Skip to main content

14 Nama Kecamatan di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah Lengkap Kode Pos

Pemalang merupakan salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang terletak di jalur pantura (pantai utara) pulau Jawa. Kabupaten Pemalang di bagi dalam 14 wilayah kecamatan, di mana setiap kecamatan membawahi beberapa desa atau kelurahan.

Masyarakat Pemalang mayoritas suku Jawa. Meskipun satu kabupaten, namun bahasa sehari-hari penduduknya terbagi menjadi 2. Hal ini dikarenakan Pemalang dekat dengan Kabupaten Tegal. Bagian barat dan selatan penduduknya menggunakan dialek Tegal, bagian timur seperti Comal, Petarukan, Ampelgading, Bodeh, Ulujami berkomunikasi dengan dialek asli Pekalongan.

Foto Kantor kecamatan Petarukan pemalang jawa tengah
Kantor Kecamatan Petarukan merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah

Setiap kecamatan di Kabupaten Pemalang memiliki kode pos atau zip code. Di bawah ini adalah daftar nama kecamatan di Pemalang lengkap dengan kode posnya: 
  1. Kecamatan Ampelgading, Kodepos : 52364
  2. Kecamatan Bantarbolang, Kodepos : 52352
  3. Kecamatan Belik, Kodepos : 52356
  4. Kecamatan Bodeh, Kodepos : 52365
  5. Kecamatan Comal, Kodepos : 52363
  6. Kecamatan Moga, Kodepos : 52354
  7. Kecamatan Pemalang, Kodepos : 52311
  8. Kecamatan Petarukan, Kodepos : 52362
  9. Kecamatan Pulosari, Kodepos : 52355
  10. Kecamatan Randudongkal, Kodepos : 52353
  11. Kecamatan Taman, Kodepos : 52361
  12. Kecamatan Ulujami, Kodepos : 52371
  13. Kecamatan Warungpring, Kodepos : 52354
  14. Kecamatan Watukumpul, Kodepos : 52357

Itulah daftar 14 nama kecamatan di Kabupaten Tegal lengkap dengan kode posnya, semoga memberikan informasi yang bermanfaat.

Untuk mengetahui letak masing-masing kecamatan silahkan kunjungi: Peta Kabupaten Pemalang

Sedangkan untuk mengetahui kecamatan di seluruh kabupaten di Provinsi Jawa Tengah Silahkan Kunjungi Peta Jawa Tengah

Popular posts from this blog

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya - Seperti telah kita ketahui bahwa pulau Jawa merupakan pulau yang lebih padat penduduknya daripada pulau-pulau lain di Indonesia. Selain itu, Pulau Jawa Dwipa bisa dikatakan sebagai pusat sejarah peradaban sejak zaman kerajaan, sebagai contoh zaman Kerajaan Majapahit.
Pulau Jawa sampai saat admin menuliskan ini dibagi dalam 4 provinsi, yaitu Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Provinsi Jawa Timur. Masing-masing provinsi membawahi kabupaten dan kota administratif.
Pulau Jawa merupakan pulau yang subur makmur dengan batas-batasnya sebagai berikut: sebelah barat: Selat SundaSebelah timur: Selat Balisebelah utara: Laut Jawasebelah selatan: Samudera Indonesia/Samudera Hindia
Gambar Peta Pulau Jawa Mengacu pada judul di atas, kali ini sejarah negara akan melampirkan Peta Pulau Jawa yang meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Karena wilayahnya memanjang dari barat ke timur peta tersebut ukurannya …

Sebab umum dan sebab khusus Perang Diponegoro

Sejarah Nasional.Perang Diponegoro berlangsung selama lima tahun yaitu dari tahun 1825 hingga tahun 1830. Hal ini secara gamblang telah di bahas pada artikel Perang Diponegoro terjadi tahun 1825-1830. Untuk kali ini Sejarah Nasional dan Dunia akan membahas secara lebih spesifik tentang penyebab terjadinya perang tersebut.
Sebab terjadinya Perang Diponegoro dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebab umum dan sebab khusus. Berikut pembahasannya.
Sebab umum Rakyat dibelit oleh berbagai bentuk pajak dan pungutan yang menjadi beban turun-temurun.Pihak keraton Jogjakarta tidak berdaya menghadapi campur tangan politik pemerintah kolonial.Kalangan keraton hidup mewah dan tidak mempedulikan penderitaan rakyat.
Sebab khusus Pangeran Diponegoro tersingkir dari elite kekuasaan, karena menolak berkompromi dengan pemerintah kolonial. Pangeran Diponegoro memilih mengasingkan diri ke Tegalrejo untuk memusatkan perhatian pada kehidupan keagamaan.Pemerintah kolonial melakukan provokasi dengan membuat jalan yan…

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie

Turunnya Soeharto dari jabatan kepresidenan pada tanggal 21 Mei 1998 menjadi awal lahirnya era Reformasi di Indonesia. Perkembangan politik ketika itu ditandai dengan pergantian presiden di Indonesia. Seperti telah di bahas pada Kronologi reformasi indonesia tahun 1998, bahwa Segera setelah Soeharto mengundurkan diri, Mahkamah Agung mengambil sumpah Baharuddin Jusuf Habibie sebagai presiden.

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie berlangsung dari tanggal 21 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999. Pengangkatan Habibie sebagai presiden ini memunculkan kontroversi di masyarakat. Pihak yang pro menganggap pengangkatan Habibie sudah konstitusional, sedangkan pihak yang kontra menganggap bahwa Habibie sebagai kelanjutan dari era Soeharto dan pengangkatannya dianggap tidak konstitusional.

Pengambilan sumpah beliau sebagai presiden dilakukan di Credential Room, Istana Merdeka. Dalam pidato yang pertama setelah pengangkatannya, B.J. Habibie menyampaikan hal-hal sebagai berikut : Mohon dukungan dari …