Skip to main content

Prasasti Peninggalan Sejarah Kerajaan di Indonesia

Tahukah anda apakah pengertian prasasti? Prasasti adalah sebuah piagam atau dokumen yang ditulis pada bahan yang keras dan tahan lama. Prasasti yang ditemukan di berbagai situs arkeologi, menandai berakhirnya zaman prasejarah. Ilmu yang khusus mempelajari prasasti disebut Epigrafi.

Sumber sejarah kuno Indonesia yang meliputi naskah naskah dan berita asing, prasasti yang paling dianggap sumber paling penting, karena prasasti mampu memberikan kronologis suatu peristiwa lebih jelas.

Prasasti membawa banyak keuntungan bagi para peneliti sejarah, karena mengandung unsur penanggalan, yang berarti secara tidak langsung menerangkan kapan sebuah peristiwa terjadi. Prasasti biasanya juga mencantumkan nama dan alasan mengapa sebuah prasasti dibangun atau didirikan.

Dalam pengertian modern di Indonesia, prasasti acap kali dikaitkan dengan tulisan yang ada di batu nisan atau di gedung-gedung, terutama saat peletakan batu pertama atau peresmian sebuah proyek pembangunan.

Contoh Prasasti
Di bawah ini adalah contoh prasasti peninggalan sejarah kerajaan yang ada di Indonesia, selengkapnya sebagai berikut:
1. Prasasti Adityawarman
Salah satu peninggalan Hindu di Sumatera Barat adalah Prasasti Adityawarman yang terdapat di daerah Batusangkar. Di dekat Kuburajo dekat Pagaruyung, terdapat peninggalan Adityawarman yang lain, yaitu: batu nisan Adityawarman. Batu nisan tersebut mempunyai penanggalan tahun 1356, dalam bahasa Melayu Kuno bercampur dengan bahasa Sansekerta.

Foto Prasasti Adityawarman
Prasasti Adityawarman

2. Prasasti Ciaruteun
Prasasti Ciaruteun terdapat di tepi Sungai Cisadane, Bogor (Jawa Barat). Prasasti ini merupakan peninggalan Kerajaan Tarumanegara. Pada prasasti tersebut terdapat bekas telapak kaki Raja Purnawarman. Ada pula prasasti-prasasti lain yang merupakan peninggalan Kerajaan Tarumanegara, antara lain: Prasasti Jambu, Prasasti Kebon Kopi, Prasasti Muara Ciaten, dan Prasasti Tugu.


Foto Prasasti Ciaruteun
Prasasti Ciaruteun

3. Prasasti Mulawarman
Prasasti Mulawarman merupakan peninggalan Kerajaan Hindu, Kutai, Kalimantan Timur. Prasasti ini menggunakan huruf Palawa dan Bahasa Sansekerta.

Foto Prasasti Mulawarman
Prasasti Mulawarman

4. Prasasti lain, antara lain:
  • Prasasti Karang Berahi, di Jambi
  • Prasasti Kedukan Bukit di Palembang
  • Prasasti Batu, di Palembang
  • Prasasti Talang Tuo, di Palembang
  • Prasasti Kota Kapur, d Bangka
  • Prasasti Kalasan, di Jawa Tengah
  • Prasasti Kebon Kopi, Tugu, Pasir Awi, di Jawa Barat.

Popular posts from this blog

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya - Seperti telah kita ketahui bahwa pulau Jawa merupakan pulau yang lebih padat penduduknya daripada pulau-pulau lain di Indonesia. Selain itu, Pulau Jawa Dwipa bisa dikatakan sebagai pusat sejarah peradaban sejak zaman kerajaan, sebagai contoh zaman Kerajaan Majapahit.
Pulau Jawa sampai saat admin menuliskan ini dibagi dalam 4 provinsi, yaitu Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Provinsi Jawa Timur. Masing-masing provinsi membawahi kabupaten dan kota administratif.
Pulau Jawa merupakan pulau yang subur makmur dengan batas-batasnya sebagai berikut: sebelah barat: Selat SundaSebelah timur: Selat Balisebelah utara: Laut Jawasebelah selatan: Samudera Indonesia/Samudera Hindia
Gambar Peta Pulau Jawa Mengacu pada judul di atas, kali ini sejarah negara akan melampirkan Peta Pulau Jawa yang meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Karena wilayahnya memanjang dari barat ke timur peta tersebut ukurannya …

Sebab umum dan sebab khusus Perang Diponegoro

Sejarah Nasional.Perang Diponegoro berlangsung selama lima tahun yaitu dari tahun 1825 hingga tahun 1830. Hal ini secara gamblang telah di bahas pada artikel Perang Diponegoro terjadi tahun 1825-1830. Untuk kali ini Sejarah Nasional dan Dunia akan membahas secara lebih spesifik tentang penyebab terjadinya perang tersebut.
Sebab terjadinya Perang Diponegoro dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebab umum dan sebab khusus. Berikut pembahasannya.
Sebab umum Rakyat dibelit oleh berbagai bentuk pajak dan pungutan yang menjadi beban turun-temurun.Pihak keraton Jogjakarta tidak berdaya menghadapi campur tangan politik pemerintah kolonial.Kalangan keraton hidup mewah dan tidak mempedulikan penderitaan rakyat.
Sebab khusus Pangeran Diponegoro tersingkir dari elite kekuasaan, karena menolak berkompromi dengan pemerintah kolonial. Pangeran Diponegoro memilih mengasingkan diri ke Tegalrejo untuk memusatkan perhatian pada kehidupan keagamaan.Pemerintah kolonial melakukan provokasi dengan membuat jalan yan…

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie

Turunnya Soeharto dari jabatan kepresidenan pada tanggal 21 Mei 1998 menjadi awal lahirnya era Reformasi di Indonesia. Perkembangan politik ketika itu ditandai dengan pergantian presiden di Indonesia. Seperti telah di bahas pada Kronologi reformasi indonesia tahun 1998, bahwa Segera setelah Soeharto mengundurkan diri, Mahkamah Agung mengambil sumpah Baharuddin Jusuf Habibie sebagai presiden.

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie berlangsung dari tanggal 21 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999. Pengangkatan Habibie sebagai presiden ini memunculkan kontroversi di masyarakat. Pihak yang pro menganggap pengangkatan Habibie sudah konstitusional, sedangkan pihak yang kontra menganggap bahwa Habibie sebagai kelanjutan dari era Soeharto dan pengangkatannya dianggap tidak konstitusional.

Pengambilan sumpah beliau sebagai presiden dilakukan di Credential Room, Istana Merdeka. Dalam pidato yang pertama setelah pengangkatannya, B.J. Habibie menyampaikan hal-hal sebagai berikut : Mohon dukungan dari …