Skip to main content

Peta Madura Lengkap

Peta Madura Lengkap - Madura adalah sebuah pulau yang terletak di utara Provinsi Jawa Timur yang di batasi oleh selat Madura (lihat lebih jelas Peta Jatim), sekaligus masuk wilayah Jawa Timur. Luas keseluruhan Pulau Madura kurang lebih 5.168 km2, lebih kecil daripada pulau Bali yang memiliki luas kurang lebih 5.636,66 km2, dengan jumlah penduduk kurang lebih 4.000.000 jiwa.

Dilihat dari bentuknya, Pulau Madura bentuknya mirip dengan badan sapi. Pulau ini dibagi dalam empat Kabupaten, yaitu:
  1. Kabupaten Bangkalan
  2. Kabupaten Sampang
  3. Kabupaten Pamekasan, dan
  4. Kabupaten Sumenep

Penduduk Madura terkenal dengan dialeknya yang keras, depat dan apa adanya, namun mayoritas mereka perantau yang suka bekerja keras. Harga diri, merupakan harga mati bagi kehidupan masyarakat di sana. Masyarakat Madira memiliki sebuah falsafah: katembheng pote mata, angok pote tolang. Sifat inilah yang melahirkan tradisi carok pada masyarakat yang terkenal dengan karapan sapi ini.

Dari Jawa Timur, Suramadu merupakan jembatan penghubung menuju Madura. Namun, untuk menuju Madura bisa juga melalui jalur laut dan udara. Untuk jalur laut melalui Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya dan mendarat di Pelabuhan Kamal, Bangkalan, atau bisa juga melalui Pelabuhan Jangkar Situbondo menuju Pelabuhan Kalianget di Sumenep, yang terletak di ujung timur Pulau Madura.

Sampai saat ini, karena rasa juang yang tinggi Suku Madura banyak menempati di seluruh kepulauan di Indonesia. Mayoritas mereka mendirikan usaha potong rambut dan sate ayam khas Madura.

2 Peta Madura
Seperti telah disinggung di atas, bahwa peta Madura mirip dengan badan sapi, yang sesuai adat masyarakat dengan karapan sapinya. Selengkapnya peta Madura dapat anda lihat di bawah ini:

1. Peta Madura Lengkap
Peta Madura lengkap dituliskan nama-nama kota, alur jalan, nama selat dan sebagainya, selengkapnya sebagai berikut:

Gambar Peta Madura Lengkap
Gambar Peta Madura Lengkap


2. Peta Buta Madura
Peta Buta Madura hanya menggambarkan alam pulau Madura dengan warna hijau sebagai dataran dan warna kuning kecoklatan yang mencerminkan daerah pegunungan. Selengkapnya sebagai berikut:

Gambar Peta Buta Madura
Gambar Peta Buta Madura


Peta Sumenap, Madura
Sumenep merupakan salah satu Kabupaten di Madura yang termasuk Provinsi Jawa Timur, dengan ibu kotanya di Sumenep. Lus Kabupaten Sumenep kurang lebih 2.093,45 km², dengan jumlah penduduk 1.041.915 jiwa.

Menurut sejarahnya, nema Sumenep berasal dari kata Songeneb (Bahasa Kawi atau Jawa Kuno), Sung bisa diartikan: relung, cekungan atau lembah. Sedangkan eneb berarti endapan yang tenang. Dan jika diartikan secara keseluruhan Songeneb adalah lembah atau cekungan yang tenang

Sumenep memiliki beberapa tempat wisata menarik yang patut anda kunjungi. Adapun tempat-tempat tersebut antara lain: Pulau Gili Labak, Pulau Giliyang, Pulau Gili Genting, Pulau Sapeken, Pantai Lombang, Pantai Ambuten, Boekit Tinggi Daramista, Bukit Kapur Kombang

Dari tempat-tempat tersebut, mungkin anda belum mengetahui di mana letaknya, untuk itu lihat peta Sumenep di bawah ini:

Gambar Peta Sumenap, Madura
Gambar Peta Sumenap, Madura


Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai Peta Madura Lengkap, semoga berguna untuk sekedar menambah pengetahuan atau mungkin anda bermaksud mengunjunginya.

Popular posts from this blog

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya - Seperti telah kita ketahui bahwa pulau Jawa merupakan pulau yang lebih padat penduduknya daripada pulau-pulau lain di Indonesia. Selain itu, Pulau Jawa Dwipa bisa dikatakan sebagai pusat sejarah peradaban sejak zaman kerajaan, sebagai contoh zaman Kerajaan Majapahit.
Pulau Jawa sampai saat admin menuliskan ini dibagi dalam 4 provinsi, yaitu Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Provinsi Jawa Timur. Masing-masing provinsi membawahi kabupaten dan kota administratif.
Pulau Jawa merupakan pulau yang subur makmur dengan batas-batasnya sebagai berikut: sebelah barat: Selat SundaSebelah timur: Selat Balisebelah utara: Laut Jawasebelah selatan: Samudera Indonesia/Samudera Hindia
Gambar Peta Pulau Jawa Mengacu pada judul di atas, kali ini sejarah negara akan melampirkan Peta Pulau Jawa yang meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Karena wilayahnya memanjang dari barat ke timur peta tersebut ukurannya …

Sebab umum dan sebab khusus Perang Diponegoro

Sejarah Nasional.Perang Diponegoro berlangsung selama lima tahun yaitu dari tahun 1825 hingga tahun 1830. Hal ini secara gamblang telah di bahas pada artikel Perang Diponegoro terjadi tahun 1825-1830. Untuk kali ini Sejarah Nasional dan Dunia akan membahas secara lebih spesifik tentang penyebab terjadinya perang tersebut.
Sebab terjadinya Perang Diponegoro dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebab umum dan sebab khusus. Berikut pembahasannya.
Sebab umum Rakyat dibelit oleh berbagai bentuk pajak dan pungutan yang menjadi beban turun-temurun.Pihak keraton Jogjakarta tidak berdaya menghadapi campur tangan politik pemerintah kolonial.Kalangan keraton hidup mewah dan tidak mempedulikan penderitaan rakyat.
Sebab khusus Pangeran Diponegoro tersingkir dari elite kekuasaan, karena menolak berkompromi dengan pemerintah kolonial. Pangeran Diponegoro memilih mengasingkan diri ke Tegalrejo untuk memusatkan perhatian pada kehidupan keagamaan.Pemerintah kolonial melakukan provokasi dengan membuat jalan yan…

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie

Turunnya Soeharto dari jabatan kepresidenan pada tanggal 21 Mei 1998 menjadi awal lahirnya era Reformasi di Indonesia. Perkembangan politik ketika itu ditandai dengan pergantian presiden di Indonesia. Seperti telah di bahas pada Kronologi reformasi indonesia tahun 1998, bahwa Segera setelah Soeharto mengundurkan diri, Mahkamah Agung mengambil sumpah Baharuddin Jusuf Habibie sebagai presiden.

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie berlangsung dari tanggal 21 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999. Pengangkatan Habibie sebagai presiden ini memunculkan kontroversi di masyarakat. Pihak yang pro menganggap pengangkatan Habibie sudah konstitusional, sedangkan pihak yang kontra menganggap bahwa Habibie sebagai kelanjutan dari era Soeharto dan pengangkatannya dianggap tidak konstitusional.

Pengambilan sumpah beliau sebagai presiden dilakukan di Credential Room, Istana Merdeka. Dalam pidato yang pertama setelah pengangkatannya, B.J. Habibie menyampaikan hal-hal sebagai berikut : Mohon dukungan dari …