Skip to main content

Senjata Tradisional Sulawesi Utara Beserta Penjelasannya

Senjata Tradisional Sulawesi Utara - Senjata tradisional adalah sebuah karya  budaya yang dipakai oleh masyarakat guna melindungi diri, berladang dan berburu. Senjata tradisional juga bisa sebagai simbol identitas dari sekelompok masyarakat yang memakainya.

Seiring berkembangnya jaman, pada saat ini,  senjata tradisional ini telah jarang dipakai. Kemungkinan suku-suku pedalaman. Kali ini kami akan membahas tentang beberapa senjata tradisional yang ada di Sulawesi Utara. Senjata tersebut antara lain : Pedang Bara Sangihe, Peda dan Periasai. Penjelasan selengkapnya silakan menyimak uraian berikut ini.

1.Pedang Bara Sangihe Senjata Tradisional Sulawesi Utara
Setiap daerah di Indonesia mempunyai senjata tradisional yang menjadi ciri khas daerah tersebut. Jika Aceh mempunyai rencong dan Jawa Barat mempunyai kujang maka di Sulawesi Utara mempunyai salah satu senjata tradisional yang terkenal dengan sebutan Pedang Bara Sangihe.

Gambar Pedang Bara Sangihe Senjata Tradisional Sulawesi Utara
Pedang Bara Sangihe Senjata Tradisional Sulawesi Utara

Pada jaman dahulu Pedang Bara Sangihe dikenal sebagai salah satu senjata yang dipakai oleh salah seirang pahlawan Sulawesi Utara yang bernama Hengkeng U Nang. Sejak kecil Hengkeng U Nang diketahui rajin melatih keahliannya bergulat dan juga ketangkasannya dalam memainkan Pedang Bara.

Hengkeng U Nang yang berasal dari Timeno Kiawang Siau ini terkenal lihai memainkan Pedang Bara. Ketika berperang dia sering memakai Pedang Bara. Pahlawan yang lahir pada tahun 159 tersebut tebahkan pernah diangkat menjadi Kontraktor Proyek Pembangunan Armada Angkatan Laut pada tahun 1612.

Pedang Bara Sangihe mempunyai gagang dua cabang. Tidak hanya pada gagang, pada ujung pedang bara juga mempunyai dua cabang yang diantara dua cabang ini ada gerigi-gerigi. Pedang Bara Sangihe menjadi salah satu senjata tradisional kebanggaan masyarakat Sulawesi Utara dan menjadi salah satu kekayaan kebudayaan yang dimiliki Indonesia.

2.Peda (sejenis Parang) Senjata Tradisional Sulawesi Utara
Senjata tradisional Peda ini bentuknya pendek dengan ukurun 50 cm, dibuat dari besi. Hulunya dibuat dari kayu yang keras dan ujungnya bercabang dua.

Peda dan parang bisa dipakai untuk berbagai  macam keperluan, seperti untuk bertani atau menyadap enau.

3.Perisai Senjata Tradisional Sulawesi Utara
Perisai adalah sebuah senjata tradisioanl yang berfungsi sebagai alat penangkis yang terbuat dari kayu, diberi ukiran dengan motif-motif binatang atau daun daun.

Demikian pembahasan mengenai Senjata Tradisional Sulawesi Utara Beserta Penjelasannya, semoga menambah wawasan keanekaragaman budaya Nusantara khususnya senjata tradisional.

Tentang contoh karya budaya Sulawesi Utara yang unik lainnya, silakan membaca Pakaian Adat Sulawesi Utara

Agar Anda semakin mengenal secara geografis provinsi Sumatera Utara , silakan menyimak Peta Provinsi Sulawesi Utara

Terimakasih atas kunjungan Anda.

Popular posts from this blog

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya - Seperti telah kita ketahui bahwa pulau Jawa merupakan pulau yang lebih padat penduduknya daripada pulau-pulau lain di Indonesia. Selain itu, Pulau Jawa Dwipa bisa dikatakan sebagai pusat sejarah peradaban sejak zaman kerajaan, sebagai contoh zaman Kerajaan Majapahit.
Pulau Jawa sampai saat admin menuliskan ini dibagi dalam 4 provinsi, yaitu Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Provinsi Jawa Timur. Masing-masing provinsi membawahi kabupaten dan kota administratif.
Pulau Jawa merupakan pulau yang subur makmur dengan batas-batasnya sebagai berikut: sebelah barat: Selat SundaSebelah timur: Selat Balisebelah utara: Laut Jawasebelah selatan: Samudera Indonesia/Samudera Hindia
Gambar Peta Pulau Jawa Mengacu pada judul di atas, kali ini sejarah negara akan melampirkan Peta Pulau Jawa yang meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Karena wilayahnya memanjang dari barat ke timur peta tersebut ukurannya …

Sebab umum dan sebab khusus Perang Diponegoro

Sejarah Nasional.Perang Diponegoro berlangsung selama lima tahun yaitu dari tahun 1825 hingga tahun 1830. Hal ini secara gamblang telah di bahas pada artikel Perang Diponegoro terjadi tahun 1825-1830. Untuk kali ini Sejarah Nasional dan Dunia akan membahas secara lebih spesifik tentang penyebab terjadinya perang tersebut.
Sebab terjadinya Perang Diponegoro dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebab umum dan sebab khusus. Berikut pembahasannya.
Sebab umum Rakyat dibelit oleh berbagai bentuk pajak dan pungutan yang menjadi beban turun-temurun.Pihak keraton Jogjakarta tidak berdaya menghadapi campur tangan politik pemerintah kolonial.Kalangan keraton hidup mewah dan tidak mempedulikan penderitaan rakyat.
Sebab khusus Pangeran Diponegoro tersingkir dari elite kekuasaan, karena menolak berkompromi dengan pemerintah kolonial. Pangeran Diponegoro memilih mengasingkan diri ke Tegalrejo untuk memusatkan perhatian pada kehidupan keagamaan.Pemerintah kolonial melakukan provokasi dengan membuat jalan yan…

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie

Turunnya Soeharto dari jabatan kepresidenan pada tanggal 21 Mei 1998 menjadi awal lahirnya era Reformasi di Indonesia. Perkembangan politik ketika itu ditandai dengan pergantian presiden di Indonesia. Seperti telah di bahas pada Kronologi reformasi indonesia tahun 1998, bahwa Segera setelah Soeharto mengundurkan diri, Mahkamah Agung mengambil sumpah Baharuddin Jusuf Habibie sebagai presiden.

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie berlangsung dari tanggal 21 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999. Pengangkatan Habibie sebagai presiden ini memunculkan kontroversi di masyarakat. Pihak yang pro menganggap pengangkatan Habibie sudah konstitusional, sedangkan pihak yang kontra menganggap bahwa Habibie sebagai kelanjutan dari era Soeharto dan pengangkatannya dianggap tidak konstitusional.

Pengambilan sumpah beliau sebagai presiden dilakukan di Credential Room, Istana Merdeka. Dalam pidato yang pertama setelah pengangkatannya, B.J. Habibie menyampaikan hal-hal sebagai berikut : Mohon dukungan dari …