Jawa Timur: Sudah Tidak Ada Kab./Kota yang Benar2 Terbebas dari Virus Corona

Radio ANDIKA 20.12 (22/03/2020) – Gubernur Jawa Timur, KHOFIFAH INDAR PARAWANSA saat ONAIR di Radio ANDIKA menjelaskan terkait pertanyaan masyarakat mengenai perkembangan wabah virus Corona di wilayah Jawa Timur (Jatim).

Dilansir dari Radio Andika FM, KHOFIFAH mengatakan saat ini masyarakat Jawa Timur sudah harus semakin waspada. Berdasarkan data dari gugus tugas penanganan Virus Corona, per jam 16.00 WIB (22/03/2020) sore tadi, jumlah pasien positif Corona di Jawa Timur bertambah 14 orang.

Sebanyak 999 dinyatakan berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP), 88 orang Pasien Dalam pengawasan (PDP) dan 41 orang positif covid 19. Mulai kemarin, sudah tidak ada kabupaten/kota di Jawa Timur yang benar benar terbebas dari virus Corona.

Ibu KHOFIFAH menghimbau masyarakat untuk selalu menjalankan sosial distancing. Bahkan himbauan menjaga jarak saat kontak langsung dengan orang lain yang sebelumnya 1 meter, saat ini sudah ditambah menjadi 1,5 meter.

Sementara untuk masyarakat yang berniat mengadakan hajatan atau acara yang melibatkan banyak orang, juga dihimbau untuk DITUNDA, mengingat penyebaran virus corona yang sangat cepat.

Pemerintah Jawa Timur meyakini, cara tersebut efektif untuk mengurangi penyebaran virus Corona.

Saat ini, penyebaran virus Corona di Jawa Timur, paling banyak terjadi di Surabaya, dengan total kasus positif Corona sebanyak 29 orang, selanjutnya Malang 5 orang, Sidoarjo 3 orang, Magetan 3 orang, dan Blitar 1 orang.

Masyarakat diminta menjaga kesehatan dan kebersihan diri serta tetap melakukan Social Distancing karena upaya perlindungan diri adalah prioritas.(nis/atc)

Sumber: Radio Andika