Skip to main content

Peta Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah Lengkap 20 Kecamatan

Banjarnegara adalah sebuah kabupaten yang masuk dalam wilayah Provinsi Jawa Tengah. Kabupaten Banjarnegara terdiri dari 20 (dua puluh) kecamatan, yang terbagi lagi menjadi 266 desa dan 12 kelurahan. Ibu kota sekaligus pusat pemerintahan kabupaten ini adalah Banjarnegara.

Dari 20 kecamatan tersebut terdapat sebuah kecamatan yang memiliki wilayah paling luas dengan jumlah penduduk terbanyak, kecamatan tersebut bernama Punggelan. Sedangkan kota kecamatan yang paling ramai dan padat penduduknya adalah: Klampok, Mandiraja, Karangkobar dan Wanadadi.

Adapun nama-nama kecamatan yang termasuk dalam pemerintahan Kabupaten Banjarnegara adalah sebagai berikut:
  • Kecamatan Banjarmangu
  • Kecamatan Banjarnegara
  • Kecamatan Batur
  • Kecamatan Bawang
  • Kecamatan Kalibening
  • Kecamatan Karangkobar
  • Kecamatan Madukara
  • Kecamatan Mandiraja
  • Kecamatan Pagentan
  • Kecamatan Pagedongan
  • Kecamatan Pandandarum
  • Kecamatan Pejawaran
  • Kecamatan Punggelan
  • Kecamatan Purwanegara
  • Kecamatan Purworejo Klampok
  • Kecamatan Rakit
  • Kecamatan Sigaluh
  • Kecamatan Susukan
  • Kecamatan Wanadadi
  • Kecamatan Wanayasa

Hal-hal yang perlu diketahui
Hal-hal yang perlu anda ketahui tentang Kabupaten Banjarnegara adalah sebagai berikut:
Letak Kabupaten Banjarnegara berada di antara 7° 12'-7° 31' LS (Lintang Selatan) dan 109° 29'-109° 45'50" BT (Bujur Timur). Luas keseluruhan wilayahnya 106.970,997 ha atau sekitar 3,10% dari keseluruhan luas Provinsi Jawa Tengah.

Selengkapnya lihat di bawah ini:
  • Provinsi: Jawa Tengah
  • Dasar hukum: UU No. 13/1950
  • Ibu kota: Banjarnegara
  • Luas: 1.069,71 km2
  • Jumlah penduduk: 916.875 jiwa, Kepadatan: 857,12 jiwa/km2
  • Kode area telepon: 0286
  • Pembagian administratif, Kecamatan: 20, Kelurahan: 12, Desa: 266
  • Simbol khas daerah :Flora resmi Kayu manis cina, Fauna resmi: Pelatuk bawang
  • Situs web: banjarnegarakab.go.id

Logo Kabupaten Banjarnegara
Logo Kabupaten Banjarnegara di dominasi warna hijau, di dalamnya terdapat berbagai ikon yang menunjukkan alam geografi kabupaten tersebut. Anda bisa lihat pada pita logo terdapat tulisan Moto: "Wani Memetri Rahayuning Praja" yang merupakan motto atau semboyan Kab. Banjarnegara. Arti dari motto tersebut adalah: wani= berani, memetri: memelihara, rahayuning: keselamatan, praja: negara.

Lebih jelas dapat anda lihat pada logo di bawah ini
Gambar Logo Kabupaten Banjarnegara


Peta Kabupaten Banjarnegara
Peta Kab. Banjarnegara dapat anda lihat di bawah ini. Dari situ anda dapat melihat nama-nama kecamatan, letak, sekaligus batas-batas wilayahnya

Gambar Peta Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah Lengkap 20 Kecamatan


Dari peta Banjarnegara di atas dapat kita lihat secara jelas batas-batasnya. Adapun batas-batas wilayah Kabupaten Banjarnegara adalah sebagai berikut:
  • Utara: berbatasan dengan Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Batang
  • Timur: berbatasan dengan Kabupaten Wonosobo
  • Selatan: berbatasan dengan Kabupaten Kebumen
  • Barat: berbatasan dengan Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Purbalingga

Jika dilihat dari keseluruhan peta Jawa Tengah, letak Kabupaten Banjarnegara lihat peta Jawa Tengah di bawah ini:
Gambar Letak Banjarnegara pada peta buta Jawa Tengah

Jika ingin lebih jelas lagi silahkan lihat posting sebelumnya: Peta Jawa Tengah

Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai Peta Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah Lengkap 20 Kecamatan, semoga bermanfaat.

Popular posts from this blog

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya - Seperti telah kita ketahui bahwa pulau Jawa merupakan pulau yang lebih padat penduduknya daripada pulau-pulau lain di Indonesia. Selain itu, Pulau Jawa Dwipa bisa dikatakan sebagai pusat sejarah peradaban sejak zaman kerajaan, sebagai contoh zaman Kerajaan Majapahit.
Pulau Jawa sampai saat admin menuliskan ini dibagi dalam 4 provinsi, yaitu Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Provinsi Jawa Timur. Masing-masing provinsi membawahi kabupaten dan kota administratif.
Pulau Jawa merupakan pulau yang subur makmur dengan batas-batasnya sebagai berikut: sebelah barat: Selat SundaSebelah timur: Selat Balisebelah utara: Laut Jawasebelah selatan: Samudera Indonesia/Samudera Hindia
Gambar Peta Pulau Jawa Mengacu pada judul di atas, kali ini sejarah negara akan melampirkan Peta Pulau Jawa yang meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Karena wilayahnya memanjang dari barat ke timur peta tersebut ukurannya …

Sebab umum dan sebab khusus Perang Diponegoro

Sejarah Nasional.Perang Diponegoro berlangsung selama lima tahun yaitu dari tahun 1825 hingga tahun 1830. Hal ini secara gamblang telah di bahas pada artikel Perang Diponegoro terjadi tahun 1825-1830. Untuk kali ini Sejarah Nasional dan Dunia akan membahas secara lebih spesifik tentang penyebab terjadinya perang tersebut.
Sebab terjadinya Perang Diponegoro dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebab umum dan sebab khusus. Berikut pembahasannya.
Sebab umum Rakyat dibelit oleh berbagai bentuk pajak dan pungutan yang menjadi beban turun-temurun.Pihak keraton Jogjakarta tidak berdaya menghadapi campur tangan politik pemerintah kolonial.Kalangan keraton hidup mewah dan tidak mempedulikan penderitaan rakyat.
Sebab khusus Pangeran Diponegoro tersingkir dari elite kekuasaan, karena menolak berkompromi dengan pemerintah kolonial. Pangeran Diponegoro memilih mengasingkan diri ke Tegalrejo untuk memusatkan perhatian pada kehidupan keagamaan.Pemerintah kolonial melakukan provokasi dengan membuat jalan yan…

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie

Turunnya Soeharto dari jabatan kepresidenan pada tanggal 21 Mei 1998 menjadi awal lahirnya era Reformasi di Indonesia. Perkembangan politik ketika itu ditandai dengan pergantian presiden di Indonesia. Seperti telah di bahas pada Kronologi reformasi indonesia tahun 1998, bahwa Segera setelah Soeharto mengundurkan diri, Mahkamah Agung mengambil sumpah Baharuddin Jusuf Habibie sebagai presiden.

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie berlangsung dari tanggal 21 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999. Pengangkatan Habibie sebagai presiden ini memunculkan kontroversi di masyarakat. Pihak yang pro menganggap pengangkatan Habibie sudah konstitusional, sedangkan pihak yang kontra menganggap bahwa Habibie sebagai kelanjutan dari era Soeharto dan pengangkatannya dianggap tidak konstitusional.

Pengambilan sumpah beliau sebagai presiden dilakukan di Credential Room, Istana Merdeka. Dalam pidato yang pertama setelah pengangkatannya, B.J. Habibie menyampaikan hal-hal sebagai berikut : Mohon dukungan dari …