Skip to main content

24 Kecamatan di Banyuwangi, Jawa Timur

Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur dibagi menjadi 24 kecamatan, di mana setiap kecamatan dikepalai oleh seorang camat. Masing-masing kecamatan masih dibagi lagi menjadi beberapa pemerintahan desa dan kelurahan yang dikepalai oleh seorang kepala desa dan lurah.

Adapun di mana letak dan batas setiap kecamatan yang masuk dalam wilayah pemerintahan Kabupaten Banyuwangi silahkan lihat pada artikel: Peta Banyuwangi Lengkap

Di bawah ini adalah daftar nama 24 Kecamatan di Banyuwangi, Jawa Timur:
  1. Kecamatan Pesanggaran
  2. Kecamatan Siliragung
  3. Kecamatan Bangorejo
  4. Kecamatan Purwoharjo
  5. Kecamatan Tegaldlimo
  6. Kecamatan Muncar
  7. Kecamatan Cluring
  8. Kecamatan Gambiran
  9. Kecamatan Tegalsari
  10. Kecamatan Glenmore
  11. Kecamatan Kalibaru
  12. Kecamatan Genteng
  13. Kecamatan Srono
  14. Kecamatan Rogojampi
  15. Kecamatan Kabat
  16. Kecamatan Singojuruh
  17. Kecamatan Sempu
  18. Kecamatan Songgon
  19. Kecamatan Glagah
  20. Kecamatan Licin
  21. Kecamatan Banyuwangi
  22. Kecamatan Giri
  23. Kecamatan Kalipuro
  24. Kecamatan Wongsorejo

Demikian informasi singkat 24 Kecamatan di Banyuwangi, Jawa Timur, semoga memberi manfaat.

Untuk mengetahui Letak Kab. Banyuwangi silahkan kunjungi: Peta Banyuwangi

Popular posts from this blog

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya - Seperti telah kita ketahui bahwa pulau Jawa merupakan pulau yang lebih padat penduduknya daripada pulau-pulau lain di Indonesia. Selain itu, Pulau Jawa Dwipa bisa dikatakan sebagai pusat sejarah peradaban sejak zaman kerajaan, sebagai contoh zaman Kerajaan Majapahit.
Pulau Jawa sampai saat admin menuliskan ini dibagi dalam 4 provinsi, yaitu Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Provinsi Jawa Timur. Masing-masing provinsi membawahi kabupaten dan kota administratif.
Pulau Jawa merupakan pulau yang subur makmur dengan batas-batasnya sebagai berikut: sebelah barat: Selat SundaSebelah timur: Selat Balisebelah utara: Laut Jawasebelah selatan: Samudera Indonesia/Samudera Hindia
Gambar Peta Pulau Jawa Mengacu pada judul di atas, kali ini sejarah negara akan melampirkan Peta Pulau Jawa yang meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Karena wilayahnya memanjang dari barat ke timur peta tersebut ukurannya …

Sebab umum dan sebab khusus Perang Diponegoro

Sejarah Nasional.Perang Diponegoro berlangsung selama lima tahun yaitu dari tahun 1825 hingga tahun 1830. Hal ini secara gamblang telah di bahas pada artikel Perang Diponegoro terjadi tahun 1825-1830. Untuk kali ini Sejarah Nasional dan Dunia akan membahas secara lebih spesifik tentang penyebab terjadinya perang tersebut.
Sebab terjadinya Perang Diponegoro dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebab umum dan sebab khusus. Berikut pembahasannya.
Sebab umum Rakyat dibelit oleh berbagai bentuk pajak dan pungutan yang menjadi beban turun-temurun.Pihak keraton Jogjakarta tidak berdaya menghadapi campur tangan politik pemerintah kolonial.Kalangan keraton hidup mewah dan tidak mempedulikan penderitaan rakyat.
Sebab khusus Pangeran Diponegoro tersingkir dari elite kekuasaan, karena menolak berkompromi dengan pemerintah kolonial. Pangeran Diponegoro memilih mengasingkan diri ke Tegalrejo untuk memusatkan perhatian pada kehidupan keagamaan.Pemerintah kolonial melakukan provokasi dengan membuat jalan yan…

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie

Turunnya Soeharto dari jabatan kepresidenan pada tanggal 21 Mei 1998 menjadi awal lahirnya era Reformasi di Indonesia. Perkembangan politik ketika itu ditandai dengan pergantian presiden di Indonesia. Seperti telah di bahas pada Kronologi reformasi indonesia tahun 1998, bahwa Segera setelah Soeharto mengundurkan diri, Mahkamah Agung mengambil sumpah Baharuddin Jusuf Habibie sebagai presiden.

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie berlangsung dari tanggal 21 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999. Pengangkatan Habibie sebagai presiden ini memunculkan kontroversi di masyarakat. Pihak yang pro menganggap pengangkatan Habibie sudah konstitusional, sedangkan pihak yang kontra menganggap bahwa Habibie sebagai kelanjutan dari era Soeharto dan pengangkatannya dianggap tidak konstitusional.

Pengambilan sumpah beliau sebagai presiden dilakukan di Credential Room, Istana Merdeka. Dalam pidato yang pertama setelah pengangkatannya, B.J. Habibie menyampaikan hal-hal sebagai berikut : Mohon dukungan dari …