Tanzania

Bagi kebanyakan penduduk Tanzania, kehidupan sehari-hari terkait dengan kegiatan bertani dan berbagai masalah desa. Permukiman kecil bertebaran di berbagai bagian yang subur negeri ini dan semua anggota keluarga keluar rumah untuk menggarap ladang atau menggembala sapi mereka.

Di Gunung Kilimanjaro penduduk Tanzania menanam kopi dan pisang. Di Sukumuland, daerah pedesaannya penuh dengan tanaman kapas. Kelompok masyarakat Masai jarang yang bercocok tanam. Kekayaan mereka berasal dari penggembalaan ternak. Hanya terdapat sedikit wilayah yang bertumbuhan tropis yang lebat di Tanzania.

Tidak adanya air di beberapa wilayah tertentu, terutama di musim kemarau, dan adanya lalat tsetse yang menyebarkan penyakit tidur, menjadikan sebagian besar kawasan sabana yang bergelombang itu tidak dapat dihuni. Di wilayah seperti Dataran Serengeti, sebagian besar lahannya dihuni oleh satwa liar dan hanya sedikit yang ditempati manusia.

Peta wilayah Tanzania

Kunjungi Peta Tanzania atau di google map

Geografi Tanzania

Nama Tanzania sebenarnya adalah gabungan nama 2 republik Tanganyika dan Zanzibar. Tanganyika terletak di pantai timur Afrika tepat di sebelah selatan garis khatulistiwa, sedangkan Zanzibar terdiri atas beberapa pulau karang kecil kira-kira 40 km lepas pantai di Samudra Hindia.

Republik tersebut lahir pada bulan April 1964. Nama Tanzania mulai digunakan pada bulan Oktober tahun itu juga. Luas Tanzania 945.087 km2.

Iklim

Tanzania beriklim tropis, tetapi panas sinar matahari terus-menerus di kepulauan dipernyaman oleh angin laut dan di dataran oleh ketinggian letaknya. Beberapa bagian negeri ini menerima curah hujan sampai 300 cm per tahun, sedangkan daerah sebelah timur dan utara dataran tinggi tengah hanya menerima curah hujan setinggi 50 cm.

Kota Besar Tanzania

Dar es Salaam, ibu kota dan kota terbesar di negeri ini, terletak di pesisir daratan induk dan didirikan pada tahun 1860-an. Dar es Salaam, yang berarti ”bandar perdamaian”, adalah kota modern yang dilengkapi dengan bandara internasional, terminal kereta api, dan bandar yang amat bagus.

Bandar yang terlindung dan indah ini merupakan salah satu bandar yang paling ramai di Afrika Timur. Tidak jauh dari bandar tersebut terletak Jalan Raya Kemerdekaan yang menampung sebagian besar bank, kedutaan besar asing, dan berbagai perusahaan dagang.

Dar es Salaam didirikan oleh Sultan Zanzibar sebagai tempat tetirah di musim kemarau dan kini merupakan pusat perdagangan dan dunia usaha yang penting.

Instalasi penyulingan minyak yang baru saja dibangun telah membantu menjadikan kota ini pusat perindustrian terkemuka di negeri ini, yang menghasilkan tekstil, mebel, cat, dan minuman ringan untuk konsumsi dalam negeri dan untuk diekspor.

Kota pelabuhan utama lainnya adalah Tanga, yang juga terletak di pesisir daratan induk, di sebelah utara Dar es Salaam. Salah satu kota utama di negeri ini, yaitu Zanzibar Town, terletak di pulau Zanzibar. Kota yang ramai ini merupakan pusat pemrosesan dan pengapalan bagi industri cengkeh.

Pada tahun 1973 pemerintah mengumumkan bahwa ibu kota negara akan dipindah ke Dodoma, sebuah kota di pedalaman. Pemindahan itu baru dilaksanakan pada awal tahun 1980-an.

Penduduk Tanzania

Di Tanzania terdapat lebih dari 120 kelompok keturunan yang kebanyakan berbahasa Bantu dan memiliki ciri sosial dan budaya yang sama. Bahasa Swahili sekarang digunakan di seluruh negeri, tetapi setiap kelompok mempunyai struktur dan bahasa serta hukum adatnya sendiri yang antara lain mencakup ketentuan tentang kekerabatan dan tindak pelanggaran.

Di masa silam beberapa di antara berbagai kelompok masyarakat itu mempunyai kepala suku, sedangkan yang lain diperintah oleh lembaga ninik mamak atau kepala marga.

Sampai akhir-akhir ini setiap kelompok desa atau kelompok keturunan mengurusi kepentingan mereka sendiri. Sebagian besar kegiatan sehari-hari ditentukan oleh adat. Misalnya, anak leIaki Masai diharuskan menjadi penggembala sapi pada usia 6 atau 7 tahun.

Setelah menginjak umur belasan tahun, dia diangkat menjadi kesatria muda dan meninggalkan keluarganya serta tinggal bersama dengan sekelompok rekannya. Saudara perempuannya, yang tetap tinggal di rumah sampai saatnya menikah, melakukan kegiatan memasak, membuat pakaian dari kulit, serta membantu memindahkan manyatta atau perumahan keluarganya ketika musim penggembalaan berubah.

Hanya sekitar 60 mil dari permukiman kelompok masyarakat Masai ini terdapat kelompok suku Chagga. Di lereng Gunung Kilimanjaro itu pemuda Chagga digembleng untuk menjadi petani dalam kegiatan bercocok tanam kopi dan pisang.

Lahan pertanian keluarganya diairi oleh sistem saluran air yang rumit yang bertebaran di seluruh lereng gunung tersebut. Lahannya sudah demikian penuh dengan permukiman dan tanaman sehingga hanya tersedia sedikit lahan untuk penggembalaan sapi.

Sapi dipelihara di byre atau kandang sapi dan rumput untuk makanannya diambil dari dataran yang berjarak beberapa kilometer dan diangkut ke atas gunung. Untuk makan malamnya, pemuda Chagga itu makan pisang rebus yang terkadang dilengkapi dengan kacang polong atau daging.

Perubahan wawasan

Sebagaimana halnya berbagai negara Afrika lainnya, Tanzania sedang mengalami perubahan. Sebagian besar penduduk Tanzania masih tinggal di daerah pedesaan dan banyak pemuda Masai dan Chagga yang masih mempertahankan berbagai kegiatan tradisional mereka.

Akan tetapi, pola tradisional itu kini sedang mengalami keretakan dan semakin banyak orang Masai, Chagga, dan para pemuda dari kelompok keturunan lain bersekolah di sekolah dasar, menengah, dan sekolah kejuruan. Bahkan ada pula yang meneruskan pelajarannya ke perguruan tinggi dan mendapat pelajaran bahasa Inggris dan bahasa Swahili.

Semakin banyak pula keluarga pedesaan yang pindah ke pusat perkotaan yang sedang tumbuh, misalnya ke ibu kota Dar es Salaam. Di sini penduduk pedesaan Afrika dihadapkan kepada industri, hiburan, dan adat Barat. Para keluarga miskin, yang tinggal di perumahan kumuh, minum teh sambil mendengarkan siaran pertandingan sepak bola yang disiarkan dalam bahasa Swahili melalui radio setiap Sabtu sore.

Keluarga yang berpendapatan Iebih tinggi yang kepala keluarganya menjadi guru, dokter, atau pegawai negeri-tinggal di rumah yang lebih mewah, berbusana gaya Barat, dan tidak jarang memiliki mobil. Di Dar es Salaam penduduk Afrika yang berasal dari desa berbaur dengan kelompok masyarakat Asia dan Eropa yang telah terlebih dahulu bermukim di kota itu.

Sebagian besar penduduk Tanzania menganut animisme, tetapi terdapat pula sejumlah besar umat Islam dan Kristen. Antara penduduk kota, dan penduduk desa terjalin suatu hubungan pribadi yang akrab.

Berbagai legenda dan kesenian rakyat tetap diingat dan dilestarikan. Pada perayaan Hari Saba Saba (tanggal 7 Juli) para penari dari hampir segala penjuru negeri berhimpun di Dar es Salaam untuk mengadakan pertunjukan. Saba Saba “berarti hari ke-7 bulan ke-7.

Perayaan tersebut adalah untuk memperingati berdirinya Tanganyika African National Union (TANU) atau Persatuan Nasional Afrika Tanganyika, yakni partai politik utama di negara ini. Kebanyakan tari-tarian dan lagu rakyat yang disajikan pada Hari Saba Saba itu diajarkan di sekolah. Sejumlah cerita rakyat dan sejarah daerah telah diterjemahkan dan diterbitkan dalam bahasa Swahili dan Inggris.

Pendidikan

Di Tanzania pendidikan untuk semua tingkat tidak dipungut bayaran meskipun tidak wajib. Sebagian besar sekolah dikelola oleh pemerintah dan ada pula sebagian yang diselenggarakan oleh misi yang mendapat subsidi.

Karena kurangnya gedung sekolah dan tenaga pengajar, hanya lebih sedikit dari seperdua anak-anak Tanzania bersekolah di sekolah dasar. Hanya sedikit pemuda yang bersekolah di sekolah menengah dan sekolah kejuruan.

Mereka yang ingin melanjutkan pelajaran ke tingkat yang lebih tinggi biasanya kuliah di Universitas Dar es Salaam. Ada pula pemuda Tanzania yang belajar di luar negeri di berbagai universitas di negara-negara lain.

Ekonomi Tanzania

Perekonomian Tanzania sangat bergantung kepada pertanian. Lebih dari 90% penduduknya melakukan kegiatan bertani. Tanganyika adalah penghasil sisaI-yaitu serat yang digunakan untuk membuat tali, benang ikat, serta berbagai produk serupa-yang terbesar di dunia.

Zanzibar menghasilkan sebagian besar cengkeh dunia. Produk pertanian lainnya di Tanzania termasuk kopi, kapas, tembakau, kelapa, pisang, dan jagung.

Emas dan intan adalah dua mineral paling penting yang ditambang di Tanzania. Intan mencakup kira-kira V3 hasil mineral negara ini. Tambang intan Williamson yang terletak di Mwadui di bagian tengah utara Tanzania, dianggap sebagai salah satu tempat intan terpenting di dunia.

Sejumlah kecil garam, mika, dan konsentrat timah juga diekspor. Sebagian besar industri Tanzania menangani pemrosesan bahan mentah untuk ekspor dan konsumsi dalam negeri.

Sejarah Tanzania

Tanzania mempunyai sejarah yang panjang, meskipun banyak bagiannya’ yang sama sekali tidak diketahui. Penggalian akhir-akhir ini di Jurang Olduvai di Tanganyika sebelah utara menunjukkan bahwa manusia yang paling pertama, Homo zinjanthropus hidup di sana lebih dari 500.000 tahun yang lalu.

Para pelaut Yunani berlayar sepanjang pantai Afrika Timur. Tradisi menyatakan bahwa pada abad ke-8 tujuh bersaudara dari Arabia tiba di sana, memasukkan agama Islam, dan mendirikan tujuh kota dagang. Berbagai pengkajian arkeologi menegaskan berdirinya beberapa kota Arab di pesisir itu menjelang abad ke-10.

Pada tahun 1499 Vasco da Gama singgah di Zanzibar untuk mengambil air dan persediaan baru dalam perjalanannya ke India. Selama dua abad berikutnya Imperium Portugis menguasai banyak kota dagang di Afrika Timur.

Kenyataannya, Portugis tidak menjelajah daerah pedalaman dan baru pada abad ke-19 orang Eropa mengadakan perjalanan ke sana. Johannes Rebmann, seorang anggota misi, pertama kali melihat Gunung Kilimanjaro pada tahun 1848. Kebanyakan orang Eropa tidak percaya terhadap pernyataannya bahwa gunung di jantung Afrika itu berselimut salju.

Selama sebagian besar abad ke-19 Zanzibar merupakan kesultanan Arab yang kuat yang menguasai perdagangan gading dan budak di daratan utama. Akan tetapi, sebagai akibat adanya rebutan budak dan peperangan setempat, berbagai kelompok masyarakat Afrika yang kuat mulai terceraiberai.

Pada saat itulah berbagai negara Eropa mulai terlibat dalam memperebutkan Afrika. Inggris Raya menyatakan status protektorat atas Zanzibar meskipun tetap mempertahankan sultan Arab sebagai kepala pemerintahan, sedangkan Jerman merebut kekuasaan atas daratan utama Tanganyika.

Beberapa langkah telah ditempuh untuk memodernisasikan Tanganyika ataupun Zanzibar meskipun kedua negara itu masih tetap terpisah. Perbudakan dihapuskan, berbagai sekolah didirikan oleh kaum misi dan oleh pemerintah, dan jaringan jalan serta jalan kereta api dibangun.

Menyusul kekalahan Jerman dalam Perang Dunia I, Tanganyika dijadikan mandat oleh Liga Bangsa-Bangsa yang diurus oleh Inggris. Pada tahun 1946 daerah mandat tersebut menjadi wilayah perwakilan PBB di bawah pemerintahan Inggris.

Pada tahun 1950-an kelompok masyarakat Afrika di kedua negara itu mulai mendesak untuk memperoleh perwakilan politik dan kemerdekaan. Di Tanganyika, Julius K. Nyerere mendirikan TANU pada tahun 1954. Setelah memenangkan serangkaian pemilihan umum dengan sedikit oposisi, dia memimpin negara itu menuju ke kemerdekaan pada tahun 1961.

Zanzibar diberi kemerdekaan politik oleh Inggris pada bulan Desember 1963. Revolusi yang terjadi sebulan kemudian mengakibatkan jatuhnya kesultanan Arab dan didirikannya sebuah republik. Pada bulan April 1964 Tanganyika dan Zanzibar bergabung dan membentuk Republik Persatuan Tanganyika dan Zanzibar. Selanjutnya nama tersebut diganti menjadi Republik Persatuan Tanzania.

Nyerere, yang telah menjadi presiden pertama Tanganyika, menjadi presiden pertama Tanzania ketika Tanganyika dan Zanzibar digabungkan. Dia mengundurkan diri pada tahun 1985 dan digantikan oleh Ali Hassan Mwiinyi, yang sebelumnya menjadi wakil presiden Tanzania dan presiden Zanzibar.

Pemerintahan

Tanzania adalah sebuah republik dengan pemerintahan sistem satu partai. Badan legislatifnya adalah Majelis Nasional. Pemegang wewenang eksekutif adalah presiden yang dibantu oleh dua orang wakil presiden yang ditunjuk oleh presiden dari para anggota Majelis Nasional. Zanzibar mempunyai undang-undang dasarnya sendiri yang menentukan bahwa presiden dan anggota badan legislatif dipilih melalui pemilihan umum.

Obyek Wisata

Taman Nasional Serengeti adalah salah satu di antara sekian banyak suaka margasatwa yang telah didirikan oleh Tanzania untuk melindungi dan memperagakan kekayaan satwa liarnya. Taman yang mahaluas dan mencakup wilayah dataran terbuka dan sabana seluas 13.000 km2 ini merupakan salah satu di antara yang terbaik di seluruh Afrika.

Taman satwa liar lainnya yang molek adalah Danau, Manyara di Lembah Celah Besar. Objek wisata lainnya di negara Tanzania adalah Kawah Ngorongoro dan Jurang Olduvai di dekatnya, tempat ditemukannya Homo zinjanthropus. Akan tetapi, pemandangan yang mungkin paling menakjubkan para pengunjung adalah gunung Kilimanjaro yang berselimut salju dan menjulang setinggi 5.963 m, titik tertinggi di seluruh Afrika.

Diulas oleh: MARGARET L. BATES, Perguruan Tinggi Smith
Editor: Sejarah Negara Com

Artikel Terkait