Skip to main content

Peta Jakarta Lengkap 1 Kabupaten 5 Kota

Jakarta, DKI Jakarta (Daerah Khusus Ibukota Jakarta) adalah ibu kota negara Negara Republik Indonesia sekaligus kota terbesar di RI. Jakarta terletak di Pulau Jawa bagian barat. Sebelum dinamakan Jakarta, pada zaman Hindia Belanda dinamakan Sunda Kelapa, Jayakarta, dan Batavia. Jakarta memiliki julukan khusus dalam dunia internasional, yaitu J-Town, atau yang populer "The Big Durian". Mengapa demikian? Karena dianggap sebagai kota yang setarap dengan New York City (Big Apple).

Luas daratan Jakarta kurang lebih 661,52 km², sedangkan lautan sekitar 6.977,5 km², dengan jumlah penduduk tahun 2011 berjumlah 10.187.595 jiwa. Jakarta juga disebut sebagai di Asia Tenggara atau urutan kedua di dunia.

Hal-hal yang perlu anda ketahui
Banyak hal yang patut anda ketahui tentang Jakarta, antara lain sebagai berikut:
Julukan: The Big Durian, J-Town
Semboyan: "Jaya Raya" artinya "Jaya dan Besar (Agung)"
Hari jadi: 22 Juni 1527 (umur 489)
Dasar hukum: UU Nomor 29 Tahun 2007
Ibu kota: Jakarta
Area: 
  • Total luas: 7.659,02 km2
  • Luas daratan: 661,52 km2
  • Luas perairan: 6.997,50 km2
  • Latitude: 5° 19' 12" - 6° 23' 54" LS
  • Longitude: 106° 22' 42" - 106° 58' 18" BT

Populasi (2013): 
  • Total: 9.988.329
  • Kepadatan: 15.052,84/km2

Pemerintahan: 
  • Gubernur: Djarot Saiful Hidayat (Plt.)
  • Wagub: Jabatan lowong
  • Ketua DPRD: Prasetyo Edi Marsudi
  • Sekda: Saefullah
  • Kabupaten: 1
  • Kota: 5
  • Kecamatan: 44
  • Kelurahan: 267

Suku bangsa: 
  • Suku bangsa: Jawa (35,16%)
  • Betawi (27,65%)
  • Sunda (15,27%)
  • Tionghoa (5,53%)
  • Batak (3,61%)
  • Minang (3,18%)
  • Melayu (1,62%)
  • Bugis
  • Aceh
  • Madura Dan lain-lain.

Agama:
  • Islam (85,36%)
  • Kristen
  • Protestan (7,54%)
  • Katolik (3,15%)
  • Buddha (3,13%), Hindu (0,21%)
  • Konghucu (0,06%)

Bahasa:
  • Indonesia
  • Betawi
  • Jawa
  • Tionghoa
  • Sunda
  • Inggris

Zona waktu: WIB (UTC+7)
Lagu daerah: Kicir-Kicir
Rumah tradisional: Rumah Bapang/Kebaya
Senjata tradisional: Golok
Situs web resmi: www.jakarta.go.id

Peta Jakarta lengkap
Berikut peta Jakarta lengkap:

Gambar Peta Jakarta lengkap
Gambar Peta Jakarta lengkap

Untuk mengetahui peta DKI secara detail silahkan baca: Peta Atlas Jakarta

Atau jika anda ingin melihat dalam tampilan google map silahkan lihat di bawah ini:


Tabel Kabupatan dan Kota di Jakarta
Berikut tabel nama kabupaten dan kota yang masuk dalam wilayah Jakarta.

No. Kabupaten/Kota Ibu Kota
1
2
3
4
5
6
Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu
Kota Administrasi Jakarta Barat
Kota Administrasi Jakarta Pusat
Kota Administrasi Jakarta Selatan
Kota Administrasi Jakarta Timur
Kota Administrasi Jakarta Utara
Pulau Pramuka
Kembangan
Menteng
Kebayoran Baru
Cakung
Koja

Lambang Jakarta
Lambang atau logo Jakarta dapat anda lihat pada gambar di bawah ini:

Gambar Lambang Jakarta
Gambar Lambang Jakarta

Baca juga: Peta Banten lengkap 4 Provinsi dan 4 Kota

Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai Provinsi Jakarta, semoga memberi manfaat.

Popular posts from this blog

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya - Seperti telah kita ketahui bahwa pulau Jawa merupakan pulau yang lebih padat penduduknya daripada pulau-pulau lain di Indonesia. Selain itu, Pulau Jawa Dwipa bisa dikatakan sebagai pusat sejarah peradaban sejak zaman kerajaan, sebagai contoh zaman Kerajaan Majapahit.
Pulau Jawa sampai saat admin menuliskan ini dibagi dalam 4 provinsi, yaitu Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Provinsi Jawa Timur. Masing-masing provinsi membawahi kabupaten dan kota administratif.
Pulau Jawa merupakan pulau yang subur makmur dengan batas-batasnya sebagai berikut: sebelah barat: Selat SundaSebelah timur: Selat Balisebelah utara: Laut Jawasebelah selatan: Samudera Indonesia/Samudera Hindia
Gambar Peta Pulau Jawa Mengacu pada judul di atas, kali ini sejarah negara akan melampirkan Peta Pulau Jawa yang meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Karena wilayahnya memanjang dari barat ke timur peta tersebut ukurannya …

Sebab umum dan sebab khusus Perang Diponegoro

Sejarah Nasional.Perang Diponegoro berlangsung selama lima tahun yaitu dari tahun 1825 hingga tahun 1830. Hal ini secara gamblang telah di bahas pada artikel Perang Diponegoro terjadi tahun 1825-1830. Untuk kali ini Sejarah Nasional dan Dunia akan membahas secara lebih spesifik tentang penyebab terjadinya perang tersebut.
Sebab terjadinya Perang Diponegoro dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebab umum dan sebab khusus. Berikut pembahasannya.
Sebab umum Rakyat dibelit oleh berbagai bentuk pajak dan pungutan yang menjadi beban turun-temurun.Pihak keraton Jogjakarta tidak berdaya menghadapi campur tangan politik pemerintah kolonial.Kalangan keraton hidup mewah dan tidak mempedulikan penderitaan rakyat.
Sebab khusus Pangeran Diponegoro tersingkir dari elite kekuasaan, karena menolak berkompromi dengan pemerintah kolonial. Pangeran Diponegoro memilih mengasingkan diri ke Tegalrejo untuk memusatkan perhatian pada kehidupan keagamaan.Pemerintah kolonial melakukan provokasi dengan membuat jalan yan…

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie

Turunnya Soeharto dari jabatan kepresidenan pada tanggal 21 Mei 1998 menjadi awal lahirnya era Reformasi di Indonesia. Perkembangan politik ketika itu ditandai dengan pergantian presiden di Indonesia. Seperti telah di bahas pada Kronologi reformasi indonesia tahun 1998, bahwa Segera setelah Soeharto mengundurkan diri, Mahkamah Agung mengambil sumpah Baharuddin Jusuf Habibie sebagai presiden.

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie berlangsung dari tanggal 21 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999. Pengangkatan Habibie sebagai presiden ini memunculkan kontroversi di masyarakat. Pihak yang pro menganggap pengangkatan Habibie sudah konstitusional, sedangkan pihak yang kontra menganggap bahwa Habibie sebagai kelanjutan dari era Soeharto dan pengangkatannya dianggap tidak konstitusional.

Pengambilan sumpah beliau sebagai presiden dilakukan di Credential Room, Istana Merdeka. Dalam pidato yang pertama setelah pengangkatannya, B.J. Habibie menyampaikan hal-hal sebagai berikut : Mohon dukungan dari …