Senjata Tradisional Sumatera Selatan Yang Unik Beserta Gambar Dan Penjelasannya

Senjata Tradisional Sumatera Selatan - Kali ini kami akan membahas tentang senjata tradisional Sumatera Selatan. Jika kita cermati, senjata-senjata tradisional tersebut merupakan bentuk akulturasi dari budaya-budaya besar saat itu. Misalnya kebudayaan Tionghoa, kebudayaan India, dan kebudayaan Arab. Ketiga budaya tersebut disatukan oleh anak negeri dalam sebuah budaya yang berbeda dari aslinya.

Dalam kebudayaan Sumatera Selatan. senjata selain sebagai alat pertahanan diri juga menunjukkan kelas sosial mereka di masyarakat. Senjata tradisional Sumatera Selatan sebetulnya banyak jenisnya, namun yang dianggap mempunyai keunikan khas daerah jumlahnya hanya 4, yaitu : Tombak Trisula, Keris, Skin dan Khudok. Berikut penjelasannya secara rinci.

1. Senjata Tradisional Tombak Trisula
Tombak ini berupa sebuah tombak kayu dengan 3 mata tajam di bagian ujungnya. Panjang tombak  ini sekitar 180 cm. Pada jaman dahulu digunakan oleh prajurit kerajaan Sriwijaya sebagai senjata utama dalam peperangan. Senjata tradisional Sumatera Selatan tersebut sering menjadi ikon budaya provinsi Sumatera Selatan di kancah nasional.

Gambar Tombak Trisula senjata tradisional Sumatera Selatan
Tombak Trisula senjata tradisional Provinsi Sumatera Selatan

Penelitian arkeologi oleh para ahli sejarah menyimpulkan bahwa masyarakat Sumatera Selatan mulai mengenal tombak tersebut setelah budaya Hindu Siwa masuk ke Indonesia. Kerajaan Sriwijaya yang pada jaman dahulu menguasai jalur perdagangan di Asia Tenggara memungkinkan terjadinya akulturasi budaya antara masyarakat pribumi dengan para pedagang Hindu yang mengajarkan agamanya.

Menurut kepercayaan Hindu, Tombak Trisula ini dikenal sebagai salah satu senjata yang selalu dibawa oleh dewa Siwa. Selain itu, Tombak ini juga melambangkan keberanian dan kebijaksanaan. Dalam budaya masyarakat Sumatera Selatan, Trisula juga sering dinamai Serampang.

2. Senjata Tradisional Keris
Keris tidak hanya dikenal oleh masyarakat pulau Jawa saja. Beberapa daerah sub etnis Melayu juga mengenal senjata ini dalam budayanya, termasuk masyarakat daerah Sumatera Selatan.

Gambar Keris Senjata Tradisional Sumatera Selatan
Keris Senjata Tradisional Provinsi Sumatera Selatan

Meskipun mempunyai bentuk yang sama, tetapi senjata tradisional Keris Sumatera Selatan mempunyai keunikan tersendiri. Jumlah lekukan atau luknya selalu berjumlah ganjil antara 7 sampai 13 dengan sudut yang lebar. Karena itu keris khas Sumatera Selatan cenderung lebih panjang dan lancip.

Pada jaman dahulu, keris ini dipakai olah para pembesar, bangsawan, dan punggawa kerajaan Sriwijaya sebagai alat melindungi diri. Tetapi, pada saat ini senjata tersebut lebih sering dipakai sebagai aksesoris pakaian adat Sumatera Selatan untuk pengantin pria.

3. Senjata Tradisional Skin
Skin merupakan senjata tradisional Sumatera Selatan yang diperkirakan berasal dari akulturasi budaya lokal dengan budaya pedagang Tionghoa dan Asia Timur pada masa lalu. Senjata tersebut bentuknya mirip Kerambit khas Sumatera Barat, tetapi berukuran lebih kecil dan memiliki 2 bilah tajam.

Gambar Skin senjata tradisional Sumatera Selatan
Skin senjata tradisional Provinsi Sumatera Selatan

Senjata tradisional Skin berupa pisau tajam melengkung yang dibuat dari baja bermutu tinggi. Pegangannya dibuat dari kayu yang dibaut atau direkatkan pada bilah yang tidak tajam. Sedangkan pada ujung pegangan terdapat lubang yang dipakai untuk memudahkan penggunaan senjata tersebut dengan jari.

Senjata tradisional Skin tsergolong senjata yang dipakai dalam pertarungan jarak dekat. Pada umumnya seseorang memakai senjata tersebut bila dalam keadaan terdesak.

4. Senjata Tradisional Khudok
Jenis senjata tradisional Sumatera Selatan lainnya yang sampai saat ini masih eksis yaitu apa yang disebut dengan nama Khudok. Kebiasaan membawa Khudok bagi para bujang hingga saat ini masih ada khususnya pada adat budaya masyarakat Pagar Alam hulu.

Gambar Khudok senjata tradisional Sumatera Selatan
Khudok senjata tradisional Provinsi Sumatera Selatan

Khudok adalah sebilah pisau kecil yang bentuknya mirip Badik Lampung. Bilahnya ditempa dari bahan logam bermutu timggi, sedangkan gagang dan sarungnya terbuat dari kayu jati. Khudok sering dibawa kaum laki-laki, terutama laki-laki muda kemanapun mereka pergi untuk melindungi diri.


Untuk mengetahui letak dan wilayah Sumsel silahkan baca: Peta Sumatra Selatan lengkap dengan nama kabupaten dan kota

Demikian pembahasan kami mengenai Senjata Tradisional Sumatera Selatan Yang Unik Beserta Gambar Dan Penjelasannya. Semoga memotivasi kaum muda untuk mencintai budaya bangsa sendiri dan melestarikannya.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel