Skip to main content

13 Mantan Gubernur Jawa Timur Tahun 1945 sampai 2014

Provinsi Jawa Timur dikepalai oleh seorang gubernur, dibantu wakil gubernur. Mungkin anda membutuhkan informasi tentang siapa saja nama-nama gubernur berikut fotonya, kali ini sejarah negara akan melampirkannya lengkap dengan foto-foto beliau mulai tahun 1945 sampai 2014.

Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur pertama kali diselenggarakan pada tahun 2008. Pemerintah Provinsi Jawa Timur terdiri atas:
  • Sekretariat Daerah,
  • Sekretariat DPRD
  • 22 Dinas Daerah
  • 16 Badan
  • 3 Kantor, dan
  • 5 Badan Rumah Sakit.

Sementara dalam koordinasi wilayah, dibentuk 4 Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil), yaitu:
  • Bakorwil I Madiun
  • Bakorwil II Bojonegoro
  • Bakorwil III Malang, dan
  • Bakorwil IV Pamekasan.

Daftar Nama Mantan Gubernur Jawa Timur
Di bawah ini adalah daftar 13 nama mantan Jatim lengkap masa jabatan dan foto-fotonya:
1. R.M.T. Ario Soerjo, menjabat tahun 1945 sampai 1947
Foto R.M.T. Ario Soerjo Mantan gubernur Jawa Timur 1
R.M.T. Ario Soerjo Mantan gubernur Jawa Timur 1

2. Dr. Moerdjani, menjabat tahun 1947 sampai 1949
Foto Dr. Moerdjani Mantan gubernur Jawa Timur 2
Dr. Moerdjani Mantan gubernur Jawa Timur 2

3. R. Samadikun, menjabat tahun 1949 sampai 1957
Foto 3. R. Samadikun Mantan gubernur Jawa Timur 3
3. R. Samadikun Mantan gubernur Jawa Timur 3

4. R.T.A. Milono, menjabat tahun 1957 sampai 1959
Foto R.T.A. Milono Mantan gubernur Jawa Timur 4
R.T.A. Milono Mantan gubernur Jawa Timur 4

5. R. Soewondo Ranuwidjojo, menjabat tahun 1959 sampai 1963
Foto R. Soewondo Ranuwidjojo Mantan gubernur Jawa Timur 5
R. Soewondo Ranuwidjojo Mantan gubernur Jawa Timur 5

6. Moch. Wijono, menjabat tahun 1963 sampai 1967
Foto Moch. Wijono Mantan gubernur Jawa Timur 6
Moch. Wijono Mantan gubernur Jawa Timur 6

7. R.P. Mohammad Noer, menjabat tahun 1967 sampai 1978
Foto R.P. Mohammad Noer Mantan gubernur Jawa Timur 7
R.P. Mohammad Noer Mantan gubernur Jawa Timur 7

8. Soenandar Prijosoedarmo, menjabat tahun 1978 sampai 1983
Foto Soenandar Prijosoedarmo Mantan gubernur Jawa Timur 8
Soenandar Prijosoedarmo Mantan gubernur Jawa Timur 8

9. Wahono, menjabat tahun 1983 sampai 1988
Foto Wahono Mantan gubernur Jawa Timur 9
Wahono Mantan gubernur Jawa Timur 9

10. Soelarso, menjabat tahun 1988 tahun 1993
Foto Soelarso Mantan gubernur Jawa Timur 10
Soelarso Mantan gubernur Jawa Timur 10

11. Imam Utomo, menjabat 23 Agustus 1998 sampai 23 Agustus 2003 dan 23 Agustus 2003 sampai 26 Agustus 2008
Foto Imam Utomo Mantan gubernur Jawa Timur 11
Imam Utomo Mantan gubernur Jawa Timur 11

12. Setia Purwaka, menjabat 26 Agustus 2008 sampai 12 Februari 2009
Foto Setia Purwaka Mantan gubernur Jawa Timur 12
Setia Purwaka Mantan gubernur Jawa Timur 12

13. Soekarwo, menjabat 12 Februari 2009 sampai 12 Februari 2014 dan dan 12 Februari 2014 -
Foto Soekarwo Mantan gubernur Jawa Timur 13
Soekarwo Mantan gubernur Jawa Timur 13

Dari 13 mantan Gubernur Jatim di atas pernah memerintah seluruh wilayah Jawa Timur. Seberapa luas wilayah Jawa Timur? Silahkan baca: Peta Jawa Timur

Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai 13 Mantan Gubernur Jawa Timur Tahun 1945 sampai 2014, semoga menjadi catatan sejarah terutama Provinsi Jawa Timur.

Popular posts from this blog

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya - Seperti telah kita ketahui bahwa pulau Jawa merupakan pulau yang lebih padat penduduknya daripada pulau-pulau lain di Indonesia. Selain itu, Pulau Jawa Dwipa bisa dikatakan sebagai pusat sejarah peradaban sejak zaman kerajaan, sebagai contoh zaman Kerajaan Majapahit.
Pulau Jawa sampai saat admin menuliskan ini dibagi dalam 4 provinsi, yaitu Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Provinsi Jawa Timur. Masing-masing provinsi membawahi kabupaten dan kota administratif.
Pulau Jawa merupakan pulau yang subur makmur dengan batas-batasnya sebagai berikut: sebelah barat: Selat SundaSebelah timur: Selat Balisebelah utara: Laut Jawasebelah selatan: Samudera Indonesia/Samudera Hindia
Gambar Peta Pulau Jawa Mengacu pada judul di atas, kali ini sejarah negara akan melampirkan Peta Pulau Jawa yang meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Karena wilayahnya memanjang dari barat ke timur peta tersebut ukurannya …

Sebab umum dan sebab khusus Perang Diponegoro

Sejarah Nasional.Perang Diponegoro berlangsung selama lima tahun yaitu dari tahun 1825 hingga tahun 1830. Hal ini secara gamblang telah di bahas pada artikel Perang Diponegoro terjadi tahun 1825-1830. Untuk kali ini Sejarah Nasional dan Dunia akan membahas secara lebih spesifik tentang penyebab terjadinya perang tersebut.
Sebab terjadinya Perang Diponegoro dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebab umum dan sebab khusus. Berikut pembahasannya.
Sebab umum Rakyat dibelit oleh berbagai bentuk pajak dan pungutan yang menjadi beban turun-temurun.Pihak keraton Jogjakarta tidak berdaya menghadapi campur tangan politik pemerintah kolonial.Kalangan keraton hidup mewah dan tidak mempedulikan penderitaan rakyat.
Sebab khusus Pangeran Diponegoro tersingkir dari elite kekuasaan, karena menolak berkompromi dengan pemerintah kolonial. Pangeran Diponegoro memilih mengasingkan diri ke Tegalrejo untuk memusatkan perhatian pada kehidupan keagamaan.Pemerintah kolonial melakukan provokasi dengan membuat jalan yan…

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie

Turunnya Soeharto dari jabatan kepresidenan pada tanggal 21 Mei 1998 menjadi awal lahirnya era Reformasi di Indonesia. Perkembangan politik ketika itu ditandai dengan pergantian presiden di Indonesia. Seperti telah di bahas pada Kronologi reformasi indonesia tahun 1998, bahwa Segera setelah Soeharto mengundurkan diri, Mahkamah Agung mengambil sumpah Baharuddin Jusuf Habibie sebagai presiden.

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie berlangsung dari tanggal 21 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999. Pengangkatan Habibie sebagai presiden ini memunculkan kontroversi di masyarakat. Pihak yang pro menganggap pengangkatan Habibie sudah konstitusional, sedangkan pihak yang kontra menganggap bahwa Habibie sebagai kelanjutan dari era Soeharto dan pengangkatannya dianggap tidak konstitusional.

Pengambilan sumpah beliau sebagai presiden dilakukan di Credential Room, Istana Merdeka. Dalam pidato yang pertama setelah pengangkatannya, B.J. Habibie menyampaikan hal-hal sebagai berikut : Mohon dukungan dari …