Rumania negara termuda di Eropa

Republik Sosialis Rumania di Semenanjung Balkan, merupakan salah satu negara termuda di Eropa. Meskipun wilayahnya telah dihuni lebih dari 2000 tahun yang lalu, bangsa Rumania baru ada sekitar 100 tahun yang lalu.

Semenjak akhir abad ke-14 sampai dengan pertengahan abad ke-19, negeri ini terdiri atas dua kerajaan kecil, Moldavia dan Walachia. Di tahun 1859, kedua kerajaan kecil ini bersatu dan dinamakan Rumania. Rumania yang sekarang meliputi di samping kedua wilayah aslinya wilayah Banat, Transylvania, Bukovina, dan Dobruja.

Meskipun Rumania merupakan salah satu negara satelit Uni Soviet, Rumania memiliki ikatan bahasa dan budaya yang kuat dengan Eropa Barat.

Tapal batasnya yang terpanjang adalah dengan Uni Soviet, tetapi Rumania sedang terlibat dalam pembangunan jembatan ekonomi dan budaya dengan negara Barat. Rumania sedang berupaya untuk mengembangkan identitas nasionalnya sendiri serta mengikuti jalur tersendiri terhadap sosialisme.

Peta Rumania

Kunjungi di google map

Penduduk Rumania

Penduduk utama Rumania sekarang adalah orang keturunan kekaisaran Romawi Dacia. Orang Dacia ditaklukkan olah orang Romawi di tahun-tahun pertama abad ke-2 Masehi.

Kekaisaran Romawi mendirikan koloni di Dacia, yang dikawal oleh pasukan prajurit Romawi. Kebanyakan orang Rumania, sekitar 85%, dipercaya sebagai keturunan orang Dacia dan koloni bangsa Romawi. Nama Rumania berasal dari kata ”Roma”.

Bahasa

Tidak seperti tetangganya di Yugoslavia, Hongaria, dan Uni Soviet, nenek moyang bangsa Rumania berhubungan dengan orang yang bertutur dengan bahasa Latin, Prancis, Italia, Spanyol, dan Portugis. Bahasa Rumania pada dasarnya adalah bahasa Latin yang oleh orang Rumania, selama bertahun-tahun, sudah sedikit dicampur dengan bahasa Slavia yang dituturkan oleh orang di negara tetangganya.

Agama

Pemerintah Komunis Rumania tidak menggalakkan ibadah agama tetapi mengizinkan rakyatnya untuk beribadah menurut agama yang dipilihnya. Negara banyak mengatur urusan gereja serta membayar gaji pejabat gereja dan biaya perawatannya.

Gereja Ortodoks Rumania merupakan agama 90% penduduk Rumania, sedangkan yang lainnya adalah orang Katolik Roma, Kalvinis, Yahudi, serta para pengikut Luther.

Masyarakat Yahudi, yang pernah banyak jumlahnya, telah menjadi berkurang sekali karena banyak yang berimigrasi ke Israel. Dahulu sekitar 10% penduduk beribadat di Gereja Katolik Timur, tetapi di tahun 1948 pemerintah menghapuskan gereja ini dan mengalihkan harta miliknya kepada Gereja Ortodoks Rumania.

Pendidikan

Bangsa Rumania secara tradisional memandang negaranya sebagai suatu pulau budaya Prancis di Balkan. Lama sebelum pemerintah komunis didirikan di bulan Maret 1945, Rumania melihat ke Prancis untuk memperoleh inspirasi budaya, sosial, dan pendidikannya. Sekolah-sekolah meniru sekolah yang ada di Prancis, dan bahasa Prancis merupakan bahasa kedua yang diajarkan.

Ketika kaum komunis mengambil alih negara, sistem pendidikan yang ada pun diubah. Pendidikan umum diberikan secara cuma-cuma dan wajib diikuti selama 10 tahun oleh anak usia 6-16 tahun. Para pekerja dan petani juga diharuskan bersekolah sehingga hampir setiap orang pandai membaca dan menulis.

Sistem pendidikan menengah diperluas sehingga mencakup, di samping sekolah akademi tradisional, juga sekolah calon guru dan teknologi. Pada tingkat universitas, berbagai institut didirikan sebagai tempat pelatihan yang berguna bagi-pengajaran dan teknologi-negara. Belajar bahasa Rusia merupakan pelajaran wajib, tetapi sekarang hal ini sudah diubah sehingga bahasa Rusia merupakan pelajaran pilihan.

Selama hari-hari permulaan komunisme, guru dan sarjana yang dipandang memiliki dampak sosial yang ”tak sehat” diganti oleh para anggota partai. Karena kebutuhan pegawai terdidik semakin meningkat di tahun 1950-an, maka beberapa orang yang telah dipecat direkrut kembali.

Meskipun tujuan awal pengajaran masih tetap sama-yaitu menanamkan komunisme serta menyediakan pegawai yang terlatih bagi pemerintah-mutu akademik menjadi penting sekali dan pelajaran tentang Marxisme-Leninisme tidak lagi menjadi pelajaran pokok pendidikan akademik. Terdapat sekitar 140 lembaga pendidikan tinggi, termasuk 7 universitas serta sejumlah lembaga yang dikhususkan untuk berbagai latihan teknik.

Budaya Rumania

Rumania memiliki cerita rakyat yang kaya, yang merujuk kembali ke masa ratusan tahun yang silam. Di dalam cerita itu ditemukan ungkapan puisi lirik, balada, dongeng rakyat, drama misteri, drama Natal dan Tahun Baru yang tradisional, serta dalam banyak bentuk lain. Musik rakyat serta teater amatir pun telah lama berkembang walau di bagian negara yang terpencil sekalipun.

Karena drama telah lama menjadi bentuk utama kesusastraan Rumania, maka tidaklah mengherankan kalau penulis terkemuka Rumania saat ini adalah seorang penulis drama. Eugene lonesco bertempat tinggal di Prancis dan dramanya telah dipertunjukkan di seluruh dunia.

Banyak penggubah dan penulis Rumania meninggalkan negaranya untuk menciptakan karya-karya terbaiknya di Prancis, karena mereka mendapatkan suasana intelektual yang menyenangkan di sana. Akan tetapi, banyak di antara mereka tetap mempertahankan, melalui karyanya, kejatidiriannya yang dekat dengan tanah leluhurnya.

Hal ini juga berlaku bagi penggubah lagu Georges Enesco yang meninggal pada tahun 1955 dan merupakan seorang penggubah, pemain biola, serta seorang guru. Mungkin karya orkestral terbaiknya adalah The Rumanian Rhapsodies.

Seniman Rumania yang paling terkenal adalah Constantin Brancusi, seorang pematung yang dengan berjalan kaki pergi dari Rumania ke Prancis, tempat dia berkarya sampai dengan meninggalnya di tahun 1957. Hasil seninya yang dapat dijumpai di balai-balai seni terbesar dunia, memantulkan “esensi semangat” pematungnya.

Ukiran burungnya yang indah yang seolah-olah terbang abadi tampak sangat menawan, sederhana, dalam polesan marmer dan kuningan. Museum Bukares dan Craiova mempertunjukkan karya Brancusi ketika dia masih muda.

Beratus-ratus tahun sebelum Brancusi, kesenian rakyat Rumania adalah seni renda, tembikar, dan arsitektur. Terdapat banyak cerita rakyat yang dipentaskan di tempat-tempat seperti Museum Desa Bukares dan museum etnologi di Bukares, Cluj, Sibiu, Jassy, dan kota-kota lainnya.

Hasil seni Rumania awal yang terkemuka adalah biara di kota Moldavia seperti Voronet, Humor, Arbore, Moldovita, serta Sucevita. Dengan garisgaris arsitekturnya yang sederhana dan keras, biara-biara ini berdinding lukisan yang menutupi seluruh tembok luarnya.

Lukisan dinding ini, yang merupakan pajangan kreatifitas serta pengamatan yang sangat luar biasa, menggambarkan cerita agama, peristiwa sejarah, dan legenda spiritual setempat. Meskipun sudah berumur lebih dari 4 abad, lukisan tersebut tetap mempertahankan kecermelangan serta kesegarannya. Tak seorang pun tahu rahasia perawatan yang luar biasa ini. Kehidupan Pedesaan. Lebih dari 30% rakyat Rumania masih bekerja di bidang pertanian.

Kebanyakan di antara mereka tinggal di desa kecil atau di sekitarnya. Kehidupan desa telah banyak berubah sejak Perang Dunia II. Telah terjadi berbagai perbaikan di bidang kebersihan dan tersedianya pelayanan kesehatan. Berbagai kegiatan sekolah dan budaya menjadi berlipat ganda. Modernisasi di pedesaan mengakibatkan tersedianya listrik, radio, dan televisi.

Kekuasaan komunis kurang menekankan pentingnya pendeta desa sebagai juru bicara serta gereja sebagai pusat kegiatan. Sebagai gantinya diperkenalkanlah sekolah, perpustakaan, pusat desa, dan olahraga yang dipakai untuk tujuan politik dan sosial.

Namun, acara mingguan sezatoare (persatuan komunal), yang berisi tarian, musik, dan gosip, tetap ada. Acara ini merupakan bagian tradisi yang semakin mundur-seperti halnya mengenakan pakaian berhias indah yang merupakan pakaian adat petani buatan sendiri.

Namun, masih terdapat beberapa daerah terpencil tempat berbagai blus dan pakaian berenda dengan pola-pola indah berwarna-warni diwariskan kepada generasi mudanya, yaitu daerah tempat kekayaan masih diukur dengan pemilikan pakaian adat seperti pakaian berenda indah serta selimut dan karpet yang dipintal sendiri.

Karena Rumania berharap menjadi negara pengekspor padi-padian yang utama, maka suatu upaya sedang dibuat untuk tetap menjaga agar tidak terlalu banyak orang meninggalkan desanya. Namun, desa-desa semakin menghilang karena kaum mudanya pergi ke kota-kota yang berkembang dengan cepatnya. Kota yang lengang, dengan rumah-rumahnya yang kecil, taman yang luas, kereta kuda, gereja, kedai kopi, toko kelontong, dan pasar terbuka telah tak terlihat lagi di Rumania masa kini.

Makanan di lahan pertanian itu baik meskipun sederhana. Terdapat sejumlah telur segar, keju, sayuran, dan tak lupa mama/iga-hidangan tepung jagung yang dimakan dua kali atau bahkan tiga kali sehari, sering dicampur dengan keju, ikan asin, atau daging babi kukus. Masih merupakan bagian tradisi Rumania adalah hidangan brem buah plum (tuica) di setiap musim gugur. Setiap musim panen, bau pedas sulingan plum dapat tercium di setiap desa.

Kehidupan Kota Rumania

Dahulu, lebih dari tiga perempat penduduk Rumania hidup dari pertanian, tetapi dorongan untuk menjadi negara industri mengakibatkan berpindahnya para pekerja pertanian ke kota-kota. Penduduk kota menjadi dua kali lipat dalam waktu kurang dari 20 tahun dan jumlah kota yang berpenduduk lebih dari 100.000 jiwa telah meningkat lebih dari 3 kali lipat.

Kebanyakan penduduk kota sekarang tinggal di apartemen yang menjulang tinggi dan bersatu dengan pusat-pusat perbelanjaan. Namun, banyak juga yang berumah di bekas tempat tinggal orang kaya atau keluarga kelas menengah.

Sebuah rumah yang dirancang untuk satu keluarga mungkin menjadi tempat tinggal tiga atau empat keluarga, yang sering datang ke kota membawa ternak pertaniannya. Pemerintah sedang berupaya menyediakan rumah-rumah yang sangat dibutuhkan oleh para pekerja, teknisi, dan pejabat pemerintah yang menjejali kota-kota.

Orang Rumania berangkat kerja dengan naik bus atau transportasi umum lainnya, ataupun naik sepeda dan sepeda motor. Karena transportasi umum selalu sarat penumpang dan mahal, sedangkan mobil pribadi tidak banyak, maka orang Rumania tidak pernah bepergian jauh dari rumahnya. Gedung film, taman umum, serta rumah makan-semuanya berjarak dekat-selalu penuh orang di sore hari.

Meskipun bergaji rendah, orang Rumania berbondong-bondong menonton bioskop dan berbagai pertandingan olahraga sebagai hiburan. Orang Rumania, baik di desa maupun di kota, senang menonton sepak bola dan pertandingan olahraga lainnya.

Setiap kota setidak-tidaknya memiliki satu kesebelasan sepak bola serta satu stadion dan hal ini berlaku juga bagi kota-kota besar lainnya. Banyak orang Rumania cenderung menjadi penonton saja ketimbang ikut bermain. Kehebatan dalam olahraga masih merupakan cita-cita pemerintah.

Oleh karena itu, Partai Komunis mensponsori kegiatan-kegiatan rekreasi yang diatur di bawah pengawasan organisasi pemuda. Namun, para pemudanya cenderung lebih menyukai berbagai hiburan yang dilarang-seperti musik rock,tarian, atau film Barat-ketimbang program kelas latihan olahraga ataupun ”kerja sukarela” di tanah pertanian dan di tempat pembangunan.

Liburan bagi para pekerja dan pelajar disediakan oleh pemerintah. Tempat wisata di kota-kota di daerah pegunungan ataupun di Laut Hitam selalu penuh sesak selama musim panas, yaitu ketika sebagian besar pekerja industri sedang menikmati masa liburannya.

Para ibu rumah tangga di kota menghabiskan banyak waktunya berbelanja makanan dan memasaknya. Meskipun di Rumania banyak tumbuh buah-buahan serta sayuran yang bagus, masih terdapat kekurangan bahan makanan karena sebagian besar makanan terbaiknya diekspor.

Namun, orang kota masih dapat menikmati makanan dan minuman yang enak. Banyak di antara hidangan favoritnya berasal dari Turki, Prancis, dan Rusia. Imam baiyldi adalah hidangan terung diisi irisan daging dan sayuran berbumbu yang ditutup dengan tomat. Hidangan lezat ini mengambil nama dari hikayat imam Turki yang pingsan (baiyldl) karena terlalu gembira telah mencicipi hidangan yang lezat itu.

Geografi Rumania

Di atas peta Rumania tampak seperti kantong bundar dengan suatu lubang lebar di bawah sebelah kanannya. Lubang itu adalah Laut Hitam. Rumania berbatasan dengan 4 negara: Bulgaria di selatan, Yugoslavia di barat dan baratdaya, Hongaria di barat dan baratlaut, dan Uni Soviet di timur dan utara.

Sekitar sepertiga wilayah Rumania bergunung, sepertiga berbukit dan plato, sedangkan sepertiganya lagi dataran rendah. Namun, pembagian yang agak rapi ini tidak memberikan petunjuk apa pun tentang kebhinekaan dan keindahan negeri ini, pemandangan pegunungan yang tingginya luar biasa, serta kekayaan alamnya yang indah yang dapat dijumpai di setiap daerahnya.

Pegunungan

Pegunungan Karpatia berbentuk setengah lingkaran besar yang melindungi plato yang tinggi, yaitu dataran tinggi Transylvania, suatu daerah tinggi dengan iklimnya yang sejuk serta kaya dengan hutan dan sumber mineral.

Pegunungan Karpatia bercabang menjadi Karpatia Moldavia di bagian timur, Apuseni di bagian barat, serta Alpen Transylvania di bagian selatan. Terdapat banyak celah yang cukup rendah menembus melintasi pegunungan “yang tinggi. Puncak tertinggi Rumania-Negoi dengan ketinggian 2.548 meter terletak di pegunungan Alpen Transylvania. Terdapat juga banyak gunung yang puncaknya hampir setinggi Negoi.

Seuntai perbukitan yang rendah secara bertahap melandai dari lingkaran pegunungan. Di musim semi, wilayah perbukitan ini tampak seperti karpet bunga-bungaan-seperti bunga narsis, anemone, krokus, bunga bakung, serta rumpun bunga bungur.

Menuruni daerah perbukitan itu adalah dataran rendah Rumania yang luas dan kaya air. Di bagian timur terletak dataran rendah Moldavia. Di bagian selatan terletak dataran rendah Walachia yang mengandung sejumlah besar endapan minyak. Ke arah baratdaya terletak dataran rendah Banat yang sempit.

Sungai

Di busur pegunungan Karpatialah mulai timbul hulu-hulu Sungai Rumania yang berair jernih dan berarus deras. Sungai Olt, Jiu, Siret, Prut, Agres, Dimbovita, dan lain-lainnya adalah anak sungai yang bersama Sungai Donou mengalir ke deltanya di Laut Hitam.

Sungai Donou yang amat besar merupakan sungai utama di Rumania. Hanya Donou dan anak sungai Prut sajalah yang dapat dilayari. Sungai Donou tidak hanya mengairi tanah-tanah yang sangat subur di Eropa, melainkan juga merupakan urat nadi perdagangan nasional dan internasional Rumania.

Calati dan Braila, dua pelabuhan darat di Sungai Donou, digunakan untuk membongkar muatan gandum, sementara pelabuhan Ciurgiu merupakan jalan keluar bagi ladang minyak Rumania. Sungai Donou membentuk sebagian perbatasan Rumania dengan Yugoslavia serta hampir seluruh perbatasannya dengan Bulgaria.

Di dekat perbatasannya dengan Yugoslavia, air sungai berbuih melewati ngarai yang curam-Pintu Gerbang Besi. Di tempat inilah Yugoslavia dan Rumania bekerja sama membangun pembangkit hidroelektrik terbesar di Eropa.

Banyak sungai besar di Rumania juga merupakan sumber tenaga yang sangat potensial. Sungai-sungai itu sekarang digunakan untuk mengapungkan kayu gelondong dari hutan-hutan yang sangat luas yang memasok berbagai kayu cemara, kayu ek, dan kayu beech bagi industri kayu Rumania.

Satwa Liar

Rumania memiliki berbagai ragam satwa liar yang mengesankan. Kamois yang berkaki cekatan merangkak ke puncak gunung yang tertinggi. Rusa, serigala, beruang, ajak, links, babi hutan, dan satwa kecil lainnya merupakan penghuni hutan.

Burung elang dan falkon dengan aman terbang di atas tebing batu yang terjal. Berbagai danau di daerah Dobruja yang indah, persis di sebelah barat Laut Hitam, sarat dengan ikan.

Delta Sungai Donou yang luas serta berawa-rawa, tempat sungai bermuara ke Laut Hitam, sepenuhnya termasuk wilayah Rumania. Wilayah ini, lebih dari 2.600 km2, merupakan taman alam yang sangat luas, yang menjadi sorga bagi unggas air.

Angsa, pelikan, egret, kormoran, bebek dan angsa, heron malam, dan banyak lagi lainnya bertempat tinggal di sana. Lebih dari 60 jenis ikan hidup di beberapa saluran menuju delta.

Para olahragawan datang ke Rumania untuk berburu rusa jantan, beruang, dan babi hutan yang buas. Mereka datang untuk mengamati berbagai jenis hewan perburuan dan burung dalam habitatnya yang alamiah serta datang untuk memancing. Hukum perburuan yang ketat mengatur cara berburu dan memancing, sedangkan burung dan berbagai satwa langka di delta Sungai Donou dilindungi sebagai cagar alam dan terlarang untuk diburu.

Iklim Rumania

Rumania beriklim kontinental. Pada umumnya terdapat banyak curah hujan, musim dinginnya amat dingin, musim panasnya amat panas, sedangkan musim gugurnya panjang. Di bagian baratdaya negara terdapat tipe iklim Laut Tengah yang lembut, sedangkan di dataran tinggi Transilvania biasanya beriklim sedang.

Akan tetapi, di banyak kota pedalaman Rumania cuaca akan menjadi panas sekali di musim panas. Sebaliknya, di musim dingin-ketika angin utara yang disebut crivé; berhembus, cuaca akan menjadi dingin sekali.

Sumber Alam

Rumania merupakan negara Eropa yang secara potensial amat kaya. Tanahnya yang subur membuat Rumania menjadi lumbung alam. Sungai Donou dan sungai-sungai lainnya menyediakan ikan yang melimpah. Hutannya yang luas menyediakan kayu yang melimpah-ruah untuk bangunan, produksi kertas, dan ekspor.

Salah satu di antara banyak jenis pohon yang ada adalah pohon fir yang tumbuh di pegunungan. Kayunya sangat berharga karena daya resonansinya sehingga dipakai dalam pembuatan alat musik.

Kekayaan mineralnya tersebar di sepanjang pegunungan Rumania. Terdapat tembaga, mangan, uranium, timbel, seng, boksit, kaulin, belerang, emas, dan garam. Hasil mineral yang terpenting adalah minyak.

Dari pengeboran utama di Lembah Prahova sekitar Ploesti, minyak mentah Rumania berada di peringkat kedua, setelah Uni Soviet, di dalam total produksi Eropa. Jaringan pipa dari ladang-ladang minyak dipasang dari Ploesti ke Bukares, Konstanta, dan Giurgiu. Sumber minyak lainnya terletak di dekat Bacau.

Di wilayah Transilvania Rumania terdapat cadangan gas alam terbesar di Eropa. Batubara ditambang di lembah Sungai Jiu, sedangkan bijih besi ditemukan di beberapa tempat.

Pertanian di Rumania

Ketika kaum komunis berkuasa di tahun 1945, mereka melancarkan suatu program untuk menasionalisasikan pertanian. Mereka percaya bahwa para pemilik tanah yang luas adalah penyebab kurang majunya bidang pertanian.

Sebagian besar tanah diambil langsung oleh negara. Sebagian lagi dibagi-bagi menjadi pemilikan yang lebih kecil untuk diolah dalam suatu koperasi pertanian di bawah pengawasan negara, tetapi sebagian besar tanah yang subur diolah sebagai lahan pertanian raksasa milik negara.

Para petani yang, walaupun miskin, selalu merasa bangga memiliki tanah yang hanya sejengkal-kadang-kadang masih harus dipaksa masuk ke dalam pertanian kolektif. Kolektifisasi penuh terhadap tanah pertanian baru dapat dilaksanakan pada tahun 1962.

Penggunaan traktor dan berbagai mesin lain, penggunaan pupuk kimia, serta perbaikan cara bertani pada umumnya dapat meningkatkan hasil pertanian. Walaupun kenyataannya pertanian Rumania tidak semaju bidang industrinya, Rumania merupakan salah satu produsen jagung terkemuka dunia.

Industri Rumania

Sebelum Perang Dunia ll, Rumania pada dasarnya merupakan sebuah negara pertanian. Sejak berakhirnya perang, Rumania memusatkan perhatiannya di bidang pertambangan dan industri berat. Pembangunan industri dimulai dengan menghasilkan barang-barang yang dibutuhkan oleh Uni Soviet dan selanjutnya dipacu terus-menerus sejak tahun 1948. Dorongan ini mengubah Rumania dari negara pertanian yang terbelakang menjadi salah satu negara industri paling maju di Eropa.

Langkah kemajuan ini memang sangat spektakuler. Hasil industri meningkat dengan 3 atau 4 kali lebih cepat ketimbang angka pertumbuhan di negara-negara industri utama dunia. Hasil baja telah meningkat 10 kali lipat semenjak akhir tahun 1940-an.

Hasil minyak mentahnya, yang selama ini merupakan sumber kekayaan serta sumber energi utama negara, menjadi dua kali lipat sejak tahun 1939. Namun, karena cadangannya terbatas dan diperkirakan tidak akan berlangsung sampai dengan tahun 1990-an, maka impor minyak di permulaan tahun 1980-an berjumlah sama dengan jumlah produksinya.

Bahan bangunan, produk kimia, gas alam, mesin berat, produk listrik, traktor, lokomotif, dan mobil diproduksi dalam jumlah besar. Produksi tenaga listriknya juga telah meningkat.

Ongkos industrialisasi yang cepat ini adalah demikian besar sehingga cabang ekonomi lainnya-seperti pertanian dan khususnya produksi barang konsumsi-kurang diperhatikan. Memang makin banyak sediaan pakaian, sepatu, dan alat rumah tangga, tetapi semua barang itu boleh dikatakan masih langka dan mahal. Transportasi dan komunikasi semakin membaik sejak tahun 1948, tetapi hal itu masih belum mencukupi tujuan Rumania sebagai negara industri modern.

Selama dasawarsa yang dimulai pada akhir tahun 1940-an, tidak seorang pun dari kelas menengah yang menduduki posisi yang menentukan. Penyaringan telah dilakukan demikian drastis sehingga seorang manajer atau seorang ahli yang telah berpengalaman harus diganti oleh pekerja yang kurang atau bahkan tidak trampil. Ketimpangan lain yang juga parah adalah ketergantungan sepenuhnya ekonomi Rumania terhadap Uni Soviet.

Sejak tahun 1955, Pemerintah Rumania melancarkan berbagai program perubahan. Kelompok profesional dipekerjakan kembali. Upah dan bonus pekerja ditingkatkan. Kontak perdagangan dan budaya dengan Barat digalakkan; Sebagai akibatnya, rakyat mendukung tujuan serta kebijakan ekonomi pemerintah sehingga produksi terus meningkat.

Rumania menghadapi masalah tentang bagaimana memperbaiki kualitas produk industrinya agar dapat menang dalam bersaing di pasaran Barat, yang kini merupakan separuh perdagangan luar negerinya.

Bukares Ibu Kota Rumania

Ibu kota dan kota terbesar di Rumania, Bukares, terletak di Rumania selatan. Semua jalan utama menyatu di sini dan Bukares merupakan pusat pemerintahan, seni, budaya, dan ekonomi negara. Bukares adalah kota modern dengan penduduk berjumlah sekitar 2.000.000 jiwa.

Di Bukares terdapat banyak pencakar langit dan blok rumah modern; banyak bagian kota yang dahulu terdiri atas rumah-rumah gubuk kuno telah dihancurkan pada awal tahun 1960-an untuk mendirikan apartemen modern.

Pusat kota dibangun di bekas istana raja dan sekitarnya. Arena sirkus, berupa bangunan melingkar yang terbuat dari beton dan kaca, dapat menampung 2.500 pengunjung. Arena ini selalu penuh sesak orang yang menonton sirkus nasional ataupun sirkus luar negeri.

Dokumen sejarah menyebutkan bahwa Bukares adalah kota penting di abad ke-14 ketika kota itu berada di bawah kerajaan Walachia. Namun, sekarang ini kota Bukares memperlihatkan pengaruh kuat Prancis abad ke-19.

Jalan-jalan utama kota bergaya Paris yang rindang oleh pohon limau dan dibatasi oleh pagar bunga berwarna merah, kuning, dan putih yang berkilometer panjangnya. Di pinggirnya terletak taman dan hutan Baneasa yang indah, hutan dan Danau Snagov, dan sejumlah danau yang sangat menarik.

Bukares memiliki banyak bangunan bersejarah. Gereja Curtea Veche adalah dari abad ke-16. Gereja Patriachy dan Gereja Mihai Voda dibangun pada abad ke-17, serta gereja Stavropoleos dan Gereja Cretulescu merupakan contoh gaya bangunan abad ke-18. Di Bukares terdapat juga Istana Mogosoaia abad ke-18 yang sekarang dijadikan museum seni feodal.

Sebelum Perang Dunia II, Bukares dikenal di seluruh Eropa sebagai Paris-nya semenanjung Balkan. Bukares merupakan kota yang megah dan canggih, yang penuh dengan kafe, teater, istana, dan hotel mewah. Kini bangunan indah praperang itu tinggal sisanya meskipun selama beberapa tahun terakhir ini keindahan kuno itu telah terwujud kembali.

Sekarang terdapat beberapa buah restoran yang bagus. Banyak orang berkumpul di kafe. Para pemuda Rumania gemar menari mengikuti musik Barat di klub malam, sedangkan gedung pertunjukan penuh sesak.

Kota penting di Rumania

Cluj adalah kota terbesar kedua di Rumania dan merupakan pusat pendidikan dan pusat industri yang penting. Cluj memiliki banyak kenangan sejarah karena merupakan kota utama di Transylvania, yang merupakan bagian Hongaria sebelum Perang Dunia I.

Banyak penduduknya adalah keturunan Hongaria. Karena terletak di kaki pegunungan Apuseni, Cluj terkenal sebagai tempat istirahat musim dingin. Cluj memiliki berbagai lembaga pendidikan tinggi dan merupakan pusat kesehatan yang penting. Beberapa gerejanya dibangun di abad ke-14 atau ke-15.

Konstanta

Konstanta yang merupakan kota pelabuhan laut utama Rumania di Laut Hitam, adalah salah satu kota tertua di Rumania. Konstanta memiliki gedung pameran arkeologi yang didirikan lebih dari 2.500 tahun yang lalu oleh bangsa Yunani.

Kemudian, di bawah kekuasaan Romawi, Konstanta menjadi kota pusat perdagangan yang penting. Penyair Romawi, Ovid (43 sebelum Masehi-17 Masehi) menghabiskan sisa hidupnya dalam pembuangan di sini. Di Konstanta terdapat puing-puing Romawi yang dikenal karena mosaiknya, sedangkan berbagai sisa bangunan Romawi dapat ditemukan pula di sini.

Konstanta pernah menderita kekurangan air bersih. Air dijajakan oleh para penjaja dalam jerigen dengan kereta. Saat ini Konstanta merupakan kota modern dengan sistem air bersihnya yang modern juga.

Di pinggiran kota Konstanta terdapat banyak tempat wisata yang muncul untuk menampung para turis yang tertarik pada sinar matahari, pantai berpasir yang indah dan berkilometer panjangnya, serta air yang biru dan hangat. Tempat wisata baru terdapat di Mamaia, Eforie, Constinesti, Neptunus, Jupiter, dan Venus di pantai selatan Laut Hitam.

Jassy

Jassy, kota kuno kediaman pangeran Moldavia ini, merupakan kota administratif dan ekonomi yang utama. Kebangkitan budaya Rumania abad ke-19 berkembang di tempat ini dan sampai sekarang kota Jassy masih merupakan kota pusat budaya.

Universitas Cuza yang terkenal juga terdapat di kota ini. Di kota Jassy juga terdapat Gereja Trei lerarhi, sebuah bangunan abad ke-17 yang terbuat dari batu permata. Gereja Golia, yang dibangun pada abad yang sama, merupakan contoh bagus tentang seni Moldavia.

Istana Budaya Gotik abad ke-20 dijadikan tempat museum etnografi, sejarah, dan seni.

Timisoara

Timisoara adalah kota kuno lainnya yang sekarang merupakan kota industri. Timisoara memiliki banyak taman dan kebun yang indah serta berbagai tempat yang bersejarah, seperti Puri Huniady yang dibangun di abad ke-14. jalan yang mendebarkan jantung dibangun dari Timisoara di Rumania Barat melintasi pegunungan Alpen Transylvania dan pegunungan Karpatia ke Brasov di Rumania Tengah.

Banyak puing puri abad pertengahan berada di dataran tinggi Timisoara dan juga Gereja Gotik berdinding lebar. Di Brasov terdapat katedral abad ke-14 yang menakjubkan serta balairung kota kuno. Di Brasov juga terdapat pabrik truk dan traktor.

Ploesti

Ploesti merupakan kota pusat industri minyak Rumania. Di tempat inilah industri perminyakan Eropa dimulai di tahun 1857. Demikian pentingnya sumur-sumur minyak dan pabrik pengilangan daerah ini sehingga, pada Perang Dunia II, serangan udara pesawat bomber sekutu yang terbang rendah dilakukan untuk memotong sumber minyak yang sangat vital ini bagi mesin perang tentara Jerman.

Tepat di sebelah utara Ploesti terdapat Lembah Parhova yang indah dengan tempat wisata gunung dan danaunya yang sangat indah.

Sejarah Rumania

Selama 23 abad Rumania mengalami berbagai penderitaan, justru karena letaknya yang strategis di Semenanjung Balkan. BerkaIi-kali Rumania ditaklukkan dan diduduki. Di abad ke-2 Masehi, bangsa Romawi menjadikan Dacia, suatu daerah di timurlaut Sungai Donou, sebagai salah satu koloninya yang terkaya.

Menjelang akhir abad ke-3, Bangsa Gotik, Hun, dan Slavia menyerang daerah itu. Bulgaria merupakan bangsa yang menaklukan Rumania selama abad ke-7 dan ke-8 dan pada saat inilah diperkenalkan Agama Kristen dari Timur. Berikutnya, serdadu Asia menyerang daerah ini.

Moldavia dan Walachia, dua kerajaan kecil yang sampai dengan abad ke-19 membentuk negara yang sekarang disebut Rumania, dalam waktu singkat disatukan dengan Transylvania oleh Michael si Pemberani di akhir abad ke-16.

Namun, dia tidak dapat menahan serangan tentara Turki yang akhirnya menduduki Walachia dan Moldavia. Sedangkan Transylvania dikembalikan ke Hongaria.

Moldavia dan Walachia mulai memperoleh kemerdekaan terbatas setelah tahun 1856. Pada tahun yang sama, kekuatan Eropa menjamin otonomi daerah Moldavia dan Walachia.

Pada tahun 1859, kedua propinsi itu disatukan sebagai Rumania, di bawah kekuasaan Alexandru loan Cuza. Dia dipaksa turun takhta pada tahun 1866, sedangkan singgasananya diberikan kepada Carol I, bangsawan Jerman dari marga Hohenzollern-Sigmaringen.

Kekerasan dan kerusuhan terus berlangsung mengganggu keamanannegara. Para petani menjadi miskin sekali dan penyelewengan politik merajalela.

Negara asing terus berusaha mencampuri urusan dalam negeri Rumania. Kemerdekaan penuh dari bangsa Turki diperoleh pada akhir Perang RusiaTurki (1877-1878), tetapi beberapa wilayahnya diserahkan kepada Rusia, Carol I berupaya keras mempersatukan negaranya yang kecil ini sebagai Rumania yang berdaulat. Berbagai industri dan jalan raya dibangun, tetapi sebagian besar kekuasaan masih berada di tangan para tuan tanah.

Sebagai hasil dari Perang Balkan II (1913), Rumania merebut bagian daerah Dobruja yang luas dari Bulgaria. Seusai Perang Dunia I, waktu itu Rumania memihak kepada sekutu, daerah Rumania mekar menjadi 2 kali lipat. Rumania menerima Transylvania dari Hongaria dan Bessarabia dari Rusia.

Di antara dua perang dunia, Rumania mengalami pertikaian antara kelompok etnis yang berkepanjangan sehingga kondisi ekonomi menjadi buruk. Pangeran Mahkota Carol menyerahkan singgasananya kepada anak laki-Iakinya, Michael, di tahun 1925, sebelum akhirnya mengambilnya kembali di tahun 1930.

Di tahun 1938 Carol mengangkat dirinya sebagai seorang diktator, tetapi dia segera saja berseteru dengan Pengawal Besi, organisasi teroris yang didukung kuat oleh tentara Nazi Jerman.

Selama Perang Dunia II, Rumania dibagi antara Nazi Jerman dan Uni Soviet. Michael kembali menjadi raja pada tahun 1940, tetapi seorang diktator, Ion Antonescu, yang mengendalikan pemerintahan. Serdadu Jerman menduduki Rumania dan pada bulan Juni 1941 Antonescu membersihkan Pengawal Besi serta mengumumkan perang terhadap Uni Soviet.

Di tahun 1944, selagi tentara Soviet bergerak maju, Raja Michael menggulingkan Antonescu serta berperang di pihak sekutu. Uni Soviet menduduki dan menguasai Rumania.

Pengambilalihan Rumania oleh kaum komunis mengakibatkan revolusi di bidang sosial, ekonomi, dan politik. Para pemimpin pertama negara memusatkan perhatian untuk menghancurkan kekuasaan golongan penguasa kuno, terutama para tuan tanah, dan mengubah pandangan rakyat yang antiRusia.

Di tahun 1947, Raja Michael dipaksa menyerahkan kekuasaannya lagi. Para pemimpin anti komunis terkemuka dipenjarakan dan satu-satunya partai oposisi yaitu Partai Tani Nasional-dilarang.

Rumania tidak pernah mengenal kekuasaan demokrasi, malahan Rumania sudah terbiasa dengan kekuasaan diktator. Oleh karena itu, berkuasanya kelompok kecil dan kuat yang mengendalikan pemerintahan bukanlah hal baru.

Di tahun 1952 Gheorghe Gheorghiu-Dej menjadi perdana menteri dan tahun 1955 dia menjadi Ketua Partai Komunis Rumania. Dia memerintah sebagai kepala negara dan ketua partai sampai meninggalnya di tahun 1965.

Penggantinya, Nicolae Ceausescu, yang mulai berkuasa di tahun 1965, sebagai presiden Dewan Negara dan Sekretaris Jenderal Partai Komunis mulai melaksanakan suatu program untuk membebaskan Rumania dari keterikatan totalnya kepada keinginan Uni Soviet tanpa melonggarkan hubungan dekat yang telah mengikat negaranya dengan negara tetangga yang adikuasa itu.

Pemerintahan Rumania

Rumania dikendalikan oleh Partai Komunis, yang diperintah oleh Komite Sentral yang dipilih oleh Kongres Partai. Komite Sentral ini lalu memilih Komite Eksekutif yang diketuai oleh Sekretariat Jenderal Partai. . Sekretaris Jenderal Partai biasanya seorang pemimpin pemerintahan dan presiden Dewan Negara.

Dewan Nasional Agung merupakan satu-satunya badan legislatif negara. Seorang deputi, yang ditunjuk oleh Partai Komunis, dipilih untuk memangku jabatan selama 5 tahun.

Dewan Nasional Agung memilih Dewan Negara-yaitu badan eksekutif tertinggi negara serta Dewan Menteri yang merupakan cabang administratif pemerintahan. Karena Dewan Nasional Agung hanya bersidang 2 kali setahun, negara biasanya dijalankan oleh presiden Dewan Negara, wakil presiden, serta Dewan Menteri.

Bagaimana negara ini sekarang?

Setelah mengalami penderitaan, kekuasaan asing, serta kemiskinan selama berabad-abad, rakyat Rumania sekarang menikmati masa yang relatif tenang, kondisi ekonomi yang semakin membaik, dan meningkatnya rasa kebanggaan nasional.

Mereka menuntut hak-hak mereka untuk memerintah secara mandiri serta bebas bertindak dalam berbagai urusan, baik dalam negeri maupun luar negeri.

Pada saat yang sama, mereka juga berhati-hati untuk menghindari tantangan langsung terhadap Uni Soviet Mereka benar-benar sadar apa arti serbuan Uni Soviet ke Cekoslovakia dl tahun 1968 dan mereka juga sadar akan kenyataan bahwa tapal batasnya yang terpanjang adalah dengan Uni Soviet.

”Rumania hanyalah bagi bangsa Rumania” adalah semboyannya. Penekanan terhadap kepentingan dan tradisi nasional mengakibatkan perubahan nama-nama jalan dan tempat yang memakai bahasa Rusia diganti dengan nama para pahlawan Rumania.

Di musim gugur tahun 1963, Rumania menjadi negara blok Soviet pertama yang menentang Uni Soviet dalam suatu pemungutan suara di Perserikatan Bangsa-Bangsa dan sejak itu Rumania sering mengungkapkan kemerdekaannya dalam kebijakan luar negerinya.

Sejak tahun 1964, acara tahunan Bulan Persahabatan Soviet-Rumania semakin diabaikan; Namun, perjanjian persahabatan Rumania-Soviet, yang berakhir di tahun 1968, diperbaharui kembali di akhir bulan Juli 1970.

Lambat tetapi pasti, Rumania telah mengambil berbagai langkah menuju masyarakat yang semakin terbuka. Persuratkabaran dan radio masih dikontrol oleh pemerintah dan bepergian ke luar negeri masih dibatasi. Namun, berbagai buku, film, dan drama Barat disambut hangat. Terdapat beberapa pengenduran di dalam berbagai kontrol dalam negeri serta pembebasan banyak tawanan politik.

Rasa nasionalisme yang baru mulai berkembang di Rumania dapat dilihat dari penolakannya untuk mau memproduksi barang mentah atau barang setengah jadi bagi kebutuhan industri Uni Soviet-salah satu penyebab utama ketegangan antara Uni Soviet dan Rumania.

Keadaan ini menjadi semakin kentara ketika terjadi banjir besar yang melanda Rumania di musim semi tahun 1970. Rumania melaporkan berbagai pengiriman bantuan berbentuk barang dan uang dari Barat, sedangkan Uni Soviet, menurut laporan Rumania, hanya mengirimkan telegram bela sungkawa dari Perdana Menteri Aleksei Kosygin.

Di tahun 1978, meskipun mendapat tekanan dari Uni Soviet, Rumania secara terang-terangan menolak untuk menggabungkan kekuatan militernya dengan Pakta Warsawa. Di tahun 1980, Rumania mengadakan persetujuan dagang dengan Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE) sehingga menjadi negara COMECON pertama yang melakukan hal itu.

Bangsa Rumania, yang telah hidup di bawah kekuasaan bangsa Romawi dan Rusia, sekarang dapat menikmati kesatuan nasionalnya yang baru. Meskipun termasuk salah satu negara blok Soviet, bangsa Rumania, di bawah kepemimpinan para pemimpin mereka, terus mencari jalan sendiri menuju sosialisme.

Tak seorang pun di dunia yang dapat menikmati pertunjukan sirkus lebih dari bangsa Rumania. Mungkin hal inilah yang menyiapkan mereka sebagai pemeran yang menembus ikatan tali politik yang sangat ketat.

Daftar Universitas terbaik Rumania (list online college of Romania)

Bagi anda yang tertarik dengan negara ini dan ingin menempuh kuliah di sana, berikut rekomendasi universitas terbaik yang bisa anda coba:

1. Transilvania University of Brasov

Didirikan pada tahun 1948, Transilvania University of Brasov memiliki pendaftaran tahunan sebanyak 20.000 siswa dan 800 staf pengajar. Mereka membangun program mereka sejalan dengan kebutuhan pasar tenaga kerja untuk menyediakan pendidikan, pelatihan dan penelitian yang relevan dan dapat diterapkan berdasarkan konsep pembangunan berkelanjutan dan kerangka kerja nasional dan Eropa.

Selain Rumania, Transilvania University of Bravos menawarkan program dalam bahasa Inggris, Jerman, dan Prancis.

2. University of Bucharest

University of Bucharest didirikan pada tahun 1864, menjadikannya salah satu institusi pendidikan tinggi tertua di Rumania. Universitas memiliki kemitraan dengan lebih dari 100 universitas di seluruh dunia dan gelar yang mereka berikan diakui secara internasional.

Universitas menawarkan pendaftaran sekitar 32.000 siswa dan menawarkan berbagai pilihan studi, mulai dari gelar Sarjana hingga PhD, bersama dengan program akademik lain seperti Erasmus dan pembelajaran seumur hidup.

3. University POLITEHNICA of Bucharest

Dengan pengalaman lebih dari 190 tahun, Universitas POLITEHNICA Bukares (UPB) merupakan universitas teknik terbesar dan tertua di Rumania, menjadi sumber utama para ahli teknis di negara ini.

Dengan pendaftaran sekitar 23.000 siswa setiap tahun. UPB bangga dengan proses modernisasi yang sedang berlangsung dan dialog berkelanjutan dengan industri pendidikan baik di Eropa maupun di seluruh dunia.

4. Bucharest Academy of Economic Studies

Didirikan pada tahun 1913, Akademi Studi Ekonomi Bucharest memprioritaskan internasionalisasi, menawarkan berbagai program (dari gelar Sarjana hingga PhD) yang diajarkan dalam bahasa Inggris, Jerman, dan Prancis. Hampir 22.000 siswa terdaftar dalam 12 fakultas mereka, 700 di antaranya berasal dari negara-negara non-UE.

Akademi ini menyediakan berbagai layanan khusus untuk mahasiswa internasional, seperti orientasi, akomodasi, bimbingan karir, dan layanan medis. Siswa juga akan memiliki kesempatan untuk mengambil salah satu dari 11 kursus bahasa, termasuk bahasa Rumania, untuk pengalaman pendidikan yang lebih imersif.

5. Babes-Bolyai University

Didirikan pada tahun 1959, Universitas Babes-Bolyai adalah universitas terbesar di Rumania, dengan lebih dari 41.000 siswa terdaftar setiap tahun. Menawarkan kursus dalam bahasa Rumania, Hongaria, Jerman, Inggris, dan Prancis, Universitas Babes-Bolyai adalah universitas yang sangat mudah diakses bagi mereka yang ingin belajar di luar negeri di Rumania, terutama mengingat tingkat penerimaan mereka adalah 90-100% pelamar.

Selain fasilitas akademik, universitas juga menawarkan layanan non-akademik kepada mahasiswa seperti perumahan, fasilitas olahraga, bantuan keuangan, program pertukaran dan kursus online.

6. Technical University of Cluj-Napoca

Universitas penelitian dan pendidikan lanjutan, Universitas Teknik Cluj-Napoca didirikan di 1922 dan memiliki pendaftaran tahunan sekitar 12.500. Dengan departemen hubungan internasional yang berdedikasi dan lebih dari 200 kemitraan antar universitas dan mobilitas mahasiswa, universitas menjadikan internasionalisasi sebagai prioritas. Di samping pendidikan dan internasionalisasi, penelitian juga menjadi fokus universitas,

7. Alexandru Ioan Cuza University

Alexandru Ioan Cuza University didirikan pada tahun 1860 dan merupakan universitas Rumania pertama yang menerapkan Proses Bologna yang memastikan komparasi dalam standar dan kualitas kualifikasi pendidikan tinggi di negara-negara Eropa.

Universitas dengan bangga menawarkan pendidikan yang dapat disesuaikan, juga menjadi universitas pertama di Rumania yang menawarkan bidang studi besar dan kecil. Dengan lebih dari 23.000 siswa dan 745 staf, Alexandru Ioan Cuza University bekerja sama dengan lebih dari 400 universitas di seluruh dunia, menjadikannya lembaga pendidikan yang dapat diakses dan terkenal secara internasional.

8. Gheorghe Asachi Technical University of Iași

Universitas Teknik Gheorghe Asachi Iași didirikan pada tahun 1813, menjadikannya salah satu institusi tertua dan paling terkenal di Rumania. Universitas memiliki tradisi penting dalam pendidikan teknik, ilmiah dan budaya, dengan fokus pada aksesibilitas dan kompatibilitas dengan Universitas Eropa lainnya melalui Sistem Bolonga.

Setiap tahun, sekitar 17.000 siswa memperoleh kualifikasi teknik berkualitas tinggi yang membekali mereka dengan keterampilan untuk berkontribusi pada inovasi, penelitian, dan pengembangan ekonomi.

9. West University of Timişoara

Didirikan pada tahun 1962, West University of Timişoara memiliki fokus yang kuat pada internasionalisasi, dengan lebih dari 350 perjanjian pertukaran dengan program dan organisasi di seluruh dunia, dan akreditasi dari berbagai badan akademik internasional. Universitas menawarkan 19 program studi yang diajarkan dalam bahasa asing (Inggris, Prancis dan Jerman) di tingkat Sarjana dan Master.

10. Politehnica University of Timişoara

Politehnica University of Timişoara didirikan pada tahun 1920 dan merupakan salah satu universitas teknik paling terkenal dan terbesar di Eropa Tengah dan Timur, dengan jumlah siswa sekitar 12.000 setiap tahun. Program yang ditawarkan dirancang sejalan dengan Sistem Bologna dengan lebih dari 100 siswa internasional melakukan penempatan setiap tahun.

Diulas oleh: STEPHEN FlSCHER-CALATI, Redaktur, Rumania
Editor: Sejarah Negara


Baca juga:

Artikel Terkait