Senjata Tradisional Nusa Tenggara Timur (NTT)

184 views

Nusa Tenggara Timur merupakan sebuah provinsi di Indonesia yang letak geografisnya di bagian tenggara Indonesia. Provinsi tersebut terdiri atas beberapa pulau, yaitu : Pulau Flores, Pulau Sumba, Pulau Timor, Pulau Alor, Pulau Lembata, Pulau Rote, Pulau Sabu, Pulau Adonara, Pulau Solor, Pulau Komodo dan Pulau Palue. Ibukotanya berada adalah Kupang, berada di bagian barat pulau Timor.

Provinsi tersebut terdiri dari kira-kira 550 pulau, 3 pulau utama di Nusa Tenggara Timur yaitu : Pulau Flores, Pulau Sumba dan Pulau Timor Barat (biasa dipanggil Timor).
Kali ini kami merangkum beberapa Senjata Tradisional Khas Nusa Tenggara Timur dari berbagai sumber, dimungkinkan akan ada perbaruan bilamana diketemukan sumber yang baru. Senjata tradisional tersebut adalah Sundu dan Kabeala. Berikut ini penjelasan selengkapnya.

Sundu NTT

Sundu NTT
Sundu NTT

Senjata tradisional ini mirip Keris, berbentuk lurus dan pegangannya menyerupai bentuk sayap burung dengan motif horizontal melingkar pada sarung Sundu.

Senjata yang biasanya digunakan oleh masyarakat NTT adalah Sundu atau Sudu, sejenis keris. Penduduk NTT menganggapnya sebagai senjata tikam yang sakral.

Baca juga: Senjata Tradisional Nusa Tenggara Barat

Kabeala (Parang Pinggang)

Kabeala (Parang Pinggang) NTT
Kabeala (Parang Pinggang) NTT

Kabeala adalah senjata sejenis parang yang berasal dari pulau Sumba dengan berbagai variasi ukuran panjang, antara lain : 48, 50,5; 53 dan 58,5 Cm.

Parang yang selalu melekat di pinggang kaum pria dewasa sudah menjadi pemandangan luas di daerah Sumba yang sekarang merupakan wilayah 4 kabupaten, yaitu: Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat, dan Sumba Barat Daya.

Pemandangan seperti ini bisa ditemui mulai dari pedesaan hingga kota. Pada masyarakat NTT, membawa parang belum tentu berhubungan dengan keperluan kerja.

Aksesoris pakaian adat Sumba sebenarnya hampir sama dengan Jawa. Kalau di Jawa pakaian adatnya dengan keris yang diselipkan pada pinggang bagian belakang. Sementara di Sumba, pakaian adatnya dengan parang yang diselipkan di pinggang bagian samping.

Fungsi Kabeala (Parang Pinggang)

Di daerah Sumba, fungsi parang dapat dikenali lewat gagangnya. Bila gagangnya dari kayu, berfungsi sebagai parang kerja. Bila parangnya bergagang tanduk hewan, apalagi dari gading, maka berfungsi sebagai aksesori atau pelengkap pakaian adat pria Sumba. Masyarakat Sumba menyebut kelompok parang terakhir ini sebagai parang pinggang.

Selain kedua senjata tradisional Nusa Tenggara Timur diatas, dijumpai pula jenis senjata lainnya yaitu Saweo, Pisau dan Kampak, tetapi ketiga senjata ini bukan merupakan senjata khas NTT.

Baca juga: Senjata Tradisional Bali

Demikian pembahasan mengenai Senjata Tradisional Khas Nusa Tenggara Timur, semoga menambah pengetahuan kita akan keanekaragaman budaya Nusantara khususnya senjata tradisional.

Untuk menambah wawasan Anda akan keanekaragaman budaya Nusa Tenggara Timur lainnya, silakan membaca artikel Pakaian Adat Nusa Tenggara Timur

Sedangkan untuk semakin mengenal letak geografis provinsi Nusa Tenggara Timur secara detail, silakan menyimak Peta Nusa Tenggara Timur.

Terimakasih atas kunjungan Anda.

Senjata Tradisional Nusa Tenggara Timur (NTT)

NTT

Posting Terkait