Papua Nugini, Negara di Timurlaut Australia

Papua Nugini adalah sebuah negara yang terletak di timurlaut Australia, merupakan sebuah negara yang terbentuk dari bagian sebuah pulau yang sangat besar ditambah banyak pulau yang lebih kecil dan beberapa gugus pulau.

Sebagian besar wilayahnya terletak di sebelah timur kepulauan Indonesia yang besar (yang merupakan deretan ribuan pulau), yang ikut membentuk perbatasan antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.

Selama berabad-abad yang silam pulau-pulau ini berfungsi sebagai batu loncatan bagi migrasi sejumlah besar bangsa-bangsa Asia. Papua Nugini semula diurus oleh Australia. Ia menjadi sebuah negara yang merdeka pada tahun 1975.

Papua Nugini, Negara di Timurlaut Australia

Geografi Papua Nugini

Papua Nugini memiliki wilayah seluas 461.691 km2. Kira-kira 85% wilayah daratannya terletak di setengah bagian timur pulau Irian, pulau terbesar kedua di dunia. Setengah bagian barat pulau itu disebut Irian Jaya dan merupakan sebuah propinsi Indonesia.

Lebih jauh ke timur terletak sebagian besar teritorial-pulau Papua Nugini, yang meliputi pulau-pulau Britania Baru, Irlandia Baru, Kepulauan Admiralty, dan pulau-pulau lainnya seperti Kepulauan Bismarck, Bougainville, dan Buka di Solomon; Woodlark; dan kelompok pulau Trobriand, D’Entrecasteaux, dan Louisiade.

Ciri-ciri geografis yang utama adalah bergunung, yaitu deret pegunungan tengah, yang membentang di sepanjang pulau Papua (Irian) dan memotong perbatasan antara Papua Nugini dan Irian Jaya.

Dari berbagai puncak gunung, banyak di antaranya yang mencapai ketinggian luar biasa. Lembah-lembah curam yang tinggi terletak di antara jajaran gunung itu. Sungai-sungai deras yang besar muncul dari gunung dan lembah dan mengalir ke utara, timur, dan selatan menuju lautan.

Hutan yang rimbun menutupi kira-kira 75% negeri itu. Namun, tanahnya biasanya sempit dan tidak subur. Papua Nugini hanya memiliki sedikit pertanian yang berproduksi tinggi.


Ekonomi Papua Nugini

Usaha tani, kehutanan, dan penangkapan ikan merupakan mata pencaharian utama. Sebagian besar penduduk hidup pada tingkat swasembada, yang berarti bahwa mereka menghasilkan sendiri makanan, pakaian, dan tempat tinggal mereka.

Tanaman pangan utama adalah sagu (yaitu pati yang didapat dari sejenis pohon palem), taro (jenis akar-akaran yang dapat dimakan, menyerupai kentang), ubi, ubi jalar, dan pisang.

Makanan ini ditambah dengan berbagai macam sayuran, buah-buahan liar, kacang-kacangan, dan ikan. Daging babi, ayam, dan binatang liar dapat diperoleh dalam persediaan yang terbatas di beberapa desa.

Perkebunan menghasilkan kopra (daging kelapa kering), cokelat, kopi, teh, karet, minyak palem, dan ternak untuk diekspor. Penambangan memegang peran penting dalam ekonomi. Pulau Bougainville kaya akan tembaga, sedangkan emas dan perak juga ditambang.


Penduduk

Penduduk Papua Nugini adalah suatu percampuran dari kelompok etnik dan kelompok suku, baik yang masih serumpun maupun yang tidak ada hubungan sama sekali. Walaupun terdapat kira-kira seribu suku yang hidup dalam beribu-ribu desa dan berbicara dengan ratusan bahasa yang berbeda, penduduk dapat dikelompokkan ke dalam tiga bagian utama.

Mereka adalah bangsa pigmi, bangsa Irian, dan bangsa Melanesia. Di antara ketiga kelompok ini terdapat sejumlah yang relatif kecil orang kulit putih, yang terutama berasal dari Australia.

Penyebaran penduduk benar-benar tidak merata. Di samping terdapat wilayah luas yang berpaya, areal yang bergunung, dan daerah tak subur yang pada hakekatnya tidak didiami, terdapat pula wilayah pantai dan daerah lembah di pedalaman yang lebih subur dan memiliki kepadatan penduduk yang tinggi.

Kurang lebih separuh penduduk beragama Nasrani, meliputi agama Katolik dan Protestan. Selebihnya, yaitu non-Nasrani, mempertahankan kepercayaan agama tradisionalnya, yang meliputi pemujaan kepada roh dan nenek moyang.

Bahasa Inggris, yang merupakan bahasa resmi negara, dipakai sebagai bahasa pengantar di sekolah umum dan sekolah paroki yang menerima bantuan dari pemerintah.

Namun, karena terdapat beratus-ratus bahasa lokal yang digunakan, komunikasi tetap menjadi suatu masalah. Suatu bahasa yang disebut bahasa Pijin Melanesia digunakan secara meluas di bagian sebelah utara negeri itu dan bahasa ini dengan cepat dipakai di banyak tempat lain.

Pijin merupakan suatu bentuk bahasa Inggris yang disederhanakan dan disesuaikan dengan beberapa kosakata dari bahasa-bahasa lain. Mungkin di suatu saat kelak bahasa ini akan menjadi bahasa nasional Papua Nugini.

Cara hidup sebagian besar penduduk terpusat di sekitar desa. Biasanya sebuah desa, atau beberapa desa sekaligus, mendirikan sebuah rumah panjang yang diperuntukkan khusus bagi orang Iaki-laki.

Setelah mencapai usia tertentu seorang anak lelaki diterima menjadi anggota kultus rahasia laki-laki. Lambang-lambang roh dan nenek moyang tersimpan di dalam rumah panjang tersebut dan upacara keagamaan dilakukan di sana.

Setiap desa juga memiliki suatu taman yang berbentuk segi empat panjang, yang menyediakan tempat untuk pesta, dansa, dan kegiatan sosial lainnya.

Meskipun hanya sebagian kecil penduduk tinggal di kota-kota besar, pada tahun-tahun terakhir ini taksiran peningkatan penduduk telah menjadi semakin lebih besar di kota-kota daripada di pedesaan.

Banyak orang telah bermigrasi ke kota-kota untuk mendapatkan kesempatan yang lebih baik. Port Moresby, yang merupakan ibu kota dan kota terbesar, memiliki sebagian besar industri pemanufakturan dan industri jasa di negeri itu.

Lae dan Rabaul merupakan urutan kedua dan ketiga dalam ukurannya. Kota yang terbesar itu semuanya berada di pantai dan merupakan pelabuhan utama.


Sejarah Papua Nugini dan Pemerintahan

Hanya terdapat sedikit keterangan tentang sejarah awal Papua Nugini yang tidak tertulis. Namun, diketahui bahwa dataran tinggi itu didiami setidaknya sejak permulaan tahun 8000 sebelum Masehi.

Beberapa sarjana yakin bahwa dahulu terjadi beberapa migrasi dari Asia dengan melalui pulau-pulau di kepulauan Indonesia. Pendatang pertama adalah nelayan, pemburu, dan pengumpul makanan.

Pendatang berikutnya adalah para petani yang memperkenalkan bermacam-macam buah dan sayur serta binatang jinak seperti anjing dan babi.

Bangsa Eropa yang pertama kali mengunjungi pulau Irian (Papua) diperkirakan adalah para penjelajah berbahasa Spanyol dan Portugis pada abad ke-16. Namun, hanya sedikit yang diketahui tentang wilayah atau penduduknya sampai pada abad ke-19.

Pada awal abad ke-19 bangsa Belanda menempati pulau Irian bagian barat. Kemudian pada abad itu juga bangsa Jerman mendirikan koloninya di bagian timurlaut pulau dan Inggris di sebelah tenggara.

Pada tahun 1906 Australia mengambil alih Irian wilayah Inggris dan memerintahnya sebagai wilayah Papua. Australia menduduki Irian wilayah Jerman pada permulaan Perang Dunia I.

Kemudian mereka mengurusnya sebagai wilayah Nugini, mula-mula sebagai suatu mandat dari Liga Bangsa-Bangsa dan kemudian sebagai suatu wilayah perwalian Perserikatan Bangsa-Bangsa. Pada tahun 1949 pemerintah pada kedua wilayah itu dipersatukan.

Papua Nugini mendapatkan hak memerintah sendiri pada tahun 1973 dan merdeka penuh pada tanggal 16 September 1975. Negara ini adalah anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Negara-Negara Persemakmuran.

Papua Nugini merupakan negara demokrasi parlementer di bawah kekuasaan monarki konstitusional. Kepala negara adalah Ratu Inggris yang di Papua Nugini diwakili oleh seorang gubernur jenderal.

Lembaga negara adalah Majelis Parlemen unikameral (satu kamar). Perdana menteri, yaitu kepala pemerintahan, adalah pemimpin dari partai mayoritas di dalam Majelis Parlemen dan membentuk kabinetnya dari antara anggota parlemen itu. Dewan Yudikatif terdiri atas pengadilan agung dan pengadilan nasional.


Ringkasan

Nama ResmiPapua Nugini
Ibu KotaPort Moresby
Letak GeografisSamudra Pasifik sebelah utara Australia
Wilayah461.693 km2
Penduduk4.000.000 jiwa (perkiraan terakhir)
BahasaBahasa Inggris, Pijin Melanesia, banyak bahasa dan dialek lainnya.
AgamaNasrani, kepercayaan animisme.
PemerintahanMonarki konstitusional.
Kepala negara: Ratu Inggris yang diwakili oleh gubernur jenderal.
Kepala Pemerintahan: perdana menteri.
Badan legislatif: Majelis parlemen.
Kerja sama internasional: Perserikatan Bangsa-Bangsa, Negara-Negara Persemakmuran.
Kota UtamaPort Moresby, Lae, Rabaul, Wewak.
EkonomiProduk pertanian utama: kopra, kopi, teh; cokelat, karet, minyak palem, ubi, sagu, taro, pisang.
Produk industri: pertambangan, perkayuan, perikanan.
Mineral utama: tembaga, emas, perak, mangan.
Ekspor utama: kopra, kopi, tembaga, karet.
Impor utama: bahan makanan, ternak pedaging, mesin, barang produksi pabrik, obat-obatan.
Mata UangKina
Libur Nasional16 September, Hari kemerdekaan

Diulas oleh
THOMAS FRANK BARTON, Universitas Indiana
Editor: Sejarah Negara Com


Terkait Papua Nugini