Skip to main content

9 Arti Lambang Provinsi Bengkulu

9 Arti Lambang Provinsi Bengkulu - Lambang daerah Provinsi Bengkulu berbentuk tameng atau perisai dengan beberapa simbol. Simbol-simbol tersebut mempunyai arti atau makna yang sangat mendalam bagi masyarakat Bengkulu.

Arti dari lambang Provinsi Bengkulu adalah sebagai berikut:
1. Bintang : melambangkan Ketuhanan Yang Maha Esa.
2. Cerana : melambangkan kebudayaan.
3. Senjata Rudus : melambangkan kepahlawanan.
4. Rafflesia Arnoldi : melambangkan kekayaan alam.
5. Padi dan kopi : melambangkan kemakmuran.
6. Makna-makna warna lambang tersebut sebagai berikut:
  • Hijau : berarti kesuburan.
  • Biru : berarti kemakmuran.
  • Merah : berarti dinamika kegembiraan.
  • Ungu : berarti ketenangan dan kedamaian.
  • Kuning : berarti kejayaan.


Gambar Lambang Bengkulu jpg
Logo Bengkulu jpg

Gambar Lambang Bengkulu png
Lambang Bengkulu png

7. Warna hijau di atas tameng mencerminkan daerah Pegunungan Bukit Barisan dengan tanahnya yang subur sebagai batas provinsi sebelah timur. Warna biru berombak dengan gelombang berarti laut sebagai sumber kekayaan dan batas provinsi sebelah barat.

8. Dalam tameng kecil terdapat setangkai padi berjumlah 17, sedangkan buah kopi berjumlah 8, serta tulang daun kopi bagian atas berjumlah 4 garis dan bagian bawah berjumlah 5 garis. Arti keseluruhannya Hari Proklamasi Republik Indonesia, yaitu 17 Agustus 1945.

9. Garis gelombang 18 melambangkan tanggal 18, daun kopi berjumlah 11 helai melambangkan bulan November, serta bunga kopi setiap tangkai berjumlah 6 dan buah kopi seriap kopi berjumlah 8. Arti keseluruhannya adalah Hari Kelahiran Provinsi Bengkulu, yaitu tanggal 18 November 1968.

Gambar Bunga Kibut ciri khas flora Bengkulu
Bunga Kibut ciri khas flora Bengkulu

Gambar Beruang Madu fauna khas Bengkulu
Beruang Madu fauna khas Bengkulu

Maskot atau identitas Bengkulu berupa jenis hewan (fauna) dan tumbuhan (flora) langka provinsi ini. Bunga Kibut (Amorphopalus titanum) dan beruang madu (Alartos malayanus) dipilih sebagai flora dan fauna identitas Bengkulu.

Baca juga :

Popular posts from this blog

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya - Seperti telah kita ketahui bahwa pulau Jawa merupakan pulau yang lebih padat penduduknya daripada pulau-pulau lain di Indonesia. Selain itu, Pulau Jawa Dwipa bisa dikatakan sebagai pusat sejarah peradaban sejak zaman kerajaan, sebagai contoh zaman Kerajaan Majapahit.
Pulau Jawa sampai saat admin menuliskan ini dibagi dalam 4 provinsi, yaitu Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Provinsi Jawa Timur. Masing-masing provinsi membawahi kabupaten dan kota administratif.
Pulau Jawa merupakan pulau yang subur makmur dengan batas-batasnya sebagai berikut: sebelah barat: Selat SundaSebelah timur: Selat Balisebelah utara: Laut Jawasebelah selatan: Samudera Indonesia/Samudera Hindia
Gambar Peta Pulau Jawa Mengacu pada judul di atas, kali ini sejarah negara akan melampirkan Peta Pulau Jawa yang meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Karena wilayahnya memanjang dari barat ke timur peta tersebut ukurannya …

Sebab umum dan sebab khusus Perang Diponegoro

Sejarah Nasional.Perang Diponegoro berlangsung selama lima tahun yaitu dari tahun 1825 hingga tahun 1830. Hal ini secara gamblang telah di bahas pada artikel Perang Diponegoro terjadi tahun 1825-1830. Untuk kali ini Sejarah Nasional dan Dunia akan membahas secara lebih spesifik tentang penyebab terjadinya perang tersebut.
Sebab terjadinya Perang Diponegoro dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebab umum dan sebab khusus. Berikut pembahasannya.
Sebab umum Rakyat dibelit oleh berbagai bentuk pajak dan pungutan yang menjadi beban turun-temurun.Pihak keraton Jogjakarta tidak berdaya menghadapi campur tangan politik pemerintah kolonial.Kalangan keraton hidup mewah dan tidak mempedulikan penderitaan rakyat.
Sebab khusus Pangeran Diponegoro tersingkir dari elite kekuasaan, karena menolak berkompromi dengan pemerintah kolonial. Pangeran Diponegoro memilih mengasingkan diri ke Tegalrejo untuk memusatkan perhatian pada kehidupan keagamaan.Pemerintah kolonial melakukan provokasi dengan membuat jalan yan…

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie

Turunnya Soeharto dari jabatan kepresidenan pada tanggal 21 Mei 1998 menjadi awal lahirnya era Reformasi di Indonesia. Perkembangan politik ketika itu ditandai dengan pergantian presiden di Indonesia. Seperti telah di bahas pada Kronologi reformasi indonesia tahun 1998, bahwa Segera setelah Soeharto mengundurkan diri, Mahkamah Agung mengambil sumpah Baharuddin Jusuf Habibie sebagai presiden.

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie berlangsung dari tanggal 21 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999. Pengangkatan Habibie sebagai presiden ini memunculkan kontroversi di masyarakat. Pihak yang pro menganggap pengangkatan Habibie sudah konstitusional, sedangkan pihak yang kontra menganggap bahwa Habibie sebagai kelanjutan dari era Soeharto dan pengangkatannya dianggap tidak konstitusional.

Pengambilan sumpah beliau sebagai presiden dilakukan di Credential Room, Istana Merdeka. Dalam pidato yang pertama setelah pengangkatannya, B.J. Habibie menyampaikan hal-hal sebagai berikut : Mohon dukungan dari …