Jerman

Selama 45 tahun batas pemisah antara Barat dan Timur di Eropa membentang melalui negeri Jerman. Batas ini berupa jalur batas yang melintasi tanah kosong, barikade, ladang ranjau, dan kawat berduri sepanjang: 1.381 km.

Di salah satu sisi perbatasannya terdapat Republik Federasi Jerman, yang biasanya dikenal sebagai Jerman Barat, sebuah bangsa yang makmur demokratis, dan merupakan anggota setia Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Pada sisi lainnya adalah Republik Demokrasi Jerman, yang dikenal sebagai Jerman Timur. Selama beberapa dekade Perang Dingin, Jerman Timur adalah sekutu Uni Soviet yang patuh dan pantang mundur, dan pemerintahannya merupakan pemerintahan diktator komunis yang keras.

Pembagian atas Jerman di akhir Perang Dunia II memisahkan banyak keluarga dan penduduk yang memiliki budaya dan sejarah yang sama. Pada tahun 1989 hingga tahun 1990, pembagian ini pun berakhir.

  1. Pertama, di musim gugur tahun 1989, pemisah antara kedua negara diruntuhkan. Orang-orang bergembira dan berdansa di jalan-jalan ketika Tembok Berlin, yang memisahkan Barat dan Timur, diruntuhkan.
  2. Kedua pada pertengahan tahun 1990, kedua negara menyatukan ekonominya dengan menggunakan mata uang yang sama.
  3. Ketiga pada tanggal 3 Oktober 1990 terjadilah penyatuan politik dari kedua negara tersebut. Revolusi tak berdarah yang berlangsung secara cepat ini sangat mengejutkan, dalam sejarah Eropa akhir-akhir ini.

Kegembiraan di hari itu hampir tak terlupakan, namun dalam banyak hal, warga tetap saja terpisah walaupun Tembok Berlin telah tak ada. Bahkan para ahli ilmu sosial mengungkapkan hal ini sebagai ”meremehkan kualitas mental Jerman Timur”.

Tetapi bila dilihat dari perspektif yang luas, pergolakan pada tahun 1990-an telah memperkuat Jerman, dan lima negara bagian baru di wilayah Timur telah berubah dan menjadi lebih baik.

Peta Jerman

Kunjungi di google map

Geografi Jerman

Jerman terletak di jantung Eropa di sebelah selatannya adalah negara-negara Skandinavia, disebelah barat negara-negara bangsa Slav, dan disebelah utara dan timurnya adalah negara-negara bangsa Romawi. Wilayah negeri ini luas dan berubah-ubah selama eksistensi panjang.

Negara ini dapat dibagi menjadi tiga wilayah penting wilayah dataran rendah utara, dataran tinggi tengah, dan wilayah Alpen selatan, di selatan sungai Danube.

Wilayah utara memanjang di antara laut Utara dan laut Baltik, perbatasannya adalah garis berliku-liku yang menjulur dari Cologne di wilayah tengah bagian barat melalui Dusseldorf, Dortmund, Paderborn, Osnabriick, Hanover, dan Magdeburg, sampai Wittenberg di timur.

Kondisi geografisnya sebagian besar terdiri atas dataran rata, yang ditandai oleh rawa-rawa dan danau-danau. Tanah yang subur terhampar dekat daerah pantai dan lembah-lembah sungai.

Bagian luas dari wilayah ini antara lain adalah padang rumput gersang berpasir yang digunakan untuk penggembalaan domba dan pertanian. Daerah terbesar dari wilayah ini yang terletak di antara kota Hamburg dan Hanover adalah Luneburger Heide sebuah hamparan semak heather berbunga ungu, semak gorse keemasan, dan pohon juniper sepanjang 89 km.

Di antara dataran rendah dan dataran tinggi terdapat daerah peralihan yang terkenal karena kekayaan alamnya. Daerah peralihan ini dimulai dari daerah di sekitar Cologne di barat dan terus menyambung menuju timur sampai ke kota Halle, Leipzig dan Dresden. Sejak permulaan abad pertengahan, daerah yang telah lama menjadi salah satu daerah berpenduduk terpadat di Eropa ini, ramai dilalui orang.

Dari tengah dataran ini terlihat pemandangan indah, yaitu daerah yang lebih tinggi yang kaya akan pohon kayunya, dan daerah lereng dengan lembah-lembahnya yang ditumbuhi berbagai tanaman.

Perbukitan Harz, jajaran terkenal di dataran tinggi, terletak di daerah bekas perbatasan antara kedua bagian Jerman. Perbukitan ini memiliki puncak dengan ketinggian lebih dari 914 m.

Di bagian barat negara ini, dataran tingginya membentuk rangkaian di mana sungai-sungai, khususnya sungai Rhein atau Sungai Rhine, memotong jurang curam membentuk pemandangan yang sangat indah. Wilayah ini berupa daerah hutan, ladang, kebun-kebun anggur, dan daerah wisata pegunungan.

Kota Sankt Andreasberg di pegunungan Harz terkenal dengan kicauan burung kenarinya. Ke arah timur terdapat Hutan Thuringia, lokasi dari berbagai spa kesehatan. Pada perbatasan dengan Republik Ceko terdapat pegunungan Erzgebirge (”pegunungan bijih”), yang dinamakan demikian karena banyak jenis mineral yang ditemukan di sana, termasuk bijih uranium.

Tidak ada perbatasan yang jelas antara dataran tinggi di tengah dan wilayah alpen di daerah paling selatan. Di bagian barat daya terdapat wilayah Hutan Hitam, yang disebut demikian karena penuh pepohonan spruce (sejenis pohon cemara) dan pepohonan fir yang berbaris di lerengnya.

Pegunungan ini, rumah bagi burung cuckoo dan latar belakang bagi banyak cerita dongeng, kini merupakan tempat hiburan favorit. Sungai Danube berhulu dari ketinggian ini dan mengalir ke arah timur sepanjang sekitar 644 km melewati bagian selatan Jerman.

Pegunungan Alpen di Bavaria merupakan perpanjangan dari jajaran kecil pegunungan Alpen. Pada perbatasan dengan Austria menjulang puncak tertinggi, yaitu Zugspitze 2.963 m. Puncak yang tertutup salju dan banyaknya danau membuat pegunungan Alpen di Bavaria menjadi daerah lindung yang banyak dikunjungi wisatawan.

Iklim

Iklim laut yang lembab berlaku di sepanjang laut utara dan di pesisir Baltik, tetapi lebih jauh ke daratan dan terus ke selatan, lebih beriklim benua. Suhu rata-rata pada bulan Januari adalah -6° sampai 1° C, tergantung lokasinya.

Pada bulan Juli suhu rata-rata adalah 16° sampai 20°C. Pada dataran tinggi, suhu musim dingin dapat lebih rendah lagi, sedangkan pada beberapa bagian dari lembah sungai Rhein, musim panas kadangkala sedikit lebih hangat daripada di tempat lainnya.

Hujan turun di semua musim, tetapi umumnya hujan lebih sering turun pada musim panas. Hujan terlebat terjadi di daerah selatan, dimana sebagian besar hujan adalah hujan salju, sehingga menarik perhatian pecinta olahraga musim dingin. Di dataran rendah bagian utara dan dataran tinggi bagian tengah lebih banyak turun hujan air daripada hujan salju.

Sungai, Kanal, dan Danau

Jerman memiliki sejumlah sungai yang dapat dilayari dan sistem kanal yang luas. Sungai yang terkenal adalah Sungai Rhein. Meskipun berhulu dari Swiss dan bermuara ke laut Utara di wilayah Belanda.

Namun pada umumnya sungai Rhein dianggap sebagai sungai milik Jerman. Jalur sungai yang penting ini dan anak sungainya lebih banyak dipakai untuk lalu lintas kapal daripada sungai yang manapun di Eropa.

Sungai Weser, Elbe, dan Oder mengaliri dataran utara. Sungai Weser berakhir di Laut Utara setelah mengalir melalui Bremen dan dermaga Bremerhaven. Sungai Elbe, yang berhulu di Republik Ceko, mengalir ke baratlaut melalui negara ini, melewati Dresden dan Magdeburg masuk ke negeri ini dan bermuara ke Laut Utara di Hamburg.

Antara tahun 1949 dan 1990, daerah terbawah sungai Elbe membentuk perbatasan antara kedua bagian negara ini. Anak sungai utama antara lain adalah Sungai Saale dan Havel. Sungai Spree, yang mengalir melalui Berlin, bergabung dengan sungai Havel.

Sungai Oder juga berhulu di Republik Ceko dengan anak sungainya, yaitu sungai Neisse, membentuk sebagian besar perbatasan paling timur Jerman dengan Polandia.

Jaringan kanal menjelajahi negeri ini, dan menghubungkan bermacam-macam sungai. Kanal terpanjang adalah Kanal Mittelland, yang memungkinkan para petualang menyeberangi seluruh wilayah utara Jerman melalui air.

Kanal Kiel, agak lebih ke utara, menghubungkan Laut Utara ke Laut Baltik. Lebih banyak kapal dagang yang melewati kanal Kiel daripada melewati kanal lain di dunia. Kanal penghubung antara sungai utama dan sungai Danube di selatan menyediakan jalur yang nyaman untuk kapal yang berlayar dari Laut Utara ke Laut Hitam.

Di selatan terdapat Danau Bodensee (Danau Constance), danau terbesar di Jerman, dan bagian dari aliran sungai Rhine, luasnya adalah 540 km2, dan panjangnya lebih dari 67 km.

Danau ini dimiliki tiga negara yaitu: Jerman di utara, Swiss di barat-daya, dan Austria di selatan. Danau Chiemsee yang dalam di Bavaria adalah salah satu dari danau terindah.

Pada bagian timur-laut terdapat sejumlah danau, yang terbesar adalah danau Miiritzsee, dengan luas 117 km2.

Sumber Daya Alam. Sumber daya alam terpenting di Jerman adalah batubara. Batubara muda ditemukan di Ruhr suatu area berindustri tinggi dengan luas 5.180 km2 di bagian barat negara ini.

Tempat ini adalah pusat industri besi dan baja. Essen, Dortmund, dan kota pelabuhan Duisburg di sungai Rhine menggantungkan sebagian besar tenaga industrinya pada suplai batubara yang melimpah tak habis-habisnya. Lapisan yang kaya akan batubara juga ditemukan di dekat kota Aachen dan di Saarland.

Lignit atau batubara coklat, terutama ditambang di dataran tinggi bagian tengah Jerman Timur. Sebelum penyatuan keduanya, batubara coklat merupakan tulang punggung industri berat Jerman Timur.

Batubara ini memiliki kualitas yang lebih rendah daripada batubara muda, dan penggunaannya telah menyebabkan polusi udara dan air yang parah di bagian selatan bekas negara Jerman Timur.

Meskipun terdapat simpanan minyak mentah di Lijneburger Heide dan di sekitar Schleswig-Holstein, dan juga di lepas pantai Laut Utara, namun jumlahnya tidak dapat mencukupi kebutuhan dalam negeri. Beberapa bijih besi, timah hitam, zink, dan tembaga juga ditambang.

Garam kalium karbonat (garam abu) digunakan sebagai pupuk. Jerman adalah salah satu penyuplai terbesar di dunia untuk zat ini. Negeri ini juga memiliki banyak cadangan garam batu dan kaolin, yang digunakan dalam pembuatan keramik Dresden yang terkenal; kini terutama dihasilkan di dekat Meissen.

Penduduk Jerman

Kelompok masyarakat yang dikenal sebagai rakyat negeri ini sesungguhnya adalah campuran dari tiga keturunan etnis utama dan keturunan beberapa etnis minoritas. Pada awal zaman kekristenan, suku asli Teutonik berbaur dengan orang-orang Keltik di berbagai tempat yang sekarang disebut Jerman.

Pada zaman Romawi, suatu garis etnik Mediterania bercampur dengan keturunan Keltik-Teutonik. Migrasi selanjutnya membawa masuk orang Baltik dan Slavik, sedangkan bentuk invasi yang berulang-ulang selama berabad-abad membuat bangsa Jerman menjadi suatu bangsa campuran dari berbagai bangsa.

Penduduk di daerah barat dan selatan pada umumnya adalah keturunan bangsa Keltik dan Mediterania, sedangkan di daerah bagian tengah kebanyakan penduduknya terdiri dari kerunan bangsa Keltik dan Teutonik, dan di bagian timur adalah keturunan Teutonik dan Slavik.

Akan tetapi pada saat ini, generalisai menjadi kurang tepat karena memang sangat sulit mengidentifikasi atau memisahkan unsur berbeda yang membentuk bangsa jerman.

Kelima negara bagian baru di timur-laut yang hingga tahun 1990 di bawah kekuasaan Jerman Timur lebih kurang padat penduduknya daripada di kesepuluh negara bagian di barat. Pengunjung atau turis seringkali merasa bahwa bekas Jerman Timur dalam berbagai hal terlihat seperti Jerman sebelum Perang Dunia II.

Jerman Timur adalah negara yang terdiri dari kota-kota kecil dan pedesaan, hanya 15 kota yang berpenduduk lebih dari 100.000 jiwa. Pada kenyataannya, populasinya berkurang setiap tahunnya.

Tak lama setelah Perang Dunia II, banyak penduduk yang pindah ke zona barat, hal inilah yang menyebabkan dibangunnya tembok yang membatasi Berlin untuk menghentikan arus perpindahan.

Di tahun-tahun setelah itu tingkat kelahiran yang rendah tidak cukup untuk menopang jumlah populasi. Jerman Timur mengimpor pekerja-pekerja asing untuk memenuhi tenaga kerja dalam negeri mereka, kebanyakan dari Vietnam dan negara berkembang lainnya. Setelah negeri ini bersatu, orang-orang ini banyak yang dipulangkan.

Bekas jerman Barat adalah salah satu wilayah terpadat penduduknya di Eropa. Tetapi bertahun-tahun kemudian kebutuhan akan tenaga kerja di bidang ekonomi yang meningkat menarik hampir 4 juta pekerja asing, yang kebanyakan berasal dari Turki dan Eropa Selatan.

Pada tahun 1998 gelombang pengungsi orang asing yang tinggal di negeri ini, berjumlah sekitar 7,5 juta orang. Tingkat imigrasi ini dapat disamakan dengan yang pernah dialami oleh Amerika Serikat di awal abad 20. Seperti halnya dengan negara-negara berkembang lainnya, Jerman menjadi semakin tidak ramah, dan pada akhir tahun 1990-an, sebagian besar permohonan suaka ditolak.

Sekelompok kecil minoritas Denmark tinggal di bagian utara. Pasukan militer AS, pelajar asing yang mendaftar di universitas-universitas di Jerman, dan pengusaha dari negara-negara lain menyumbang karakter kosmopolitan dari kota-kota besar.

Untuk beberapa tahun setelah penyatuan, negeri ini terus melayani ribuan pasukan asing. Tetapi pada akhir bulan Agustus 1994, 370.000 tentara bekas negara Soviet yang berpangkalan di Jerman Timur seluruhnya kembali ke negara asalnya. Jerman membiayai relokasi mereka.

Kombinasi pasukan AS, Inggris dan Prancis yang masih berada di Jerman berjumlah sekitar 150.000 jiwa pada di akhir tahun 1990-an. Pada bulan September 1994, seluruh tentara asing telah meninggalkan Berlin.

Agama

Protestan timbul di Jerman, dan garis pemisah antara Katolik dan Protestan di Eropa terbagi dengan jelas di negeri ini. Sampai saat penyatuan, penduduk Jerman barat terbagi menjadi dua golongan agama yang hampir sama besarnya, tetapi, dengan tambahan lima negara bagian di bagian timurlaut, keseimbangan ini bergeser bagi jumlah penduduk Protestan. Karena Bavaria memiliki prosentase tertinggi penduduk beragama Katolik.

Meskipun kebijaksanaan resmi Jerman Timur pasca perang untuk menciptakan sebuah negara tanpa agama, gereja tetap menjadi aspek kehidupan yang penting dan menjadi pusat pergerakan perdamaian secara tidak resmi; mereka juga pengorganisir utama dari gelombang demonstrasi yang menyapu bersih rezim komunis pada musim gugur di tahun 1989.

Pendidikan

Karena rakyat Jerman secara tradisi menempatkan perhatian yang besar pada pendidikan, mereka memiliki sistem pendidikan yang dikembangkan dengan baik. Wajib sekolah berlaku bagi anak usia 6 18 tahun. Empat tahun pertama, semua anak mengikuti sekolah dasar tingkat pertama.

Disini mereka harus mengikuti ujian yang akan menentukan pendidikan mereka berikutnya. Bagi yang meneruskan ke sekolah tingkat pertama dapat mengikuti sekolah paruh waktu sambil bekerja dan belajar untuk berdagang. Pelajar yang meneruskan untuk mengikuti sekolah menengah enam tahun biasanya dilatih untuk berkarir di bidang bisnis. Mereka harus belajar satu bahasa asing, juga matematika, ilmu alam, dan keahlian bisnis.

Pelajar yang lulus ujian untuk masuk sekolah tingkat kedua, disebut Gymnasium, melanjutkan sekolah selama sembilan tahun. Sekolah gymnasium menekankan pada bahasa klasik atau modern atau matematika dan ilmu alam. Pada umur 19 tahun, pelajar-pelajar gymnasium harus mengambil ujian berikutnya untuk memperoleh kualifikasi ke universitas yang akan dituju.

Bahasa Jerman merupakan bahasa internasional di Eropa Tengah selama beratus-ratus tahun, dan dahulu kala menjadi bahasa ilmiah utama. Kini, generasi mudanya kebanyakan menguasai dua bahasa, Bahasa Jerman dan Bahasa Inggns.

Generasi muda Jerman

Banyak generasi muda Jerman khususnya dari bekas Jerman Barat, tidak lagi cocok dengan bentuk kebangsaannya. Sebagian dari mereka menganggap diri mereka sebagai orang Eropa daripada sekedar orang Jerman.

Dengan semakin terbukanya mereka terhadap kejadian-kejadian di Eropa dan di dunia melalui pengalaman: perjalanan, televisi, dan media lainnya, keingintahuan mereka menjadi semakin besar dibandingkan orang tua mereka. Dan mereka lebih terbuka terhadap pengaruh-pengaruh liberal daripada generasi-generasi sebelumnya.

Sebaliknya, gelombang imigrasi dari Timur dalam beberapa tahun terakhir ini telah menyebabkan terjadinya gelombang kekerasan rasial, yang dilakukan oleh para pemuda-pemuda yang menjadi anggota kelompok neo-Nazi dan Skinhead.

Banyak insiden semacam ini banyak terjadi di wilayah bekas Jerman Timur, yaitu di kota-kota sepanjang perbatasan Jerman-Polandia.Terjadi ribuan serangan pada pekerja dan pengungsi asing. Dan selama tahun 1990-an, lebih dari 30 orang terbunuh dalam insiden semacam ini.

Cara Hidup

Neo-Nazi dan Skinhead hanyalah sekelompok kecil ekstremis. Secara historis, bangsa Jerman digambarkan sebagai bangsa yang kaku, tepat waktu, pekerja keras, dan suka mencampuri urusan orang lain. Namun dari semua sifat tersebut ada pula sifat baik bangsa ini.

Pada kenyataannya, sifat bangsa Jerman agak mirip dengan sifat bangsa Amerika, mereka sangat menikmati berbagai macam perayaan. Perayaan Oktoberfest di Bavaria, yang diadakan setiap bulan September sampai Oktober, merupakan atraksi turis yang terkenal.

Bahkan bekas orang Jerman Timur yang serius pun, menyukai hal seperti ini contohnya: karnaval tahunan Shrovetide yang ditandai dengan dansa di jalan-jalan, pesta topeng, dan pawai.

Semenjak Perang Dunia II, Jerman juga merupakan bangsa yang suka bepergian, sebelum terjadinya penyatuan, warga Jerman Barat dengan kameranya yang bagus, dapat ditemukan disetiap sudut dunia, dan warga Jerman Timur merupakan turis terbesar di Cekoslovakia, Hongaria, dan Bulgaria. Pada 10 tahun terakhir ini semakin banyak warga Jerman yang melakukan perjalanan.

Secara tradisional Wanita Jerman dapat dihubungkan dengan tiga ”K” Kinder, Kuche, und Kirche (anak, dapur, dan gereja) tetapi hal itu sudah lama berakhir. Saat ini sekitar 56 persen wanita Jerman bekerja di luar rumah, 30 persen kursi parlemen diduduki oleh para wanita.

Pendeta Protestan wanita pertama di dunia adalah wanita Jerman. Sidang pengadilan diketuai oleh wanita, dan sepertiga dari semua perusahaan yang baru dibangun dipimpin oleh wanita.

Pada tahun 2000, Partai Demokrasi Kristen (CDU) yang konservatif, yang pernah diketuai oleh Helmut Kohl selama 25 tahun, memilih seorang wanita bernama Angela Merkel, sebagai ketuanya.

Makanan

Bangsa Jerman suka makan, dan mereka bangga akan reputasinya sebagai koki handal. Setiap bagian dari negara ini memiliki hidangan khas. Di Bavaria, Knodel (goreng tepung berbumbu yang biasanya dihidangkan dengan bermacam-macam daging), yang banyak jenisnya dan lezat rasanya.

Di Hamburg, segala jenis ikan dan sajian laut dihidangkan termasuk Seezunge (”ikan lidah”), udang, dan sup belut yang sangat populer. Westphalia menyajikan pumpernickel coklat tua dan paha babi lembut yang sangat lezat.

Jerman adalah negeri Wurst (”sosis”), dan bermacam-macam jenis sosis. Penduduk Berlin, suka sekali akan Bockwurst (“sosis babi”), Leberwurst(”sosis hati”), Blutwurst (“sosis darah”), Knackwurst (sebutan ini diambil dari bunyi letupan kecil saat sosis pertama kali digigit), dan Bratwurst (”sosis goreng”).

Rankfurter adalah sosis Jerman yang paling terkenal, tetapi meskipun dikenal di seluruh dunia dengan nama itu, di Jerman bahkan di Frankfurt sosis ini disebut ein Weiner Wurstchen, atau ”sosis Wina”.

Diantara sumbangan yang paling dikenal secara internasional adalah Sauerbraten, yaitu daging panggang dengan saus gurih yang dimasak dalam panci, dan bermacam-macam jenis Kartoffelsalat (“salad kentang”).

Salah satu acara makan yang paling tradisional adalah makan malam di hari Natal. Perlu beberapa hari untuk menyiapkan hidangan Natal, termasuk kue buah Natal, atau Stollen, dan berbagai macam kue yang cantik. Pada hari libur yang paling membahagiakan warga Jerman ini, angsa panggang yang renyah dihidangkan.

Dan tentu saja, Jerman terkenal dengan birnya, yang oleh orang Jerman dinamai ”roti cair”. Membuat bir merupakan tradisi yang sudah berumur 1000 tahun, dan kini dapat dibuat kira-kira 6000 jenis bir banyak diantaranya yang sangat populer di New York dan Tokyo, selain di Jerman sendiri.

Olahraga

Orang Jerman adalah pecinta olahraga. Gerak Jalan dan berkemah di daerah pedesaan yang indah dan di gunung berhutan adalah olahraga yang sangat populer. Ski dan olahraga musim dingin menarik bagi orang segala usia.

Tempat beristirahat yang indah di pantai seperti Travemijnde, di Laut Baltik; berselancar di Laut Utara; atau kolam renang yang ada di hampir setiap kota memberikan banyak pilihan untuk rekreasi renang. Berlayar, bola tangan, tenis, dan berkuda juga sangat populer. Sekitar sepertiga dari seluruh anak muda Jerman merupakan anggota klub olahraga.

Jerman memiliki bermacam-macam tontonan olahraga. Jika ada pertandingan sepakbola internasional, para penggemar memenuhi stadion dan jalan-jalan. Perlombaan bersepeda selama enam hari dan balap mobil juga populer.

Bekas Jerman Timur benar-benar merupakan mesin olahraga, terkenal atas keberhasilannya di Olimpiade; kembali ke Olimpiade musim panas tahun 1988, misalnya, Jerman Timur memenangkan 102 medali.

Prestasi ini kini tampaknya sedikit berbeda, semenjak penyatuan kembali, serangkaian penyelidikan telah membuktikan bahwa banyak atlet Jerman Timur didoping dengan steroid-steroid yang ilegal. Hubungan antara tokoh-tokoh olahraga terkemuka dengan polisi rahasia Jerman Timur telah memberikan warna gelap pada pembentukan atlet.

Kebudayaan

Bangsa lvrman gemar membaca dan pecinta teater. Berbagai jenis buku terjual laris. Karya-karya dari penulis pasca Perang Dunia II. Seperti Gunter Grass (pemenang Hadiah Nobel tahun 1999), Uwe Johnson, Gisela Elsner, dan Heinrich Boll)“ (pemenang Hadiah Nobel tahun 1972) sangatlah populer.

Wolf Biermann, Reiner Kunze, dan Manfred Bieler memulai karir menulis mereka di bekas Jerman Timur, tetapi kemudian mereka pindah ke Barat, dan di sana mereka menemukan para pembaca yang antusias.

Di antara generasi yang lebih muda, Thomas Brussig sangat populer dengan bukunya yang berjudul Heroes Like Us, yang diterbitkan pada tahun 1994. Buku ini merupakan sindiran tajam, yang mengingatkan pada karya Philip Roth, tetapi buku ini juga merupakan ejekan terhadap polisi Jerman Timur.

Opera, musik, dan tarian tumbuh dengan suburnya, begitu pula dengan museum. Setiap tahunnya lebih dari 30 juta orang menghadiri teater. Kebanyakan teater tersebut dilindungi oleh pemerintah federal, negara, dan pemerintah daerah, tetapi banyak juga teater swasta.

Baik karya klasik maupun kontemporer, mampu menarik sejumlah besar penonton. Pada tahun 1960-an, drama kontroversial dari Rolf Hochhuth menimbulkan berbagai komentar di Jerman. Penulis drama terkemuka dari jenis drama absurd adalah Wolfgang Hildesheimer, dan Peter Weiss mereka menulis drama yang berisi kritik sosial yang pahit.

Musik benar-benar sangat popular dan masih disubsidi oleh negara bagian dan pemerintah daerah. Setiap tahunnya diselenggarakan festival musik yang tak terhitung banyaknya. Kelompok musik modern yang terkenal adalah kelompok Kraftwerk, yang mengkombinasikan musik pop dengan berbagai musik ekperimental.

Selama tahun 1990-an Berlin menjadi tempat pertunjukan terbesar dari musik-musik “tekno” selama festival ”Parade Cinta” yang diadakan pada setiap bulan Juni. Pertunjukan ini dimulai di Berlin pada tahun 1989 tak lama setelah jatuhnya tembok Berlin, semakin berkembang dengan pesat dan di tahun 1999 dan biasanya dihadiri oleh 1,5 juta penggemar.

Jerman Barat dan Timur

Sepanjang periode pasca perang yang dialami oleh bangsa Jerman yang terpisah, penduduk di kedua bagian negara yang dipisahkan oleh Tirai Besi ini memiliki hubungan yang kompleks dan seringkali bertentangan antara satu dengan yang lain. Disatu sisi merupakan ikatannya, pembagian Jerman memisahkan banyak keluarga.

Salah satu konsekuensi yang positif dari Ostpolitik Jerman Barat, yang diikuti setelah awal tahun 1970-an, adalah peningkatan hubungan antar manusia. Pada awalnya, hanya orang-orang Jerman Barat yang dapat mengunjungi sanak keluarganya di Jerman Timur, tetapi mulai tahun 1980-an, beberapa warga jerman Timur juga diijinkan untuk mengunjungi keluarganya di Barat.

Diantara mereka juga ada dendam dan kesombongan. Karena orang Jerman Barat menjadi lebih makmur dan kosmopolitan, mereka cenderung untuk meremehkan teman senegaranya di Jerman Timur, sebaliknya orang Jerman Timur seringkali cemburu dengan kemewahan dan kebebasan yang ada di Barat.

Televisi Jerman Barat ditayangkan secara nyata di Jerman Timur dan berpengaruh besar terhadap sistem komunis :tidak ada orang lain di dunia komunis yang mampu untuk menyainginya, pada kenyataan sehari-hari, lingkungan mereka yang kumuh dan perasaan frustasi yang dialami sehari-hari karena melihat kondisi tetangga mereka yang memiliki warisan kebudayaan yang sama, tetapi hidup dibawah sistem yang berbeda.

Ketika tembok Berlin dibuka kembali, warga Jerman Barat menerima tetangga mereka yang terbebaskan dengan kemurahan hati yang amat besar. Tetapi semenjak itu telah menjadi sangat jelas bahwa penyatuan sendiri tidak akan membuat tingkat ekonomi dan sosial seluruh warga Jerman menjadi seimbang.

Banyak bekas penduduk Jerman Timur kini merasa seperti warga negara kelas dua (gaji mereka kurang dari dua pertiga gaji di Barat), sementara bekas warga Jerman Barat mengeluh bahwa selama 40 tahun dibawah komunisme telah merusak etika kerja para ”orang Timur” atau ”Ossies”, suatu sebutan hinaan untuk mereka. Bahkan para pemuda di kedua bagian negara juga berbeda: di Timur contohnya, mereka lebih sering berselisih dengan orang asing.

Warisan Kebudayaan Jerman

Jerman bersatu kembali adalah perkembangan yang relatif modern. Sebelum tahun 1990, rakyat Jerman telah hidup di bawah satu pemerintahan selama 74 tahun, yaitu dari tahun 1871 hingga tahun 1945; tetapi sepanjang sejarah mereka selama berabad-abad, mereka bersatu dengan ikatan kebudayaan dan bahasa sehari-hari yang sama.

Oleh karena hubungan erat di antara keduanya itu, maka pemisahan pada kedua bagian Jerman dengan Tirai Besi karena Perang Dingin terlihat seperti dibuat-buat dan tidak alami.

Bahasa dan kesusasteraan

Bahasa Jerman adalah salah satu bahasa Indo-Eropa. Dari asalnya ini ribuan tahun yang lalu melalui sepanjang pesisir laut Baltik dan laut Utara, Bahasa Jerman secara perlahan-lahan menyebar ke selatan dan ke barat ketika Bangsa Jerman bergerak ke negeri yang baru. Salah satu pengaruh terkuat terhadap perkembangan bahasa Jerman adalah bahasa Latin. Oleh sebab itu banyak kosakata Jerman secara mudah dapat ditelusuri berasal dari bahasa Latin.

Pada abad ke-9 Masehi, terdapat banyak dialek regional yang berkembang, tetapi belum ada bahasa Jerman standar. Terjemahan Alkitab Martin Luther pada abad ke-16 dan penggunaan mesin cetak, penemuan seorang Jerman bernama Johann Gutenberg membantu terciptanya tulisan bahasa Jerman standar.

Bahasa Jerman modern adalah bahasa yang berinfleksi, dengan perubahan akhiran pada kata benda dan kata kerja. Bahasa ini juga memiliki tiga jender maskulin, feminin, dan netral ditambah kaidah tata bahasa yang rumit.

Hal ini membuat bahasa Jerman menjadi bahasa yang sulit dikuasai, khususnya bagi mereka yang bahasa ibunya, misalnya adalah bahasa Inggris, yang berstruktur lebih mudah. Akan tetapi, banyak kosakata umum dalam bahasa Inggris dan Jerman yang bila ditelusuri asal mulanya rupanya memiliki akar yang sama.

Mitos, hikayat, dan cerita rakyat yang diceritakan dari mulut ke mulut selama pengembaraan bangsa Jerman awal, merupakan warisan kesusastraan Jerman saat ini.

Karya sastra pertama ditulis dalam bahasa latin oleh para pendeta. Penulis-penulis yang tidak diketahui namanya ini mengumpulkan dan menceritakan tema-tema kuno seperti yang ada pada Nibelungenlied (”Nyanyian Nibelungs”), yang menceritakan tentang peperangan, keberanian, pengkhianatan, dan pembalasan dendam, dan hal ini telah menjadi epos nasional.

Mulai abad ke-17 dan seterusnya, para pengarang Jerman menghasilkan banyak karya sastra yang seperti-kata-kata Johann Wolfgang von Goethe “semua hal yang baik, akan menjadi milik seluruh dunia”. Goethe, yang dilahirkan di Frankfurt am Main pada tahun 1749, dikenal sebagai penulis terbesar Jerman. Dari lirik syairnya sampai novelnya yang berjudul The Sorrows of Young Werther (Derita si Muda Werther), hingga karya besarnya Faust, ide-idenya ini selalu memberi inspirasi pada banyak orang dimanapun.

Abad ke-18 merupakan masa jayanya seorang kritikus dan dramawan Gotthold Lessing, yang lewat karyanya Nathan the Wise (Nathan si Bijak) menerangkan tentang toleransi beragama. Pada saat itu, Friedrich Schiller membantu kesusastraan Jerman menjadi perhatian dunia.

Dalam drama-dramanya seperti Die Rauber (”Si Perampok”), dia menunjukkan perhatiannya pada kedudukan setiap individu di masyarakat. Filsuf Jerman abad ke-18 dan 19 seperti Immanuel Kant dan Friedrich Hegel berpengaruh besar pada nilai moral di seluruh dunia.

Anak-anak di seluruh dunia juga sangat akrab dengan kumpulan cerita dongeng yang disusun oleh Jacob dan Wilhelm Grimm di awal tahun 1800an. Pada abad ke-19, syair Heinrich Heine termasuk Die Lorelei, menceritakan tentang gadis cantik di sungai Rhine yang nyanyiannya dapat memikat para pelaut menuju kebinasaannya.

Dua filsuf abad ke-19 yang berpengaruh kuat pada pemikiran abad ke20 antara lain adalah Friedrich Nietzsche dan Karl Marx. Gagasan Nietzsche tentang moral manusia unggul menjadi ide keliru dalam teori Hitler bahwa setiap manusia jerman adalah Ubermensch (”manusia unggul”). Karya Karl Marx Communist Manifesto (Manifesto Komunis), yang ditulisnya bersama Friedrich Engels, dan karya besarnya Das Kapital merupakan paham Komunisme.

Figur terkemuka pada kesusastraan Jerman abad ke-20 adalah pemenang hadiah Nobel Thomas Mann, pengarang novel-novel abadi seperti Buddenbrooks dan The Magic Mountain (Gunung Sihir). Pada tahun 1933 Mann meninggalkan jerman dan pergi mengasingkan diri ke Swiss dan kemudian ke Amerika Serikat.

Kehidupan intelektual sejati di Jerman terhenti di bawah pemerintahan Hitler. Pada malam hari tanggal 10 Mei 1933, terjadi parade obor di Berlin dan beberapa kota lainnya yang berakhir dengan pembakaran ribuan buku, yang kebanyakan ditulis oleh para pengarang dengan reputasi internasional. Kemudian kesenian, musik, dan kesusastraan berada dalam pengawasan Nazi . Akhirnya, ramalan Heine menjadi kenyataan ”Membakar buku-berarti membakar suatu bangsa.”

Kesenian

Rakyat Jerman mewarisi kekayaan besar yang telah disumbangkan oleh anak bangsanya terhadap musik, kesusastraan dan kesenian. Karya seni Jerman pada awalnya mengekspresikan tema-tema kekristenan yang terdapat pada ukiran gading dan hiasan manuskrip. Ciri keagamaan yang kuat juga terpancar pada pahatan Gothik dari abad ke-13 dan 14 yang tampak kaku dan emosional.

Antara tahun 1500 dan 1550, ada beberapa pelukis aktif yang kemudian menjadi terkenal dalam pemakaian warna, garis, dan detilnya yang indah. Albrecht Dijrer adalah pelukis murni yang menjadi seorang seniman terkenal

karena keahliannya dalam menggunakan garis dan pola dalam lukisan dan etsanya. Matthias Griinewald menggunakan warna dengan indahnya dalam karya prestasi terbesarnya, the Isenheim Altarpiece, yang kini berada di museum Colmar Perancis. Bagian dari karya besar yang luar biasa ini melukiskan penyaliban realistik yang menunjukkan penderitaan Kristus.

Hans Holbein si yunior terkenal karena lukisan potretnya yang indah diantara yang terkenal adalah potret Raja Henry VIII dari Inggris. Lucas Cranach si senior membawa angin segar dan pesona dalam banyak lukisan mitologi, istana, serta lukisan potret para tokoh reformasi.

Pada abad ke-17 dan 18, ketika arsitektur gaya Rococo dan Baroque menyebar di Eropa, banyak gereja-gereja dan kastil-kastil yang penuh dekorasi didirikan. Beberapa bangunan indah pada masa ini telah dipelihara atau dipugar. Gereja Ziarah Wies, dekat Steingaden di selatan Bavaria, adalah salah satu dari contoh dari arsitektur Baroque Jerman terindah.

Pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, seluruh karya seni menganut gaya modern yang lebih sederhana. Dalam karya litograf dan etsanya, Kathe Kollwitz menggambarkan emosi dari orang-orang yang sedang bekerja. Kecintaan Jerman pada warna terlihat dalam kelompok Blaue Reiter (Pengendara Biru), dimana seniman seperti Franz Marc mengubah aliran ekspresionisme Jerman ke seni abstrak. Pada waktu yang bersamaan, pahatan Ernst Barlach menggambarkan penderitaan rakyat di atas lempengan perunggu dan kayu.

The Street 1913, Lukisan Ernst Ludwig Kirchner
The Street 1913, Lukisan Ernst Ludwig Kirchner di museum seni modern New York

Di Bauhaus, sebuah sekolah seni yang didirikan di Weimar pada tahun 1919, gagasan-gagasan baru untuk industri, arsitektur dan kerajinan muncul dan mempengaruhi disain perindustrian dewasa ini. Para arsitek seperti Walter Gropius dan Ludwig Mies van der Rohe adalah tokoh pembaharu besar pada bidangnya.

Musik

Bangsa jerman selalu mencintai musik. Maka tidaklah mengherankan bila selama berabad-abad, para komponis Jerman telah menyumbangkan sejumlah besar karya musiknya yang indah-simfoni, konser, musik kamar, dan opera-pada dunia Para pendeta, bangsawan, dan orang awam pun adalah penyumbang awal musik awal Jerman.

Gedung opera Semper di Dresden
Gedung opera Semper di Dresden

Dari gereja muncul pembacaan teks Latin dengan iringan musik yang disebut dengan nyanyian Gregorian mengikuti nama dari Paus Gregory 1 dari abad ke-6 orang pertama yang mengumpulkan teks ini. Minnesingers adalah ksatria dan penyair lirik abad ke-12 dan 13 yang berpetualang dari istana ke istana untuk menyanyikan puisi tentang cinta dan alam.

Para Meistersinger yang percaya bahwa seni musik dapat dipelajari seperti halnya ilmu dagang, tumbuh dengan subur dari abad ke-14 hingga awal abad ke-17. Musik Meistersingers dan sejumlah besar Volkslieder, atau lagu-lagu rakyat, berasal dari masyarakat umum. Lewat reformasi Protestan, musik gereja hadir pada rakyat dalam bentuk himne.

Untuk mengingat para komponis Jerman kita dapat membaca berbagai kumpulan lagu orkestra dari seantero dunia. Pada awal abad ke-18, musik baroque telah mencapai puncaknya lewat karya Johann Sebastian Bach.

Dia menggubah komposisi musik organ termasyhur di dunia dan juga cantata, fugue, dan konserto yang tiada bandingannya. Pemusik sezamannya adalah George Frederick Handel, yang banyak berkarya di Inggris. Karyanya yang banyak disukai adalah oratorio-nya yang berjudul Messiah.

Mungkin komponis Jerman terbesar adalah Ludwig van Beethoven yang memulai karya abadinya pada akhir abad ke-18. Sembilan karya simponi dan lima konserto pianonya adalah beberapa dari karya musiknya yang menggoncang dunia. Musik kamar dan opera Beethoven, Fidelio juga merupakan warisan kebesarannya.

Pada abad ke-19, Robert Schumann menggubah simfoni dan musik piano yang merdu. Dia juga dikenal lewat kehangatan dan keanggunan Lieder (”lagu”)-nya. Felix Mendelssohn menyelesaikan karya pertamanya yang sempurna, yaitu the Overture to A Midsummer Night‘s Dream, pada usia 17 tahun.

Banyak dari gubahannya yang di kemudian hari masih menjadi favorit dunia seperti The Italian Symphony. Johannes Brahms banyak menghasilkan simfoni yang lirik-liriknya indah dan tanpa cacat, demikian pula dengan musik kamar dan Lieder-nya.

Richard Wagner membawa dimensi baru pada opera Jerman dengan teorinya yang disebut Gesamtkunst werk (”Karya Seni Menyeluruh”). Wagner tertarik pada setiap aspek opera, dari tema sampai desain panggungnya. Dalam opera seperti Die Meistersinger von Nurenberg (”Mastersinger dari Nurenberg”) dan Der Ring des Nibelungen (”cincin Nibelung”), dia menggunakan tema-tema Jerman kuno sebagai isi ceritanya.

Di kota Bayreuth di Bavaria, Festspielhaus (”festival teater”) dibangun khusus bagi Wagner dalam menghasilkan banyak opera-operanya. Kini banyak pengunjung dari seluruh dunia datang untuk menghadiri festival Wagner yang diselenggarakan pada setiap musim panas di Bayreuth.

Komponis lain pada masa itu ialah, Richard Strauss, membawa musik Jerman ke abad 20. Strauss juga menggunakan tema rakyat kuno Jerman. Dalam salah satu dari banyak syair lagunya, dia menggunakan musik untuk melukiskan gurauan ceria pahlawan rakyat yang populer, Till Eulenspiegel yang nakal. Gubahan Strauss lainnya adalah opera Electra dan Ariadne auf Naxos.

Pada abad ini komponis Paul Hindemith menciptakan harmoni baru. Konduktor Jerman seperti Bruno Walter dan Otto Klemperer memperoleh sambutan meriah di mana-mana. Para komponis dewasa ini seperti Hans Werner Henze dan Karlheinz Stockhausen telah mendapatkan pengakuan dunia.

Ekonomi Jerman

Pada akhir Perang Dunia II, perekonomian Jerman hampir hancur sama sekali. Permintaan nazi akan mesin perang yang berlebihan telah menyedot semua sumber daya di negara ini. Serangan udara telah menghancurkan banyak kota dan industri.

Kemudian sekutu menyita sebagian besar pabrik industri yang tersisa sebagai ganti rugi atas terjadinya perang. Dengan demikian kehidupan perekonomian nasional berhenti. Dalam upaya membangun kembali perekonomiannya, kedua bagian Jerman pasca perang melakukan hal berbeda sehingga hasilnyapun berbeda.

Jerman Timur

Meskipun kehancuran akibat perang hampir sama bagi bagi Jerman Timur dan Jerman Barat, namun ada perbedaan penting dalam permasalahan dan lingkungan yang menghambat pemulihan di ekonomi Jerman Timur dibandingkan dengan Jerman Barat.

Jerman Timur tidak memiliki sumber daya alam yang melimpah seperti yang ada di distrik Ruhr Jerman Barat; dan hanya sedikit sumber yang dapat dikerjakan kecuali tanah pertanian, pertambangan; kalium karbonat, dan batubara coklat.

Sebab lainnya adalah mereka juga menderita karena penyitaan pabrik-pabrik industri secara besar-besaran oleh Uni Soviet atas kerugian besar yang dialami mereka selama pendudukan Jerman. Tidak ada Marshall Plan untuk membangun perekonomiannya, sebagaimana yang dilakukan di Jerman Barat.

Jerman Timur menghadapi masa depan dengan industri yang lumpuh, hasil pertanian yang tidak mencukupi dan ketiadaan bahan mentah untuk diperdagangkan.

Tindakan nasionalisasi ekonomi model Soviet menimbulkan masalah lain, yaitu menyeberangnya potensi tenaga trampil yang merupakan tulang punggung produksi industri ke Jerman Barat. Lebih kurang: 2,5 juta orang meninggalkan Jerman Timur pada 12 tahun pertama berdirinya negara tersebut.

Baru setelah didirikannya tembok Berlin pada tahun 1961, arus migrasi massa dapat dihentikan secara tuntas, namun perpindahan massal tidak dapat dicegah secara efektif. Kebanyakan pabrik dan perusahaan kecil kini telah dialihkan ke pemilikan rakyat. Perencanaan terpusat dan kesalahan manajemen mengurangi semangat dan efisiensi.

Tetapi dibandingkan dengan negara-negara komunis lainnya, Jerman Timur mempunyai prospek yang relatif baik dan bahkan dipuji sebagai contoh sosialisme. Jerman Timur mendapatkan pengakuan internasional atas peralatan optiknya, tetapi kebanyakan hasil produksi lainnya secara khusus lebih rendah mutunya dari standar Barat.

Otomobil (termasuk Trabants yang kecil, sering menjadi obyek lelucon karena bodinya yang terbuat dari plastik keras bukan logam), obat-obatan, peralatan rumah tangga, mainan, dan peralatan musik diekspor ke Eropa Timur, Asia dan Afrika. Jerman Timur juga memproduksi plastik, petrokimia, tekstil, dan pupuk.

Lahan-Iahan pertanian di Jerman Timur secara historis, merupakan bagian dari tanah yang luas dan bukan bidang kecil yang digarap sendiri oleh pemiliknya seperti di Jerman Barat. Ketika Uni Soviet menguasai wilayah ini di tahun 1945, pada akhir Perang Dunia II, sebuah program radikal mengenai redistribusi tanah dimulai.

Tetapi, lahan-lahan pertanian kecil yang dibagi berdasarkan program ini, tidak begitu produktif seperti yang diharapkan karena kekurangan tenaga penggarap yang pindah ke kota besar untuk bekerja. Kemudian Uni Soviet memanfaatkan tenaga hewan dan mesin pembajak terbaik, sedangkan pupuk sukar didapat.

Pada tahun 1952, dilakukan suatu upaya untuk mengumpulkan lahanlahan pertanian yang kecil ke dalam suatu wadah koperasi yang merupakan andil bersama-termasuk peralatan mesinnya. Dan bagi mereka yang tidak mempunyai tanah dapat bekerja sebagai tenaga penggarap.

Sebagai perangsang, sejumlah kecil hasil tanah atau ternak dapat dipakai sendiri. Program ini baru berhasil pada tahun 1960, ketika mayoritas tanah pertanian akhirnya dikolektifkan.

Jerman Barat

Tidak seperti Jerman Timur, yang sangat lamban dalam pemulihan ekonominya, setelah perang. Jerman Barat dalam waktu singkat dapat memulihkan ekonominya yang berdesain besar sehingga disebut sebagai Wirtschaftswunder, suatu “keajaiban ekonomi”.

Tetapi, sebagian besar dari keajaiban ini disebabkan oleh bantuan kepada Jerman Barat di bawah program pemulihan Eropa. Selama tahun 1948-1952, The Marshall Plan sebutan populer program ini mengucurkan tidak kurang dari 3,5 miliar dolar ke Jerman Barat.

Uang yang diterima digunakan dengan bijak. Diinvestasikan ke dalam peralatan mesin modern dan penggantian menyeluruh pabrik industri. Jerman Barat menjadi mampu menghasilkan berbagai produk secara efisien dan cukup murah untuk bersaing di pasar dunia.

Kombinasi berbagai faktor membawa Jerman Barat kepada kesejahteraan melebihi apapun yang pernah dialami sebelumnya. Republik Federal Jerman tidak memiliki anggaran militer semenjak awal tahun pasca perang. (Setelah Jerman Barat menjadi anggota dari Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara yang dikenal dengan NATO pada tahun 1955, angkatan bersenjata sekutu tetap berada di markas mereka ketika Jerman Barat mengembangkan angkatan pertahanannya).

Selain itu, di negara yang 20 persen dari tempat tinggal penduduknya hancur atau rusak berat pada akhir perang, kebutuhan akan perumahan baru sangat besar. Dana dari ekonomi sehat yang semakin meningkat memacu perkembangan jumlah bangunan.

Kebutuhan mendesak atas berbagai barang konsumsi membuat pasaran yang baik pada industri. Permintaan dalam jumlah besar dari seluruh dunia pada hasil produksi pabrik Jerman Barat juga membantu ”keajaiban ekonomi”.

Setelah adanya daya pendorong pertama, sebuah ekspansi umum perdagangan dunia dimulai. Disebabkan oleh berbagai hasil produksi yang bermutu tinggi dan keahlian pemasaran Jerman Barat, maka volume ekspor negara berlipat ganda dan secara terus-menerus semakin berlipat ganda.

Status keanggotaan Jerman Barat dalam Masyarakat Ekonomi Eropa (EEC atau pasar bersama) pada tahun 1958 membantu meningkatkan kemakmuran bangsa. Penghapusan semua hambatan tarif di antara keenam negara anggota pasar bersama semakin memperluas arus tukar menukar barang di antara para anggotanya.

Sebelum Tembok Berlin dibangun pada bulan Agustus 1961, arus pengungsi tenaga ahli dari Jerman Timur, dan juga pekerja dari bagian lain di Eropa yang tertarik dengan upah yang tinggi, memungkinkan Jerman Barat memiliki sumber tenaga kerja potensial. Sementara Jerman Timur menderita karena kehilangan tenaga ahlinya, Jerman Barat mendapatkan keuntungan dari keahlian mereka.

Industri

Pusat industri Jerman berada pada negara bagian utara sungai Rhein Westphalia, yang tambang batubara, pabrik baja, dan perusahaan industri besarnya mempekerjakan sekitar 3 juta orang.

Sediaan batubara dari Ruhr telah memungkinkan terus bekerjanya banyak pabrik peleburan dan tanur tinggi yang menyediakan kuantitas baja untuk berbagai keperluan. Sebagai hasilnya Jerman Barat adalah salah satu dari penghasil baja terbesar di dunia.

Dijsseldorf, ibukota dari Rhine Utara-Westphalia, merupakan pusat pabrik pengolahan logam Jerman Barat. Kota ini berkembang karena lokasinya di dekat sungai Rhein dan adanya jalan kereta api yang menghubungkannya ke Ruhr.

Sumber penghasilan Jerman lainnya termasuk industri kimia dan tekstil, khususnya di bidang sintetis. Peralatan optik, kamera canggih dan jam dijual dimana-mana. Peralatan elektronik, televisi, radio, dan instrumen musik merupakan bagian dari berbagai produk Jerman Barat. Beberapa desain imajinatif dan mainan canggih yang indah telah lama menarik perhatian anakanak di seluruh dunia.

Arus ekspor peralatan mesin berat, peralatan mesin, peralatan elektro, dan produk kimia berjalan tanpa hambatan. Ekspor utama lainnya adalah mobil. Dari Volkswagen sampai Mercedes-Benz, mobil Jerman sangat populer di seluruh dunia.

Bekas Jerman Timur mengalami keruntuhan industri yang belum pernah terjadi sebelumnya setelah penyatuan. Dari sebanyak 3 juta orang yang bekerja pada bidang industri, sekitar 2 juta orang kehilangan pekerjaannya.

Namun investasi besar dari barat (sekitar $ 65 miliar pertahun), lambat laun meningkatkan perekonomiannya, tetapi diperkirakan akan membutuhkan waktu 20 30 tahun untuk menyamai ekonomi pada tingkat saudaranya di Barat.

Mulai tahun 2000 Jerman bagian Timur dipenuhi oleh pusat perbelanjaan yang berkilau dan pabrik berteknologi modern dan sistem telepon yang paling menakjubkan di dunia, namun produktivitasnya tetap 60 persen di bawah tingkat Barat dan pengangguran melampaui 17 persen dibandingkan dengan 8 persen di Barat.

Pertanian dan Perikanan

Selama bertahun-tahun, Jerman telah berubah dari pedesaan dan pertanian menjadi kota besar dan industri. Kini, hanya sekitar 6 persen dari jumlah penduduknya yang terlibat di bidang pertanian, perkebunan, dan perikanan. Kebanyakan lahan-lahan pertanian adalah lahan kecil rata-rata sekitar 9 hektar dan digarap sendiri oleh pemiliknya.

Orang Jerman adalah petani yang baik. Rotasi panen, penggunaan pupuk yang sesuai, dan perangkat mesin modern telah membantu peningkatan produktivitas. Hasil panen yang terpenting antara lain gandum, gandum hitam, kentang, dan gula bit. Perusahaan susu dan pemeliharaan ternak sapi, babi, biri-biri, kuda dan ayam merupakan sumber pokok pendapatan pertanian.

Perkebunan anggur dan industri pendamping pembuatan anggur, meskipun merupakan bagian kecil dari perekonomian nasional, telah merupakan warisan zaman Romawi dulu.

Industri perikanan yang sedang berkembang terpusat di sekitar pelabuhan Laut Utara. Bremerhaven merupakan salah satu pelabuhan ikan teramai di Eropa. Banyak perahu nelayan berlayar jauh ke Atlantik utara atau bahkan di Samudra Antartika untuk mencari ikan. Sebagian besar hasil tangkapan mereka adalah ikan herring, ikan cod, ikan lidah, dan ikan flounder.

Negara Makmur

Meskipun harga dari penyatuan kembali lebih besar daripada yang diperkirakan, namun para pekerja di bagian barat negara ini tetap menikmati kehidupan yang lebih baik daripada para pekerja di manapun.

Rata-rata waktu kerja perminggunya hanya 37,5 jam, liburan tahunan selama 6 minggu, dan seringkali mereka pensiun di usia 60 tahun. Mereka memperoleh pelayanan kesehatan umum dan tunjangan pensiun yang besar, dan ketika anak-anak mereka ingin kuliah di universitas, mereka tidak perlu khawatir pada biaya kuliah yang besar.

Jerman adalah tempat hidup yang sangat nyaman dan efisien. Kereta antar kota dilengkapi dengan komputer yang menunjukkan pada pelancong berapa menit lagi sampai ke pemberhentian berikutnya. Transportasi umum dibangun dengan baik, dan banyak kota besar membanggakan daerah “hanya bagi pejalan kaki.” Jerman melaksanakan kebijakan lingkungan dengan hati-hati untuk mencegah limbah yang tidak perlu.

Tetapi, sebagaimana kebanyakan negara maju lainnya, populasinya menjadi semakin tua karena jaminan kesehatan yang baik menyebabkan orang dapat hidup lebih lama dan kesibukan bekerja mengakibatkan kecendrungan lebih sedikitnya anak yang dilahirkan.

Pada tahun 2000, terdapat dua orang Jerman usia produktif pada setiap pensiunan; dan pada tahun 2035, hanya akan tinggal satu saja. Meskipun pemerintah telah menghadapi masalah sulit ini selama beberapa waktu, namun tidak ditemukan penyelesaian yang mudah.

Mungkin peningkatan imigrasi merupakan salah satu jalan yang dapat dipakai untuk menyelesaikan ketidak seimbangan ini, namun kebanyakan orang Jerman, termasuk politikusnya, merasa bahwa di negeri ini sudah terlalu banyak imigran.

Jerman Kini dan Esok

Pada pertengahan kedua tahun 1990-an, banyak orang Jerman merasa kecewa dan mulai membicarakan tentang krisis yang mengancam. Sebagian dari perasaan ini jelas berhubungan dengan tidak terpenuhinya harapan mereka yang tinggi setelah adanya proses penyatuan, dan runtuhnya Tembok Berlin.

Pada tahun 1989, Kanselir Kohl berjanji kepada warga Jerman Barat bahwa ia tidak akan menaikkan pajak untuk membayar biaya penyatuan kembali. Tetapi dia tidak sanggup menepati janjinya, dan biaya yang sesungguhnya sekitar $ 65 miliar per tahun ditutupi dengan “pajak solidaritas” yang harus dibayar. oleh warga Jerman Barat. Tetapi pada tahun 1997 biaya tambahan ini menurun dari 7,5 persen menjadi 5 persen.

Angka pengangguran yang terus meningkat dan peraturan birokrasi yang kaku telah menambah ketidakpuasan ini. Pada beberapa negara bagian di Jerman, bisnis yang baru memerlukan lebih dari 90 persetujuan dari badan pemerintahan sebelum bisa memulai usahanya.

Peraturan ini juga mempengaruhi usaha pelayanan yang secara tradisional merupakan titik kelemahan Jerman. Sebagai contoh; di setiap negara bagian lamanya waktu berbelanja dibatasi secara ketat, dan semua toko tutup pada hari Sabtu sore dan Minggu.

Tetapi pada perubahan ke abad Milenium, keadaan ini kelihatannya mulai berubah. Jaminan sosial, yang begitu dihargai oleh generasi tua (di Jerman jarang terjadi pemutusan hubungan kerja dan hanya sedikit perusahaan yang mengalami kebangkrutan), tampaknya tidak lagi menarik bagi generasi muda yang cenderung untuk meniru model Anglo-Amerika semakin bertanggung jawab secara individual walaupun berisiko tinggi, namun memiliki kesempatan lebih besar untuk meraih sukses. Negeri ini terpesona pada para pengusaha mudanya die ]ungen Unternehmerdan berbagai cerita tentang kesuksesan mereka.

Beberapa dari pemuda ini telah berhasil di bekas Jerman Timur. Di sana kebanyakan perusahaan tua harus dihancurkan dan fasilitas baru dibangun dari awal. Hal ini memungkinkan para manajer muda dan pemiliknya dapat

menjadi lebih fleksibel dan inovatif. Sebagai contoh, pabrik mobil Opel yang baru dibangun pada tahun 1992 di dekat kota Eisenach adalah salah satu pabrik mobil paling efisien di dunia.

Sementara itu, pemerintah mencoba untuk mempercepat ekonomi masa informasi melalui bermacam-macam ukuran. Pada akhir tahun 1990-an, universitas di Jerman telah meningkatkan kapasitas penerimaan mahasiswa teknologi informatika (IT) dari 13.000 menjadi 40.000 dan pada musim panas tahun 2000, pemerintah mengeluarkan ijin kerja sementara bagi 20.000 spesialis IT dari negara-negara lain untuk membantu mengisi lowongan yang kosong di sektor ini. Semua hal ini pertanda baik di masa depan.

Kota di Jerman

Kota kota di Jerman beraneka ragam seperti juga masyarakatnya, yang berakar kuat pada masa lampau, modern, dan berkait pula dengan berbagai masalah industri tinggi saat ini.

Banyak bagian kota besar berubah menjadi puing-puing di akhir Perang Dunia II. Namun tekad mereka yang kuat untuk memulihkan bagian kota tua kekayaan historis dari abad pertengahan yang dikenal sebagai Alstadt. Kadangkala orang Jerman menduplikasi sebuah jalan yang paling dikenal sampai ke batubatu yang sekeciI-kecilnya.

Hal ini menyebabkan terjadinya banyak kemacetan lalu lintas, sebab mobil dari jalan raya empat jalur tersalur ke jalan-jalan kecil yang dirancang berabad-abad yang lalu. Di sepanjang jalan tua itu dapat di jumpai gedung pencakar langit, proyek perumahan, atau pabrik modern.

Bukanlah pemandangan yang mengherankan bila di sepanjang jalan tua itu dijumpai gedung-gedung pencakar langit proyek perumahan atau pabrikpabrik modern, di sepanjang bangunan yang lebih tua. Kadangkala sebuah kastil tua berhadapan dengan supermarket yang baru dibangun.

Di sekitar kota Essen, Hamburg, dan Munich, banyak bertumbuhan kota-kota metropolis besar. Sebaliknya, di bekas Jerman Timur, pertumbuhan kota besar dengan menghapus kota kecil dan desa berjalan lebih lambat daripada di Jerman Barat.

Berlin , kota terbesar di Jerman dan menjadi ibukota negara ini sejak tahun 1991 (dibahas pada artikel yang terpisah).

Kota utama lain di Jerman

Hamburg

Hamburg, kota terbesar kedua di jerman setelah Berlin. Hamburg merupakan kota pelabuhan kosmopolitan yang ramai dengan beberapa pengaruh Inggris. Galangan kapal, dok, dan dermaga berjajar di kedua tepi sungai Elbe yang airnya mengalir ke Laut Utara.

Sebagai salah satu pelabuhan terbesar di Eropa, Hamburg memiliki banyak wajah. Sebuah gedung pencakar langit menjulang di pusat kompleks universitas yang baru.

Hagenbecks Tierpark pernah menjadi taman sekaligus juga kebun binatang. Di kebun botani Planten und Blumen, pameran bunga, teater terbuka, tempat bermain anak-anak, dan restoran di atas danau menjadikan tempat ini menjadi taman rekreasi bagi tua dan muda.

Danau Alster dalam dan Alster luar, yang terletak di pusat kota, memberikan panorama yang indah bagi bangunan kantor dan rumah yang mengelilingi tepiannya.

Lubeck

Kota kecil ini terletak di timur laut Hamburg, pada Sungai Trave dekat Baltik. Penduduk kota ini masih bangga dengan kota mereka yang terkenal sebagai “Ratu dari Perserikatan Hanseatik” perkumpulan abad pertengahan yang menguasai pelayaran sampai Norwegia dan Belanda.

Masih berdirinya banyak gudang garam berdinding sekuat baja, berasal dari abad ke-14 dan ke-15, pada masa ketika sejumlah besar garam digunakan untuk mengawetkan ikan. Makanan Lubeck yang terkenal hingga ke seluruh dunia adalah marzipan, adonan kacang almond berasal dari Timur Tengah yang juga dibuat dalam beberapa bentuk yang aneh.

Postdam

Kota ini terletak di barat daya Berlin, di sana terdapat istana peninggalan Raja Prusia Frederick II (Frederick the Great). Dia adalah pecinta semua yang berbau Perancis, dan dia menamai kastilnya sebagai Sans Souci (”Periang”). Raja abad ke-1 8 ini sering mengundang banyak Cendikiawan Eropa untuk berkunjung dan bertukar pikiran dengannya.

Di dalam istana ini terdapat ruangan yang pernah digunakan oleh penulis Perancis Voltaire ketika ia menjadi tamu Raja Frederick. Bangunan ini kini menjadi museum yang terkenal.

Kota ini adalah kota bersejarah, tempat berlangsungnya Konferensi Postdam di tahun 1945, yang terjadi beberapa bulan setelah selesainya perang Dunia II, dimana sekutu memutuskan untuk membagi Jerman menjadi empat daerah jajahan.

Dusseldorf

Kota pelabuhan di tepi sungai Rhein ini adalah pusat bisnis bagi industri di Ruhr. Kota ini merupakan ibukota negara bagian terkaya di Jerman, yaitu North Rhine-Westphalia.

Kota yang dibangun kembali secara utuh setelah perang, memiliki gedung-gedung modern, taman yang indah, dan beberapa museum, termasuk dua museum seni, sebuah museum ekonomi, dan museum koleksi Goethe.

Cologne

Kota di sungai Rhein Cologne (Kéln am Rhein) terkenal karena katedral gaya Gothiknya, yang mulai dibangun pada tahun 1248 tetapi tidak selesai hingga tahun 1880, dan juga terkenal karena universitasnya yang didirikan pada tahun 1388, merupakan universitas tertua kedua di Jerman (setelah Heidelberg).

Heidelberg universitas tertua di Jerman
Heidelberg universitas tertua kedua di Jerman

Kota ini juga terkenal karena pada abad ke-18, seorang ahli kimia dari Italia memberikan nama pada hasil produknya dengan menggunakan nama kota ini Kélnisch Wasseratau ”eau de Cologne.”

Cologne kini adalah kota industri utama, dan pusat bisnis dan budaya bagi wilayah di sekitarnya. Juga menjadi pusat komunikasi penting, dengan pelabuhan udaranya yang besar dan pelabuhan sungainya.

Stuttgart

Kota industri dan persimpangan jalur kereta api yang penting ini adalah ibukota negara bagian Baden-Wijrttemberg. Kota ini juga pusat penerbitan dan memiliki akademi seni dan musik, opera, dan Galeri New State.

Kota ini dibangun pada abad ke-10, tetapi mulai berkembang di masa setelah perang Napoleon pada awal abad ke-19. Kota ini rusak berat selama Perang Dunia II, dan hampir seluruhnya dipugar.

Bonn

Pada tahun 1949, ketika Republik Federasi Jerman dibentuk, kota universitas yang tenang Bonn terpilih sebagai ibukotanya. Kota ini terletak pada sungai Rhein, sekitar 24 km selatan Cologne.

Banyak bangunan baru, termasuk Bundeshaus atau gedung parlemen, yang didirikan untuk gedung pemerintah. Selama tahun 1990-an, pemerintahan dipindah ke Berlin, dan sejumlah kantor PBB pindah ke Bonn.

Dikota ini pulalah komponis Ludwig van Beethoven lahir pada tahun 1770. Tempat kelahirannya dijadikan museum, dan festival musik diadakan setiap dua tahun sekali.

Aachen

Kota Aachen yang terkenal terletak di sebelah barat Cologne dan Bonn, dekat dengan perbatasan Belgia. Tempat peristirahatan sejak zaman Romawi ini pernah menjadi ibukota Kekaisaran Romawi Suci Charlemagne pada abad ke-9, yang membangun istananya di sana.

Kemudian pada abad ke-14 didirikan gedung balai kota di atas bekas reruntuhan istananya. Jalan yang berkelok-kelok dan rumah kuno berbata merah disekitar katedral dan termasuk makamnya, mulai dibangun selama pemerintahan kaisar itu.

Leipzig

Setelah Berlin timur, Leipzig merupakan kota terbesar di Jerman timur. Sekitar 145 km barat daya Berlin, kota ini telah menjadi pusat perdagangan terpenting semenjak Awal Abad Pertengahan.

Pekan Raya Leipzig, tempat pameran bagi barang-barang dagangan, telah menjadi tradisi semenjak lebih dari 800 tahun. Kini pameran internasional diadakan dua kali setahun. Leipzig juga merupakan pusat penerbitan.

Komposer besar Johann Sebastian Bach, yang meninggal di Leipzig pada tahun 1750, dimakamkan di Thomaskirche (Gereja St. Thomas) Bach yang merupakan anggota utama keluarga musik terkenal adalah pengarah musik gereja ini. Paduan suara St. Thomas sering menyanyikan musiknya yang indah.

Dresden

Kota penting lain yang terletak di bekas Jerman timur adalah Dresden, yang pernah menjadi ibukota dari wilayah bangsawan Saxon dari abad pertengahan dan zaman Renaisans. Selama Perang Dunia ll, Dresden yang jaraknya 105 km sebelah tenggara Leipzig, adalah kota Jerman yang dibombardir paling hebat.

Pada bulan Pebruari tahun 1945, lebih dari 700 pesawat Inggris, diikuti oleh pesawat Amerika, menghujani bom dan menyebabkan, kehancuran, dan kematian di kota Dresden. Hujan peluru merajalela hampir dua minggu.

Menurut perhitungan, sekitar 135.000 orang terbunuh, termasuk para pengungsi, tawanan perang, dan para pekerja paksa asal Eropa timur. Lebih dari 70 gedung yang mengandung nilai historis benar-benar hancur, dan ratusan ribu orang kehilangan tempat tinggal. Salah satu kisah nyata dari kejadian ini adalah novel karya Kurt Vonnegut berjudul Slaughterhouse Five (1969), yang telah difilmkan.

Banyak dari bangunan terkenal di Dresden dipugar berdasarkan rincian dalam lukisan karya pelukis Venesia Bernardo Bellotto Canaletto, yang berkarya di Dresden pada abad ke-18. Pemugaran yang paling terkenal adalah pemugaran museum Zwinger. Di dalam gedung ini terdapat beberapa lukisan terkenal di dunia, termasuk Sistine Madonna karya artis Italia Raphael.

Setelah Perang Dunia II, Dresden menjadi kota industri yang ramai. Porselen Dresden yang halus dan paling dikenal dibuat di kota Meissen, kira-kira 24 km dari Dresden. Di dekat kota ini terdapat juga tambang kaolin yang telah digunakan sejak abad ke-17 untuk produksi barang-barang Porselen.

Weimar

Di perbukitan berhutan yang terletak kira-kira 89 km barat daya Leipzig terdapat kota Weimar yang penuh kedamaian. Figur sastrawan Jerman terkenal, Johann Wolfgang von Goethe tinggal dan berkarya di sana hampir sepanjang hidupnya. Ia wafat di Weimar pada tahun 1832.

Kini, di rumah Goethe, pengunjung dapat melihat meja dimana dia menulis karya besarnya, Faust. Setiap tahun Orang Jerman datang ke tempat ini untuk menghormati dan mendiskusikan karya penulis besar ini. Di kota ini pula, setelah Perang Dunia l, konstitusi bagi Republik Weimar yang berumur pendek ditulis.

Frankfurt

Pada sungai Main ditengah-tengah pusat Jerman terletak kota tua Frankfurt (nama lengkapnya adalah Frankfurt am Main, untuk membedakan kota ini dari Frankfurt an der Oder, dekat perbatasan Jerman-Polandia). Kini Frankfurt menjadi kota modern yang ramai dengan salah satu pelabuhan udara terbesar di Eropa.

Kota ini juga merupakan pusat terpenting kegiatan perbankan semenjak Abad Pertengahan, dan menjadi kota industri utama perangkat mesin, kulit, dan bahan kimia. Sekitar 30 persen penduduk Frankfurt adalah orang asung.

Katedralnya, yang mulai dibangun pada abad ke-13, dan Rtimer yang kuno (Rathaus atau balaikota) merupakan dua gedung yang dibangun kembali dibagian Alstadt(”kota lama”) di Frankfurt.

Frankfurt, adalah kota kelahiran Goethe seorang anak negeri Frankfurt yang terkenal. Rumah tempat kelahiran Goethe dengan semua barang-barang peninggalannya menarik banyak pengunjung.

Heidelberg

Kota ini terletak di lembah Neckar, dengan Puri abad ke-13 dan sebuah universitasnya yang termashyur di dunia. Universitas tertua di Jerman ini, didirikan pada tahun 1386. Banyak hal telah ditulis oleh para pengarang tentang kehidupan pelajar di Heidelberg, terutama dalam hal ”duel”.

Para anggota dari Burschenchaften (kelompok persaudaraan) dengan bangga menunjukkan goresan bekas luka di wajahnya sebagai bukti atas keberaniannya. Setelah Perang Dunia II perkelahian duel ini dilarang oleh sekutu. Tetapi tradisi ini tak dapat dihapuskan, meskipun secara resmi dilarang, dan tetap ada hingga kini.

Munich

Munich, ibukota negara bagian Bavaria, adalah sebuah kota yang berkembang paling cepat di Jerman. Keindahan dan kegiatan kehidupan kota metropolis di Jerman Selatan ini Universitas Ludwig-Maximillian yang indah, dan upah tinggi yang dibayarkan oleh banyak perusahaan membuat Munich menjadi sebuah daya pesona laksana magnet bagi ribuan pendatang baru setiap tahunnya.

Rothenberg di Jerman Selatan
Rothenberg di Jerman Selatan bangunan abad pertengahan

Kota yang menakjubkan ini menawarkan banyak hal dan tidak lagi menampakkan tanda-tanda bekas perang. Hampir setiap bangunan rusak oleh serangan udara pada Perang Dunia II.

Gedung Frauenkirche (Katedral para biarawati), yang kubah lengkung berlapis tembaganya merupakan ciri khas kota itu, telah dipugar kembali. Alte Pinakothek, yang merupakan salah satu museum terbesar di Eropa, kini masih dalam kondisi sempurna. Teater Nasional dan teater Cuvillies yang indah juga telah dibangun kembali.

Tempat rekreasi alam di Munich antara lain Taman botani dan zoologi dan banyak tempat untuk berjalan-jalan yang bagus di Englischer Garten.

Sisi kehidupan Munich yang menyenangkan dimulai dengan karnaval pra-Lenten (masa 40 hari sebelum Paskah), yaitu Fasching, disertai parade kendaraan berhias, dan pesta topeng. Pada bulan Maret dan Mei diadakan festival bir. Selama ratusan tahun, Munich telah mempertahankan reputasi birnya yang bagus.

Tetapi festival terbesar berlangsung selama Oktoberfest, hari libur selama 16 hari yang dimulai pada akhir September. Tenda-tenda besar, taman ria, penyanyi yodel, band, penari tarian rakyat, makanan dan bir yang melimpah merupakan ciri khas festival di Bavaria.

Nuremberg

Sekitar 153 km sebelah utara Munich terdapat kota Nuremberg, tempat tinggal seniman abad ke-16 Albrecht Diirer Banyak bagian kota peninggalan abad pertengahan dipugar dibangun kembali, termasuk Dijrer Haus, Schbner Brunnen (”air mancur yang indah”) dari abad ke-14, dan Ghotic Frauen Kirche. Kota ini telah lama menjadi pusat industri mainan Jerman.

Setiap bulan Desember, Christ Kindlmarkt (pasar raya Natal), bercirikan hiasan-hiasan pohon natal buatan tangan dan gemerlapnya kota Nuremberg dengan hiasan malaikat yang sayapnya dilapisi kertas emas, diadakan disana, seperti tahun-tahun sebelumnya.

Tetapi Nuremberg juga memiliki masa lalu yang kelam, khususnya pada masa sebelum dan selama Perang Dunia II. Kota ini adalah tempat parade obor secara besar-besaran dari Partai Nazi. Undang-undang Nuremberg pada tahun 1935 telah membuat banyak orang Yahudi kehilangan hak-hak sipilnya. Setelah jatuhnya kekuasaan Nazi, pengadilan penjahat perang dilaksanakan disana.

Sejarah Jerman

Baru pada tahun 1871 unifikasi secara politis negeri Jerman disempurnakan dan suatu pemerintahan terpusat dibentuk. Dalam hal ini, Jerman menjadi salah satu negara baru di Eropa.

Meskipun belum ada negara Jerman hingga abad ke-19, sejarah bangsa Jerman telah dimulai jauh di masa lalu. Orang Jerman mula-mula disebut di dalam catatan sejarah oleh orang Romawi, ketika mereka memperluas jajahannya ke utara dari Italia pada abad ke-1 sebelum Masehi.

Pada abad ke-9, bangsa Jerman menang atas legiun Romawi pada pertempuran di Hutan Teutoburg diseberang sungai Rhein. Sejak saat itu, bangsa Romawi cukup puas bertahan di belakang benteng perlindungan mereka di bagian sungai Rhein yang lebih rendah dan di bagian atas sungai Danube.

Kemudian mereka mendirikan kota dan memperkenalkan peradaban Romawi ke suku-suku lain didekat mereka. Sisa-sisa kehadiran mereka masih dapat dilihat di beberapa kota sepanjang sungai Rhein.

Pada abad ke-4 Masehi, suku barbar dari utara dan timur mulai menyerang Romawi. Kekaisaran Romawi mulai runtuh, dan suku bangsa Jerman dari seberang perbatasan sungai Rhein-Danube berdatangan ke Eropa Barat.

Beberapa dari mereka memeluk agama Kristen ketika mereka berbaur dengan bangsa Romawi dan meniru adat kebiasaan mereka. Berbagai kelompok kecil bergabung, dan lambat-laun beberapa suku bangsa seperti Alemanni, Saxon, dan Frank menjadi lebih kuat dari bangsa yang lain.

Kekaisaran Romawi Suci (Kekaisaran Pertama)

Suku Frank membangun kerajaannya di Galia (sekarang Prancis) dan pada kedua sisi sungai Rhein. Raja Frank yang terbesar adalah Charlemagne, yang oleh orang Jerman maupun orang Perancis diklaim sebagai raja mereka.

Ketika ia mendesak kearah timur dari sungai Rhein ke sungai Elbe, Charlemagne membawa agama Kristen ke bangsa Saxon yang suka perang. Pada tahun 800 Masehi, di Roma dia dinobatkan oleh Paus Leo III dan diproklamirkan sebagai ”Kaisar Romawi”. Dari ibukotanya Aachen, Charlemagne memerintah wilayah yang dikenal sebagai Kekaisaran Pertama.

Dengan mangkatnya Charlemagne, kekaisaran ini mulai terpecah-belah. Pada tahun 843, perjanjian Verdun membagi kekaisaran itu untuk tiga orang cucunya. Seorang cucu mendapatkan wilayah Jerman bagian timur, seorang lainnya mendapatkan bagian barat (kini Prancis), dan seorang lagi mendapatkan bagian tengah (yang kemudian menjadi negara-negara bawah dan bagian dari Prancis dan Italia).

Di kerajaan Frank bagian timur, lima daerah kekuasaan duke berkembang yaitu Franconia, Swabia, Bavaria, Saxony, dan Lorraine. Masing-masing mempunyai kekuasaan di dalam kerajaan, dan para duke memerintah wilayahnya hampir seperti seorang raja.

Bahkan dibawah para bangsawan, para bangsawan yang lebih rendah counts (pangeran), uskup dan margraves (gubernur militer) seringkali berjuang untuk memperoleh kemerdekaannya dari para duke yang memerintah mereka.

Pada abad ke-10, Otto, seorang bangsawan dari Saxony, menjadi cukup kuat dalam menggalang persatuan. Karena dia berhasil memukul mundur penyerbu dari Hongaria pada tahun 955 sesudah Masehi, dia dielu-elukan sebagai penyelamat umat Kristen. Otto juga dinobatkan di Roma sebagai penguasa Kekaisaran Romawi Suci yang hidup kembali hingga awal abad ke-19.

Kaisar penggantinya harus berjuang untuk menjaga keutuhan agar kekaisarannya tetap utuh, secara perlahan-lahan kehilangan kekuasaannya di negeri asalnya. Dan para bangsawan Jerman menjadi semakin tidak mau menyerahkan kekuasaannya pada kaisar.

Batas wilayah kekaisaran menjadi semakin sempit untuk menampung orang Jerman. Mulai abad ke-10 dan sesudahnya, terjadi migrasi tetap ke arah timur dalam rangka mencari lahan baru. Pada abad ke-13, orang Jerman menetap di wilayah timur dan kemudian membentuk pusat kerajaan Prusia.

Pada saat yang bersamaan, terjadi pertumbuhan perdagangan, pelayaran, dan industri. Beberapa kota tumbuh menjadi cukup kuat untuk membebaskan diri dari kekuasaan para pangeran atau bangsawan.

Kota-kota bebas lainnya, seperti Bremen dan Lubeck, bersatu untuk melindungi perdagangan dan pelayaran mereka. Perserikatan ini disebut Liga Hanseatic, dan menjadi kekuatan terbesar di laut Utara dan laut Baltik.

Kekuatan pemersatu yang besar dalam negara yang terpecah-pecah itu adalah Gereja Katolik Roma. Tetapi pada tahun 1517 Martin Luther, seorang pendeta Katolik Roma, menjadi pemimpin sebuah pergerakan yang selanjutnya memisahkan negeri ini.

Potret Martin Luther
Potret Martin Luther dalam lukisan Cranach. Luther adalah pendiri paham protestan

Martin Luther percaya bahwa pengampunan adalah Karunia Allah, dan bukanlah sesuatu yang dapat dibeli dari Gereja di dalam dokumen yang dikenal sebagai indulgence (pengampunan dosa). Sembilan puluh lima dalilnya mengenai pengampunan dosa ini memulai pergerakan Protestan di Jerman. Perselisihan agama yang pahit terjadi di antara orang Katolik dan Protestan.

Kebanyakan orang Jerman yang berdiam di Jerman selatan dan para penguasanya tetap menjadi penganut Katolik Roma. Akan tetapi di sebelah utara, banyak pangeran dan pengikutnya menerima ajaran Protestan dan menginginkan adanya seorang raja Protestan.

Pertikaian agama mengakibatkan terjadinya Perang Tiga Puluh Tahun, yang melibatkan banyak negara lain, tetapi perang ini terutama terjadi di negeri Jerman. Perdamaian Westphalia, yang mengakhiri perang pada tahun 1648, membuka jalan bagi toleransi beragama.

Namun akibat perang menyebabkan Jerman menjadi negeri yang tandus; perdagangannyapun hancur. Satu kota kecil di Bavaria, Oberammergau, masih memperingati kebebasannya dari bencana wabah yang mengerikan pada tahun 1633. Setiap 10 tahun penduduknya memperingati hari terakhir Kristus di bumi.

Pengunjung berdatangan dari seluruh penjuru dunia untuk menonton drama Oberammergau Passion, yang dipentaskan untuk memenuhi ikrar yang dibuat selama Perang Tiga Puluh Tahun.

Pada akhir perang, ada sekitar 300 unit pemerintahan yang terpisah. Negara-negara Jerman sebagaimana sering disebut, sebenarnya merupakan kumpulan kerajaan kecil di bawah pemerintahan Kekaisaran Romawi Suci.

Kebangkitan Prusia

Dengan kembalinya kedamaian pada abad ke-17, berbagai pemerintahan mencoba memperbaiki kesejahteraan lahan mereka yang hancur. Pemerintahan yang paling berhasil adalah pemerintahan Frederick William I dari Brandenburg, yang mengambil alih pemerintahan bangsawan Prusia. Dia mencurahkan pemerintahannya untuk membangun kekuatan milliter di wilayah kecilnya.

Pada tahun 1740, anak laki-lakinya menggupakan nama Frederick II, raja Prusia, dan terkenal dengan sebutan Frederick the Great. Di bawah pemerintahan dinasti Hohenzollern (nama keluarga raja Prusia), Prusia berubah menjadi kekuatan terkemuka di Eropa.

Untuk memperluas kekuasaannya, Frederick the Great menduduki provinsi Silesia pada tahun 1741, dan pada tahun 1772 dia bergabung dengan Austria dan Rusia dalam pembagian Polandia.

Para pangeran Hohenzollern dididik dengan disiplin yang ketat. Diantara semua, kebajikan yang penting adalah, kepatuhan mutlak, kerja keras, dan kecermatan. Sambil berjuang untuk mencapai kekuasaan dan keberhasilan, Prusia juga mengagungkan patriotisme dan militerisme. Tradisi ini sangat mempengaruhi sejarah Jerman di kemudian hari ketika Prusia menjadi pusat nasionalisme Jerman.

Pada awal abad ke-19, Napoleon I dari Perancis merampas banyak wilayah Jerman. Dia menghapuskan sejumlah negara kecil dengan berbagai reorganisasi dan reformasi. Napoleon menolak mengakui gelar Kaisar Romawi Suci, dan terus menghancurkan sisa-sisa kekaisaran abad pertengahan ini.

Prusia juga dikalahkan oleh Napoleon. Tetapi dalam beberapa tahun, Prusia berhasil menyatukan negeri-negeri Jerman untuk bangkit melawan Perancis. Pada bulan Oktober tahun 1813, dalam sebuah ’perang kemerdekaan’ tentara Jerman mendesak Napoleon kembali menyeberangi Sungai Rhein.

Kebangkitan Jerman Modern

Persetujuan yang dicapai pada kongres Wina pada tahun 1815 membuat Prusia semakin kuat dengan penyerahan daerah Rhineland, yang kaya akan kandungan batubaranya di Ruhr.

Pada saat yang sama, kongres mengkonsolidasikan negara ini. Pergerakan demokrasi dalam generasi berikutnya mengarah pada revolusi di tahun 1848. Di beberapa wilayah Jerman, juga di wilayah Eropa lainnya,

terjadi perjuangan untuk perubahan politik, ekonomi, dan sosial terjadi. Semangat nasionalisme Jerman yang kuat tertera pada konstitusi yang disusun di Frankfurt. Konstitusi ini menuntut didirikannya negara Federal Jerman, dengan konstitusional monarki yang dikepalai oleh raja Prusia.

Raja Prusia menolak konstitusi ini, bahkan di antara para reformis itu pun terdapat ketidaksesuaian. Akhirnya banyak orang Jerman yang meninggalkan negerinya menuju ke Amerika Serikat ketika semua pemberontakan ditumpas.

Persatuan rakyat Jerman di bawah kepimpinan Prusia baru dapat dicapai satu generasi berikutnya oleh Otto von Bismarck. Bismarck, yang dikenal sebagai Kanselir bertangan besi, adalah negarawan yang brilian dan pendukung penguasa Prusia otokratis.

Dia sanggup membiayai perang untuk mencapai persatuan Jerman. Dalam waktu singkat dia dapat mengalahkan Denmark (1864) dan Austria (1866). Pada tahun 1867 dia mengorganisir konfederasi Jerman Utara, yang mempersatukan negara Jerman di bagian utara Sungai Main.

Pada tahun 1870 Bismarck memancing situasi sehingga terjadi Perang Prancis-Prusia. Prusia yang memenangkan perang memaksakan syarat-syarat yang keras kepada Perancis dan mengambil sebagian besar propinsi Alsace dan Lorraine dan juga meminta pampasan perang dalam jumlah besar.

Selama periode ini negara bagian selatan Jerman bergabung dengan Konfederasi Bismarck. Pada tahun 1871, di istana raja Perancis di Versailles, William I dari Prusia dilantik sebagai kaisar Jerman bersatu sebagai Kekaisaran Kedua. Peran militer dalam penggabungan ini merupakan simbol dari bagi peranan angkatan bersenjata di dalam kekaisaran Jerman.

Kekaisaran Jerman dan Perang Dunia I

Persatuan bangsa telah terbentuk di jantung Eropa. Berlin menjadi ibukota dari Jerman bersatu, seperti dahulu di zaman Prusia. Negara baru ini adalah adalah sebuah negara monarki konstitusional, tetapi kanselir Bismarck masih mencengkeramkan tangan besinya atas negeri ini. Dari tahun 1871 hingga 1918, penduduknya secara resmi disebut ”anak negeri Jerman” dan bukannya warga negara Jerman.

Masa ini merupakan zaman kemakmuran bagi bangsa yang baru ini. Jerman menjadi sebuah negeri dengan industri terkemuka. Bidang kesenian dan ilmu pengetahuan berkembang dengan pesat. Teater, gedung opera, dan gedung konser tumbuh di seluruh negeri.

Universitas dibangun, dan karena keunggulan mutunya mereka menarik perhatian pelajar dari seluruh dunia. Jerman yang sedang mencari ”daerah jajahan” dan membangun imperium kolonial di Afrika dan Pasifik.

Ini juga merupakan saat d imana beberapa orang Jerman karena menyadari bahwa negeri mereka terkurung di bagian tengah Eropa, membicarakan tentang kekhawatiran terkepung oleh oleh musuh-musuhnya. Kaisar muda William II, yang naik tahta pada tahun 1888, ingin menjalankan pemerintahannya dengan caranya sendiri, sehingga dia memecat Bismarck pada tahun 1890.

Periode singkat dalam perdamaian dan kesejahteraan yang dinikmati Jerman sejak terjadinya penyatuan lenyap karena kobaran api Perang Dunia I. Pada tahun 1914, setelah Archduke Francis Ferdinand, pewaris tahta kerajaan Austria, terbunuh oleh pelajar Serbia, Austria mengajukan tuntutan yang tidak mungkin dipenuhi oleh pemerintah Serbia.

Jerman mendukung tuntutan Austria ini. Dalam Perang Dunia I, Jerman dan Austria menghadapi Inggris, Perancis, dan Russia. Pada saat Amerika Serikat memasuki kancah peperangan pada tahun 1917,jatuh banyak korban dan menyebabkan banyak penderitaan di pihak Jerman. Pada tahun 1918 pimpinan militer menuntut perdamaian, dan Kaisar dipaksa turun tahta.

Republik Weimar

Pada tahun 1919 sebuah Republik Demokrasi diproklamasikan. Karena dewan nasional mengadakan pertemuan di Weimar untuk menyusun konstitusi, maka pemerintah baru ini menjadi terkenal dengan nama Republik Weimar. Negara baru ini mulai menghadapi rintangan yang sulit dalam memenuhi beberapa syarat dalam perjanjian perdamaian itu.

Di istana yang sama di Versailles tempat kekaisaran Jerman dideklarasikan pada tahun 1871 , sebuah delegasi Jerman menerima syarat-syarat perdamaian itu. Traktat Versailles tahun 1919 berisikan pengembalian Alsace dan Lorraine pada Perancis dan pencabutan hak Jerman atas koloni-koloninya.

Perbatasan baru dibuat bagi Jerman dengan mengambil wilayah perbatasan yang sebagian besar penduduknya bukan orang Jerman. Jerman tidak diizinkan memiliki atau membuat tank dan pesawat militer. Angkatan bersenjatanya dikurangi hingga sejumlah 100.000 tentara. Sejumlah besar uang harus dibayarkan sebagai pampasan perang.

Tampaknya orang Jerman merasa sulit untuk menerima persyaratan ini, bahkan semakin sulit untuk melaksanakan pemulihan. Inflasi telah menghancurkan daya beli mata uang Jerman, Mark. Hal in mencapai puncaknya pada awal tahun 1920-an, ketika dolar Amerika dapat membeli miliaran Mark. Tabungan untuk biaya hidup dihapuskan, dan orang harus membawa gaji mereka dalam koper, ironisnya uang sebanyak itupun hanya dapat membeli sepotong roti.

Tetapi kebanyakan orang Jerman menolak mengakui negerinya telah kalah dalam medan pertempuran. Republik Weimar menjadi lambang kekalahan sehingga muncul, penghinaan atas Traktat Versailles, sedangkan kelaparan dan inflasi muncul setelah pasca perang. Tetapi pada akhir tahun 1920-an, mata uang yang stabil telah menghentikan kehancuran akibat inflasi.

Depresi dunia, yang dipicu oleh jatuhnya Wall Street pada tahun 1929 di Amerika Serikat, mengguncang Jerman tepat saat kestabilan mulai dicapai. Jutaan orang Jerman kehilangan pekerjaan mereka. Pada musim dingin tahun 1932, lebih dari 6 juta orang menjadi penganggur. Antrian orang untuk mendapatkan roti terlihat di semua kota.

Krisis ekonomi membuka pintu bagi Adolf Hitler. Dia adalah pemimpin dari Nazionalsozialistische Deutsche Arbeiterpartei (NAZI Partai Pekerja Nasionalis Sosialis Jerman). Nazi, sebutan umum mereka, menjanjikan kelahiran kembali kejayaan Jerman. Tanpa menghiraukan kejamnya siasat mereka, seruan mereka akan kebanggaan nasional menarik ribuan rakyat.

Hitler adalah ahli pidato yang bersemangat dan berpengaruh. Janji-janjinya untuk memulihkan kesejahteraan dan untuk mendapatkan kembali wilayah Jerman yang terlepas telah membuatnya mendapatkan banyak pengikut. Serangannya yang keji pada warga Yahudi mendapat dukungan dari mereka yang gembira karena mendapatkan kambing hitam atas bencana yang menimpa negeri itu.

Kekaisaran Ketiga

Pada bulan Januari 1933, meskipun orang Sosialis Nasional belum mendapatkan mayoritas pada pemilihan umum, Presiden Paul von Hindenburg yang sudah tua didesak untuk menunjuk Adolf Hitler sebagai kanselir Jerman. Hitler diberi kekuasaan diktator oleh sebuah undang-undang Reichstag dan menjadi fL‘ihrer (”pemimpin”) dari Kekaisaran ketiga.

Hitler membangun kediktatoran totaliter yang sangat kejam. Dia mencabut hak-hak partai politik lain, dan juga serikat dagang, dan menjadikan pers dan radio sebagai instrumen propaganda Nazi. Pihak oposisi rezim dipenjarakan dan seringkali dibunuh.

Pada tahun 1935 kewarganegaraan 600 ribu orang Yahudi Jerman dicabut dengan undang-undang Nuremberg dan mereka yang tidak dapat berimigrasi menghadapi kengerian yang tak terbayangkan.

Sesungguhnya orang Jerman memihak Hitler dan Nazi-nya karena tampaknya Hitler dan pergerakannya sedang memulihkan Jerman ke masa kejayaan sebelum perang. Banyak pemuda dan proyek pekerjaan umum membantu mengurangi pengangguran.

Persenjataan kembali juga tampaknya menyediakan lapangan pekerjaan baru, sebab Hitler secara terbuka mengabaikan Traktat Versailles mengenai larangan mempersenjatai orang Jerman.

Pada bulan Maret 1936, Hitler memerintahkan tentaranya memasuki wilayah markas militer di Rhineland. Pada tahap ini, mungkin dia masih dapat dihentikan. Tetapi Perancis dan Inggris tidak mampu mencapai kata sepakat tentang apa yang akan dilakukan bahkan mengabaikannya.

Pada bulan Oktober di tahun yang sama, diktator Italia Benito Mussolini dan Hitler membentuk aliansi, yang biasa disebut sebagai Poros Roma-Berlin. Tak lama setelah itu Jepang bergabung dengan Jerman dalam Pakta Anti-Comintern, yang bertujuan untuk melawan penyebaran komunis. Pada tahun 1937 Italia menjadi anggota ketiganya.

Disebabkan oleh kemudahan atas penyerbuan ke Rhineland di tahun 1936, Hitler meneruskan menduduki Austria pada bulan Maret 1938. Setengah tahun kemudian, di sebuah konferensi di Munich, Inggris dan Perancis menyetujui ”tuntutan terakhir” Hitleratas Sudetenland.

Wilayah Cekoslovakia yang mayoritas penduduknya berbahasa Jerman. Pakta Munich, yang menjadi simbol perdamaian (kebijakan untuk menjinakkan sang agresor), berakhir hanya dalam enam bulan. Pada bulan Maret 1939, Hitler melanggar janjinya dan menguasai semua wilayah Cekoslovakia. Ini adalah penaklukannya yang terakhir tanpa pertumpahan darah.

Pada bulan Agustus 1939, pemimpin Nazi Jerman dan Uni Soviet mengejutkan dunia dengan menandatangani sebuah Pakta Non-agresi (tidak saling menyerang). Merasa aman bahwa mereka tidak tidak akan menghadapi peperangan dengan dua front, tentara Nazi bergerak untuk menguasai Polandia pada 1 September.

Inggris dan Perancis, yang menghormati komitmen perjanjian dengan Polandia, menyatakan perang terhadap Jerman, dan Perang Dunia II pun dimulai. Tahun berikutnya, melalui Blitzkrieg (”perang kilat”) Jerman menguasai Denmark, Norwegia, Negara-Negara Bawah, dan Perancis. Luftwaffe (Angkatan Udara) Jerman membombardir Inggris dengan kejamnya. Tetapi Angkatan Udara Kerajaan (RAF Royal Air Force) menyelamatkan Inggris dari invasi Jerman.

Ketika Hitler mengubah persekutuannya dengan Rusia dan menyerbu Uni Soviet pada bulan Juni 1941 , dia telah menjadi penguasa sebagian besar Eropa. Dia juga menguasai Balkan, tetapi pertempurannya dengan Yugoslavia dan Yunani telah menunda jadwalnya untuk memasuki dan menaklukkan Uni Soviet.

Ini mengakibatkan bencana baginya karena akhirnya tentara Hitler tidak hanya berhadapan dengan tentara Soviet, tetapi juga dengan musim dingin yang dahsyat di sana. ‘

Pada tanggal 7 Desember 1941 , Jepang menyerang Pearl Harbour. Amerika Serikat terjun ke dalam kancah peperangan melawan negara poros. Kekuatan Amerika yang produktif, keuletan orang Rusia, luasnya wilayah pertempuran di Soviet, dan kemarahan bangsa yang ditindas Nazi menyebabkan kehancuran Hitler.

Posisi kemenangan berubah ketika Rusia dapat bertahan dengan kuat di pertempuran Stalingrad pada tahun 1942. Selanjutnya tentara Rusia dapat memukul mundur tentara Jerman ke arah barat menuju Jerman.

Sementara tentara Nazi terlibat dalam berbagai pertempuran, anggota Nazi lainnya membunuh dan menyiksa pria, wanita, dan anak-anak dalam kamp-kamp khusus yang didirikan di Jerman dan di berbagai wilayah yang telah ditaklukkannya, khususnya di Polandia.

Meskipun orang Yahudi merupakan orang yang paling menderita di bawah Nazi, namun jutaan korban lainnya dikurung dalam keadaan yang mengerikan. Pusat pembantaian, kamp

tawanan perang, dan kamp konsentrasi berisikan orang dari hampir seluruh bangsa di Eropa, bahkan orang Jerman yang melawan rezim ini atau yang dicurigai bersikap anti Nazi. Cengkraman tangan besi, polisi keamanan Jerman (dikenal dengan inisial ”SS” yang ditakuti) membuat semua protes menjadi suatu hal yang sulit dilakukan dan sangat berbahaya.

Namun perlawanan terhadap angkatan bersenjata Jerman semakin meluas meskipun dapat berakibat hukuman mati, perlawanan ini dapat menghambat gerakan pasukan Jerman, dan akhirnya mereka pun mampu mensabotase perangkat mesin perang Nazi.

Ketika Sekutu membuka medan perang baru dan balas menyerang di seluruh front pertempuran, kemenangan militer Jerman mulai menurun. Berbagai pertempuran di Afrika utara dan Italia, dan kemudian pelaksanaan invasi sekutu pada hari H-yang jitu di Normandia pada tanggal 6 Juni 1944, mulai memukul mundur tentara Jerman.

Tentara merah maju mendesak ke arah barat dari berbagai medan pertempuran jauh ke bagian tengah Uni Soviet. Serangan udara Sekutu mengubah banyak kota Jerman menjadi puing-puing.

Di negaranya sendiri sekelompok orang Jerman berkonspirasi membunuh Hitler pada tanggal 20 Juli 1944. Namun Hitler luput dari percobaan pembunuhan tersebut dan sebagai pembalasannya dia menumpas pengkhianatan ini dalam gelombang teror dan pertumpahan darah yang menelan ribuan jiwa.

Namun akhir dari kejayaan Hitler menjadi semakin dekat. Pada bulan Maret 1945, tentara Sekutu berhasil menyeberangi sungai Rhein dan berbaris menuju Jerman. Ketika pasukan Rusia memasuki Berlin dari arah Timur, Adolf Hitler bunuh diri. Pada tanggal 7 Mei 1945, komando tertinggi Jerman menyerah tanpa syarat. Era Nazi Kekaisaran Ketiga berlangsung hanya selama 12 tahun bukannya 1000 tahun seperti yang diperkirakan Hitler.

Anehnya, dua tujuan utama Hitler, yaitu persatuan Jerman dan pemusnahan komunisme, akhirnya menjadi kenyataan beberapa dekade setelah kematiannya. Ironisnya, tak satupun dari perkembangan ini yang mirip dengan rencananya, dan bahkan berlawanan dengan keinginannya.

Penyatuan Jerman dan jatuhnya rezim komunis di Eropa dan Uni Sovlet merupakan bukti kekuatan ekonomi dan moral dari kekuatan yang mengalahkan Hitler. Kini demokrasi Liberal dan kebebasan berekspresi merupakan tujuan akhir dari semua pergerakan.

Berlawanan dengan keinginan Hitler yang terjadi adalah kebalikan dari semua ambisinya. Holocaust (lihat pada kolom tambahan halaman 208 dan 209), Hitler bersumpah untuk melenyapkan orang Yahudi Eropa, namun hanya tiga tahun setelah kematiannya lahirlah Israel negara Yahudi pertama setelah 2000 tahun, dan juga tumbuhnya kesadaran atas peran orang Yahudi di peradaban Eropa.

Kelahiran Kembali Jerman Setelah Perang Dunia II

Selama tahap akhir perang, pasukan Amerika Senikat, Inggris, Perancis, dan Uni Soviet menduduki Jerman. Jerman dibagi menjadi empat wilayah: Amerika, Inggris, Perancis, dan Soviet. Dengan cara yang sama, Berlin pun dibagi menjadi empat sektor.

Pada Konferensl Postdam di musim panas tahun 1945, Amerika Serikat, Inggris, dan Uni Soviet membicarakan masalah denazifikasi, demiliterisasi, dan reedukasi Jerman. Tak ada satupun traktat perdamaian, namun dibuat kesepakatan untuk pembagian wilayah.

Bagian dari Prusia timur diberikan kepada Uni Soviet. Polandia menerima wilayah Jerman sebelah timur sungai Oder dan Nelsse. Pengusiran orang Jerman dari Polandia, Cekoslovakia, dan Hongaria mengakibatkan perpindahan sekitar 10 juta orang Jerman, yang kebanyakan pergi ke zona Barat.

Jerman Timur Ketika Uni Soviet mengambil alih zonanya di Jerman, mereka menatanya dalam sistem komunis. Walter Ulbricht, yang telah menjadi pemimpin dan anggota parlemen komunis sebelum Hitler berkuasa, dan diangkat sebagai kepala pemerintahan.

Pada bulan Juni 1948, Soviet mencoba memaksa anggota Sekutu Baratnya mengadakan pelarangan perjalanan dari Jerman Timur menuju Berlin Barat yang disebut blokade Berlin yang pada kenyataannya menghalangi kota ini untuk memperoleh sebagian besar kebutuhannya.

Selama hampir setahun, semua suplai barang kebutuhan di Berlin barat dibawa dengan angkutan udara yang terorganisir dengan lancar. Dan setelah kegagalan blokade dan berdirinya Republik Federasi Jerman pada bulan Mei 1949, Uni Soviet memproklamirkan Republik Demokrasi Jerman.

Pada bulan Juni 1953, karena kesulitan ekonomi, para buruh konstruksi, buruh industri, didukung oleh warga Berlin timur lainnya mengadakan revolusi. Soviet mengerahkan kendaraan berlapis bajanya untuk memadamkan revolusi ini, dan pada peristiwa itu 40 orang tewas.

Namun setelah kejadian ini, pemerintah mengupayakan sejumlah langkah untuk memperbaiki kondisi perekonomian. Namun, upaya yang dilakukan Soviet tidak dapat mencegah arus perpindahan ke barat. Untuk menghentikan perpindahan ini, pada tahun 1961 Jerman Timur membangun tembok yang memisahkan Berlin Barat dan Timur.

Pada tahun 1970-an, setelah Erich Honecker menggantikan Walter Ulbricht sebagai ketua partai Jerman Timur, dan Willy Brandt menjadi kanselir Jerman Barat, kedua bagian di Jerman memasuki periode penyesuaian.

Pada tahun 1972 mereka menanda tangani traktat yang memberikan ikatan semakin dekat, yang menyebabkan semakin meningkatnya kontak dan kunjungan di antara keluarga. Namun, Jerman timur masih tetap menjadi polisi komunis dan sekutu Uni Soviet.

Tetapi semua berubah di musim panas dan gugur tahun 1989 ketika tirai besi Hongaria dan Cekoslovakia dibuka dimana puluhan ribu warga Jerman Timur dapat dengan mudah bermigrasi ke barat.

Sementara itu, gelombang demonstrasi yang kuat di beberapa puluh kota di Jerman Timur menyebabkan jatuhnya pemerintahan komunis. Pada tanggal 9 Nopember 1989, tembok Berlin dibuka dan babak baru sejarah Jerman pun dimulai.

Jerman Barat

Amerika Serikat, Inggris, dan Perancis bersatu menggabungkan zona mereka, dan pada tahun 1949 Republik Federasi Jerman dibentuk sebagai negara berpemerintahan sendiri.

Di bawah Konrad Adenauver, kanselir yang terpilih pada tahun 1949, Republik Federasi Jerman (atau Jerman Barat) bergabung dengan sejumlah organisasi internasional penting.

Negara ini memberikan sumbangan yang tak ternilai pada Dewan Eropa, Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), dan Masyarakat Ekonomi Eropa (EEC). Melalui EEC, atau Pasar Bersama, Jerman barat menjadi bagian dari blok ekonomi dengan Perancis, Belanda, Belgia, Luxembourg, Italia, dan kemudian Inggris, Spanyol dan Portugal.

Pada tahun 1970 Willy Brandt, pemimpin Partai Sosial Demokrat, diangkat sebagai kanselir Jerman Barat. Dia adalah penyokong ”kebijakan Timur,” yang bertujuan memperbaiki hubungan dengan negara-negara komunis.

Pada tahun 1970, penandatanganan pakta untuk tidak saling menyerang antara Jerman Barat-Uni Soviet merupakan pertanda perbaikan hubungannya dengan Eropa Timur. Garis batas Oder-Neisse sebagai perbatasan Jerman Timur dan Polandia diterima, hal ini merupakan sukses pertama dari kebijakan itu.

Pada tahun 1971 Amerika Serikat, Uni Soviet, Perancis, dan Inggris mencapai persetujuan yang antara lain adalah mempermudah lalulintas ke kedua bagian peristiwa ini menyebabkan Willy Brandt dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian.

Pada tahun berikutnya, kedua pemerintahan menandatangani sebuah traktat untuk menormalisasikan hubungan antara kedua Jerman. Pada tahun 1973 kedua Jerman Timur dan Barat menjadi anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa. Penerus Brandt, Helmut Schmidt dari Partai Sosial Demokrat, meneruskan untuk membangun ikatan ekonomi dan politik dengan Eropa Timur dan Uni Soviet.

Bersatu Kembali

Halaman terakhir dari babak sejarah pasca perang Jerman dimulai pada bulan Mei 1989, ketika Hongaria membuka kawat berduri di perbatasannya dengan Austria. Selama musim panas, beberapa warga Jerman Timur yang berlibur di Hongaria mengambil kesempatan atas dibukanya perbatasan ini untuk menyeberang ke Austria, kemudian menuju Jerman Barat.

Bendera Jerman Timur digulung Oktober 1990
Bendera Jerman Timur digulung Oktober 1990 sebagai pertanda Jerman telah bersatu

Dari ratusan berkembang menjadi puluhan ribu, akhirnya Cekoslovakia menjadi tempat transit kedua untuk limpahan warga Jerman Timur yang semakin berhasrat untuk menyebrang ke barat.

Aksi protes di berbagai jalan dan demonstrasi di banyak kota Jerman timur menambah tekanan hingga partai komunis memecat ketua Majelis Erich Honecker, yang telah memimpin negara ini selama 18 tahun.

Pada bulan Nopember seluruh kabinet mengundurkan diri, dan diikuti oleh sebagian besar politbiro. Honecker dan bekas pemimpin komunis lainnya ditangkap dengan tuduhan korupsi, dan pemerintah dipaksa untuk menyetujui pelaksanaan pemilihan umum multipartai.

Pada bulan Maret 1990, pemilihan umum pertama yang bebas diadakan di Jerman timur, hasilnya adalah mandat tak terbatas untuk penyatuan kembali dengan Jerman Barat. Pemerintahan koalisi dibentuk dengan parlemen’bebas, dan perundingan-perundingan pada mekanisme penyatuan kembali segera dimulai.

Pembicaraan ini diselenggarakan dengan persetujuan Perancis, Inggris, Amerika Serikat, dan Uni Soviet, karena keempat negara ini secara teknis memiliki otoritas sebagai penguasa pendudukan dari Perang Dunia II.

Pada pertengahan tahun 1990 penyatuan kembali menjadi kenyataan di banyak wilayah administrasi. Pada bulan Juli 1990, kedua bagian Jerman menggunakan satu mata uang Deustche Mark Jerman Barat memberikan akses terhadap barang-barang dan pasar barat kepada Jerman Timur.

Baca juga: Proses bersatunya Jerman

Pada tanggal 3 Oktober 1990, kedua bagian Jerman bergabung menjadi satu negara, dan pada awal Desember diadakan pemilu pertama bagi seluruh Jerman sejak terakhir kalinya di tahun 1937.

Arsitek penting bagi penyatuan Jerman adalah seorang anggota Partai Demokrat Kristen Helmut Kohl kanselir Jerman periode 1989 1998 yang merupakan pemimpin terlama Jerman semenjak Bismarck.

Kohl berasal dari kelompok politisi terpenting Eropa pasca perang dunia II. Baginya, penyatuan Jerman merupakan bagian dari keseluruhan pandangannya mengenai Uni Eropa (Eropa bersatu), yang telah dia cita-citakan sejak muda.

Bahkan sebelum dia mencapai usia 20, tak lama setelah perang Dunia II, dia yakin bahwa jalan satu-satunya untuk mencegah perang lain adalah dengan menyatukan benua ini. Dan langkah pertama menuju penyatuan itu adalah hubungan yang meningkat antara Perancis dan Jerman, musuh bebuyutan Eropa.

Cita-cita Kohl mengenai Jerman bersatu, demokratis, dan damai di jantung Eropa bersatu tetap menjadi kunci masa depan benua ini. Namun, masalah yang lebih penting mengenai pengangguran yang tinggi menyebabkan kekalahan Kohl oleh Gerhard Schroeder dari Partai Demokrasi Sosial yang berhaluan kiri di pemilu yang diadakan pada bulan September 1998 pertama kalinya pada masa pasca perang warga Jerman memilih seorang kanselir yang sedang menjabat untuk keluar dari kantornya.

Pemerintahan Jerman

Tak lama sebelum penyatuan keduanya, Jerman Timur mendirikan kembali lima negara bagian yang bersejarah, yang menggantikan ke-15 wilayah ke dalam bagian yang telah dipisahkan oleh negara semenjak tahun 1952.

Negara bagian yang baru ini antara lain Mecklenburg-West Pomerania, Brandenburg, Saxony-Anhalt, Saxony, dan Thuringia. Menyusul penyatuan, negara-negara bagian ini memperoleh status yang sama dengan kesepuluh negara bagian yang telah dikonstitusikan sebagai Jerman Barat di bawah hukum Dasar tahun 1949, yang berfungsi sebagai Undang-undang Dasar.

Kesepuluh Lander(”negara bagian”) ini antara lain Schleswig-Holstein, Bremen, Hamburg, Saxony Bawah, North Rhine-Westphalia, Hessen, Rhineland-Palatinate, Saarland, Baden-WUrttemberg, dan Bavaria.

Hukum Dasar menetapkan bahwa setiap bagian dari wilayah Jerman pra Perang Dunia II dapat diakui sebagai negara bagian baru, bila tersedia mekanisme untuk penyatuan kembali. Berlin bersatu menjadi negara bagian Jerman ke-16.

Otoritas tertinggi di republik ini adalah parlemen Federal dengan dua dewan. Yang lebih besar, dan lebih berkuasa, dari dua majelis,, Bundestag (Musyawarah Federal) yang memiliki anggota 622 orang yang terpilih secara umum selama 4 tahun masa jabatan. Majelis lain adalah Bundesrat (Majelis Federal), yang anggotanya dipilih oleh pemerintah negara bagian.

Kepala negara adalah presiden federasi yang terpilih selama 5 tahun masa jabatan oleh badan khusus yang terbentuk dari Bundestag dan delegasi dalam jumlah seimbang yang terpilih oleh badan legislatif negara. Tetapi presiden ini tidak mempunyai kekuasaan yang nyata fungsi lembaga kepresidenan murni hanyalah formalitas dan seremonial.

Kekuasaan eksekutif yang nyata dipegang oleh kanselir, atau kepala pemerintahan, yang terpilih oleh suara mayoritas di Bundestag. Dengan mayoritas sederhana Bundestag setiap saat dapat memberhentikan seorang kanselir. Setiap negara bagian (land ) memiliki badan legislatif dan pemerintahan sendiri.

Partai politik

Dua partai politik utama adalah Uni Demokrasi Kristen (CDU) dan Partai Demokrasi Sosial (SPD). Uni Sosial Kristen Bavaria telah bergabung dengan CDU semenjak akhir tahun 1940-an. Partai Demokrasi Bebas (FDP) yang kecil secara bergantian bergabung dengan CDU/CSU dan dengan SPD.

Partai hijau berwawasan alam yang pada tahun 1983 memperoleh wakil di Bundestag memenangkan sekitar 7 persen suara pemilih pada pemilu tahun 1998. Bekas partai yang dominan di Jerman Timur merubah namanya menjadi Partai Sosialis Demokrasi.

Diulas oleh: PAUL FREEDMAN, The Journal of Commerce
Editor: Sejarah Negara Com


Baca juga: