Skip to main content

Sejarah Agama yang dianut penduduk Benua Asia

Agama yang dianut penduduk Benua Asia - Semua agama besar di dunia seperti Islam, Budha, Kristen, Hindu, Kong Hu Cu, Yahudi, Shinto, dan Tao berasal dari benua Asia. Penduduk Asia lebih banyak menganut agama Hindu dibandingkan dengan agama-agama lain, terutama di India dan Nepal.

Kemudian menyusul agama Islam, yang tersebar di seluruh bagain Asia. Agama Budha merupakan agama utama di India sebelah timur, tetapi banyak penduduk Asia yang mencampur agama Budha dengan kepercayaan setempat.

Bermacam jenis agama yang dianut penduduk benua asia

Agama Kristen juga terdapat di Asia, terutama di Cyprus, Filipina. Libanon, dan Soviet Asia. Tetapi belum pernah dominan di Asia, walaupun secara kuantitatif lebih banyak di dunia. Agama Yahudi hanya di anut penduduk Israel.

Di negara-negara komunis, seperti Kampuchea, RRC, Laos, Mongolia, Korea Utara, Rusia, dan Vietnam dulu perkembangan agama dihambat oleh pemerintah setempat, tetapi tidak pernah dapat dilenyapkan seluruhnya.

Baca juga:
Kini, beberapa diantaranya telah mengambil sikap lebih lunak terhadap agama dan kepercayaan.

Pendidikan penduduk Asia
Standar pendidikan di negara-negara Asia belum begitu menggembirakan. Smua negara menyadari betapa pentingnya pendidikan, namun berbagai kendala menyebabkan peningkatan jumlah dan mutu sekolah-sekolah di benua Asia terhambat. Beberapa negara seperti Jepang dan negara-negara Arab yang kaya sudah berhasil membebaskan siswa dari uang sekolah.

Di beberapa negara misalnya Jepang dan Korea Selatan persentase penduduk yang bebas buta aksara sangat tinggi, sedangkan di negara-negara tertentu misalnya di Yaman Utara, Bhutan, dan Nepal persentase sangat rendah. Secara keseluruhan baru sekitar 66% penduduk Asia yang bebas buta aksara.

Popular posts from this blog

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya - Seperti telah kita ketahui bahwa pulau Jawa merupakan pulau yang lebih padat penduduknya daripada pulau-pulau lain di Indonesia. Selain itu, Pulau Jawa Dwipa bisa dikatakan sebagai pusat sejarah peradaban sejak zaman kerajaan, sebagai contoh zaman Kerajaan Majapahit.
Pulau Jawa sampai saat admin menuliskan ini dibagi dalam 4 provinsi, yaitu Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Provinsi Jawa Timur. Masing-masing provinsi membawahi kabupaten dan kota administratif.
Pulau Jawa merupakan pulau yang subur makmur dengan batas-batasnya sebagai berikut: sebelah barat: Selat SundaSebelah timur: Selat Balisebelah utara: Laut Jawasebelah selatan: Samudera Indonesia/Samudera Hindia
Gambar Peta Pulau Jawa Mengacu pada judul di atas, kali ini sejarah negara akan melampirkan Peta Pulau Jawa yang meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Karena wilayahnya memanjang dari barat ke timur peta tersebut ukurannya …

Sebab umum dan sebab khusus Perang Diponegoro

Sejarah Nasional.Perang Diponegoro berlangsung selama lima tahun yaitu dari tahun 1825 hingga tahun 1830. Hal ini secara gamblang telah di bahas pada artikel Perang Diponegoro terjadi tahun 1825-1830. Untuk kali ini Sejarah Nasional dan Dunia akan membahas secara lebih spesifik tentang penyebab terjadinya perang tersebut.
Sebab terjadinya Perang Diponegoro dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebab umum dan sebab khusus. Berikut pembahasannya.
Sebab umum Rakyat dibelit oleh berbagai bentuk pajak dan pungutan yang menjadi beban turun-temurun.Pihak keraton Jogjakarta tidak berdaya menghadapi campur tangan politik pemerintah kolonial.Kalangan keraton hidup mewah dan tidak mempedulikan penderitaan rakyat.
Sebab khusus Pangeran Diponegoro tersingkir dari elite kekuasaan, karena menolak berkompromi dengan pemerintah kolonial. Pangeran Diponegoro memilih mengasingkan diri ke Tegalrejo untuk memusatkan perhatian pada kehidupan keagamaan.Pemerintah kolonial melakukan provokasi dengan membuat jalan yan…

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie

Turunnya Soeharto dari jabatan kepresidenan pada tanggal 21 Mei 1998 menjadi awal lahirnya era Reformasi di Indonesia. Perkembangan politik ketika itu ditandai dengan pergantian presiden di Indonesia. Seperti telah di bahas pada Kronologi reformasi indonesia tahun 1998, bahwa Segera setelah Soeharto mengundurkan diri, Mahkamah Agung mengambil sumpah Baharuddin Jusuf Habibie sebagai presiden.

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie berlangsung dari tanggal 21 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999. Pengangkatan Habibie sebagai presiden ini memunculkan kontroversi di masyarakat. Pihak yang pro menganggap pengangkatan Habibie sudah konstitusional, sedangkan pihak yang kontra menganggap bahwa Habibie sebagai kelanjutan dari era Soeharto dan pengangkatannya dianggap tidak konstitusional.

Pengambilan sumpah beliau sebagai presiden dilakukan di Credential Room, Istana Merdeka. Dalam pidato yang pertama setelah pengangkatannya, B.J. Habibie menyampaikan hal-hal sebagai berikut : Mohon dukungan dari …