, which keep the people disconnected from the rest of Chicago.

Popular posts from this blog

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya - Seperti telah kita ketahui bahwa pulau Jawa merupakan pulau yang lebih padat penduduknya daripada pulau-pulau lain di Indonesia. Selain itu, Pulau Jawa Dwipa bisa dikatakan sebagai pusat sejarah peradaban sejak zaman kerajaan, sebagai contoh zaman Kerajaan Majapahit.
Pulau Jawa sampai saat admin menuliskan ini dibagi dalam 4 provinsi, yaitu Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Provinsi Jawa Timur. Masing-masing provinsi membawahi kabupaten dan kota administratif.
Pulau Jawa merupakan pulau yang subur makmur dengan batas-batasnya sebagai berikut: sebelah barat: Selat SundaSebelah timur: Selat Balisebelah utara: Laut Jawasebelah selatan: Samudera Indonesia/Samudera Hindia
Gambar Peta Pulau Jawa Mengacu pada judul di atas, kali ini sejarah negara akan melampirkan Peta Pulau Jawa yang meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Karena wilayahnya memanjang dari barat ke timur peta tersebut ukurannya …

Sebab umum dan sebab khusus Perang Diponegoro

Sejarah Nasional.Perang Diponegoro berlangsung selama lima tahun yaitu dari tahun 1825 hingga tahun 1830. Hal ini secara gamblang telah di bahas pada artikel Perang Diponegoro terjadi tahun 1825-1830. Untuk kali ini Sejarah Nasional dan Dunia akan membahas secara lebih spesifik tentang penyebab terjadinya perang tersebut.
Sebab terjadinya Perang Diponegoro dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebab umum dan sebab khusus. Berikut pembahasannya.
Sebab umum Rakyat dibelit oleh berbagai bentuk pajak dan pungutan yang menjadi beban turun-temurun.Pihak keraton Jogjakarta tidak berdaya menghadapi campur tangan politik pemerintah kolonial.Kalangan keraton hidup mewah dan tidak mempedulikan penderitaan rakyat.
Sebab khusus Pangeran Diponegoro tersingkir dari elite kekuasaan, karena menolak berkompromi dengan pemerintah kolonial. Pangeran Diponegoro memilih mengasingkan diri ke Tegalrejo untuk memusatkan perhatian pada kehidupan keagamaan.Pemerintah kolonial melakukan provokasi dengan membuat jalan yan…

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie

Turunnya Soeharto dari jabatan kepresidenan pada tanggal 21 Mei 1998 menjadi awal lahirnya era Reformasi di Indonesia. Perkembangan politik ketika itu ditandai dengan pergantian presiden di Indonesia. Seperti telah di bahas pada Kronologi reformasi indonesia tahun 1998, bahwa Segera setelah Soeharto mengundurkan diri, Mahkamah Agung mengambil sumpah Baharuddin Jusuf Habibie sebagai presiden.

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie berlangsung dari tanggal 21 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999. Pengangkatan Habibie sebagai presiden ini memunculkan kontroversi di masyarakat. Pihak yang pro menganggap pengangkatan Habibie sudah konstitusional, sedangkan pihak yang kontra menganggap bahwa Habibie sebagai kelanjutan dari era Soeharto dan pengangkatannya dianggap tidak konstitusional.

Pengambilan sumpah beliau sebagai presiden dilakukan di Credential Room, Istana Merdeka. Dalam pidato yang pertama setelah pengangkatannya, B.J. Habibie menyampaikan hal-hal sebagai berikut : Mohon dukungan dari …