Skip to main content

16 Nama Kecamatan di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah Lengkap Kode Pos

Purworejo merupakan salah satu kabupaten di Jawa Tengah dengan ibukotanya Purworejo. Kabupaten ini di bagi dalam 16 kecamatan, di mana setiap kecamatan dibagi lagi menjadi 469 pemerintahan desa dan 25 kelurahan.

Purworejo adalah bagian dari dataran aluvium di Jawa Tengah bagian selatan, dengan batasnya sebelah selatan Pegunungan Serayu, sebelah utara Gunung Sumbing, sebelah timur Pegunungan Menoreh, sebelah selatan Samudra Hindia dan sebelah barat dataran Kebumen-Banyumas.

Foto Kantor kecamatan Bayan purworejo jawa tengah
Kecamatan  Bayan, salah satu kecamatan di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah 

16 kecamatan di Purworejo tersebar di berbagai wilayah, adapun nama kecamatan dan kode pos setiap kecamatan adalah sebagai berikut:
  1. Kecamatan Bagelen, Kodepos : 54174
  2. Kecamatan Banyuurip, Kodepos : 54171
  3. Kecamatan Bayan, Kodepos : 54222
  4. Kecamatan Bener, Kodepos : 54183
  5. Kecamatan Bruno, Kodepos : 54261
  6. Kecamatan Butuh, Kodepos : 54116
  7. Kecamatan Gebang, Kodepos : 54191
  8. Kecamatan Grabag, Kodepos : 54265
  9. Kecamatan Kaligesing, Kodepos : 54175
  10. Kecamatan Kemiri, Kodepos : 54262
  11. Kecamatan Kutoarjo, Kodepos : 54212
  12. Kecamatan Loano, Kodepos : 54181
  13. Kecamatan Ngombol, Kodepos : 54172
  14. Kecamatan Pituruh, Kodepos : 54263
  15. Kecamatan Purwodadi, Kodepos : 54173
  16. Kecamatan Purworejo, Kodepos : 54112

Demikian informasi singkat mengenai 16 Nama Kecamatan di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah Lengkap Kode Pos, semoga menjadi informasi yang bermanfaat.

Untuk mengetahui letak masing-masing kecamatan silahkan kunjungi: Peta Kabupaten Purworejo

Sedangkan untuk mengetahui kecamatan di seluruh kabupaten di Provinsi Jawa Tengah Silahkan Kunjungi Peta Jawa Tengah

Popular posts from this blog

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya - Seperti telah kita ketahui bahwa pulau Jawa merupakan pulau yang lebih padat penduduknya daripada pulau-pulau lain di Indonesia. Selain itu, Pulau Jawa Dwipa bisa dikatakan sebagai pusat sejarah peradaban sejak zaman kerajaan, sebagai contoh zaman Kerajaan Majapahit.
Pulau Jawa sampai saat admin menuliskan ini dibagi dalam 4 provinsi, yaitu Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Provinsi Jawa Timur. Masing-masing provinsi membawahi kabupaten dan kota administratif.
Pulau Jawa merupakan pulau yang subur makmur dengan batas-batasnya sebagai berikut: sebelah barat: Selat SundaSebelah timur: Selat Balisebelah utara: Laut Jawasebelah selatan: Samudera Indonesia/Samudera Hindia
Gambar Peta Pulau Jawa Mengacu pada judul di atas, kali ini sejarah negara akan melampirkan Peta Pulau Jawa yang meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Karena wilayahnya memanjang dari barat ke timur peta tersebut ukurannya …

Sebab umum dan sebab khusus Perang Diponegoro

Sejarah Nasional.Perang Diponegoro berlangsung selama lima tahun yaitu dari tahun 1825 hingga tahun 1830. Hal ini secara gamblang telah di bahas pada artikel Perang Diponegoro terjadi tahun 1825-1830. Untuk kali ini Sejarah Nasional dan Dunia akan membahas secara lebih spesifik tentang penyebab terjadinya perang tersebut.
Sebab terjadinya Perang Diponegoro dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebab umum dan sebab khusus. Berikut pembahasannya.
Sebab umum Rakyat dibelit oleh berbagai bentuk pajak dan pungutan yang menjadi beban turun-temurun.Pihak keraton Jogjakarta tidak berdaya menghadapi campur tangan politik pemerintah kolonial.Kalangan keraton hidup mewah dan tidak mempedulikan penderitaan rakyat.
Sebab khusus Pangeran Diponegoro tersingkir dari elite kekuasaan, karena menolak berkompromi dengan pemerintah kolonial. Pangeran Diponegoro memilih mengasingkan diri ke Tegalrejo untuk memusatkan perhatian pada kehidupan keagamaan.Pemerintah kolonial melakukan provokasi dengan membuat jalan yan…

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie

Turunnya Soeharto dari jabatan kepresidenan pada tanggal 21 Mei 1998 menjadi awal lahirnya era Reformasi di Indonesia. Perkembangan politik ketika itu ditandai dengan pergantian presiden di Indonesia. Seperti telah di bahas pada Kronologi reformasi indonesia tahun 1998, bahwa Segera setelah Soeharto mengundurkan diri, Mahkamah Agung mengambil sumpah Baharuddin Jusuf Habibie sebagai presiden.

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie berlangsung dari tanggal 21 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999. Pengangkatan Habibie sebagai presiden ini memunculkan kontroversi di masyarakat. Pihak yang pro menganggap pengangkatan Habibie sudah konstitusional, sedangkan pihak yang kontra menganggap bahwa Habibie sebagai kelanjutan dari era Soeharto dan pengangkatannya dianggap tidak konstitusional.

Pengambilan sumpah beliau sebagai presiden dilakukan di Credential Room, Istana Merdeka. Dalam pidato yang pertama setelah pengangkatannya, B.J. Habibie menyampaikan hal-hal sebagai berikut : Mohon dukungan dari …