Sejarah Negara Com
Ensiklopedia sejarah dan negara

Bulgaria

Bulgaria – Jalan raya E-S, jalan modern dari Beograd, Yugoslavia, ke Istambul, Turki, dibangun di atas jalan Romawi lama ke Timur Dekat. Jalan yang melintas ke tenggara melewati pedesaan ini, dan yang pada mulanya dilapis dengan potongan-potongan batu dengan lebar empat atau lima langkah dahulu memisahkan dua propinsi Romawi.

Kini kedua propinsi ini dipersatukan menjadi Republik Rakyat Bulgaria, negeri dengan penduduk hampir 9.000.000 jiwa di bagian timur Semenanjung Balkan di Laut Hitam.

Jalan Romawi itu menyambung kekaisaran Romawi Barat dan Timur. Kemudian jalan itu menjadi lorong bagi bangsa-bangsa yang menyerbu bagian timur kekaisaran dan, sesudah itu menjadi jalan yang ditempuh oleh kelompok Perang Salib ke Tanah Suci.

Setelah kelompok Perang Salib, prajurit Bulgaria dan tentara Kekaisaran Bizantium (pengganti Kekaisaran Romawi Timur) menggunakan lorong itu untuk mencapai padang tempat mereka bertemu dalam rentetan pertempuran berdarah.

Selama hampir 500 tahun pendudukan Bulgaria oleh Kekaisaran (Turki) Usmani, Turki menggunakan jalan itu guna mempertahankan tangan besinya.

Sepanjang jalan raya E-5, seperti tempat lain di Bulgaria, terdapat bukti adanya bekas tempat tinggal penduduk dan musafir dari zaman terdahulu. Makam kuno, tugu batu Romawi, reruntuhan Spa Romawi, biara Bizantium, dan masjid Turki berserakan di pedusunan.

Namun, para musafir dan penyerbu meninggalkan sesuatu yang lebih mengesankan daripada sekedar sisa arkeologis dan monumen bersejarah. Mereka meninggalkan rakyat yang terbiasa dengan kekerasan, ketidakteraturan, dan penderitaan. Mereka juga meninggalkan segudang legenda dan takhayul.

Dewasa ini orang masih dapat melihat kalung manik biru dengan pola kuncup mawar tergelantung dari kap sebuah taksi. Kalung, yang digunakan dengan harapan untuk menangkis roh jahat itu, dahulu dipakai menghiasi leher kuda.

Di desa, orang Bulgaria masih merayakan Hari Santo George, hari raya para penggembala. Seekor anak domba disembelih dan anggur ditumpahkan untuk membawa kesehatan. Bila daging anak domba telah dimakan, tulang-tulangnya lalu dikumpulkan. Setengah dikubur dalam sarang semut sehingga domba itu akan berkembang biak seperti semut; sisanya dibuang ke dalam sungai sehingga susu akan mengalir seperti air.

Peta Bulgaria

Kunjungi Peta Bulgaria atau di google map

Sejarah Bulgaria

Sejarah Bulgaria yang menyedihkan dan tragis mulai pada abad ke-7 ketika kaum Bulgar, kelompok perang berkuda yang buas, bergerak keluar dari Asia Tengah. Mereka merebut lahan dekat Sungai Donou dan beberapa menyebar ke selatan menaklukkan bangsa Slavia. Mereka mengambil adat istiadat dan bahasa Slavia dan lambat laun berbaur.

Kerajaan Bulgaria Pertama, yang didirikan pada tahun 679, berlangsung hingga tahun 1018. Selama masa itu agama Kristen diperkenalkan. Pada abad ke-9 pengikut-pengikut dari dua penyebar agama Kristen, kakakberadik Cyril dan Methodius, yang dikenal sebagai rasul orang Slavia, datang ke negeri ini.

Mereka membawa serta abjad, bahasa tulisan, dan kesusastraan. Abjad ini, disebut Cyrillic, digunakan dalam bahasa Rusia, Serbia, Masedonia, dan Bulgaria, dan hingga hari ini abjad itu memberikan ikatan budaya yang kuat antara rakyat negeri ini dan rakyat Uni Soviet.

Kebudayaan berkembang selama Kerajaan Pertama, tetapi perang dengan Bizantium berlangsung terus dan pada tahun 1018 Bulgaria dikalahkan dan menjadi bagian Kekaisaran Bizantium.

Pada tahun 1186 kakak-adik John dan Peter Asen memimpin serangan terhadap Bizantium dan mulailah Bulgaria kembali ke jalan menuju kemerdekaan dan kekuasaan dengan berdirinya Kerajaan Bulgaria Kedua. Selama hampir sepanjang Abad Pertengahan tzar Bulgaria memerintah sebagian besar semenanjung Balkan. Namun, pada tahun 1395 negeri ini digilas oleh Turki, yang memerintah negeri itu selama hampir 500 tahun.

Selama lima abad pemerintahan lalim yang mengerikan itu, banyak kota dan desa Bulgaria dihancurkan. Rakyat dibebani pajak begitu berat sehingga mereka tidak cukup makan.

Bangsa Bulgaria masih mempunyai kebencian mendalam kepada bangsa Turki dan rasa sayang kepada bangsa Rusia, yang mengusir Turki dalam suatu perang pada tahun 1877. Meskipun demikian, tahun-tahun dominasi Turki itu meninggalkan jejak dalam makanan, nama, kebiasaan, pakaian, seni, dan arsitektur.

Bulgaria modern mulai pada tahun 1878 melalui Perjanjian San Stefano dan Kongres Berlin, yang mengakhiri Perang Rusia-Turki. Rusia menetapkan perbatasan Bulgaria kembali seperti perbatasannya di abad pertengahan. Akan tetapi, karena kekuasaan Eropa lain berkeberatan, maka hanya bagian utara negeri itu yang merdeka. Pada tahun 1885 bagian selatan memisahkan diri dari Turki dan negeri itu akhirnya kembali bersatu.

Perang pun berlanjut. Dalam dua kali perang Balkan yang berdarah pada tahun 1912-1913 Bulgaria mula-mula memperoleh, tetapi akhirnya kembali kehilangan-wilayah yang luas. Dalam Perang Dunia I negara ini bergabung dengan Jerman dan Austria-Hongaria melawan sekutu. Lagi-lagi negara ini kehilangan wilayah. Tiga perang dalam 6 tahun menjadikan Bulgaria kalah, menderita, dan miskin.

Pada tahun 1941 Bulgaria bergabung dengan Italia dan Jerman serta memaklumkan perang kepada Inggris Raya dan Amerika Serikat. Mereka tidak memaklumkan perang kepada Uni Soviet. Raja berhasil mencegah negerinya untuk aktif mengambil bagian dalam perang dan Bulgaria adalah satu-satunya negara As yang berhasil menyelamatkan penduduk Yahudinya.

Pada 5 September 1944, beberapa hari setelah Bulgaria memulai perundingan perdamaian dengan Inggris Raya dan Amerika Serikat, Uni Soviet memaklumkan perang pada Bulgaria dan menduduki negeri itu. Gencatan senjata ditandatangani di Moskow.

Sebuah pemerintah yang bersahabat dengan Uni Soviet didirikan. Segenap oposisi ditindas secara kejam. Ratusan pegawai tinggi pemerintah, kaum intelektual, dan lawan komunisme dibunuh atau dipenjarakan. Raja muda, Simeon II, dibuang. Georgi Dimitrov, pengagum Joseph Stalin didikan Moskow, menjadi perdana menteri komunis pertama di Bulgaria.