Skip to main content

Letak Geografis Provinsi Sulawesi Selatan

Sekilas tentang Pulau Sulawesi - Sulawesi merupakan pulau keempat terbesar di Indonesia setelah Kalimantan, Papua, dan Sumatra. Pulau yang dicirikan dengan bentuknya yang unik, seperti huruf K. Ada yang mengatakan bentuknya mirip tangkai-tangkai anggrek. Ada pula yang mengatakan bentuknya mirip tentakel-tentakel gurita.

Bentuk Pulau Sulawesi dari sisi geografis sangat menguntungkan. Dengan bentuk seperti itu memungkinkan Sulawesi memiliki sejumlah pelabuhan yang sempurna secara alamiah. Oleh karena itu, sajak zaman kerajaan, daerah ini memiliki pelabuhan (Makassar) yang ramai dan bertaraf internasional.

Pulau Sulawesi terbagi atas enam provinsi, yaitu Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan.

Sulawesi Barat merupakan provinsi termuda yang dibentuk tanggal 5 Oktober 2004 sebagai pemekaran dari Provinsi Sulawesi Selatan. Sulawesi Selatan (Sulsel) terletak diujung selatan Pulau Sulawesi. Ibu kotanya berada di Makassar, sebuah kota yang berada di sebelah barat dan berhadapan dengan Selat Makassar.

Letak Geografis
Sulawesi Selatan terletak di jazirah selatan Pulau Sulawesi. Provinsi yang beribukota di Makassar ini secara administratif, sebelah utara berbatasan dengan Provinsi Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah. Di sebelah barat berbatasan dengan Teluk Bone dan di sebelah selatan dengan Laut Flores.

Pada peta Provinsi Sulawesi Selatan terletak antara 0 derajat 12'-8 derajat Lintang Selatan dan 116 derajat 48'-122 derajat 36' Bujur Timur.

Gambar peta Sulawesi Selatan
Perhatikan peta Sulawesi Selatan di bawah ini:
Gambar Peta Administrasi Sulawesi Selatan
Peta Administrasi Sulawesi Selatan

Dari peta Sulsel di atas mungkin ada yang kurang jelas, silahkan kunjungi: Peta Sulawesi Selatan Lengkap 21 Kabupaten 3 Kota

Sulawesi Selatan secara geografis terletak pada posisi yang sangat strategis, karena berada pada persimpangan jalur lalu lintas penumpang, perdagangan barang dan jasa dari kawasan barat Indonesia (KBI) ke kawasan timur Indonesia (KTI). Oleh karena itu, kawasan ini seringkali juga disebut pintu gerbang Kawasan Timur Indonesia.

Provinsi yang ditetapkan berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1964 ini mempunyai luas kurang lebih 46.717,48  km persegi atau 4.1% dari total wilayah Indonesia.

Sebelumnya, beberapa kabupaten dari Provinsi Sulawesi Selatan, yaitu: Polewali Mandar, Mamasa, Mamuju, Mamuju Utara, dan Majene dikembangkan/dimekarkan menjadi provinsi baru, Provinsi Sulawesi Barat karena ditunjang potensi sumber daya alamnya.

Tabel Pembagian wilayah Administrasi
Di bawah ini adalah Tabel Pembagian wilayah Administrasi Provinsi Sulawesi Selatan
Gambar Tabel Pembagian wilayah Administrasi Provinsi Sulawesi Selatan
Keterangan:
*Data diolah dari Permendagri No.6 Tahun 2008 dan UU No. 28 Tahun 2008
*Pemekaran dari Kabupaten Tana Toraja berdasarkan UU No. 28 Tahun 2008

Secara administratif, Sulawesi Selatan terdiri atas 21 wilayah kabupaten dann 3 kota (Makassar, Palopo, dan Parepare). Kabupaten Luwu Utara mempunyai wilayah paling luas dibandingkan dengan kabupaten/kota yang lain. Luasnya setara dengan 32,45% dari total wilayah Sulawesi Selatan.

Baca juga: Pakaian Adat Sulawesi Selatan dan Senjata Tradisional Sulawesi Selatan

Popular posts from this blog

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya - Seperti telah kita ketahui bahwa pulau Jawa merupakan pulau yang lebih padat penduduknya daripada pulau-pulau lain di Indonesia. Selain itu, Pulau Jawa Dwipa bisa dikatakan sebagai pusat sejarah peradaban sejak zaman kerajaan, sebagai contoh zaman Kerajaan Majapahit.
Pulau Jawa sampai saat admin menuliskan ini dibagi dalam 4 provinsi, yaitu Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Provinsi Jawa Timur. Masing-masing provinsi membawahi kabupaten dan kota administratif.
Pulau Jawa merupakan pulau yang subur makmur dengan batas-batasnya sebagai berikut: sebelah barat: Selat SundaSebelah timur: Selat Balisebelah utara: Laut Jawasebelah selatan: Samudera Indonesia/Samudera Hindia
Gambar Peta Pulau Jawa Mengacu pada judul di atas, kali ini sejarah negara akan melampirkan Peta Pulau Jawa yang meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Karena wilayahnya memanjang dari barat ke timur peta tersebut ukurannya …

Sebab umum dan sebab khusus Perang Diponegoro

Sejarah Nasional.Perang Diponegoro berlangsung selama lima tahun yaitu dari tahun 1825 hingga tahun 1830. Hal ini secara gamblang telah di bahas pada artikel Perang Diponegoro terjadi tahun 1825-1830. Untuk kali ini Sejarah Nasional dan Dunia akan membahas secara lebih spesifik tentang penyebab terjadinya perang tersebut.
Sebab terjadinya Perang Diponegoro dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebab umum dan sebab khusus. Berikut pembahasannya.
Sebab umum Rakyat dibelit oleh berbagai bentuk pajak dan pungutan yang menjadi beban turun-temurun.Pihak keraton Jogjakarta tidak berdaya menghadapi campur tangan politik pemerintah kolonial.Kalangan keraton hidup mewah dan tidak mempedulikan penderitaan rakyat.
Sebab khusus Pangeran Diponegoro tersingkir dari elite kekuasaan, karena menolak berkompromi dengan pemerintah kolonial. Pangeran Diponegoro memilih mengasingkan diri ke Tegalrejo untuk memusatkan perhatian pada kehidupan keagamaan.Pemerintah kolonial melakukan provokasi dengan membuat jalan yan…

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie

Turunnya Soeharto dari jabatan kepresidenan pada tanggal 21 Mei 1998 menjadi awal lahirnya era Reformasi di Indonesia. Perkembangan politik ketika itu ditandai dengan pergantian presiden di Indonesia. Seperti telah di bahas pada Kronologi reformasi indonesia tahun 1998, bahwa Segera setelah Soeharto mengundurkan diri, Mahkamah Agung mengambil sumpah Baharuddin Jusuf Habibie sebagai presiden.

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie berlangsung dari tanggal 21 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999. Pengangkatan Habibie sebagai presiden ini memunculkan kontroversi di masyarakat. Pihak yang pro menganggap pengangkatan Habibie sudah konstitusional, sedangkan pihak yang kontra menganggap bahwa Habibie sebagai kelanjutan dari era Soeharto dan pengangkatannya dianggap tidak konstitusional.

Pengambilan sumpah beliau sebagai presiden dilakukan di Credential Room, Istana Merdeka. Dalam pidato yang pertama setelah pengangkatannya, B.J. Habibie menyampaikan hal-hal sebagai berikut : Mohon dukungan dari …