Skip to main content

Peta Kabupaten Klaten, Jawa Tengah Lengkap

Peta Kabupaten Klaten, Jawa Tengah Lengkap - Klaten adalah salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang letaknya dekat dengan gunung Merapi yang pernah meletus beberapa tahun yang lalu. Jika dilihat dari peta, Kabupaten Klaten secara geografis terletak antara 110°30'-110°45' BT dan 7°30'-7°45' LS.

Luas keseluruhan wilayah Klaten mencapai 655,56 km2 dengan batas-batas sebelah timur Kabupaten Sukoharjo, selatan Kabupaten Gunungkidul (DIY), barat Kabupaten Sleman (DIY) serta Kabupaten Magelang, dan utara Kabupaten Boyolali. Wilayah Klaten dibagi menjadi 3 dataran, yaitu Dataran Lereng Gunung Merapi sebelah utara, bagian timur Membujur Dataran Rendah, dan bagian Selatan Dataran Gunung Kapur.

2 Peta Kabupaten Klaten
Pada kesempatan ini Sejarah Negara Com akan berbagi gambar peta dua peta Kabupaten Klaten yang terdiri dari peta Klaten yang terbagi dalam berbagai kecamatan lengkap dengan nama dan batas-batasnya, dan peta Jalan di Kab. Klaten.

Pada gambar peta di bawah ini bisa anda amati bahwa Kabupaten Klaten dibagi menjadi 26 kecamatan. Nama kecamatan tertulis dengan warna hijau lengkap dengan batas-batasnya. Setiap kecamatan membawahi beberapa desa atau kelurahan. Selengkapnya mengenai nama desa dan kelurahan disetiap kecamatan silahkan baca: 26 Nama Kecamatan Kabupaten Klaten

Gambar Peta Kabupaten Klaten, Jawa Tengah Lengkap

Sedangkan peta di bawah ini adalah peta jalan Kabupaten Klaten. Bagi anda yang ingin mengunjunginya mungkin peta jalan ini berguna. Peta jalan Klaten di bawah ini merupakan peta jalan yang utama saja, jadi jika anda mencari gang-gang kecil tidak akan menemukannya.


Gambar Peta Jalan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah Lengkap

Demikian Peta Kabupaten Klaten, Jawa Tengah Lengkap, semoga memberi informasi bermanfaat. Untuk melihat peta kabupaten lainny silahkan kunjungi artikel: Peta Jawa Tengah

Popular posts from this blog

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya - Seperti telah kita ketahui bahwa pulau Jawa merupakan pulau yang lebih padat penduduknya daripada pulau-pulau lain di Indonesia. Selain itu, Pulau Jawa Dwipa bisa dikatakan sebagai pusat sejarah peradaban sejak zaman kerajaan, sebagai contoh zaman Kerajaan Majapahit.
Pulau Jawa sampai saat admin menuliskan ini dibagi dalam 4 provinsi, yaitu Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Provinsi Jawa Timur. Masing-masing provinsi membawahi kabupaten dan kota administratif.
Pulau Jawa merupakan pulau yang subur makmur dengan batas-batasnya sebagai berikut: sebelah barat: Selat SundaSebelah timur: Selat Balisebelah utara: Laut Jawasebelah selatan: Samudera Indonesia/Samudera Hindia
Gambar Peta Pulau Jawa Mengacu pada judul di atas, kali ini sejarah negara akan melampirkan Peta Pulau Jawa yang meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Karena wilayahnya memanjang dari barat ke timur peta tersebut ukurannya …

Sebab umum dan sebab khusus Perang Diponegoro

Sejarah Nasional.Perang Diponegoro berlangsung selama lima tahun yaitu dari tahun 1825 hingga tahun 1830. Hal ini secara gamblang telah di bahas pada artikel Perang Diponegoro terjadi tahun 1825-1830. Untuk kali ini Sejarah Nasional dan Dunia akan membahas secara lebih spesifik tentang penyebab terjadinya perang tersebut.
Sebab terjadinya Perang Diponegoro dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebab umum dan sebab khusus. Berikut pembahasannya.
Sebab umum Rakyat dibelit oleh berbagai bentuk pajak dan pungutan yang menjadi beban turun-temurun.Pihak keraton Jogjakarta tidak berdaya menghadapi campur tangan politik pemerintah kolonial.Kalangan keraton hidup mewah dan tidak mempedulikan penderitaan rakyat.
Sebab khusus Pangeran Diponegoro tersingkir dari elite kekuasaan, karena menolak berkompromi dengan pemerintah kolonial. Pangeran Diponegoro memilih mengasingkan diri ke Tegalrejo untuk memusatkan perhatian pada kehidupan keagamaan.Pemerintah kolonial melakukan provokasi dengan membuat jalan yan…

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie

Turunnya Soeharto dari jabatan kepresidenan pada tanggal 21 Mei 1998 menjadi awal lahirnya era Reformasi di Indonesia. Perkembangan politik ketika itu ditandai dengan pergantian presiden di Indonesia. Seperti telah di bahas pada Kronologi reformasi indonesia tahun 1998, bahwa Segera setelah Soeharto mengundurkan diri, Mahkamah Agung mengambil sumpah Baharuddin Jusuf Habibie sebagai presiden.

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie berlangsung dari tanggal 21 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999. Pengangkatan Habibie sebagai presiden ini memunculkan kontroversi di masyarakat. Pihak yang pro menganggap pengangkatan Habibie sudah konstitusional, sedangkan pihak yang kontra menganggap bahwa Habibie sebagai kelanjutan dari era Soeharto dan pengangkatannya dianggap tidak konstitusional.

Pengambilan sumpah beliau sebagai presiden dilakukan di Credential Room, Istana Merdeka. Dalam pidato yang pertama setelah pengangkatannya, B.J. Habibie menyampaikan hal-hal sebagai berikut : Mohon dukungan dari …